Re-system

Re-system
Ingin Pergi? Enak Saja!!



Di halaman murid, terlihat seorang pria berdiri dengan wajahnya yang memar dan juga noda darah di sekujur tubuhnya.


Meski begitu, Pemuda itu masih bisa berdiri tegak dengan kedua tangannya yang mengepal erat.


"Ho, ternyata sekte kecil yang baru saja dibangun memiliki seorang yang berbakat. Aku berubah pikiran, bagaimana jika kau masuk kedalam sekteku?" Pria berambut pirang tersenyum sambil menatap pemuda di depannya.


Sedangkan pemuda itu, di tidak menjawab tetapi memberi pria berambut pirang tatapan dingin yang mematikan.


"Ingin aku masuk kedalam sektemu? Kau tidak layak untuk itu." Pemuda itu berkata dengan sedikit hinaan.


Dia tidak lain adalah Yu Hanlong, dia sudah bersumpah setia pada Zhukai, bagaimana dia bisa mengkhianati Zhukai dengan masuk ke sekte lain? Yu Hanlong lebih baik mati daripada melanggar sumpahnya.


Beberapa saat lalu, ketika Yu Hanlong hendak pergi ke kota untuk merekrut beberapa orang untuk masuk kedalam Ling Tian Sect, ia terkejut ketika mendapati puluhan siluet yang datang ke pegunungan dimana Ling Tian Sect berada.


Puluhan orang itu memakai pakaian yang sama yaitu berwarna emas kecoklatan. Diantara puluhan orang itu, ada seorang pria yang memiliki rambut pirang panjang memimpin puluhan orang itu.


"Oh, sepertinya apa yang junior katakan memang benar. Ada seseorang yang mencoba mendirikan sekte disini." Seorang pria berkulit gelap, berkata dengan nada angkuh.


"Sstt, berhenti bicara, kita akan turun dan minat bagaimana kekuatan sekte itu."


Dengan pria berambut pirang yang memimpin, puluhan orang itu segera turun dan berhenti di pintu masuk.


"Ling Tian Sect!? Pfftt, sebenarnya ada orang yang begitu sombong menggunakan nama ini sebagai nama sektenya." Seorang wanita cantik tertawa mengejek ketika melihat papan nama sekte.


Yu Hanlong yang tidak terima dengan itu segera berjalan turun dengan kecepatan cepat dan melepaskan sebuah pukulan yang cukup kuat pada wanita yang mengejek nama sektenya.


Bam!!


Sayangnya, pukulan Yu Hanlong ditahan oleh pria berkulit gelap yang ada di samping wanita itu.


"Oh, kau berniat menyerang wanitaku? Rasakan ini!!.."


Boomm!!


Yu Hanlong dikirim terbang cukup jauh hingga tubuhnya terjatuh menghantam sebuah bebatuan keras yang berada tepat di depan pintu halaman murid.


"Kakak Yu!!.."


Xiong Li yang sedang memetik herbal di gunung berteriak ketika melihat Yu Hanlong yang dikirim terbang oleh seorang pria tak dikenal.


Meski pukulan itu kuat, tetapi ketahan tubuh Yu Hanlong juga tidak kalah kuatnya. setelah Zhukai membuka bakat asli milik Yu Hanlong, ia juga secara tidak sengaja membangkitkan tubuh cahaya yang mana itu merupakan salah satu tubuh terkuat di dunia ilahi.


Yu Hanlong berdiri, dia menyeka noda darah di bawah bibirnya. Ketika dia mendengar teriakan Xiong Li, dia menoleh dan tersenyum padanya.


"Adik Li, aku tidak apa-apa."


Tepat setelah Yu Hanlong menyelesaikan kalimatnya, puluhan siluet dengan cepat bermunculan tepat di depannya.


"Hmm, kau bisa bertahan dari pukulan ku rupanya. Kakak senior, rupanya sekte kecil ini cukup menarik." Pria berkulit gelap berkata dengan sopan pada seorang pria berambut kuning yang berada di depannya.


"Aku tahu, tetua juga menyuruhku datang kesini untuk mencari tahu tentang sekte kecil ini. Tak kusangaka kita menemukan seorang yang cukup berbakat." Pria berambut pirang itu berkata.


