Re-system

Re-system
Menembus Peak God Realm



Setelah pertarungan hebat antara Kai dengan Nalan Yu dan Nalan Han, Lembah Hitam saat ini benar-benar hancur tak menyisakan apapun.


Di atas langit, Nalan Han sedikit mengerutkan kening ketika dia tidak bisa merasakan keberadaan Kai berada.


Bahkan setelah menggunakan Persepsi Ilahi nya yang mencakup keseluruhan Dataran Xuan, Nalan Han masih belum dapat merasakan keberadaan.


Dia menghela nafas dan berbalik menatap Putrinya, "Maafkan Ayah Yu'er, Xing'er... Ayah tidak berhasil menemukan keberadaannya saat ini.


Nalan Xing sedikit cemberut sedangan Nalan Yu Kembali kedalam Sikapnya yang dingin dan tenang.


"Ayah, sebenarnya Teknik apa yang pemuda itu gunakan barusan?... Pada awalnya dia hanyalah seorang Middle God, bahkan sebelum dia berubah menjadi monster seperti tadi. Dia berhasil melukaiku sedikit." Ucap Nalan Yu dengan tubuh bergidik ngeri.


"Ayah juga kurang tahu tentang itu Yu'er, tetapi yang jelas Pemuda itu akan mengguncang Alam Dewa dalam beberapa tahun Kedepan." Jelas Nalan Han sambil memberikan Pil Penyembuh pada putrinya.


"Oh ya, Ayah punya rencana tentang ini.. Bagaimana jika kamu menikah dengannya? Haha bukankah itu ide bagus?" Nalan Han tertawa lantang sambil menghiraukan tatapan tajam dari putrinya.


"Ayah!!.." Nalan Yu berteriak dengan keras pada Nalan Han dengan sedikit kemarahan.


"Hehe, tidak perlu marah seperti itu Yu'er. Bukankah kamu menyukai pria kuat? Bukankah dia akan cocok denganmu?" Nalan Han terus berkata tanpa rasa malu sambil menggoda putrinya.


Nalan Yu mendengus dingin menghiraukan perkataan ayahnya barusan.


Pada Akhirnya, Nalan Han membuka sebuah portal Dengan kekuatannya.. Dia segera mengajak kedua putrinya untuk masuk kedalam portal itu..


***


Tubuh Kai yang saat ini berada di kedalaman laut mulai kembali mendapatkan kesadarannya..


"Arghh.." Dia berteriak dengan keras, tetapi itu terhalang oleh air laut.


Tulang di sekujur tubuhnya telah remuk, Pembuluh darah serta otot-otot rusak dengan organ dalamnya yang terluka.


Bahkan jika dia memiliki Tubuh Naga yang mencapai tingkat maksimal, menyembuhkan luka yang di alaminya saat ini akan membutuhkan waktu sekitar 2 Minggu..


Kai tidak kehabisan nafas karena Qi yang telah melindungi tubuhnya selama dia pingsan. Dia menoleh ke kiri dan melihat Pedang Hitam yang tergeletak beberapa meter darinya.


Pedang Hitam yang tergeletak di tanah masih memunculkan aura kematian yang membuat Biantang Buas yang hidup di laut enggan mendekati Kai yang sedang tak sadarkan diri.


Kai segera memasukkan Pedang Hitam kedalam Inventory. Tak berselang lama setelah itu, Kai teringat hal dimana dia menggunakan mode Mengamuk untuk melawan Nalan Yu.


"Oh benar, bukankah aku sedang melawan Wanita itu? Bagaimana aku bisa berakhir di dalam laut." Pikir Kai dengan penuh rasa ingin tahu.


Setelah luka yang dialaminya sedikit pulih, Kai sudah dapat menggerakkan sedikit tubuhnya. Dia membuat penghalang tipis yang mencegah air untuk masuk dan membasahi tubuhnya.


Walaupun ia dapat bertahan dengan Qi miliknya saat ini, tetapi bernafas di dalam air sedikit membuatnya tidak nyaman.


"Yi'er, bisa kamu jelaskan apa yang terjadi selama aku berada dalam Mode Mengamuk." Ucap Kai dengan suara pelan.


[Baik Kai Gege...]


Dengan begitu, Yi menjelaskan seluruh kejadian dari awal secara detail dan rinci tanpa melupakan satupun hal pun.


Kai yang mendengar itu mengangguk puas dan sedikit mengerutkan kening. "Ayah Nalan Xing dan wanita itu? Bahkan dalam Mode mengamuk aku tidak bisa mengalahkannya. Sudah pasti dia seorang True God." Pikir Kai sambil mengira-ngira kekuatan dari Nalan Han.


