Re-system

Re-system
Sisa Jiwa dari Ayah Biao Jian



Jantung Phoenix Api! Hanya dengan meraskaan energi nya sekilas, Kai langsung tahu bahwa itu adalah energi yang dia serap 6kemarin malam hingga membuatnya menembus Chaos God tahap Kaisar.


Sebenarnya ketika dia masuk kedalam kamar Yu Chi Lan adalah untuk memastikan energi yang dia serap kemarin malam. Karena Persepsi Ilahi nya yang sangat kuat, Kai dapat mengetahui secara jelas asalnya energi panas itu.


Itu berasal dari tubuh Yu Chi Lan yang kemungkinan adalah sebuah harta yang tak ternilai harganya.


Energi panas yang secara terus-menerus keluar dari dalam Jantung Phoenix itu seketika membuat Biao Jian merasakan rasa sakit di badannya.


"Ahhh... Kakak, tolong aku.." Biao Jian menjerit pelan sambil memegangi dada kirinya yang kesakitan.


"Jian'er, apa yang terjadi padamu..."


Kai berkata dengan begitu khawatir sambil memapah tubuh Biao Jian.


Tetapi sebelum Kai dapat menyentuhnya, Yu Chi Lan dengan cepat menghentikan tindakannya.


"Jangan menyentuhnya!!.."


Plakk!!


Tangan Zhukai yang hendak menyentuh tubuh Biao Jian segera terhenti oleh tangkapan tangan Yu Chi Lan.


Kai mengerutkan keningnya dan berkata dengan suara dingin, "Aoanyang kau lakukan!! Apakah kau tidak melihat dia sedang kesakitan.. Apakah kau benar-benar ibunya."


"Tentu saja aku ibunya, tapi saat ini putriku sedang membangkitkan garis keturunannya. Jika kau menyentuhnya tadi itu akan membuatnya celaka." Jelas Yu Chi Lan.


Mendengar penjelasan dari Yi Chi Lan, Kai menghela nafas lega. "Jadi seperti itu, maafkan aku.."


Kai dan Yu Chi Lan segera menjauh dan membiarkan Biao Jian menahan rasa sakit itu seorang diri.


Jantung Phoenix Api yang baru saja Yu Chi Lan keluarkan beberapa saat tadi segera melayangkan dan berputar-putar mengitari tubuh Biao Jian.


Pusaran api yang begitu besar segera mengelilingi tubuh Biao Jian dan menghalang siapapun yang ingin mendekatinya.


Dari pusaran api itu, keluar sebuah kepingan jiwa yang memunculkan sosok pria paruh baya yang menatap tikus pada Biao Jian.


Di samping Zhukai, tubuh Yu Chi Lan bergetar tak terkendali. Sudut mulutnya bergetar dan dia berjalan dengan sangat pelan menghampiri bayangan jiwa itu.


"S–Suamiku!!.."


Mendengar ucapan itu secara langsung dari mulut Yu Chi Lan, Kai tidak dapat menahan diri untuk merasa terkejut.


"Suami? Bukankah itu berarti dia ayah dari Jian'er?" Batin Kai menatap perwujudan jiwa tersebut.


"Kamu kah itu Chi Lan? Maafkan aku telah memberikan beban yang sangat berat padamu. Jika saja aku lebih kuat waktu itu, mungkin.."


Yu Chi Lan menggeleng-gelengkan kepala tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh sisa jiwa dari pria patuh baya itu.


"T–Tidak, itu bukan salahmu.."


Jiwa Ayah Biao Jian itu menghela nafas, karena dia hanya perwujudan dari sisa jiwanya di masa lalu. Waktu yang dapat dia lakukan di dunia nyata hanya sebentar.


Dia hanya tersenyum kearah istrinya dan menghampiri Zhukai untuk mengucapkan beberapa patah kata.


"Kamu.. Pria yang telah merawat putriku bukan?"


"Ya.." Jawab Kai singkat.


"Terimakasih, aku tidak memiliki harta lain sebagai balasan jadi terimakasih ini, tetapi sebelum itu aku ingin kau berjanji satu hal padaku.."


"Apa itu?" Kai menaikkan salah satu alisnya dan bertanya.


"Haha itu mudah, aku hanya ingin kamu untuk membahagiakan istriku dan juga putriku. Jujur, aku sama sekali tidak pernah menjalankan tugasku sebagai suaminya dulu. Aku hanya berfokus untuk menjadi kuat dan memimpin Ras Phoenix untuk menjadi yang terkuat di Alam Dewa.."


Sisa jiwa ayah Biao Jian terus-menerus menceritakan hal-hal yang tidak bisa dia lakukan dulu dan meminta Zhukai untuk mengambil tanggung jawabnya.


