Re-system

Re-system
CHAPTER 58



Istana Elang Api~


Perang Berakhir dengan kemenangan berada di tangan Kekaisaran Elang Api. Kekaisaran Elang Api tidak memakan satu korban pun dalam Perang melawan Benua Tengah dikarenakan Kaisar mereka yang memenuhi Janjinya.


Biasanya ketika Usai perang mereka akan melakukan Perayaan Kemenangan tapi tidak kali ini, Para Kultivator yang ikut berperang sedang berkumpul di Lapangan Istana sambil menunggu kedatangan seseorang.


"Senior Meng, Kenapa Kaisar Shi tak kunjung datang?" Tanya salah seorang Kultivator muda pada Seniornya.


"Maaf Junior, Aku tidak bisa menjawab pertanyaan mu dengan pasti karena setelah mengalahkan Iblis Wanita, Yang Mulia Kaisar membawanya ke arah Timur gunung." Jawabnya.


Saat Keduanya tengah dalam perbincangan, tiba-tiba muncul sebuah hembusan angin di Lapangan Istana yang membuat Para Kultivator itu Waspada.


Mereka dengan sigap mengambil pedang dan memasang kuda-kuda bersiap mengeluarkan teknik masing-masing.


"Tahan!!."


Deg


Jantung Mereka semua berdetak cepat, Mereka sudah tahu siapa orang di depannya hanya dari suaranya saja.


"Yang Mulia Shi!!"


Seketika seluruh Orang di Lapangan Istana berlari Kearah Kai dan memeluknya. Karena Saking banyaknya orang membuat Kai kesulitan bernafas.


"Hei... Uhuk.. uhuk.. Berhenti, Kalian membuatku tidak bisa bernafas." Ujar Kai.


Mereka dengan cepat melepaskan pelukan Pada Kai dan mulai berbaris dengan rapi.


"Ehemm.... Aku ingin bertanya satu hal, Kenapa kalian Semua berkumpul disini?"


"Itu karena kami menunggumu Yang Mulia."


Kai mengganguk mendengar Jawaban dari Pria muda di depannya, Saat Kai tengah memberi beberapa arahan pada Pasukannya muncul Lin dari belakang Kai mengejutkan semua orang Disana.


"Yang Mulia awas di belakangmu!!"


"Tenang, Iblis ini sudah ada dalam kendaliku jadi kalian semua tidak perlu khawatir." Jelas Kai.


Semua orang menjadi terkejut, Mereka tahu bahwa Kai dapat mengalahkan Iblis Wanita menggunakan sebuah Artefak karena mereka melihatnya dengan mata kepala mereka sendiri.


Tapi yang membuat mereka terkejut adalah, Kai dapat menjinakkan Ras Iblis yang merupakan sebuah ras Kuno yang dulunya hampir menguasai 70% Dataran Di Dunia.


"Yy... Yang Mulia, Apakah itu sungguhan?" Tanya salah seorang Prajurit ragu-ragu.


"Iya itu benar!!" Jawab Kai sambil tersenyum lebar.


"Hwaa... Saya kira tadi dia memiliki niat jahat kepada anda." Setelah mendengar jawaban langsung dari Kai semua orang dapat bernafas lega.


"Kenapa Kalian masih berdiri disini? Apakah kalian tidak mau iku perayaan kemenangan?"


"Perayaan Kemenangan? kita belum membuat perayaan Yang Mulia, Kita semua disini menunggu kedatangan mu... Jika bukan Karena anda Kami semua pasti akan mati di Tangan Penyerang Benua Tengah saat itu."


Suasana hati Kai menjadi semakin gembira, Ia tak segan-segan menghabiskan 100.000 Poin System untuk membeli beberapa peralatan dan dekorasi untuk digunakan untuk membuat perayaan.


"Kalian semua, Kita akan merayakan kemenangan Kita besok Malam, Kuharap kalian semua bisa menghadiri perayaan itu."


