
Kai melangkah maju memasuki Makam Kuno milik seorang Kultivator kuat, hal pertama yang dia lihat setelah masuk adalah sebuah labirin yang begitu luas dan berliku-liku.
Sejauh mata memandang yang dapat dilihatnya adalah sebuah tembok labirin yang tidak berujung, Kai menghela Nafas panjang.
Hal yang paling dibencinya adalah teka-teki dan hal yang berbau misteri. "Haa, Yi'er, bisakah kamu membantuku tentang ini?"
[Kai Gege, tinggal membeli mata Ilahi di Toko System.. Mata itu dapat melihat sesuatu hingga tembus Pandang]
"Tembus pandang? Mwehehe.." Sebuah rencana licik terbesit di kepala Kai.
[Harap Kai Gege jangan berfikiran mesum, karena Mata Ilahi hanya dapat menembus benda mati.]
Kai menghela nafas, walaupun rencana licik tidak berhasil tetapi mendapatkan kemampuan seperti itu adalah sebuah Cheat yang curang.
"Beli.." Ucap Kai ketika tangan telunjuknya menekan layar Hologram di depannya.
Ding
[Kai Gege membeli Mata Ilahi, Memulai Proses penggabungan... 1%.. ]
"Arghh.." Tiba-tiba Kai merasakan rasa sakit yang begitu hebat di kedua matanya, Ini terasa seperti kedua matanya dicabut dan dipasang ulang.
Dalam kegelapan malam itu, Teriakan Kai menggema di seluruh labirin.. Kai merasakan bahwa waktu berjalan begitu lambat dan proses penggabungan di Layar Hologram nya sedari tadi hanya menunjukkan penyelesaian sebanyak 3%.
Kai menggertakkan gigi, mau tidak mau dirinya harus menahan rasa sakit ini hingga proses berakhir.
Satu hari telah berlalu dengan begitu cepat, di dalam Makam Kuno, teriakan Kai menghilang secara perlahan.
Ding
[Proses penggabungan Mata Ilahi telah selesai, karena kekuatan mental Kai Gege terlalu lemah, Kai Gege hanya dapat menggunakan Mata Ilahi sebanyak lima belas kali dalam sehari]
"Ini sudah lebih dari cukup.." Dia bangkit dan segera masuk kedalam Labirin raksasa itu, "Biarkan ini menjadi tempat uji coba untuk mata baruku.."
Segera ketika Kai mengaktifkan Mata Ilahinya, sebuah cahaya merah bersinar keluar dari kedua bola matanya.
Dengan bantuan Mata Ilahi, Kai dengan mudah dapat melewati labirin itu.
Setelah keluar dari Labirin, Kai merasakan sebuah aura kematian yang begitu pekat datang dari depannya.
Dia memfokuskan matanya untuk melihat sumber dari Aura kematian itu.. Tiba-tiba ia teringat dengan Tubuh Dewa Kematian miliknya.
"Benar juga.. Dengan aura kematian yang pekat seperti ini, aku bisa meningkatkan Tubuh Dewa Kematian milikku ke tingkat tertentu."
Sebelum itu, Kai mengingat kembali betapa lama prosesnya untuk menyerap Aura kematian ketika di Alam Kultivator, dan sekarang ini Aura kematian di sekitarnya Ribuan kali lebih banyak.
Dia membuka Status dan menghubungi Yi, "Yi.. Tolong Upgrade Ke Versi 2.0"
[Mengupgrade System ke Versi 2.0, Menghabiskan 20 Triliun Poin.. Y/N]
Tanpa ragu-ragu Kai mengklik tombol Y di depannya dan melihat bahwa Waktu yang System nya butuhkan untuk selesai adalah hampir setengah tahun.
"Baiklah, saatnya meningkatkan Tubuh Dewa Kematian..."
Kai segera jatuh dalam posisi duduk dengan sikap Lotus, Sebuah lubang hitam muncul diatas kepalanya, lubang hitam itu dengan cepat menyerap Esensi Hitam ya g berada di sekitar tubuh Kai.
Waktu Telah berlalu dengan cepat, dan setengah Tahun telah berlalu, di dalam Makam Kuno, Sebagian dari tubuh Kai sudah benar-benar dipenuhi dengan rumput ilalang.
Sementara itu sebuah pemberitahuan terdengar.
Ding
[Re-System Berhasil di Upgrade ke Versi 2.0.. Tuan mendapatkan pengembalian Poin System sebanyak 25 Triliun, Artefak Kuno tingkat tinggi sudah tersedia di Toko System.. Pohon Poin telah di tingkatan. Ruang Latihan telah ditingkatkan..,]
Setelah pemberitahuan berakhir, muncul dua cahaya emas di depan tubuh Kai yang sedang bermeditasi.
Mereka berdua memiliki tubuh, wajah, bola mata, rambut, dan sudut bibir yang sama seolah-olah mereka berdua adalah cerminan dari diri masing-masing.
