
Esok harinya di Lapangan Istana para Prajurit yang telah mabuk telah pulang ke rumah masing-masing.
Kai melihat Lapangan Istana yang sangat berantakan menghela nafas panjang, "Huaa...."
Ia meminta Para Pelayan istana untuk membersihkan Lapangan Istana yang penuh dengan sampah.
Kai kembali ke dalam Istana dan masuk kedalam kamarnya, Ia melihat Para Kekasihnya telah tertidur nyenyak di Kasur miliknya sedangkan Para Anak-anak juga telah tertidur di Kamar lain yang telah Kai siapkan.
"Mereka semua sangat Cantik!! bahkan Yao'er yang biasanya terlihat tenang sekarang terlihat sangat berantakan." Ujar Kai, Ia mengambil Selimut dan mulai menyelimuti Yi dan yang lainnya Agar tidak kedinginan.
Sebelum Kai keluar Ia mencium dahi para Kekasihnya satu persatu, "Semoga tidurmu Menyenangkan!!."
Kai beranjak keluar dari Kamarnya dan mencari Jiang Lin, "Tok... Tok... Tok..."
"Klak..." Pintu terbuka memperlihatkan Jiang Lin dengan bajunya ayang berantakan bahkan Dua buah dadanya yang besar dapat Kai lihat dengan jelas.
"Whoaaa!!! Besar sekali." Gumamnya.
"Ada Apa?" Tanya Jiang Lin sambil mengusap Kedua matanya.
"Ehm... Apakah kau tidak kembali ke Tempatmu berada... Bukankah orang yang kau sebut Paman Jin itu sedang menunggumu di sana?" Tanya Kai pada Jiang Lin.
Jiang Lin yang telah sepenuhnya sadar Merenung sebentar, Selang satu menit Kai menunggu akhirnya Jiang Lin memberikan jawabannya.
"Kau benar, Paman Jin pasti sedang mengkhawatirkan diriku sebaiknya aku kembali secepat mungkin, Dan juga.... Kk- Kai itu nama mu kan? Aku sangat tertarik dengan Pria kuat seperti dirimu." Ucap Jiang Lin menggoda.
di tengah perbincangan Kai dan Jiang Lin terjadi kerusuhan di luar Istana.
Duarr!!
Ledakan yang sangat keras terjadi di Luar istana dan menghancurkan Gerbang Istana dan menyebabkan terbunuhnya 2 Penjaga istana yang sedang menjaganya gerbang.
Kai yang mendengar suara ledakan segera keluar dan melihat apa yang sedang terjadi. Saat dirinya tiba diluar Istana Ia melihat sebuah kawah yang sangat besar serta dua Penjaganya yang tergeletak di tanah tidak bernyawa.
Luapan Energi negatif mulai menyelimuti Pikiran Kai, Ia sangat marah melihat kondisi Prajuritnya.
Saat dirinya mendekat kearah dua Mayat penjaga ada serangan mengarah ke dirinya.
Whuss!! Duarr!!
Serangan itu berbentuk Panah ber elemen Angin dan sangat cepat sehingga membuat Kai sedikit terlambat untuk menghindar.
Kai terpental 10 Langkah ke belakang, wajahnya tergores Panah yang membentuk bekas luka sayatan di wajahnya.
Ia melirik Sumber serangan itu dan menemukan 5 Iblis raksasa yang tengah terbang dengan dua sayap yang sangat besar di punggung nya.
"Yi analisis..."
[Memulai Analisis... Memuat....]
Ding~
Muncul berbagai Informasi musuh yang sedang Kai kawan berbentuk layar hologram di depannya.
(Status)
Nama: Jiang Ye
Ras: Demon
Kultivasi: Holy Emperor Tier 1
Nama: Jiang We
Ras: Demon
Kultivasi: Emperor Realm Tier 9
Nama: Jiang....
.....
....
Kai Melihat Analisis yang keluar dan membuatnya semakin terkejut, Tak Kai sangka musuh yang dia Kawan saat ini sangat Kuat.
Tapi yang paling membuat Kai marah adalah Nama Jiang yang ada di dalam Layar hologram di depannya yang berarti Ia adalah salah satu anggota Klan Jiang Lin.
Kai berdiri tegak menatap Para Kultivator Kuat di depannya, "Apa Maksud kalian menyerang Istana ku!" Teriak Kai sambil menatap tajam t Orang di depannya.
"Hei Manusia Diaman nona kami cepat kembalikan!!..." Ucap Iblis yang paling Tua sembari mengeluarkan aura penenakannya.
Aura Penekanan dari Seorang Holy Emperor Bukan main-main, Tanah yang Kai pijak bergetar hebat, Kai juga mengalami sakit dada yang luar biasa.
Boomm!!!
Duarr!!
Kai mengaktifkan Title Kaisar Bintang yang membuatnya langsung menerobos Ke Raja Dao Realm... Wujud Fisiknya berubah total Rambut Putih panjangnya serta Tanda Api Putih di dahi Kai membuat Kelima Iblis itu mengalami Pembalikan Aura.
"Nona Muda kalian memang ada padaku, Tapi jika kalian ingin mendapatkannya kembali mengapa harus membunuh Para Prajurit ku yang tidak bersalah." Geram Kai sambil menahan amarahnya.
