
Saat Zhukai mengunci puluhan orang itu dengan tekanannya, mereka seketika berlutut dengan nafas mereka yang menjadi berat.
Zhukai berjalan mendekat dengan tubuhnya yang memancarkan niat membunuh yang begitu besar.
"Tch, senior aku memperingatkan mu untuk berhenti!. Aku adalah murid dalam dari sekte langit cahaya dan kakekku adalah tetua sekte disana. Jika kau berani melukaiku, kakekku tidak akan tinggal diam."
Pria itu bernama Chu Ming, seperti yang dikatakannya tadi, dia adalah murid sekaligus cucu dari seorang tetua sekte langit cahaya.
Langit cahaya adalah sekte besar yang merupakan salah satu cabang terkuat dari sekte cahaya.
Dengan kekuatan Zhukai yang saat ini hanya diranah Celestial God, jelas merupakan sebuah pilihan bodoh baginya untuk menyingung sekte Langit cahaya.
Tapi untuk Zhukai, dia tidak pernah membiarkan siapapun lolos dengan selamat setelah melukai orang yang berhubungan dekat dengannya.
Entah itu teman ataupun muridnya.
"Kau mengancam ku?" Zhukai mengerutkan keningnya sembari berkata.
"He, bagaiamana bisa aku berani untuk memprovokasi senior, aku hanya berkata kebenaran supaya senior tidak menyesal nantinya." Chu Ming tersenyum jahat sambil menatap Zhukai dengan penuh hinaan.
Dia menduga bahwa setelah Zhukai mendengar apa yang dia katakan, Kai akan melepaskannya bahkan meminta maaf.
Bagaimana tidak, untuk sekte yang baru dibangun dan juga jumlah murid yang kurang dari seribu orang, bagaimana mereka bisa berani memprovokasi sekte besar seperti sekte Langit Cahaya?
Mendengar itu, Zhukai menyeringai jahat di wajahnya. "Kekeke, jika itu orang lain, mungkin mereka akan ketakutan setelah mendengar ancamanmu. Tetapi kau salah orang."
Zhukai memegang lengan kanan Chu Ming kemudian mencengkeram lengan itu dengan kuat hingga menyebabkan sebuah bunyi...
Kratakk!!
"Arghhh ... Lenganku!!"
Chi Ming berteriak kesakitan sambil memegangi lengan kanannya yang sudah hancur.
Dia berguling-guling di tanah sambil mencoba menahan rasa sakit dari lengan kanannya.
Teman-temannya yang melihat Chu Ming berteriak kesakitan bergidik ngeri dengan bulu kuduk mereka berdiri.
"Apa kalian takut? Tenang saja, kalian juga akan mengalami hal yang sama sepertinya." Zhukai tersenyum pada puluhan orang itu.
Sementara mereka, dia melihat Zhukai bagaikan iblis yang kejam. Bagaimana ada orang sekejam itu di dunia?
Sementara para murid sekte Ling Tian menelan ludah mereka ketakutan melihat seberapa kejamnya Zhukai.
Dia tidak hanya mematahkan lengan kanan setiap orang itu tetapi Zhukai juga menelanjangi mereka dan mengambil cincin penyimpanan mereka.
Puluhan orang yang telanjang bulat menundukkan kepalanya tidak berani melihat wajah Zhukai ataupun teman satu seperguruannya.
"Apa yang kalian tunggu disini, apakah kalian ingin tangan kiri kalian juga mengalami hal yang sama."
Mendengar itu dari mulut Zhukai, mereka ketakutan dan masing-masing dari mereka berlari meninggalkan Ling Tian Sect.
Sementara untuk Chu Ming, dia sudah lari terlebih dulu dibandingkan teman-temannya.
Zhukai yang telah melihat siluet mereka pergi menghembuskan nafas beberapa kali, dia berbalik dan melihat bahwa muridnya sedang menatapnya.
"Ada apa? Cepat latihan, jangan berfikir karena kejadian ini kalian jadi malas berlatih." Zhukai berkata pada setiap murid sekte.
Kai cukup terkejut setelah melihat adanya perubahan pada setiap murid, dan perubahan paling besar adalah Yu Hanlong.
Dia yang awalnya paling lemah diantara mereka kini Yu Hanlong memiliki kekuatan yang lebih kuat.
Apalagi dengan kebangkitan tubuh cahaya, kekuatan Yu Hanlong juga meningkatkan beberapa kali lipat.
