
Naga air itu memiliki warna hijau bersih dengan beberapa garis aneh di perut bagian bawah naga itu.
Saat berlian perak di kepala naga itu bersinar, cahaya dari berlian perak itu seketika membuat Zhukai sedikit terkejut.
"Aura ini... a–apakah kamu Long Zi?" Zhukai menatap naga besar di depannya dan bertanya.
Naga itu mengangguk, tubuh naganya memancarkan cahaya yang sangat terang. Tepat setelah cahaya itu menghilang, sosok gadis remaja dengan tubuh telanjang menatap Zhukai dengan senyuman bahagia.
"Tuan..."
Gadis itu terlihat berumur 17 tahun dengan rambut hijau pendek dan bulu mata yang sangat lentik.
Mendengar perkataan gadis itu, Kai tersenyum lebar sambil terbang mendekat.
"Jadi ini benar-benar kamu Long Zi... Aku senang kamu tumbuh dengan baik." Kai mengangkat tangan kanannya dan menggunakan itu untuk mengelus kepala Long Zi.
Long Zi adalah salah satu binatang kontraknya di masa lalu saat dirinya masih menjadi dewa biintang.
Binatang kontrak adalah binatang yang terikat pada seseorang melalui kontrak darah. Jika tuannya meninggal, binatang yang dikontrak juga akan ikut mati bersamanya.
Tetapi jika sebaliknya, maka tuan yang mengontrak nya tidak akan ikut mati.
Di saat kemtian Zhukai dulu, dia memutus semua hubungan dengan binatang kontraknya. Jika Kai mengingat dengan benar, dia memiliki 3 binatang kontrak di masa lalu.
Dia sangat terkejut sekaligus bahagia setelah mengetahui Long Zi, salah satu binatang kontraknya masih hidup.
"Berlian perak itu... Jadi kamu sudah memiliki tuan baru." Ucap Zhukai.
Ling Zi yang mendengar itu menundukkan kepalanya sambil berkata dengan ekspresi bersalah.
"Maaf tuan... Apakah kamu kecewa padaku!?" Long Zi dengan mata berkaca-kaca memeluk Zhukai dengan erat.
Dia sebenarnya tidak ingin memiliki tuan lain selain Zhukai, sayangnya dia harus membalas budi pada tuan barunya yang sudah menyelamatkan saat dia hampir mati dulu.
"Kecewa? apa yang kamu katakan Long Zi, kenapa aku harus kecewa, aku justru senang bahwa kamu memiliki tuan baik yang telah merawat mu sampai saat ini."
Air mata Long Zi sudah tidak terbendung lagi, dia menangis kencang di pelukan Zhukai. Air mata yang keluar darinya saat itu juga membasahi pakaian Zhukai.
Meski begitu, Kai sama sekali tidak mempermasalahkannya.
Setelah berselang beberapa menit, Long Zi akhirnya menjadi tenang. Dia kembali ke wujud naganya dan menyuruh Zhukai untuk naik di lehernya.
"Jadi, apakah kamu bisa membawaku bertemu dengan tuanmu lain waktu?" Zhukai memandang lautan luas di depannya sambil bertanya.
"Baiklah tuan, tapi tuan baruku saat ini tidak berada di Alam Surgawi. Dia tinggal di sebuah alam indah yang jauh dari sini." Jawab Long Zi.
"Kau bisa membawaku menemuinya kapan saja Long Zi, untuk sekarang, bisakah kamu membawaku pergi ke penghalang Area Inti?"
Long Zi mengangguk beberapa kali kemudian meningkatkan kecepatan hingga membuat beberapa ombak besar di samudra.
Dia segera menuju ke arah barat dimana penghalang untuk pergi ke Area Inti berada.
Dengan kecepatan seperti itu, Kai bisa memperkirakan bahwa mereka akan sampai kurang dari sepuluh hari
***
Di halaman istana yang sangat tenang, seorang wanita cantik tengah mengayunkan pedang di bawah teriknya matahari.
9997.. 9998... 9999.. 10000..
"Haa, akhirnya latihan hari ini selesai.." Wanita itu menghembuskan nafas panjang.
Dia menancapkan pedang yang baru saja dia gunakan berlatih di tanah sementara dirinya bersandar di batang pohon dengan daun yang lebat.
