
Supreme Demon!! Mereka adalah ras terkuat yang menghilang sejak era kuno. Diantara para ras kuat pada era itu, Supreme Demon merupakan ras yang paling ditakuti dan disegani karena kekejaman mereka.
Tidak sedikit ras lain yang membenci Supreme Demon, mereka selalu bertindak seenaknya dan menyingung hampir setiap ras ada.
Karena itu, Ras-ras kuat dulu menggabungkan kekuatan mereka untuk menghapus ras Supreme Demon dari dunia.
Tetapi apa yang mereka tak ketahui adalah, menghilangnya ras Supreme Demon dimasa lalu adalah untuk mengumpulkan kekuatan yang cukup untuk menguasai seluruh Alam Dewa.
Mendengar fakta ini, bagaimana mungkin Chi Zhen tidak khawatir. Bahkan ras kuat dimasa lalu ketakutan dengan Supreme Demon, sedangkan manusia saat ini ... Tak perlu disebutkan, mereka tidak layak dibandingkan dengan Ras-ras kuat di era kuno.
Tidak hanya kekuatan fisik saja, dalam hal Kultivasi juga mereka kalah jauh.
"Ayah, situasi saat ini jauh lebih buruk dari dugaanku. Meski aku tidak yakin dapat menang melawan mereka, tetapi bahkan jika aku mati, aku akan mengurangi jumlah mereka sebanyak mungkin."
Mendengar pernyataan penuh tekad dari putranya, apalagi tidak ada sedikitpun jejak keraguan terlintas dimatanya.
Kai tidak punya kata lain untuk dikatakan selain.. "Aku bangga padamu."
Chi Zhen terdiam, hatinya bergetar. Bahkan jika itu hanya tiga kata, itu sudah cukup untuk membuatnya menangis.
Meski Kai tidak menyadarinya, pujian itu sangat berarti bagi Chi Zhen. Dia mengepalkan tangannya, menunduk dan bergumam, "Aku pasti tidak akan mengecewakan ayah."
Kai sendiri mulai mendengarkan situasinya dari Chi Zhen, asal usul Supreme Demon, dan kekuatan mereka.
Ia cukup terkejut dengan kata-kata yang keluar dari mulut putranya. Tangan kanannya menyentuh dagu, Kai berfikir. "Hmm, jika ciri-ciri mereka seperti yang putraku katakan. Supreme Demon ini tidak lain hanyalah iblis biasa dari dunia ilahi."
Meski mereka lebih lemah dan lebih bodoh dibandingkan dengan iblis agung, tetapi Kai tetap tidak boleh menganggap remeh mereka.
Jika seperti yang putrinya katakan tadi, pasukan Supreme Demon sudah ada sejak era kuno dan membangun kekuatan sejak saat itu. Mereka pasti memiliki banyak Kultivator di ranah Dewa Semesta.
Ketika Zhukai sedang membuat rencana bersama Chi Zhen, istrinya keluar bersama dengan Chi Bingxin.
"Ada apa kakak, kenapa kamu terlihat sangat tertekan seperti itu." Chi Bingxin sedikit khawatir, ia sangat jarang melihat ekspresi itu dari kakaknya kecuali jika masalah itu benar-benar sangat parah.
"Bing'er, bisakah aku meminjam kekuatan dari organisasi mu untuk melawan Supreme Demon?" Chi Zhen berkata ketika dia menatap adiknya.
Chi Bingxin sedikit terkejut ketika kakaknya mengatakan tentang Supreme Demon, meski dia tidak memiliki banyak pengetahuan seperti kakaknya. Tetapi informasi tentang Supreme Demon cukup umum diketahui.
Wajah cantiknya juga menunjukkan sedikit tekanan, dia menatap Chi Zhen dan berkata serius.
"Baik kakak, organisasi pembunuh pasti akan ikut kakak membantu menghadapi Supreme Demon."
Tepat setelah Chi Bingxin menyelesaikan ucapannya, seorang tetua tiba-tiba datang dengan ekspresi cemas di wajahnya.
"Ketua sekte! Ada beberapa artefak di gudang penyimpanan hilang, sepertinya itu dicuri."
"Apaa!!.."
Chi Zhen berteriak marah, dalam sejarah sekte Ashura ini adalah pertama kalinya seseorang berani mencuri harta mereka.
"Bagus-bagus!! Jadi ada pengkhianat dalam sekte ku. Awas saja jika aku menemukan siapa pencuri itu, akan kupastikan dia menyesal."