"Tentu saja Yang Mulia, mana mungkin kami menolak permintaan anda." Jawab Seorang Prajurit sengan penuh semangat.


"Tidak usah terlalu Formal, Aku lebih senang jika Kalian semua bisa berbicara dengan normal kepadaku." Ujar Kai.


Sebelum mereka pergi meninggalkan Istana, Kai menghentikan mereka, "Sebentar... Aku lupa memberi Kalian hadiah setelah mengalahkan Para Penyerang itu."


"Tidak Perlu Yang Mulia, Kami berperang untuk Kekaisaran Kami dan Keluarga Kami disini jadi Anda tak perlu menghabiskan uang hanya untuk memberi kami semua hadiah."


Tak memperdulikan Apa yang prajuritnya katakan, Kai mengeluarkan Milyaran Keping Emas dari Inventory nya.


"Kalian Bagi sendiri... Aku akan Istirahat dulu di Istana..." Saat Kai hendak memasuki Istana Ia berhenti sebentar dan menoleh kebelakang, "Ingat Besok Hari Perayaan Kekaisaran Kita Kuharap Kalian Datang!!" Ucapnya sambil melambaikan tangan.


Kai bersama dengan Lin kemudian memasuki Istana dan berjalan kedalam kamarnya... Di depan Pintu Kamar Kai berdiri sambil melihat Gadis Iblis di sampingnya.


Jiang Lin pun terkejut atas apa yang Kai ucapkan, Selama ini dia belum memberitahu namanya... Bagaimana Kai bisa mengetahuinya ? Itulah yang ia pikirkan.


"Bagaimana Kau tahu namaku? dan juga Raja Iblis tidak memiliki hubungan apapun denganku." Jawabnya acuh tak acuh


"Apakah Benar Begitu!!!" Kai menggunakan Pikiran nya untuk membuat Lin Sakit kepala.


"Ahhh... Akan Kukatakan! Akan Kukatakan!... Tolong jangan siksa aku lagi." Banyak Air Mata berlinang karena rasa sakit di kepalanya yang terus menekan dirinya.


"Sebenarnya Aku...." Lin hanya bisa pasrah menjelaskan pada Kai siapa sebenarnya Dia dan hubungannya dengan Raja Iblis.


Jiang Lin merupakan Anak Tunggal dari Keluarga Jiang di Alam Iblis, Keluarga Jiang Merupakan Keluarga Paling Kuat dan Berkuasa Disana.


Berbagai Macam Iblis tingkat tinggi dan juga Iblis Kuno Bersumpah setia pada Keluarga Jiang dan juga karena Sejarah Keluarga Jiang yang telah berdiri selama Ratusan Tahun membuat Keluarga Jiang sangat di takuti Disana.


Jiang Lin merupakan Satu-satunya Putri dari Jiang Men yang saat Ini menjabat sebagai Kepala Keluarga dari Keluarga Jiang.


Sekitar seratus Tahun yang lalu muncul sebuah Bencana yang melanda Alam Iblis salah satunya Ialah munculnya Kaisar Iblis Pertama yang membuat Alam Iblis yang Awalnya Damai menjadi Medan Perang, Tak terkecuali Keluarga Jiang.


Kepala Keluarga Saat itu menghawatirkan Keselamatan Putri Satu-satunya Yaitu Jiang Lin Dan menyerahkan nya pada salah Satu Bawahannya yang Paling setia yaitu Gou Jin.


Karena Jiang Lin dibawa ketika dirinya tak sadarkan diri, Tiba-tiba ketika dirinya bangun Ia menyadari Bahwa tempat Ia bangun bukan di ruangan mewah tapi di sebuah Goa dengan Bau yang tidak sedap.


Ia melihat di sekelilingnya dan Pandangan nya tertuju pada seorang Iblis Besar sedang membakar Ikan di di Luar Goa.