Satu Hari berlalu..


Meski Luka yang Kai alami belum sembuh sepenuhnya, dia sudah dapat menggerakkan kedua kaki dan tangannya.


Dia segera duduk bersila dan mengambil sikap Lotus, Dia menelan ratusan Pil kedalam mulutnya. Tanda Api putih di dahinya segera muncul di dahinya, itu menyerap energi murni yang tersimpan di dalam laut.


Kai juga secara terus-menerus menelan Pil Penyembuh agar mempercepat proses penyembuhan tubuhnya.


Akhirnya.. Setelah 1 Minggu berlalu hanya dengan latihan dan menyembuhkan diri, Kai merasakan Penghalang baginya untuk menuju Peak God Realm akan terbuka.


"Saatnya pergi dari dasar laut ini.."


Kai berdiri dan mendongak keatas, Tubuhnya perlahan berubah menjadi cahaya putih dan menghilang seketika.


***


Ketika Kai sudah keluar dari dasar laut, hal yang ia lihat pertama kali adalah sebuah tumpukan bebatuan yang merupakan Lembah Hitam yang hancur satu Minggu yang lalu.


"Hmm.. Apakah Mode Mengamuk semenakutkan ini? Akan berbahaya jika orang-orang terdekat ku berada di sekitarku ketika aku dalam mode Mengamuk.."


Kai menghela nafas setelah itu membagi tubuhnya menjadi dua menggunakan Shadow Clone..


Mereka berdua berpencar kearah yang berbeda, yang satu menuju Wilayah dimana Keluarga Wen berada, sementara yang lain menuju Wilayah tempat Keluarga Yun berada.


Kedua bayangan itu dengan cepat sampai di tempat tujuan masing-masing dan menghancurkan Kedua Keluarga itu dengan cepat.


Mereka berdua segera kembali kedalam tubuh Zhukai.. "Lin'er.. Aku sudah membalaskan dendam Keluarga mu, Kuharap kamu bisa mengetahui hal ini disana."


Kai yang saat ini sedang duduk bersila mulai memejamkan matanya.. Dia terus-menerus menyerap energi spiritual yang murni dengan Tanda Api Putih di dahinya dan diserap oleh Budidaya Pelahap Bintang.


Dalam jeda waktu yang cukup singkat itu, terlihat pusaran energi spiritual mulai berfluktuasi di dalam Danitan Kai, Lonjakan energi itu seketika membuat sebuah cahaya biru keperakan diatas udara..


Whengg!!


Whuss!!


Hembusan angin beserta dengan awan hitam mulai berkumpul diatas langit.. Dalam mata terpejam, Kai merasakan bahwa penghalang antara Middle God Realm dan Peak God Realm perlahan mulai retak..


"Hahh.. Energi spiritual disini terlalu tipis, Aku tidak bisa merusak batasan dan menerobos." Kai menghela nafas, tetapi secara tiba-tiba dia teringat sesuatu.


"Bukankah aku masih memiliki puluhan Inti Binatang Peak God di dalam Inventory?" Kai terlihat bersemangat dan mulai membuka Inventory.


Benar saja, di dalam Inventory terdapat 12 Inti Binatang Buas Peak God Realm, Dia mengambil itu semua dan menelannya sekaligus..


Aliran rasa panas dapat Kai rasakan dari aliran Meridian dan pembuluh darahnya. Aliran Panas itu secara paksa menghancurkan penghalang Peak God Realm, meninggalkan rasa sakit yang cukup hebat di sekujur tubuhnya.


Whuss!!


Duarr!!


Pusaran Energi Spiritual di dalam Dantian Kai meledak-ledak dan akhirnya ketika Qi miliknya mulai mengalir melalui Penghalang.. Kai secara resmi telah memasuki Peak God Realm..


Boomm!!!


"Peak God Realm, Dewa Kuno Tahap Bumi!!"


Kai membuka matanya ketika merasakan rasa sakit di tubuhnya telah menghilang. Sekarang Kai hanya merasakan aliran hangat yang terus mengalir melalui setiap Pembuluh darahnya yang menguat Kai benar-benar nyaman.


"Haaahh... Inikah Peak God Realm? Perbandingan satu Tingkatan bagaikan Langit dan Bumi.." Kai tersenyum gembira tetapi itu segera menghilang ketika Kai mendengar sebuah Notifikasi dari System..


[Selamat Kai Gege telah berhasil menembus Peak God Realm, Memicu Kesengsaraan Ilahi, tingkat bahaya... Legenda!!]