
Dengan Persepsi Ilahi nya yang telah diperluas, Kai merasakan adanya Aura dari seorang Peak God, mengarah ke dirinya.
Kai memejamkan kedua matanya, bayangan hewan itu adalah seekor Serigala dengan satu tanduk yang begitu panjang dan lancip di kepalanya.
"Seekor serigala ya? Kenapa dia hanya seorang diri.." Kai mengerutkan kening sambil berfikir. Serigala merupakan predator yang memburu dengan cara bergerombol. Jadi Kai sedikit aneh tentang situasi saat ini.
"Ah, sudahlah.. Aku memiliki Skill Teleportasi untuk melarikan diri jika gerombolannya datang.."
Kai berubah menjadi asap hitam dan muncul secara tiba-tiba di atas serigala bertanduk itu. Tanpa ragu, Kai melepaskan Tarian Pedang Api dan segera menebas punggung serigala.
Sayangannya refleks dari serigala itu begitu cepat, serangan tiba-tiba Kai dihindari dengan mudah.. Serigala itu menatap Kai dengan niat penuh membunuh, setelah itu dia melolong dengan begitu keras. Tanduknya bercahaya, itu tumbuh memanjang, serigala bertanduk itu segera melesat dengan kecepatan tinggi dan menyerang Kai dengan tanduk panjangnya.
Kai juga tidak tinggal diam, dia segera menggunakan Langkah bayangan untuk menghindari serangan itu. Sayangnya, kecepatan serigala itu sendikit lebih cepat dari Zhukai.
Booomm!!
Kai terkena serangan dari serigala itu dan terpental cukup jauh. Dia berdiri dan segera mengaktifkan Title Dewa Bintang dan Sang Penakluk.
Untuk menghadapi Binatang Buas yang berfokus pada kecepatan, Zhukai akhirnya memilih untuk mengaktifkan Tubuh Petir Abadinya..
Dengan mengandalkan elemen petir, Kai dapat meningkatkan kecepatan geraknya dan melebihi kecepatan dari serigala bertanduk.
Rambut putih panjangnya seketika berganti warna menjadi warna putih, tetapi tanda Api Putih di dahinya masih terus ada. Di telapak tangannya kini mulai muncul sebuah tanda petir dengan sebuah Rune Kunonyang mengelilinginya.
Dia melesat meninggalkan jejak-jejak kilatan petir dibelakangnya, Kai menebas lurus Kedepan memunculkan sebuah tebasan pedang raksasa yang melengkung.
Meski serangan itu cepat, tetapi seringala itu dapat dengan mudah menghindari nya... Kai mengeluarkan seringai dinginnya ketika melihat Serigala bertanduk menghindar ke sisi kiiri.
Sudut mulutnya terbuka dan dia dengan pelan bergumam, "Ledakan Petir Kuno.."
Blumm!!
Duarr!!
Sebuah petir berwarna keemasan munucl dan menghantam tubuh serigala, kecepatan Sambaran petir itu begitu cepat dan sangat mustahil untuk di hindari.
Tetapi bahkan jika itu sulit dihindari, seranagn petir itu masih tidak cukup untuk melukai Serigala bertanduk.
"Prediksi masa depan memang berguna..."
Petir Kuno yang Kai lepaskan barusan memang tidak memberikan dampak pada serigala beetanduk, tetapintujuan Asli Kai melakukan itu adalah untuk memperlambat pergerakannya.
"Telapak Dunia... Seribu Pedang Roh... Tarian Pedang Api!!.."
Kai menggenggam erat pedang Kaisar yang sudah dialiri Qi dengan kedua tangan. Cetakan Telapak tangan yang begitu besar terlihat dibelakang Zhukai, kemudian di belakangnya lagi muncul ribuan pedang berwarna biru terang yang melayang di udara.
Sementara itu, Pedang Kaisar yang ia genggam mulai mengeluarkan Api berwarna putih menyala-nyala..
Ketiga serangan itu dengan gila menghantam tubuh Serigala bertanduk menyebabkan sebuah bunyi Ledakan yang sangat keras.
Di atas udara, Kai mengeluarkan banyak sekali butiran keringat karena terlalu memaksakan dirinya untuk mengeluarkan hampir seluruh kekuatan yang ia miliki.
"Ha Ha Ha.. Serigala itu tidak terluka? Hehe, selamat tinggal.."
Kai menghilang dan pergi menggunakan Skill Teleportasi, dia muncul di tengah-tengah hutan yang cukup jauh dari tempat serigala beetanduk berada. Di sana dia segera mengeluarkan sebutir Pil dari dalam Inventory.
Pil itu berwarna biru laut dan mengeluarkan sebuah Aroma harum, Kai tanpa ragu menelan pil itu dan duduk bersila untuk memurnikan efeknya.
Tak berselang lama, Qi yang ada di dalam tubuh Zhukai segera terisi kembali dengan cepat, energinya juga segera pulih.
Proses itu terjadi dalam waktu yang cukup singkat, Kai mengungkapkan sebuah senyuman berseri-seri di wajahnya.
"Hehehe, saatnya bertarung lagi.."