"Apa Peduli Kami dengan nyawa manusia rendahan itu, Yang lebih penting siapa dirimu berani Menasehati Kami... Cepat kembalian Nona Muda jika tidak-" Sebelum Iblis itu selesai berkata Kai menyela.
"Jika Tidak Apa..." Kai juga mengaktifkan Dao of Dragon yang membuat Kekuatannya bertambah pesat.
Kai dengan Memasang Kuda-kuda dan memusatkan Qi dan Ototnya di tangan Kanan dan kedua Kakinya.
Whuss!!
Kai Melesat dengan Cepat menuju Iblis yang ranah Kultivasinya paling rendah, Karena Saking cepatnya bahkan Iblis yang berada di Holy Emperor Rekan tidak dapat mengikuti pergerakan Kai.
Saat Pukulan Kai hampir mengenai Perut dari Salah satu dari kelima Iblis, Ada sebuah teriak yang menghentikannya.
"Berhenti!!!" Suara yang tidak asing di dengar Yaitu Jiang Lin.
Kelima Iblis itu langsung menunduk memberi hormat, "Hormat Pada Nona Muda... Tuan Jin meminta Kami untuk mencari anda dan membawa Anda kembali."
"Kenapa Kau menghentikan Ku..." Kai melotot tanpa menyembunyikan rasa haus darahnya yang membuat Jiang Lin merinding ketakutan.
"Aa...Apakah Orang Ini sama dengan yang ku lawan 1 Minggu yang lalu. Kenapa Energi Alam terus mengalir dalam tubuh Orang ini.. Seakan mereka menganggap Bahwa orang ini adalah Tuannya." Gumam Jiang Lin.
"Cepat Menyingkir atau aku juga akan membunuhmu!!"
"Beraninya Kau berbicara seperti it-"
"Diam.." Ucap Jiang Lin menyela.
"Aku meminta maaf atas apa Yang telah anggota Klan ku lakukan pada Warga mu." Jiang Lin menunduk sambil meminta maaf.
"Bwahaha... Apa setelah membunuh Warga ku, Meminta maaf saja cukup? Tentu saja tidak!!"
Kai sudah tak dapat lagi menahan amarahnya dan melesat cepat mencekik Iblis yang berada paling belakang..
"Nyawa di balas dengan Nyawa... Klek." Kai menghancurkan Tulang Lehernya sehingga membuat Iblis itu langsung mati di tempat.
"Tidaakk!!" Teriak Jiang Lin tapi sudah terlambat baginya karena Kai telah mematahkan leher Iblis.
Jiang Ye yang merupakan terkuat di antara mereka tidak terima dan mengambil sebuah pedang berwarna Merah.
Ia melesat dengan cepat kearah Kai dan menyerangnya, "Jiang Ye berhenti!!" Teriak Jiang Lin di belakangnya.
Jiang Ye menghentikan serangannya dan menatap Jiang Lin dengan rasa penasaran, "Ada apa Nona Muda? Pria itu telah membunuh anggota Klan kita kenapa Anda menghentikan ku untuk membunuh nya."
"Plakk!!." Jiang Lin menampar Wajah Jiang Ye sehingga menimbulkan suara tamparan yang cukup keras.
"Nona Muda anda-."
"Ucapkan Sumpah nomor 5 Keluarga Jiang."
"Kami Anggota Keluarga Jiang bersumpah tidak akan membunuh nyawa orang yang tidak bersalah, Jika melanggarnya maka Kami siap memotong kedua tangan Kami." Jelasnya Dengan raut wajah bersalah.
"Terus kenapa Kau ingin membalas Kematian Jiang Wu yang jelas-jelas telah membunuh orang yang tidak bersalah."
Jiang Ye tertunduk malu dan diam tidak menjawab, Jiang Lin menghela nafas Panjang.. Ia menghampiri Kai dan mengucapkan Maaf sekali lagi.
"Aku mewakili Anggota keluarga Jiang yang telah membunuh Warga mu memohon maaf." Ucap Jiang Lin tulus tanpa ada rasa kebencian sama sekali.
Kai menonaktifkan Title Kaisar Bintang dan kembali ke wujud ya semula... "Bwahh..."
Seteguk darah keluar dari mulut Kai karena menggunakan Title Kaisar Bintang dan Dao of Dragon secara berlebihan.
Tubuh Kai saat ini belum cukup Kuat untuk menahan kedua Kekuatan itu.
"Kau tidak apa-apa?" Tanya Jiang Lin khawatir.
"Ya.. Aku baik-baik saja, Terimakasih."
Kai juga cukup mengagumi sikap Jiang Lin. Dari Yang Kai amati Jiang Lin merupakan orang yang Baik dan tegas, Ia tak akan memihak siapapun yang salah bahkan anggota keluarganya sendiri.
Kai berdiri dan terbang kearah Dua mayat Penjaga yang tertimpa batu. Ia mengangkat kedua mayat itu dan membawanya pergi untuk mendapatkan pemakaman yang layak.
"Aaa... Kenapa hatiku berdegup kencang saat ia mengatakan terima kasih kepadaku." Gumam Jiang Lin pelan.
Setelah itu Jiang Lin pun memerintahkan Anggota keluarganya untuk bertanggung jawab membangun kembali Gerbang yang telah hancur.