Tepat di detik berikutnya, sebuah pukulan kembali melesat dengan cepat kearahnya. Suara berwarna emas kebiruan melapisi pukulan itu dan membuat pria berambut pirang sedikit mengerutkan keningnya.


"Tch, terlalu bodoh."


Hanya dengan satu jarinya, pria berambut pirang itu menahan serangan Yu Hanlong.


Boomm!!


Yu Hanlong sekali lagi dikirim terbang beberapa meter hingga menghancurkan pintu gerbang halaman murid.


Duarr!!


Pintu yang terbuat dari kayu itu hancur menjadi serpihan kecil dengan tubuh Yu Hanlong yang tergeletak di tanah.


Para murid sekte yang mendengar bunyi ledakan itu terkejut, mereka semua segera berkumpul dan melihat bahwa disana sosok Yu Hanlong dengan tubuh penuh darah mencoba berdiri dengan bantuan Xiong Li.


"Hanlong, apa yang sedang terjadi." Seorang pria tua yang merupakan mantan kepala desa datang dengan wajah terkejut sekaligus cemas.


"Oh, Paman Ken ... Ada beberapa orang yang mencoba membuat masalah di sekte kita."


Paman Ken terkejut, tetapi setelah dia melihat ada yang puluhan orang memakai pakaian emas kecoklatan di pintu masuk dia sangat marah dan mencoba menghadang mereka.


Tetapi langkahnya terhenti karena Yu Hanlong menghentikan langkahnya.


"Biar aku saja yang menahan mereka Paman." Yu Hanlong berkata.


"Tapi kau terluka saat ini."


"Aku baik-baik saja."


Yu Hanlong menekan rasa sakit di dalam tubuhnya dengan Qi. Juga, dengan bantuan tubuh cahaya, luka yang Yu Hanlong alami secara perlahan sembuh.


Dia sudah tahu bahwa dia tidak mungkin bisa menahan mereka, tetapi ia juga tidak ingin teman-temannya terluka.


Tepat ketika Yu Hanlong hendak menyerang mereka, sosok pria muda yang sangat tampan menghentikannya.


"Cukup! Kau terlalu memaksakan dirimu Hanlong. Biar aku yang menangani masalah ini."


Zhukai berkata pada Yu Hanlong, memberikannya sebuah pil penyembuhan dan menyuruhnya mundur bersama Xiong Li dan paman Ken.


Yu Hanlong mengangguk dengan patuh, dia mundur dan berkumpul dengan murid yang lain melihat sosok ketua sekte dari jauh.


Sementara itu, Zhukai berbalik dan menatap puluhan orang itu dengan tatapan tajam.


"Katakan! Kenapa kalian melukai muridku?" Zhukai berkata dengan suara dingin.


Seorang pria berkulit gelap yang tidak senang menerima tatapan dingin dari Zhukai berkata dengan angkuh.


"Jadi ketua sekte yang baru dibangun adalah seorang pemuda ini? Apa kau kekurangan gizi? kau terlihat sangat lemah."


Zhukai tidak menghiraukan ucapannya, dia menatap sekilas dan akhirnya memusatkan pandangannya pada pria berambut pirang.


"Hmm, jadi dia yang terkuat diantara puluhan orang itu?"


Zhukai bergumam, hanya dengan pandangannya sekilas dia sudah mengetahui Kultivasi dari puluhan orang itu.


Rata-rata dari mereka hanyalah berada di Original God tingkat ke-lima. Sementara untuk pria berambut pirang, dia sudah berada di tanah Godly God Realm.


Merasa bahwa provokasi nya tidak berhasil, pria berkulit gelap menatap pria berambut pirang dan berbisik.


"Kakak senior, bisakah kamu melihat basis Kultivasinya?"


Pria berambut pirang itu menggeleng, "Kita pergi, pria ini terlalu kuat. Aku yakin bahwa Kultivasinya tidak kalah jauh dari tetua sekte."


Mendengar ucapan itu dari pria berambut pirang, tubuh pria berkulit gelap sedikit bergetar.


"Emm, senior ... kurasa ini hanyalah kesalahpahaman, jika begitu kami akan pergi."


Sebelum pria berambut pirang itu bisa berbalik, sebuah tekanan yang sangat kuat menghantam tubuh mereka semua hingga membuat mereka berlutut.


"Ingin pergi? Enak saja!!."


***


Bersambung.