
"Bwa?... M–Mama.." Zhu Yan yang tidak pernah melihat Zhukai selama hampir satu tahun sama sekali tidak mengenalnya.
Dia begitu takut dan bersembunyi dibalik badan ibunya, Kai sendiri tidak kecewa melainkan hanya tertawa kecil.
Dia sudah meninggalkan Dunia Jiwa hampir satu tahun dan tidak pernah menghabiskan waktu bersama putrinya sama sekali.
"Mungkin dia masih takut karena belum mengenalmu sayang.."
Tiba-tiba perhatian tertuju pada tiga sosok wanita yang berdiri di belakang Zhukai. Ia sendiri sudah mengenal Biao Jian tetapi tidak dengan dua lainnya.
Pandangan tertarik pada wanita yang memiliki telinga panjang karena berbeda dengan mereka berdua.
"Sayang, siapa mereka? Apakah mereka kekasih barumu?" Chi Yan dengan insting wanitanya yang begitu tajam segera tahu hanya dengan sekali tebakan.
Dia memiliki insting yang sama tajamnya dengan Yu Chi Lan, karena dia telah merasakan bagaimana menjadi seorang ibu.
"Eh, Yaa... Itu benar."
Keempat istrinya tidak marah ataupun kesal, mereka malah senang dan segera mendekat kearah mereka dan berkenalan.
"Tunggu dulu, Yan'er.. Dimana Yu'er, kenapa aku tidak melihatnya?"
"Oh adik Yu, dia pergi ke kota untuk membeli bahan-bahan untuk makan malam nanti."
Kai mengangguk dan segera pergi untuk mencoba akrab dengan Putrinya.
Untuk beberapa waktu berlalu, mereka menjadi akrab dengan sangat cepat. Yu Chi Lan menceritakan bagaimana perjalanannya bersama dengan Zhukai dan mengatakan bahwa dia adalah Ibu dari Biao Jian.
"Waahh, Yunlan. Kamu berasal dari ras apa? Telinga mu benar-benar sangat unik.." Jiuyang Lin memuji sambil mencoba memegangnya.
"Ah, aku dari ras peri.."
Bagi Jiuyang Lin dan Jiang Lin. Mungkin di telinga mereka sangat asing dengan nama peri. Tetapi bagi Chi Yan dan Yola, mereka telah pernah hidup di bumi dan tentu saja mereka membaca sesuatu tentang ras mereka.
"Ini pertama kalinya aku bertemu dengan ras peri. Mereka benar-benar memiliki telinga yang panjang." Yola yang sangat bersemangat segera mengajak Wei'er Yunlan berkenalan.
Sementara Chi Yan sendiri, dia sedang menghabiskan waktu bersama Yu Chi Lan untuk membicarakan berbagai hal.
Sementara itu, Kai duduk di sebuah kursi depan meja dengan banyak makanan di depannya.
Di sampingnya, Zhu Yan masih sedikit takut dengan Zhukai. Tetapi lambat laun dia mulai menjadi semakin dekat dengan Zhukai.
Kai terus melakukan sihir yang begitu indah untuk menarik perhatian putrinya. Seperti yang dia harapkan, Zhu Yan benar-benar sangat senang melihat bagaimana Zhukai melakukan sihir.
"Bwaa..?&@$#." Kai hanya tersenyum mendengar putrinya yang berbicara secara tidak jelas.
Meski begitu, ia sangat senang bahwa hubungannya dengan putrinya semakin dekat.
Mereka menghabiskan waktu bersama seminggu penuh hingga Kai memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanannya.
Dia meninggalkan Yu Chi Lan dan yang lainnya kedalam Dunia Jiwa, meski mereka pada awalnya menolak tetapi keputusan Zhukai sudah mutlak adanya.
Dalam satu minggu itu, Yi dan Yui juga telah bergabung bersama dengan mereka. Keempat istri Kai menjadi sangat senang dengan kedatangan Yi dan Yui.
Sebelum Kai berniat pergi, Jiang Lin tiba-tiba menarik kerah bajunya.
"Um, Anu sayang. Bisakah kita pergi ke Alam Iblis terlebih dulu, aku sudah sangat lama belum kembali kesana. Mungkin ayah dan ibu khawatir."
Kai terdiam, perkataan yang Jiang Lin ucapkan memang benar adanya. Semenjak dia meninggalkan Persimpangan Dimensi dia sama sekali belum pernah bertemu kembali dengan ayah Jiang Lin.
Ia tersenyum menatap ke-sepuluh Kekasihnya dan berkata dengan suara serak, "Ekhem.. Kalian, cepat bersiap-siap. Kita akan pergi mengunjungi Ayah Jiang Lin di Alam Iblis."
Wajah Jiang Lin bersinar, dia sangat gembira dan mencium Zhukai di pipinya sebagai rasa terimakasih karena sudah mengerti perasaan nya.
"Terimakasih sayang."
