
Kai mengeluarkan sebagian tekanannya hingga membuat kota itu bergetar. Sementara itu, Ye Jin yang berada tepat di depan Zhukai tiba-tiba berlutut dan memuntahkan banyak darah dari mulutnya.
Dia tidak menduga bahwa tekanan yang Kai keluarkan akan menjadi sekuat ini. dengan kekuatannya saat ini dan juga seluruh anggota organisasi pembunuh bayaran, Ye Jin tidak yakin dia bisa menang melawan monster di depannya.
Dalam jeda waktu yang sebentar, Ye Jin akhirnya tidak memiliki pilihan lain selain menerima permintaan Zhukai.
"B–Berhenti!! a–aku minta maaf atas kekasaran ku sebelumnya, aku akan menerima permintaan itu."
Pada akhirnya, Kai menarik kembali tekanannya setelah menerima jawaban pasti dari Ye Jin.
"Harusnya kau menjawab itu sedari awal, jadi berapa yang harus aku bayar untuk itu?"
Setelah Ye Jin kembali berdiri, dia menatap Zhukai dengan ekspresi serius. "Tapi untuk permintaan itu, aku memiliki sebuah syarat."
"Katakan, apa syarat itu."
Ye Jin menghela nafas panjang, "Karena organisasi pembunuh memiliki kekuatan yang jauh lebih lemah di bandingkan dengan sekte dewa perang. Aku ingin kamu untuk mencarikan sebuah artefak untuk menyembunyikan identitas dari setiap pembunuh yang aku kirim."
"Dan untuk syarat lain, aku ingin kamu memberiku sebuah ginseng raja dan juga tiga tangkai rumput roh darah. Apakah kamu bisa menyanggupi dua syarat itu?"
Dengan senyum di wajahnya, Zhukai berkata penuh percaya diri.
"Baiklah, kalau begitu kita akan bertemu lagi tiga hari kemudian."
Setelah Kai dan Ye Jin saling berjabat tangan, Kai meminta Wang Zhong untuk segera kembali ke Alam Cahaya.
"Sampai jumpa lagi."
Kai dan Wang Zhong berjalan keluar meninggalkan Ye Jin sendiri di sana. Begitu siluet Zhukai dan Wang Zhong hilang, senyum di wajah Ye Jin juga perlahan menghilang.
"Hmm, siapa dia? Aku memiliki banyak mata-mata di setiap alam di dunia ilahi, tapi mengapa mereka tidak ada yang tahu tentang orang itu?"
Saat Ye Jin kembali berpikir, dia teringat dengan kabar hancurnya sekte kegelapan yang terjadi satu dua Minggu yang lalu.
"Apakah orang yang menghancurkan sekte kegelapan dengan sangat ganas adalah dia? Hmm, ini sungguh menarik. Yah, aku akan menunggu nya seperti yang ia janjikan."
Ye Jin berjalan kearah pintu kemudian menutup pintu rumahnya dan kembali tidur di atas kasurnya.
Sementara itu, Zhukai dan Wang Zhong menemui Li Ying sebelum mereka pergi meninggalkan markas organisasi pembunuh bayaran.
"Jadi, apa jawaban tuan?" Li Ying yang cukup penasaran dengan apa yang mereka bicarakan mulai bertanya.
"Yah, dia setuju dengan apa yang aku tawarkan. Aku akan kembali kesini tiga hari dari sekarang, selamat tinggal."
Kai menepuk kepala Li Ying dengan pelan, kemudian berjalan pergi meninggalkan kota.
Saat sampai di gerbang kota, Kai berhenti berjalan dan membuka inventory nya..
"Gunakan ini, kita akan kembali sekarang."
Melihat Kai menyerahkan sepotong batu giok kepadanya, Wang Zhong segera paham apa yang Kai katakan.
Dia menggenggam erat batu giok itu hingga membuat batu giok itu pecah menjadi banyak kepingan kecil.
Saat giok itu mengeluarkan cahaya terang, tubuh Wang Zhong juga menghilang pada saat yang bersamaan.
"Dalam tiga hari, akan ku pastikan sekte cahaya akan mengalami nasib yang sama seperti sekte kegelapan."
Tepat setelah Kai menyelesaikan kalimatnya, tubuhnya di selimuti oleh cahaya hitam pekat hingga akhirnya menghilang seketika.
***
Sebuah kota besar yang terletak di antara dua bukit, terlihat seorang pria muda dengan seorang wanita yang berjalan di sampingnya.
