Re-system

Re-system
Pembalasan Dendam Dimulai



Setelah Berpamitan Pada Anak-anak Panti, Kai langsung keluar dari dunia Jiwa dan menemui Paman Zhong untuk melanjutkan perjalanan.


3 Hari Berlalu, Kai Akhirnya telah naik Tingkat menjadi Pendekar Suci Tier 2. Kai memutuskan untuk melatih Paman Zhong menjadi lebih kuat. Agar saat Ia pergi meninggalkan nya, Paman Zhong dapat melindungi dirinya.


Kai memberikan Paman Zhong Sebuah Pil kondensasi, agar Paman Zhong dapat menerobos tingkat Pejuang Perak.


Paman Zhong memiliki keinginan untuk menerima Pil itu, tapi sesaat kemudian Ia menolak Pil itu dengan ramah.


"Maaf Tuan Muda, Pil itu sangat mahal. Meskipun Saya hanya seorang Kusir tapi saya mengetahui beberapa Pil tertentu, Salah satunya yang diberikan tuan muda." Ucap Paman Zhong masih mempertahankan senyumannya.


"Jika Itu di jual di pelelangan, mungkin Tuan muda akan mendapatkan Ratusan Ribu Koin Emas." Lanjutnya.


Kai sudah menduga bahwa Paman Zhong Akan menolak Pil yang dia berikan, Tapi Kai sudah mempunyai alasan untuk membujuk Paman Zhong agar menerima Pil buatannya itu.


"Paman Zhong, apa Kau pernah dengar pemenang Turnamen Alkemis yang diadakan di kota perak dulu." Ucap Kai.


"Sepertinya aku pernah mendengarnya, Dari informasi yang kudengar Pemenang turnamen itu katanya adalah seorang pemuda yang memurnikan sebuah Pil Langit kelas tinggi di babak final."Jawab Paman Zhong mencoba mengingat-ingat.


"Kurasa Namanya... Shh-Shi Yy-Yan!" Menyadari sesuatu Paman Zhong langsung tersentak kaget, "Jangan-jangan Orang itu Adalah Tuan Muda."


"Itu memang aku, Jadi tolong jangan tolak Pil ini, Pil ini sama sekali tidak berguna untukku." Ucap Kai menyerahkan Pil di tangannya.


"Ahh.... Itu... Terima Kasih." Balas Paman Zhong gembira.


"Haha... Jangan sungkan Paman, Silakan gunakan sekarang, Aku akan ambil alih mengendarai Kudanya."


Paman Zhong cuma menghela nafas pelan menghadapi sikap Kai disana, Paman Zhong pun segera memasuki gerbong di belakang nya dan mulai menyerap Pil Kondensasi yang Kai berikan.


Kai yang tengah berada di kursi depan Kini mulai mengendarai Kuda Kereta, "Baiklah.. Ini pertama kalinya aku mengendarai kuda, Kuharap ini akan menyenangkan." Ucap Kai dengan ekspresi bersemangat.


"Yi, Beli keterampilan berkuda di toko System." Perintah Kai.


menunggu beberapa saat muncul sebuah notifikasi di kepala Kai.


Ding


[Tuan telah membeli keterampilan Berkuda , Menghabiskan 10 Poin System]


"Murah Sekali, Ckckck..." Ucap Kai dengan nada sombong.


[[Karena Tuan mengejek System, 100.000 Poin System telah di potong]


"Apa!! Apa maksudnya ini, Kembalikan Poinku Yi, jangan Korup." Ucap Kai kesal.


[Poin yang telah di potong tidak bisa di kembalikan lagi... (^_^)] Ucap Yi.


"Apa-apaan emot itu bikin kesal aja." Kai Sekarang benar benar dalam Mood yang buruk.


Untuk menghilangkan kekesalannya, Kai memacu kudanya dengan sangat cepat selama 2 hari tanpa beristirahat.


"Klak.." Suara pintu terbuka terdengar di belakang Kai, Paman Zhong yang telah selesai menyerap Pil Kondensasi dan naik tingkat menjadi Pejuang Perak kini menjadi lebih muda 2 tahun.


"Haha... Anda terlalu memuji Tuan Muda, Ini semua berkat Pil yang tuan muda berikan 3 hari yang lalu." Balas Paman Zhong malu-malu.


