
Ding
[System berhasil di upgrade ke Versi 1.7 .... Mendapatkan 250 Milyar Poin.]
[Fitur baru terbuka, Senjata Ilahi tingkat menengah sudah ada di Toko System, Ruang Latihan terbuka, Pohon Poin sudah terbuka.]
Tepat ketika pemberian System terdengar, muncul seorang gadis kecil entah darimana. Dia berusia sekitar 5-6 tahun, fitur wajahnya benar-benar imut dengan dua lesung pipi di wajahnya.
Rambutnya berwarna silver, dia juga memiliki dua buah dada yang sedang tumbuh, itu begitu kecil hingga hampir tidak dapat disentuh.
"Kakak!! Kakak!! akhirnya aku mempunyai tubuh sepertimu Hehehe... " Gadis kecil itu mengeluarkan sebuah suara imut.
Kai tersentak Kaget, begitu juga dengan Yola dan Chiyan. "Sayang, siapa gadis kecil ini?" Yola bertanya dengan bingung.
"Aku juga tidak tah– ..." Sebelum Kai dapat menyelesaikan kata-katanya, ia tiba-tiba teringat sesuatu.
Yi pernah mengatakan bahwa selain dirinya, ia juga mempunyai adik. Itu masih dalam bentuk sebuah System dan belum memiliki tubuh.
Hanya dengan mengupgrade System ke Versi tertentu, adiknya akan memiliki sebuah tubuh.
Jangan-jangan dia??...
Kai menduga dalam hatinya, setelah itu Yi mulai muncul secara tiba-tiba, "Yui... Cepat kemari dan memperkenalkan dirimu pada semua orang!" Yi berkata dengan lembut sambil menarik tubuh Yuu kesisinya.
"Halo kakak-kakak sekalian, aku bernama Yui, semoga kita bisa berteman dengan baik dimasa depan." Gadis itu memperkenalkan dirinya dengan sangat baik, itu benar-benar menampilkan sikap yang sangat imut.
Yui merupakan nama yang Kai berikan dulu, itu ketika Kai sedang bertanya pada Yi tentang adiknya.
Selesai memperkenalkan dirinya, Yui memandang Kai dengan tatapan aneh, ia kemudian mendekat kearah Kai dan mengendus-endus tubuh Kai menggunakan hidungnya.
"Waa!! Kakak laki-laki, bau milikmu sangat enak.." Yui berkata dengan wajah polosnya, ia benar-benar tidak memahami apa yang baru saja ia katakan.
"Haha..." Kai Tersenyum melihat tingkahnya, kemudian ia mencubit pipi Yui yang empuk dan bertanya, "Apakah Yui lapar?"
"Ya ya ya.." Ia mengangguk sebanyak tiga kali.
Kai kemudian menangkap beberapa ayam hutan, setelah itu ia meminta ketiga istrinya dan juga Yui untuk menunggu sebentar sebelum ia menyiapkan makanan.
Selang beberapa menit berlalu, tercium bau harum berasal dari tempat Kai memanggang ayam, itu benar-benar enak dan membuat seseorang menjadi lapar.
"Kakak!! Kakak!! Kapan kita makan?" Yui menggoyangkan badan Yi dan dengan tidak sabar bertanya.
"Sebentar lagi, Apakah Yui benar-benar lapar?" Yui Tersenyum menanggapi sikap manja adiknya.
Semua orang menunggu dibawah pohon dengan angin sepoi-sepoi yang membuat mereka mengantuk.
"Ayo-ayo, Cepat kemari makanannya sudah siap!" Kai berjalan mendekat sambil membawa satu piring besar di tangannya.
Semua orang menelan ludah, melhat masakan yang berada di atas piring. Sementara itu, Yui yang sudah lapar dadi tadi mengeluarkan air liur di sudut bibirnya. Ini membuat semua orang tertawa dalam hatinya.
"Kakak laki-laki, ini benar-benar enak... Terima kasih Muachh." Yui mendekat dan memberikan sebuah ciuman manis kepada Kai sebagai rasa terimakasih, itu tepat di pipi kanannya.
Semua orang memandang kearah Kai dengan tatapan aneh, dalam hati semua orang mereka berkata. "Hii, dasar Lolicon."