"Jadi senior, kita akan pergi ke mana?"
Gadis itu tersenyum tipis sambil melingkarkan tangannya pada lengan Yu Hanlong. Meski Yu Hanlong sedikit tidak nyaman ketika melihat tatapan dingin dari pria, dia hanya menghela nafas sambil menjawab apa yang gadis itu tanyakan.
Gadis itu mengangguk dengan cepat, "Ya, aku akan ikut dengan senior kemanapun senior pergi."
Karena Yu Hanlong tidak memiliki alasan lain untuk menolak, dia menyetujui gadis junior yang akan ikut dengannya kembali ke sekte Ling Tian.
Tapi sebelum Yu Hanlong pergi meninggalkan sekte cahaya, dia memilih pergi ke sebuah rumah makan yang sering ia kunjungi untuk mengisi perutnya.
Klakk!!
Suara pintu terbuka bersamaan bunyi lonceng terdengar saat Yu Hanlong membuka pintu rumah makan tersebut.
Rumah makan itu tidak terlalu besar tetapi ada banyak Kultivator yang duduk di sana sambil menikmati makanan dan juga arak.
Melihat tidak ada meja yang kosong, Yu Hanlong sedikit kecewa. "Permisi, bisakah aku bergabung dengan meja ini?"
Yu Hanlong menghampiri sebuah meja yang terdapat dua pria yang duduk di sana. Karena setiap meja biasanya di isi oleh empat orang, Yu Hanlong berharap bahwa dua pria itu memperbolehkan makan bersama mereka.
"Suara ini.... Haahhh, lama tidak bertemu ... Yu Hanlong?" Pria itu melepas topi bambu yang menutupi kepalanya.
Saat Yu Hanlong menatap pria itu, tubuhnya tidak bisa berhenti bergetar karena terkejut.
"Anda... Ketua sekte!."
Yu Hanlong buru-buru berlutut di depan Zhukai hingga membuatnya menjadi pusat perhatian.
Meski dia tidak bertemu dengan Zhukai lebih dari setengah tahun, tetapi Yu Hanlong sama sekali tidak melupakan kebaikan yang Kai berikan padanya.
Jika bukan karena Kai saat itu, mungkin dia akan menjadi sampah selama dia hidup.
"Sudahlah tidak perlu bersikap hormat, aku bukan ketua sekte lagi sekarang. Duduklah, ada sesuatu yang ingin ku bicarakan."
Seolah mengerti apa yang Kai maksudkan, Yu Hanlong mengajak juniornya untuk duduk di sampingnya.
"Ha? Apa ini gadis barumu?" Melihat gadis cantik yang duduk samping Yu Hanlong, Kai berniat sedikit menggodanya.
"Haha, dia hanya temanku ketua sekte."
Mendengar itu, gadis junior itu memaksakan senyum di wajahnya sambil menjawab, "Y–Ya, kita hanya teman, dia adalah senior ku di sekte cahaya."
Melihat senyum palsu di wajah gadis itu, Kai segera tahu bahwa gadis itu mencintai Yu Hanlong dengan tulus.
Sayangnya, Yu Hanlong adalah jenis pria yang mencintai satu wanita dan dia sudah memiliki seorang yang dia cintai.
"Aku kasihan dengan wanita ini, tapi bagaimana lagi.."
Setelah makanan yang Kai pesan tiba, dia meminta Yu Hanlong dan gadis itu untuk menghabiskan makanan tersebut.
Berselang beberapa menit, Kai menatap Yu Hanlong dengan wajah serius.
"Jadi, bagaimana itu, apakah kau berhasil melakukan apa yang aku minta?"
"Ya ketua sekte, aku berhasil merekrut dua belas tetua yang masing-masing memiliki kurang lebih seratus ribu murid."
Mendengar itu, Kai tersenyum puas sambil kembali berkata.
"Bagus, besok malam kumpulkan dua belas tetua itu. Kita akan menyerang sekte cahaya saat itu juga."
Gadis junior itu sangat terkejut setelah mendengar bahwa Zhukai dan Yu Hanlong berniat menyerang sekte cahaya. Tapi dia memilih diam daripada berbicara lebih jauh.
"Baik ketua sekte, kalau begitu aku akan pergi terlebih dulu."
Setelah Yu Hanlong memberi hormat pada Zhukai, dia dan juniornya pergi meninggalkan rumah makan.
***
Bersambung...