Re-system

Re-system
Iblis Agung



"Sayang, ayah baru saja memanggilmu." Di dalam kamar, Kai yang sedang duduk sambil bermain dengan putrinya mendengar suara dari Jiang Lin.


"Kenapa dia memanggilku?"


Jiang Lin menggeleng, "Aku tidak tahu. Cepat datang kesana, aku akan bermain dengan Zhu Yan."


"Baiklah.."


Di lorong istana yang begitu luas, Zhukai berjalan sambil mencari dimana Jiang Wuchun berada.


Tak berselang lama, Kai segera mendapat ruangan yang tepat dikarenakan aura milik Jiang Wuchun yang begitu kuat.


"Ada apa memanggilku?" Ketika Kai membuka pintu, dia melihat Jiang Wuchun disibukkan dengan berbagai berkas di atas meja.


"Oh, kau sudah datang, Kemarilah aku ada hadiah untukmu."


Kai terlihat bingung dengan perkataan Ayah mertuanya, meski begitu dia berjalan mendekat.


"Apa ini?" Ketika Jiang Wuchun memberinya sebuah api berwarna hitam... Mirip seperti Api Neraka miliknya.


"Itu adalah bahan yang paling di butuhkan untuk meningkatkan Api neraka ke tingkat berikutnya." Jelas Jiang Wuchun sambil menyesap teh yang disiapkan istrinya.


"Apa?" Kai berpura-pura terkejut, meski sebenarnya dia sudah tahu hal itu karena ingatan kehidupan keduanya.


"Hahaha, aku sudah menduga kau akan terkejut. Untuk memurnikannya kau masih memerlukan beberapa bahan penting lain."


Kai mengangguk dan memberikan sebuah buku dengan sambil bertuliskan 'Icha Icha Tactics' pada Jiang Wuchun.


"Hoo, kau tidak perlu membalasnya. Itu hadiahku sebagai ayah mertua."


Tetapi tepat ketika Jiang Wuchun membuka buku itu, tubuhnya mematung. Dia tidak dapat berhenti untuk terus membalik halaman berikutnya.


"Apakah kau yakin tidak mau buku ini?" Kai berkata sambil mencoba menahan tawanya.


"Ekhemm.. Jika dipikir-pikir lagi, kurasa hadiah dari seorang menantu bukanlah hal yang buruk." Jiang Wuchun terbatuk sambil mengatakan tanpa malu.


"Baiklah, terimakasih ayah mertua. Jadi aku akan pergi." Kai berbalik dan pergi meninggalkan ruangan itu.


Sementara itu, setelah merasakan aura Zhukai benar-benar menghilang. Jiang Wuchun kembali membuka buku itu dengan senyum cabul di wajahnya.


"Mwehehe, aku tidak sabar menunggu malam ini."


Kai segera kembali kedalam kamarnya, dia memasang Array agar seseorang tidak menganggu dia ketika mencoba memurnikan Api Neraka yang diberikan oleh Jiang Wuchun.


"Buka Toko System!.."


Ding.


Tepat ketika suara di kepalanya berakhir, layar Hologram tiba-tiba muncul dan menampilkan banyak batang disana.


"Hmm, untuk meningkatkan Api Neraka ke tingkat berikutnya, aku membutuhkan tiga bahan ini."


Bahan-bahan yang Kai butuhkan tidak lain adalah Inti Binatang buas dengan tipe ketahanan api yang luas biasa, bunga matahari tiga warna, dan yang terakhir adalah kelopak mawar beku.


Jika itu orang lain yang mencarinya, akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menemukan ketiga bahan itu dikarenakan kelangkaannya.


Tetapi bagi Zhukai, dia bisa menemukan itu hanya dalam hitungan menit.


Ding.


[Kai Gege membeli inti Basilisk Api, Bunga matahari tiga warna, dan kelopak mawar dingin. Menghabiskan 1 juta Poin Takdir]


"Hanya satu juta Poin? Aku kira itu akan menghabiskan Milyaran poinku." Gumamnya pelan.


Kai mengumpulkan ketiga bahan itu dan melemparkannya ke udara. Dia kemudian mengeluarkan Qi dari tubuhnya secara perlahan agar tidak menghancurkan ketiga bahan itu.


Api Neraka yang ada di dalam tubuhnya dengan cepat beresonansi dengan ketiga bahan itu di tambah dengan Api Neraka yang Jiang Wuchun berikan padanya.


Ketiga bahan itu terus berputar-putar mengelilingi dua api neraka yang memulai penggabungan.


