Re-system

Re-system
Membunuh Dua Roh Jahat



Hanya dari kejauhan, getaran kekuatan berserta niat membunuh yang kuat membuat Zhukai bergidik ngeri.


Bahkan jika dia memiliki tubuh dewa kematian, aura kematian itu sangat kuat, bahkan hampir membuat Zhukai kehilangan kesadarannya.


"Ha Ha Ha ... Tekanan ini terlalu gila, aku ragu bagiamana aku bisa selamat dulu." Zhukai bernafas berat sambil turun dari tubuh Tao Tie.


"Suamiku, tubuhku sudah mencapai batasnya. Kita akan bertemu lagi besok, sampai jumpa."


Qi Yue melambaikan tangannya sesaat sebelum tubuhnya menghilang. Walau Zhukai sudah terbiasa dengan itu, ia masih merasa sakit ketika melihat sosok Qi Yue menghilang.


"Tao Tie, kamu juga bisa kembali... Terlalu berbahaya disini." Ucap Zhukai.


Dia tidak menyuruh Xiao Hu untuk pergi karena dengan keberuntungan Xiao Hu yang sangat besar, Kai mungkin bisa selamat dari jebakan berbahaya yang ada di dalam reruntuhan.


Jika Zhukai lebih beruntung lagi, ia mungkin akan menemukan beberapa artefak lain dari sana.


"Baiklah Xiao Hu, ayo kita kesana."


Kai berkata sambil menatap Xiao Hu yang duduk diatas pundaknya.


"Huu... Huu..."


Ketika Kai berjalan semakin mendekat, Aura kematian yang ia rasakan juga semakin kuat.


Saat ia sampai tepat di depan pintu masuk reruntuhan, Aura Kematian yang menghantamnya saat itu membuat Zhukai kesulitan bernafas.


Hingga ketika ia sudah masuk kedalam reruntuhan, entah apa yang terjadi, aura kematian itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.


Tekanan yang menahan tubuh Zhukai juga menghilang dengan cepat,


"Hmm, ini aneh! Jadi dari mana sebenarnya Aura kematian itu berasal, atau mungkin."


Zhukai menggeleng kepalanya, ia harus fokus saat ini. Tepat ketika Zhukai berjalan maju ke depan, sebuah gelombang suara menghempas membuatnya tertegun.


"Sial, mereka akhirnya datang!!.."


Zhukai membuka mata bintangnya, dari kejauhan, ia melihat dua sosok roh yang sedang terbang cepat mengarah padanya.


Di tangan roh jahat tersebut, sebuah senjata seperti sebuah sabit panjang menyerang Zhukai dan memunculkan dua bilah angin.


Swosshh!!


Bilah angin itu sangat tajam, jika Zhukai terkena sedikit saja, dia akan terluka cukup dalam karena serangan itu.


Kai menghindari serangan itu dengan cukup mudah. Dia mengambil pedang hitam dari Inventory dan mulai menyerang.


Kai tahu bahwa serangan fisik tidak akan berguna melawan musuh sejenis roh, tetapi pedang hitam memiliki sebuah efek dimana ia bisa menebas segalanya bahkan untuk roh sekalipun.


Tidak seperti naga dan ras lain yang memiliki fisik yang kuat, roh tidak punya fisik tertentu. Jadi tubuh mereka sangat lemah.


"Absolute Domain : Surgawi Membelah Bumi."


Zhukai menancapkan pedang hitam ke tanah, otot-otot tubuhnya berkontraksi dan tubuh Zhukai mengeluarkan cahaya terang.


Ketika dua roh jahat itu terbang mendekat, Cahaya yang keluar dari pedang hitam segera menyayat mereka menjadi beberapa bagian.


Tetapi bagaimana mungkin bagi Zhukai yang hanya berada di ranah Celestial God Langit Pertama bisa membunuh dua roh jahat yang ada di ranah God of Destruction dalam sekali serang.


Bahkan jika tubuh roh sangat rapuh, tetapi mereka masih di ranah God of Destruction.


Setelah menerima serangan dari Zhukai, tubuh roh roh jahat yang sudah berpisah segera menyatu kembali.


Mata mereka yang berwarna merah menyala menatap Zhukai penuh permusuhan. Bahkan jika emosi mereka telah menghilang, mereka.masihlah roh jahat yang menyimpan dendam.


Dua bilah angin sekali lagi melesat cepat pada Zhukai, bahkan saking cepatnya, Zhukai tidak bisa melihat lintasan serangannya.


"Tch..."


Dihantam oleh banyak bilah angin yang tak terhitung jumlahnya, Kai tidak bisa menghindari itu semua dan membuat beberapa bekas sayatan di tubuhnya.