***
Kota Langit Biru!!
Itu merupakan salah satu kota yang berada di bawah kekuasaan kerajaan Yeti, Itu merupakan salah satu kerajaan yang berada di bawah pimpinan manusia.
Manusia yang berada di Alam Immortal memiliki kekuatan yang sangat lemah jika dibandingkan dengan ras lain. Itu karena Ras lain memiliki konstitusi khusus yang meningkatkan kekuatan, jika seseorang memiliki konstitusi khusus, mereka akan lebih kuat dari seseorang tingkatan yang sama.
Orang yang memimpin di kota langit biru berada di Ranah Emperor, jika itu berada di Alam Immortal. Statusnya akan lebih tinggi dari seorang Kaisar.
Di gerbang masuk kota, ada sebuah gerombolan orang. Itu berjumlah sekitar lima orang.
Ketika mereka hendak memasuki kota, penjaga dengan tiba-tiba mengarahkan senjata untuk menghadang nya.
"Jika ingin masuk, bayar 2 batu Roh setiap orang." Penjaga itu dengan sombong berkata.
2 Batu Roh setiap orang? mereka berjumlah 5, bukankah itu jika ditukar dengan emas akan menghasilkan 100.000 Koin emas, Walaupun Kai sangat kaya, tetapi ia tidak akan membuang-buang buangnya dengan hal yang tidak perlu.
Tepat ketika dirinya mengerutkan kening, seseorang pemuda yang mengendarai sebuah badak, melaju dengan cepat memasuki kota. Anehnya penjaga itu tidak menghentikan nya dan malah membungkuk memberi hormat.
"Kenapa kalian tidak menarik biaya masuk dari mereka tetapi menarik biaya masuk dari kami sebesar 2 batu Roh!!" Yola berkata dengan sangat marah.
"Bahh, Kamu tahu apa? Dia adalah tuan muda Ye, salah satu dari 4 orang berbakat di Kota Langit biru, sedangkan kalian? Pfftt... Hanya sekumpulan badut!" Penjaga itu tidak bisa menahan tawa ketika mengejek Kai dan para istrinya dengan sebutan badut.
Wajah Para Istri Kai tertutup oleh sebuah kerudung, jadinya wajah cantik mereka benar-benar tidak terlihat.
"Kamuu!! ..." Yola benar-benar sangat marah kali ini, jika bukan fakta bahwa mereka baru saja datang ke Alam Immortal dan Kultivasi nya masih sangat rendah. Ia benar-benar akan menampar mulut penjaga ini hingga tidak bisa berkata lagi.
"Sudah-sudah, Yola sayang kamu kemari, hanya 10 batu Roh tidak perlu marah seperti itu." Kai megambil 10 batu Roh dari Inventory dan menyerahkan nya pada penjaga.
Ketika dirinya hendak,melangkah masuk kedalam kota, penjaga itu sekali lagi menahan langkahnya dan berkata suara mengancam.
"Aku lihat para wanita di belakangmu memiliki tubuh yang cantik, Bolehkah aku melihatnya." Penjaga itu berkata tetapi tidak bisa menyembunyikan ekspresi mesum di wajahnya.
Kali ini Kai benar-benar sangat marah, Ia membiarkan penjaga itu mengambil 10 Batu Roh dari dirinya karena fakta bahwa ia baru saja tiba di Alam Immortal dan tidak tahu berapa harga untuk memasuki sebuah kota.
Tetapi sekarang penjaga itu berniat melecehkan istrinya secara terang-terangan, Darah di dalam diri Kai benar-benar mendidih karena amarah.
"Berhenti!! Jika kamu masih ingin hidup jangan pernah berani menyentuhnya!" Kai berkata dengan dingin, tetapi itu tidak menutupi jejak kemarahan di matanya.
"Bahh, Kamu sudah memiliki 2 lainnya di sisimu, jangan terlalu serakah!!." Penjaga itu tidak menghiraukan apa yang baru saja Kai katakan dan mulai menggerakkan tangannya untuk menyentuh tubuh Yola.
"Kamuu!! Benar-benar cari Mati!!.." Kai mendengus dengan dingin, Niat membunuh merembes keluar dari tubuhnya.