[Kesempatan berhasilnya penggabungan 70 persen, apakah Kai Gege ingin melanjutkannya?]


"Yaa.." Kai tidak peduli tentang tingkat keberhasilan yang Yi katakan padanya.


Itu semua tidak begitu penting, keberhasilan dalam proses penggabungan itu di tentukan pada saat-saat terakhir tentang seberapa murni inti Basilisk api yang di hasilkan.


"Gabung!!.."


Kedua Api Neraka memulai penggabungan dengan bantuan inti Basilisk api, proses penggabungan itu berlangsung cukup lama.


Hingga setengah jam berlalu setelah itu, ledakan keras tercipta akibat dari penggabungan kedua Api Neraka itu.


Dari kabut asap akibat ledakan itu, terlihat satu buah api berwarna ungu sedikit kehitaman dan memancarkan subur yang begitu panas.


"Huuff.. Itu cukup menguras Qi dalam tubuhku." Kai mengangkat tangannya untuk mengambil Api Neraka itu kemudian menelannya..


Urat-urat muncul di sekitar lehernya dengan pembuluh darahnya yang memerah. Api Neraka yang baru saja Kai telan terus megalir ke sepanjang tubuhnya hingga masuk kedalam Dantian.


"Haahhh..." Kai menghembuskan nafas panjang, dia berdiri dan membuka telapak tangannya.


Sebuah Api berwarna ungu kehitaman muncul dan membuat subur ruangan itu naik beberapa kali lipat.


"Haa, Api ini lebih kuat dari Api Phoenix." Gumamnya pelan.


Ia kembali menutup telapak tangannya dan bersiap keluar, tetapi tiba-tiba notifikasi System terdengar di kepalanya.


Ding.


[Sebuah Quest secara tiba-tiba muncul. Kalahkan Iblis Agung yang baru saja bangkit. Hadiah penyelesaian : 10 Juta Poin Takdir dan keterampilan terlarang ras iblis]


"Iblis Agung? Bukankah dia Iblis yang pernah kukalahkan dulu di Dunia Ilahi? Bagaimana dia bisa ada disini?" Pandangan Zhukai semakin gelap.


Jika ia melawannya saat ini dengan kekuatannya yang masih seorang Immortal God Realm, memungkinkan dia untuk menang adalah 0.


"Aku harus memberitahu Ayah mertua tentang hal ini."


Memang tidak ada kesempatan menang baginya jika melawannya seorang diri, tetapi ada Jiang Wuchun dan juga Yu Chi Lan yang juga seroang Dewa Semesta.


Ia tidak yakin sekuat apa Iblis Agung saat ini, tetapi ia bisa memastikan bahwa Kultivasi dari Iblis Agung tidak mungkin mencapai Godly God.


Itu karena Alam Iblis dan Alam Dewa memiliki hukum yang sama, dimana itu seseorang yang memiliki basis Kultivasi Godly God akannsecara otomatis di pindahkan ke Dunia Ilahi.


"Hehe, Iblis Agung... Betapa tidak beruntungnya bagimu bertemu denganku sekali lagi, kali ini akan ku pastikan kau tidak akan bisa bangkit kembali."


Setelah meninggalkan ruangannya, Kai kembali berjalan menemui Jiang Wuchun.


Tok! Tok! Tok..


Suara ketukan pintu terdengar sebanyak tiga kali, setelah Kai membuka pintu dia segera menjelaskan kepada Jiang Wuchun tentang apa yang akan terjadi.


"Hmm, jika apa yang kau katakan benar adanya. Banyak korban akan berjatuhan, menurut apa yang leluhur tuliskan di bukunya. Iblis Agung adalah sosok yang sangat kuat, bahkan aku tidak yakin bisa menang melawannya."


Kai sudah menduga bahwa Jiang Wuchun akan mengatakan itu, "Tenang saja ayah mertua, aku memiliki rencana dengan hal ini."


Kai terus membicarakan rencana yang dia miliki pada Jiang Wuchun, entah itu kelemahan atau sumber kekuatan dari Iblis Agung, dia tidak menyembuhkan satu hal pun.


"Itu benar-benar informasi yang sangat berguna!! Darimana kau mendapatkan informasi itu?"


"Dari reruntuhan kuno tentunya."


Setelah Kai merasa tidak ada hal yang harus dikatakan lagi pada Jiang Wuchun dia meninggalkan ruangannya dan segera menemui istrinya untuk memberitahu kabar itu juga.


***


Bersambung