"Paman Jin? Aku harus bertanya padanya apa yang sedang terjadi." Lin yang saat Itu dalam kondisi yang Kurang Baik memaksa tubuhnya untuk berdiri dan berjalan Keluar Goa.


Diluar Goa Guo Jin yang tengah asik membakar Ikan tak menyadari Bahwa Jiang Lin telah berjalan mendekat Kearahnya..


"Paman Jin? Apakah itu benar Kau."


"Ah... Bikin Kaget saja, apa yang sedang Nona lakukan disini.. Cepat kembali ke Goa Paman belum menelusuri Dataran Ini secara Menyeluruh, Takutnya nanti ada sesuatu yang dapat membuat kita berdua dalam bahaya." jelas Paman Jin tersenyum ramah.


"Paman Dimana Kita? Ini Bukan Alam Iblis Kepadatan Qi disini terllau rendah jika di bandingkan di sana." Tanya Lin penasaran.


"Sebenarnya Kita sekarang Berada di Alam yang disebut Dunia Kultivator, Kenapa Kepadatan Qi disini Rendah? Menurut analisis ku... Kepadatan Qi disini hanya terbatas untuk seseorang sampai Ranah Kaisar Dao... Untuk menerobos Alam di Atasnya Qi disini tidak memungkinkan itu terjadi."


Lin Mulai berfikir, Apa Yang dapat Ia ingat terakhir Kali adalah ketika dirinya bermain Bersama Ibu dan Ayahnya Tapi setelah itu Ia tak dapat mengingat Apapun.


"Paman Jin, Dimana Ayah dan Ibu?"


Guo Jin hanya dapat menggaruk Pipinya tang tidak gatal dan menjawab dengan canggung, "Sebenarnya Ini adalah Permintaan Tuan Men yang menyuruhku untuk membawa Anda Kemari sampai Situasi di Alam Iblis kembali damai."


"Ayah yang menyuruhmu? Kenapa dia melakukan itu... Cepat bawa aku kembali Ke Alam Iblis, Aku ingin bertemu dengan Ayah dan Ibu."


Guo Jin hanya diam saja tak menjawab dan mengeluarkan sebuah Botol kecil berisikan sebuah cairan berwarna Biru muda.


Saat tutup Botol terbuka Aroma dari Botol itu langsung menyebar Luas ke Seluruh area di sekitarnya.


"Apa yang kau lakukan..." Jiang Lin kemudian tergeletak pingsan setelah mencium sebuah Serbuk yang keluar dari botol obat di Tangan Guo Jin.


"Maaf Nona Tapi Tuan telah memutuskan agar nyawa Nona selamat."


Kembali Ke Mc~


Setelah mendengar Apa yang Lin sampaikan Padanya Ia dengan cepat berfikir berbagai macam kemungkinan.


Pertama... Jika benar Bahwa Ras Iblis adalah Bencana yang Pria misterius itu maksud, Kai dapat dengan mudah mendapatkan Informasi di Sekitarnya.


Kedua... Jika Bukan Ras iBlis yang menjadi Bencana Berbahaya itu berarti Hanya ada satu yang Kai pikirkan... "Leluhur Ras Kuno!!"


Disini Leluhur Ras Kuno yang Kai maksud adalah Sebuah Binatang tingkat Legenda yang telah menyerang Benua Kultivator Selama Jutaan tahun Lamanya.


Hal itu dapat Kai ketahui ketika membaca Sejarah Duni Kultivator di Buku tebal yang ada Di Kamar Kaisar.


"Musuh Kali ini terlalu Kuat!! Aku harus segera meningkatkan Kultivasimu dengan Cepat!!."


Setelah Kai menyuruh Pelayan Istana Untuk menyiapkan Kamar untuk Jiang Lin tidur, Dirinya langsung Memasuki dunia Jiwa dan memeriksa Keadaan Anak-anak Disana.