Dengan begitu, Ke-sepuluh mulai kekasihnya bersiap-siap pergi kesana.
Selang satu jam berlalu, mereka semua.dudsh siap. Kai berdiri di depan halaman rumahnya dan membuka fitur Perpindahan Alam.
"Lokasi : Alam Iblis.."
Ding.
[Lokasi telah di tentukan, Kai Gege harus membayar 12 Inti Binatang buas True God Realm untuk bisa pergi kesana]
Kai tersenyum, inti binatang buas True God Realm, itu sama sekali tidak berharga dimatanya saat ini.
Dia membuka Inventory dan memasukkan 12 Inti binatang buas kedalam layar Hologram di depannya.
Dengan begitu, sebuah portal berwarna hitam legam dengan kilatan petir hitam di sekitarnya tiba-tiba muncul.
"Aura ini, ini benar-benar milik Alam Iblis." Jiang Lin berkata dengan penuh kegembiraan.
"Apa yang sedang kalian tunggu? Mari masuk."
Zzrrttt!
Bunyi kilatan petir bersamaan dengan hilangnya portal hitam.itu dari alam Jiwa.
***
Di sebuah dunia dengan tanah yang begitu gersang, tidak ada sedikitpun cahaya matahari yang bisa masuk.
Karena hal itu, tumbuhan yang tumbuh secara segar sangat sulit untuk di dapatkan. Sedangkan di sepanjang jalan di sana, terlihat banyak bekas darah akibat dari sebuah pertarungan.
Meski Kaisar Alam Iblis saat ini, Jiang Wuchun sangat benci dengan peperangan. Tetapi hanya dia seorang diri tidak mungkin untuk mengendalikan iblis jahat yang ada di sana.
Setelah Jiang Wuchun menjadi Kaisar iblis. Peperangan di Alam Iblis lambat laun mulai berhenti, tetapi ada beberapa dari Ras Iblis yang menolak hal itu.
Karena sejak dulu, peperangan adalah hal umum di antara mereka. Yang kuat adalah yang memerintah, itu adalah kata-kata yang selalu dipegang teguh oleh para ras iblis.
Jauh di atas sebuah puncak gunung dengan banyak pohon yang sudah mengering, sebuah portal hitam tiba-tiba muncul.
Dari dalam Portal itu, sosok lelaki yang sangat tampan tiba-tiba muncul dengan sepuluh wanita yang sangat cantik di belakangnya.
Di dalam pelukan pria tampan itu, ada seorang gadis kecil yang sangat imut sedang tertidur.
"Hahhh.. Kurasa dia terlaku lelah setelah bermain seharian bersamaku kemarin." Kai menghela nafas sambil menatap Zhu Yan penuh kasih sayang.
"Oh benar, Jiang'er.. Dimana rumahmu?"
"Hmm.." Seolah berfikir, Jiang Lin menyimpulkan dimana dia saat ini.
"Kurasa Kekaisaran Iblis ada disebelah sana." Jiang Lin mengangkat tangannya dan menunjuk kearah selatan.
Kai mengangguk, dia mengambil sebuah pahatan kapal kecil dari Inventory nya. Dia melempar pahatan kapal itu ke udara.
Whuss!!
Pahatan kapal kecil itu berubah menjadi bentu yang cukup besar dan melayang diatas udara, sedangkan bahan untuk menjalankannya adalah dengan batu raja.
"Cepat naik, kita akan segera berangkat kesana."
Dengan tangga udara yang baru saja Kai buat, semua kekasihnya segera naik keatas kapal.
Kai membuka Inventory dan mengambil banyak batu raja disana. Ia juga memanggil Undead dari Raja Iblis Asmodeus dan menyuruhnya untuk menjalankan kapal.
Di sebuah ruangan yang begitu besar, terdapat sebuah kasur besar yang kuat untuk puluhan orang.
Zhukai tidur disana dengan semua kekasihnya, Melihat semua kekasihnya menatapnya bagai predator, Kai sedikit ketakutan dan berkata.
"K–Kurasa aku tidak bisa tidur dengan tenang malam ini."
***
Bersambung.
(Dewa)
– Peak God (Puncak Dewa)
• Dewa Kuno : Bumi, Langit, Surga.
• Dewa Ilahi : Bumi, Langit, Surga.
• Saint God : Bumi, Langit Surga.
• Quasi God : Bumi, Langit, Surga.
– True God (Dewa Sejati)
• Dewa Purba : Ordo Pertama, Ordo Ke-dua, Ordo Ke-tiga.
• Chaos God : Prajurit, Jendral, Raja, Kaisar.
• Dewa Surgawi : Kehancuran, Kekacauan, Tribulasi.
• Dewa Abadi : Saint, Legenda, Abadi.
- Dewa Semesta.
• Original God : Tingkat pertama - Tingkat kelima.
• Godly God : Tingkat pertama - Tingkat kelima.
(???)
Terimakasih buat yang sudah membaca.