Darah segar mengalir melalui bekas sayatan itu, tetapi dengan cepat itu sembuh seketika.


Kai mencoba menjauh, tetapi karena kecepatannya dan roh jahat hampir sama, dia sama sekali tidak bisa membuat jarak.


"Teleportasi!."


Tubuhnya berpindah tepat cukup jauh, Kai menggenggam erat pedang hitam dengan kedua tangannya dan mulai melepaskan serangan lagi.


"Segel Domain : Pedang Iblis Penghakiman."


Segera, ribuan bayangan pedang hitam muncul di udara lepas. Ribuan bayangan itu dengan cepat menyatu, membentuk lingkaran dengan kilatan petir hitam disekitar lingkaran itu.


Swosshh!!


Tsuuu... Duarr!!


Tubuh dua roh jahat itu meledak, melihat ada sebuah celah, Zhukai mengeluarkan energi bintang keluar dari star lord dan mengalirkan kedalam telapak tangannya.


"Domain Bintang : Tinju Pemecah Jiwa."


Swosshh!!


Boomm!!


Sebuah tinju melesat dengan gerakan cepat, menghantam sebuah bola cahaya putih yang ada di tengah tubuh roh jahat.


Ledakan!


Setelah terkena pukulan Zhukai yang sangat kuat, bola putih itu meledak.


Ding.


[Kai Gege berhasil membunuh roh jahat, God of Destruction Langit Pertama. Mendapatkan 1 Milyar Poin Takdir, mendapatkan 2 Milyar Poin Pengalaman]


Ketika Zhukai ingin mengeluarkan serangan kedua, tubuh roh jahat itu sudah kembali seperti semula.


"Heh, tingkat regenerasi ini ... bukankah terlalu cepat?"


Zhukai sekali lagi menggenggam pedang hitam dan menebas roh jahat itu sebanyak empat kali.


Tetapi tidak ada satupun diantara keempat serangan Zhukai yang mengenai tubuh roh jahat.


"Badai Neraka."


Zhukai mengalir aura kematian kedalam pedang hitam. Untuk sesaat, pedang hitam mengeluarkan cahaya tetapi itu segera meredup dengan cepat.


Slashh!!


Tebasan pedang melengkung, terlihat seperti bulan sabit mengarah pada roh jahat, membelah tubuh roh itu menjadi dua bagian.


Kai dengan cepat menggunakan Tinju Pemecah Jiwa untuk menghancurkan bola putih yang sudah terlihat.


Ketika bola putih itu hancur, notifikasi yang sama kembali terdengar di benaknya.


"Haa, itu tadi cukup berbahaya." Zhukai bergumam.


Ia duduk bersandar pada sebuah tembok yang terbuat dari batu untuk mengistirahatkan tubuhnya.


Energi bintang serta Qi di dalam tubuhnya sudah terkuras habis yang membuat Zhukai kelelahan. "Jika saja pertarungan ini berlangsung lebih lama, aku tidak yakin bahwa yang akan selamat adalah aku."


Dalam pertarungan melawan roh jahat tadi, mata bintangnya adalah yang paling banyak berkontribusi. Jika saja ia tidak dapat melihat serangan dari roh jahat, mungkin tubuhnya sudah terbagi menjadi beberapa potongan.


"Xiao Hu, kamu keluar."


Blink!


Cahaya asap putih tiba-tiba muncul, dari cahaya asap itu, terlihat seekor anjing kecil yang lucu.


"Pimpin jalannya Xiao Hu."


Karena keberuntungannya yang besar, Kai yakin bahwa ia mungkin akan selamat dari beberapa jebakan yang ada di dalam reruntuhan.


"Huu.. Huu..."


Dengan begitu, Xiao Hu berbalik dan mulai berjalan. Kai dibelakangnya mengikuti setiap langkah Xiao Hu dengan fokus.


Jika saja Kai salah langkah, ia mungkin akan memicu jebakan kuat yang ada di dalam reruntuhan.


Kai melihat ada sebuah pintu ruangan, tetapi karena Xiao Hu melewati nya, Kai menghiraukan pintu itu dan terus mengikuti Xiao Hu.


Selang beberapa menit, Xiao Hu akhirnya berhenti, "Huu... Huu.."


Dia berbalik dan meminta Zhukai untuk masuk kedalam ruangan yang berjarak 10 meter darinya.


Tanpa ragu, Kai mengangkat kakinya dan mulai melangkah.


Klakk


Pintu ruangan itu terbuka, sebuah cahaya yang bersinar cukup terang membuat Zhukai mematung.


***


Bersambung..