"Yang dikatakan paman Wukong sebulan yang lalu... Apakah itu memang benar."
Dalam sebulan ini, Xia Bing Yao terus memikirkan apa yang Sun Wukong katakan padanya.
"Paman... Kapan kita akan bertemu lagi, aku sangat merindukanmu." Xia Bing Yao berkata pelan, bibirnya bergetar beberapa kali dan air mata juga menetes di wajahnya.
Tak lama setelah Xia Bing Yao kembali tenang, dia kembali berdiri.
"Tidak, aku percaya bahwa paman Kai akan baik-baik saja... Untuk saat ini, aku harus bertambah kuat secepat mungkin dan memulai perang dengan mereka."
Saat Xia Bing Yao hendak berjalan mengambil pedang yang tertancap di tanah, kalung berlian yang ada di lehernya tiba-tiba mengeluarkan cahaya redup.
"Eh, kenapa liontin ini tiba-tiba bercahaya..." Xia Bing Yao mengerutkan keningnya sedikit bingung.
Liontin itu adalah hadiah yang Zhukai berikan padanya saat di Dunia Kultivator. Meskipun itu hanyalah sebuah liontin biasa tanpa sesuatu yang khusus, tetapi Xia Bing Yao sangat menyayangi liontin itu.
"Mungkinkah ini..!!."
Mata Xia Bing Yao bersinar, karena liontin itu adalah hadiah yang Zhukai berikan padanya, itu pasti memiliki beberapa energi miliknya di dalamnya.
Jika apa yang dia pikirkan memang benar, berarti Zhukai sekarang berada tak jauh darinya berada.
"Paman... Kuharap apa yang aku pikirkan saat ini benar terjadi."
Menahan rasa senang di hatinya, Xia Bing Yao akhirnya memutuskan untuk kembali ke ruangannya untuk beristirahat.
Sementara itu, di samudra yang begitu luas dengan banyaknya ombak di lautan, terlihat ombak besar yang mencapai tinggi sepuluh meter dari permukaan laut.
Jika dilihat dari dekat, itu bukanlah sebuah ombak melainkan seekor naga berwarna hijau cerah dengan sisik-sisiknnya yang menyala.
"Tuan, kita akan sampai di penghalang Area inti tidak lama lagi." Long Zi berkata pada Zhukai yang duduk di kepalanya.
"Sudah berapa kali kukatakan, jangan memanggilku tuan, aku bukan pemilik mu lagi saat ini. Kamu bisa memanggilku paman atau kakak." Ucap Zhukai.
Long Zi menggeleng, "Tidak, bahkan jika tuan bukan pemilik ku lagi, aku tetap akan memanggil tuan sama seperti sebelumnya."
Zhukai menghela nafas, karena Long Zi sama sekali tidak berniat mendengarkan apa yang ia katakan, ia tidak akan mencoba memaksanya.
Karena saat itu adalah pagi hari yang cerah, Kai mencoba menikmati perjalanannya sebelum bertemu dengan Xia Bing Yao.
Tepat ketika Zhukai hendak bersantai, bola api datang dari jauh dengan kecepatan tinggi.
Whuss!!
Boomm!!
Saat bola api besar itu menghantam laut, ledakan terjadi bersamaan dengan terciptanya ombak besar.
Zhukai dan Long Zi yang sudah berpindah dari sana segera menjauh untuk memahami situasinya lebih lanjut.
"Hmm, ada puluhan orang dengan Kultivasi tinggi tiga ratus meter dari sini." Zhukai bergumam ketika persepsi ilahinya menangkap aura milik orang tidak dikenal.
Mereka adalah satu kelompok dengan total 13 orang, Kultivasi mereka juga tidak rendah.
God of Destruction Langit Ke-lima.
Ada satu orang yang memiliki Kultivasi di tingkat ke-tujuh God of Destruction. Kai yakin bahwa orang itu adalah pemimpin kelompoknya.
"Siapa mereka? serangan tadi itu jelas diarahkan kepadaku." Zhukai menyipitkan matanya sambil terus menatap puluhan orang yang mendekat.
Kai belum pernah menyinggung siapapun kecuali sekte pedang besar saat dia tiba di Alam Surgawi.
"Tidak peduli siapa mereka, karena mereka memiliki permusuhan terhadap ku. Tidak ada pilihan lain selain bertarung."
***
Bersambung..