Peningkatan seperti itu jelas tidak pernah Zhukai harapkan. Dia hanya melihat bakat yang bagus dari Yu Hanlong, tetapi ia tidak menduga bahwa Yu Hanlong bisa membangkitkan tubuh cahaya.
"Kau istirahat dan rawat saja tubuhmu, aku sendiri yang akan merekrut beberapa orang."
Setelah Zhukai mengatakan beberapa nasehat pada para murid sekte dia berjalan luar dari halaman murid dan berhenti tepat di depan pintu kayu yang sudah hancur.
"Tunggu dulu, perbaiki pintu ini sebelum berlatih. Itu saja, aku akan pergi kalau begitu."
Tubuh Zhukai perlahan berubah menjadi asap hitam dan hilang dalam sekejap mata.
***
Dalam perjalanan kembali ke sekte cahaya, Chu Ming dan rekan-rekannya menjadi bahan olokan dari berbagai orang.
Sebenarnya Chu Ming cukup terkenal di berbagai kota dan juga sekte-sekte lainnya. Karena selain identitasnya sebagai cucu tetua, Chu Ming juga merupakan seseorang yang cerdas dan berbakat.
Ada banyak yang mengenal wajah Chu Ming, dan ketika mereka melihat Chu Ming telanjang bulat dengan lengan kirinya patah. Mereka tidak dapat menahan diri untuk tertawa.
Jauh di dalam hutan, kelompok Chu Ming beristirahat sambil memakai pakaian yang dia rampas dari beberapa orang yang dilewatinya.
"Sialan!! berani sekali ketua sekte kecil itu mempermalukan ku? Chu Ming!!.."
Dia memukul batang pohon yang begitu besar hingga membuat pohon besar itu bergetar.
"S–Saudara senior, apakah kamu akan melaporkan penghinaan ini pada tetua?" Seroang pria kurus berwajah pucat bertanya.
Chu Ming tersenyum licik, "Hehe, tentu saja ... Akan aku pastikan ketua sekte busuk itu menyesal karena telah mempermalukan ku."
Setelah kelompok itu beristirahat sejenak, mereka melanjutkan perjalanan mereka untuk kembali ke sekte langit cahaya.
Di sebuah kota yang letaknya tak jauh dari sekte Ling Tian, seorang pria yang terbungkus oleh jubah hitam berjalan masuk setelah membayar biaya masuk kota.
Itu adalah sebuah kota yang besar dengan penduduk yang mencapai 50 juta jiwa. Kai masuk kedalam salah satu toko dan memesan sebuah makanan disana.
"Yue'er, apakah kamu lapar?" Zhukai bergumam pelan.
Tepat di detik berikutnya, sebuah asap hitam tiba-tiba muncul tetapi hanya Zhukai yang dapat melihat asap hitam itu.
"Suamiku, tidak biasanya kamu mengingatku ketika sedang makan." Qi Yue berkata menggoda Zhukai.
Zhukai yang sudah terbiasa dengan sikap Qi Yue hanya duduk sambil bersikap acuh menatap ke sekitarnya.
"Apakah kamu mencari sesuatu suamiku?' Melihat bahwa sedari awal Zhukai tidak memperhatikannya, Qi Yue bertanya sedikit kesal.
"Aku hanya mencari beberapa orang yang cocok untuk bergabung dengan sekte Ling Tian."
"Kenapa tidak dia saja?" Qi Yue menunjuk salah seorang wanita yang sedang menikmati makanannya bersama dengan tiga teman wanitanya.
"Dia? Apa kamu yakin? aku tidak merasa bahwa dia cocok menjadi seorang Kultivator."
Qi Yue tersenyum kemudian mengangkat salah satu jarinya untuk menyentuh pipi Zhukai.
"Hehe, bagaimana kalau kita bertaruh? jika apa yang aku katakan benar, kamu harus menciumiku saat itu di depan banyak orang."
Kai berfikir sejenak, selama ini apa yang Qi Yue katakan selalu membawanya pada keberuntungan.
Ia tidak percaya bahwa saat itu Qi Yue hanya asal berkata, tetapi setelah ia melihat nya beberapa kali melakukan keajaiban.
"Baiklah, aku setuju. Kamu tunggu disini, aku akan pergi menemuinya."
Qi Yue mengangguk, dia duduk dengan tenang sambil melihat Zhukai berjalan menemui gadis-gadis itu.
"Hehehe, aku tidak sabar menantikan hadiahnya." Qi Yue tersenyum manis.
***
Bersambung.