"Kakak.. Kakak laki-laki sedang bermeditasi sekarang, kenapa kita harus menganggu nya." Wanita yang berdiri disebelah kanan berbicara dengan tatapan tidak mengerti.
Dia adalah Yi dan Yui, setelah Kai mengupgrade System ke Versi 2.0, Yui yang awalnya seorang gadis kecil yang imut kini telah tumbuh besar dan dia memiliki wajah yang begitu mirip dengan Yi.
"Yui, Bukankah kamu sudah mengembalikan sebagian ingatan darimu?" Tanya Yi pada Yui sambil berjalan maju mendekat kearah Kai.
"Eh, Iya.. Lalu apa Kakak?" Yui dengan bingung bertanya.
Yi menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Yui, "Apakah kamu benar-benar tidak tahu, Laju Kultivasi Kai Gege terlalu abnormal, Jika hanya Alam Dewa yang mengetahuinya itu tidak akan berpengaruh kepada kita, tetapi Jika orang-orang dari Dunia itu..."
Ketika Yi mengingat kembali sebagian ingatan yang perlahan pulih, Jejak rasa amarah dan kebencian yang begitu kuat terpancar dari mata indahnya.
"Sudah cukup.. Yui, kamu bantu Kakak untuk memasang Pelindung Dewa untuk menyembunyikan Aura Kai Gege." Ucap Yi sambil berjalan mendekat dan duduk di sisi Kanan Zhukai, sedangkan Yui duduk di sisi Kiri.
Proses itu memakan waktu yang sangat lama dan lama, Pada akhirnya butiran keringat menetes di wajah Yi Yang berubah pucat, hal yang sama juga terjadi dengan Yui.
"Kakak.. Aku sudah tidak kuat lagi." Yui berkata dengan pelan, wajahnya begitu pucat dengan bibirnya yang mengering.
"Sebentar lagi Yui, ini akan segera berakhir."
Yui hanya bisa mengangguk dan memaksakan dirinya agar bertahan, Setelah jeda waktu yang cukup singkat. Akhirnya Yi dan Yui menghentikan proses mereka.
"Hah Hah.. " Nafas mereka berdua acak-acakan, pakaian yang mereka kenakan juga sudah basah akibat keringat yang mengalir deras.
"Yui kita berhasil.. Dengan ini, Kai Gege tidak akan ketahuan oleh mereka.."
Yui juga mengangguk dan tersenyum bahagia, sebelum mereka berbalik dan menghilang. Mereka berdua meninggalkan sebuah ciuman hangat di kedua pipi Kai.
***
3 Tahun berlaku dengan sangat cepat, Tubuh Kai kembali dipenuhi dengan rumput dan tumbuhan..
Dia membuka mata, Seluruh matanya berwarna hitam gelap dengan jejak niat membunuh yang begitu pekat.
Ding
[Tubuh Dewa Kematian telah mencapai tingkat Maksimal, membuka Satu Profesi dan Satu Keterampilan baru... Ahli Nujum dan Ratapan Kematian]
Suara tawa yang begitu menakutkan keluar dari mulutnya, "Kekeke... Perjalanan menuju makam kuno ini begitu menguntungkan, Saatnya melanjutkan Ke ruangan terakhir."
Dia bangkit kemudian membersihkan tumbuhan yang merambat disekujur tubuhnya, Kai benar-benar berubah total, Aura hangat yang selalu membuat orang lain nyaman kini menghilang digantikan oleh sebuah aura yang begitu Kejam dan jahat.
Seperti Kai sedang dikendalikan oleh Tubuh Dewa Kematian itu sendiri. Tetapi detik berikutnya seluruh Aura hitam ditubuhnya menghilang, Matanya kembali normal dengan sebuah senyuman hangat di wajahnya.
"Hoekk.. Aku lupa bahwa aku telah bermeditasi selama 3 Tahun, tubuhku benar-benar sangat bau." Ucap Kai ketika ia mencium sebuah bau busuk yang berasal dari Tubuhnya.
***
Bersambung.
Tingkatan Kultivasi :
(Alam Dewa)
– Demigod (Setengah Dewa)
• Dewa Tingkat Lima : 1-3
• Dewa Tingkat Empat : 1-3
• Dewa Tingkat Tiga : 1-3
• Dewa Tingkat Dua : 1-3
• Dewa Tingkat Pertama : 1-3
– Early God (Dewa Awal)
• Dewa Kuning : ?
• Dewa Hitam : ?
• Dewa Putih : ?
• Dewa Emas : ?
Middle God (Dewa Tengah)
• Raja Dewa : ?
• Kaisar Dewa : ?
• Dewa Suci : ?
• Dewa Kuno : ?
– Peak God (Puncak Dewa)
...(????)...
– True God (Dewa Sejati)
...(????)...