"Jadi, bisakah kamu melakukan itu semua?"


Di sisi lain, jika dia menyanggupi bapa yang Ayah Biao Jian katakan, bukankah itu sama saja dengan menikahi Yu Chi Lan sebagai istrinya?.


Jika begitu, bukankah Kai tidak dapat menikahi Biao Jian dimasa depan nanti?.


Melihat Zhukai yang berfikir dengan keras, Ayah Biao Jian tertawa terbahak-bahak.


"Haha, tidak perlu memikirkannya sampai sepeti itu. Aku tahu bahwa kamu memiliki perasaan untuk putriku, kau juga tidak harus menjadikan Chi Lan'er sebagai istrimu, kau bisa saja membahagiakannya dengan cara yang lain.."


Setelah menerima beberapa pertimbangan, Kai akhirnya mengangguk setuju.


"Terimakasih!!.."


Kepingan Jiwa dari Ayah Biao Jian perlahan mengumpul menjadi sebuah asap putih dan segera masuk kedalam tubuh Zhukai melalui pori-pori di tubuhnya.


Wheengg!!


Lonjakan energi spiritual segera berkumpul di dalam Dantian Zhukai, itu secara langsung terserap masuk dan dimurnikan dalam waktu yang sangat singkat.


Duarr!!


Ledakan keras terdengar dengan sangat jelas, tubuh Kai yang telah diselimuti oleh api merah kemudian membentuk sebuah tanda Api di salah satu tangannya.


True God Realm, Dewa Surgawi Tahap Kekacauan!!..


Bukan hanya Kai naik lagi satu tingkatan, Api Phoenix nya telah berevolusi menjadi Api Kuno, selain itu, Bloodline Phoenix Suci miliknya juga telah berevolusi menjadi Phoenix Kuno! Sama seperti milik Ayah Biao Jian dulu.


"Haa... Terimakasih Ayah mertua, aku pastikan akan membahagiakan Jian'er dan juga Yu Chi Lan.." Ucap Zhukai menatap kearah sisa bayangan Ayah Biao Jian yang sudah mulai memudar.


"Suamiku!! Tunggu, ada yang ingin aku bicarakan padamu.." Yu Chi Kan meneteskan air mata di wajahnya, dia menegang dada kirinya yang sakit melihat kepergian suaminya sekali lagi.


Sementara itu, sisa jiwa Ayah Biao Jian yang mulai memudar memberikan sebuah kata-kata terakhir sebelum tubuhnya sepenuhnya menghilang.


"Lan'er, aku sangat minta maaf padamu. Jika aku memiliki kehidupan lain, aku berjanji akan membahagiakan orang yang aku cintai.. Selamat tinggal.."


Dengan kata-kata terakhirnya, Sisa jiwa ayah Biao Jian telah memudar sepenuh nya. Sementara itu, Yu Chi Lan terjatuh dan menangis dengan sangat keras...


"Berhenti lah menangis, apakah kamu ingin menunjukkan sisi lemah mu kepada putrimu.." Zhukai mendekat dan menghapus air mata di wajah Yu Chi Lan.


Mendengar ucapan yang Kai katakan, Yu Chi Lan perlahan-lahan mulai menghentikan tangisannya dan berterima kasih pada Zhukai


Dia berbalik untuk melihat kondisi putri nya yang saat ini sedang mencoba memurnikan Jantung Phoenix Api yang merupakan milik Ayahnya.


Waktu berlalu dengan sangat cepat, ketika malam hari tiba. Angin yang berhembus dengan sangat dingin dapat Kai rasakan menembus pori-pori kulitnya.


"Apakah kamu tidak kedinginan?" Kai menoleh dan bertanya.


Yu Chi Lan menggeleng-gelengkan kepalanya dan masih menatap Putrinya seolah-olah takut bahwa putrinya juga akan pergi meninggalkan nya.


"Tenanglah, Aku yakin Jian'er bisa bertahan..."


Kai mengambil selimut dan Mai memakainya untuk dirinya sendiri dan juga untuk Yu Chi Lan. Karena selimut itu cukup lebar, itu cukup untuk dipakai mereka berdua.


"Hangatkan lah dirimu!!" Kai menarik tubuh Yu Chi Lan kedalam pelukannya dan memakai selimut itu dengan semakin erat.


Yu Chi Lan juga tidak menolak, dalam pelukan Zhukai dia sedikit bergumam pelan.


"Hangatnya!!..."


Tanpa dia sadari, Yu Chi Lan segera tertidur dengan pulas dalam pelukan Zhukai.


***


Bersambung..