Karena Chi Zhen saat ini memiliki situasi yang lebih mendesak, dia mengabaikan pencurian itu dan lebih memfokuskan untuk menghadapi serangan ras Supreme Demon.
Sementara itu, di ruang bawah tanah sekte Ashura. terdapat sebuah ruangan yang terlihat seperti markas rahasia.
Seorang pria patuh baya duduk, wajahnya sangat hancur, penuh luka bakar. Dia menatap lurus ke depan seolah menunggu seseorang datang.
Crkk!! Pyrrkk!!
Suara bunyi gemericik air terdengar, meski itu adalah ruangan di bawah tanah, tetapi masih terdapat genangan air disana.
"Akhirnya kau datang.. Apakah kau membawa barang yang aku perintahkan." Pria berwajah hancur itu menyeringai, dia terlihat begitu mengerikan apalagi disana begitu gelap.
Seorang pria dengan kantung besar di pundaknya berkata, dia memakai pakaian sekte Ashura. Tetapi pakaian berwarna hijau kehitaman tidak seperti murid pada umumnya.
Itu karena dia merupakan murid inti sekte Ashura, tetapi identitasnya sebenarnya adalah seorang ketua sekte Dongwen, Leng Aran.
Sedangkan pria berwajah hancur di depannya merupakan seorang Kultivator yang telah menghilang untuk waktu yang lama.
Di masa lalu dia merupakan seorang Kultivator terkenal dengan namanya terukir di peringkat pertama dalam daftar surgawi.
Tetapi setelah dia dikalahkan oleh Chi Zhen, dia menyimpan dendam untuknya dalam waktu yang sangat lama.
Pria berwajah hancur itu tidak lain adalah Tang Hai, sama seperti Chi Zhen, dia juga seorang Kultivator di ramah Dewa Semesta.
"Bagus! Dengan ini kebangkitan dari Supreme Demon telah di pastikan, Aku tidak sabar melihat kehancuran pria itu dan juga Alam Dewa. Hahaha."
Dia tertawa keras, tawanya menggema di seluruh ruangan.
Tang Hai mengambil kantung yang ada pada Leng Aran dan membukanya. Sebuah sinar perak menerangi ruangan ketika kantung itu terbuka.
Sebuah tanduk panjang berwarna putih kemerahan terlihat, itu sebesar lengan Tang Hai dengan aura kematian memancar dari taring itu.
"Bagus Aran, ini memang tanduk dari Pemimpin Supreme Demon. Bawa itu dan ikuti aku."
Leng Aran mengangguk, dia kembali mengikat kantungnya dan membawanya di pundaknya mengikuti Tang Hai dari belakangnya.
Mereka berdua berjalan menyusuri sebuah lorong yang ada di bawah tanah, di tangan kirinya, Tang Hai membawa sebuah obor untuk menerangi jalan.
Karena jalannya berbelit-belit seperti labirin, orang akan susah untuk menemukan jalan yang benar.
Tetapi karena Tang Hai memiliki artefak berupa kompas kebenaran, dia tidak takut untuk salah jalan.
"Kita sudah sampai." Tang Hai berhenti berjalan, di depannya sebuah pintu besar dengan gambar tengkorak di kunci pintunya.
Kunci untuk membuka pintu itu berbentuk seperti tanduk besar, itu memiliki ukuran yang sama dengan taring yang ada di dalam kantung tadi.
"Aran, berikan tanduk itu padaku."
"Baik guru.."
Leng Aran mengangguk, dia membuka kantung dan memberikan tanduk panjang itu kepada Tang Hai.
Setelah Tang Hai menerima tanduk itu, dia segera meletakkan tanduk itu kedalam sebuah lubang kunci.
Klak!!
Tepat setelah Tang Hai memasukkan tanduk itu, pintu besar itu membuka sendirinya.
"Hahaha... Chi Zhen keparat! Kehancuran sekte Ashura sudah ditakdirkan."
Tang Hai terus tertawa, tawanya semakin mengeras ketika dia berjalan masuk kedalam.
Sebenarnya, masalah tentang bangkitnya ras Supreme Demon juga berhubungan dengan Tang Hai.
Dia secara tidak sengaja menemukan dunia kecil di reruntuhan kuno. Tidak pernah ia sangka bahwa dunia kecil itu adalah markas ras Supreme Demon membangun kekuatan mereka.
Saat ini, ruangan yang Tang Hai masuki adalah makam milik pemimpin Supreme Demon dimasa lalu, Sang Penghancur ... Tian Chen!.
***
Bersambung..