Kai mengobrol dengan Paman Zhong selama setengah jam setelah itu mereka melanjutkan perjalanannya, Kai sekarang tengah tidur di dalam gerbong kereta.


Tanpa Kai sadari tiba-tiba Skill pelahap Bintang miliknya mulai aktif sendiri dan menyerap Qi di sekitarnya dengan cepat. Dan itupun terus berlanjut Hingga matahari terbit.


"Hoamm... Kau tidur nyenyak sekali kemarin malam, bahkan saat bangun tubuhku langsung Terasa segar.'' Ucap Kai sambil mengusap kedua matanya.


Ia membuka jendela kereta dan menyadari bahwa saat ini ia telah melewati Hutan dan telah sampai di sebuah Kerajaan yang sangat besar dengan tembok gerbangnya dibangun dengan sangat mewah, "Tuan Muda, Kita telah sampai di tujuan. Itu Adalah Kekaisaran Rubah Perak, Pemimpin dari benua selatan." Ucap Paman Zhong sambil menunjuk sebuah Kerajaan yang sangat besar berada di depannya.


Ingatan demi ingatan mulai bermunculan di kepala Kai, Ekspresi kemarahan, Kebencian, kekesalan dan juga aura pembunuh mulai bercampur aduk dalam dirinya. Seolah-olah Kesadaran dirinya mulai diambil alih oleh orang lain.


Aura Hitam Pekat mulai bermunculan disekitar Kai, yang membuat Paman Zhong merasakan sakit yang luar biasa di dadanya.


[Apa yang sedang Kau lakukan Tuan, Paman Zhong disana bisa terbunuh oleh ulahmu!!!] Teriak Yi dari dalam Dunia Jiwa.


Teriakan Yi yang langsung menebus kepala Kai seperti layaknya sebuah Anak Panah langsung membuat Kai tersadar dari lamunannya.


Ia melihat Kondisi Paman Zhong yang sedang menahan sakit tak berdaya di depannya, membuat Hati Kai terasa sangat sakit seperti teriris oleh pisau.


"Maafkan Aku paman, Aku tak bisa mengendalikan diriku sehingga membuat keadaan paman seperti ini." Ucap Kai merasa bersalah.


Kai kemudian memberikan sebuah Pil penyembuh tingkat tinggi dan seketika luka Paman Zhong perlahan-lahan sembuh.


Selama Memasuki Kekaisaran, Kai tidak mengucapkan sepatah Kata pun, Bahkan ketika Paman Zhong mengajaknya berbicara, Kai berpura-pura tidur untuk menghindarinya.


"Tuan Muda, Apa anda masih merasa bersalah? Haha... Aku baik-baik saja sekarang jadi tak perlu khawatir seperti itu." Ucap Paman Zhong mencoba menenangkan.


"Tidak perlu merasa bersalah tuan muda, setiap orang pasti akan membuat sebuah kesalahan tidak terkecuali tuan muda." Ujar Paman Zhong memberi nasehat.


Tak butuh lama bagi Kai untuk memahami nasehat dari Paman Zhong, setelah itu dia kembali ceria.


"Syukurlah Anda kembali ceria lagi.."


"Terimakasih Paman karena sudah menjadi temanku, ini adalah hadiah dariku."


Kai mengeluarkan sebuah token dari Inventory, itu berwarna coklat dan terdapat sebuah Rune kuno di dalam Token itu.


"Apa ini Tuan muda?" Paman Zhong bertanya dengan begitu penasaran.


"Ini adalah sebuah artefak Paman, jika Paman dalam bahaya, Artefak ini akan melindungi Paman.. Ini ada 3, satu untuk Paman sedangkan dua lainnya untuk keluarga Paman."


Tubuh Paman Zhong sedikit bergetar, ia sangat berterima kasih dengan hadiah dari Zhukai..


"Terimakasih.. Kuharap kita dapat bertemu lagi tuan muda.. Selamat tinggal.." Ucap Paman Zhong sambil melambai-lambaikan tangannya.


"Selamat Tinggal.." Jawab Kai sambil melambaikan tangannya setelah itu pergi menuju ke Kekaisaran Rubah Perak..


****