Kai menggunakan Skill Teleportasi untuk berpindah tempat, dengan Title Dewa Bintang nya yang masih aktif, segela Cooldown Skill segera menghilang.
Saat dia muncul kembali, serigala bertanduk itu sedang mengendus tanah seolah-olah mencari sesuatu.
"Telapak Dunia... Seribu Pedang Roh... Tarian Pedang Api.."
Kai mengulangi serangan yang sama seperti tadi, setelah itu dia menghilang dan muncul kembali di hutan.
Setelah mengkonsumsi Pil penyembuh, Kai kembali lagi menggunakan Skill Teleportasi dan menyerang serigala bertanduk dengan serangan yang sama.
Menghilang!! Mengkonsumsi Pil penyembuh!! Kembali!!
Hal itu terus Kai ulangi hingga membuat sebuah luka di tubuh serigala bertanduk. Serigala bertanduk sadar akan hal yang aneh itu dan bermaksud melarikan diri.
"Ingin melarikan diri? Haha, sudah terlambat.."
Kai memfokuskan untuk mengalirkan Qi miliknya ke dalam Meridian yang berada di kedua tangannya.
Dia secara tiba-tiba muncul di depan Serigala bertanduk, "Tarian Pedang Api!!.."
Dengan bantuan Api Phoenix dan Api Neraka, kekuatan daya ledak dari Tarian Pedang Api meningkat drastis.
Sebuah kobaran api membakar daerah di sekelilingnya, Kai membakar Qi di dalam tubuhnya dengan gila setelah itu menebas lurus dengan kekuatan penghancur yang kuat.
Kai bermaksud untuk mengakhiri hidup dari serigala bertanduk dengan satu serangan itu.
"Hiaa..."
Dengan jarak yang begitu dekat, akan mustahil bagi serigala bertanduk untuk menghindar.
Boomm!!
Duarr!!
Ketika serigala bertanduk terkena tebasan Api, tubuhnya meledak menjadi gumpalan daging dengan darah yang bertebaran di mana-mana.
Ding
[Kai Gege berhasil membunuh Serigala bertanduk tingkat Peak God, Dewa Kuno tahap awal. Mendapatkan 300 Triliun Poin System, mendapatkan 600 Triliun Poin Pengalaman]
Dengan terbunuhnya Serigala bertanduk, Kultivasi Zhukai meningkat dua lapisan.
Whuss!!
Pusaran energi spiritual segera berfluktuasi di dalam Dantian Zhukai, itu memperluas Dantian nya sebanyak beberapa kali lipat.
Duarr!!
Tak berselang lama, terjadi sebuah ledakan yang cukup keras..
[Selamat Kai Gege berhasil menembus Middle God, Kaisar Dewa tahap menengah]
Kai merasakan kekuatannya meningkat ratusan kali lipat, Persepsi Ilahi nya juga telah diperluas. Tubuhnya saat ini juga semakin ringan.
"Haa.. Perbedaan kekuatan antara satu tingkatan benar-benar mencengangkan..."
Setelah itu, Kai mengambil sebuah belati dari Inventory dan mulai menggali Mayat serigala bertanduk.
Tak berselang lama, dia menemukan sebuah batu kecil berwarna abu-abu yang berada di dalam kepala Serigala itu.
"Inti terakhir.. Haha, akhirnya aku bisa meninggalkan tempat terkutuk ini..."
Ketika Kai hendak membuka fitur Perpindahan Alam, sebuah kekuatan misterius segera menarik perhatiannya.
"Apa ini?" Ucap Kai ketika melihat asap hitam yang terus berputar mengitari dirinya.
Whuss!!
Kai tanpa sadar berjalan mengikuti cahaya Hitam itu, dia terus berjalan maju. Anehnya, Biantang Buas yang ditemuinya bergetar hebat ketika melihat asap hitam Itu. Mereka semua takut dan tidak berani mendekat.
Ketika Kai tersadar, dia melihat bahwa tempat dia saat ini berada dipenuhi dengan mayat binatang buas dan tulang-tulang yang berserakan di tanah.
"Hoeekk.. Tempat apa ini?"
Kai merasa begitu mual ketika mencium sebuah bau yang begitu busuk.. Dia menatap lurus dan meouhat sebuah Goa yang sangat besar.
"Sial!! Aku harus buru-buru pergi dari tempat ini.."
Ketika dia ingin pergi menggunakan Skill Teleportasi, sebuah kekuatan misterius segera menghentikan tindakannya dan secara paksa menarik tubuhnya masuk kedalam Goa.
"Sial, aku tidak bisa mengendalikan tubuhku.."
Di dalam Goa, Kai berhenti tepat di sebuah Pedang Hitam yang tertancap di sebuah batu.
Kai menghela nafas ketika ia sudah dapat kendali atas tubuhnya, dia kemudian segera menatap Pedang Hitam itu..
Kedua alisnya berkedut, "Yi'er.. Analisi.."
Ding
[Ada sebuah kendala mohon tunggu...]
[Eror!! Eror!!... Maaf Versi System terlalu rendah, Pemindaian Gagal.. !!]
***
Bersambung..