
Ketika Zhukai pergi ke gudang penyimpanan sekte bersama Qi Yue, ia melihat bahwa tepat itu cukup luas.
Meskipun ruangan itu sangat luas, tetapi itu hanyalah sebuah ruangan kosong tanpa teradapat sedikitpun sumber daya. Entah itu pil, seni bela diri, senjata, dan artefak.
Zhukai membuka Inventory nya, dia meletakkan berbagai macam pil dan juga buku seni bela diri untuk dipelajari oleh para anggota sekte.
Sedangkan untuk senjata, Zhukai berniat merekrut seorang pandai besi yang handal.
Akan mustahil untuk Zhukai dapat memenuhi seluruh kebutuhan sekte Ling Tian. Apalagi itu tentang senjata, Zhukai berniat mempekerjakan Ling Chen untuk menjadi pandai besi sekte Ling Tian.
Tetapi setelah berfikir sekali lagi, Kai akhirnya memutuskan untuk mempekerjakan Ling Chen di pusat sekte Ling Tian yang akan dia bangun di Alam Bintang beberapa tahun lagi.
Untuk saat ini, Zhukai akan fokus memperbesar pengaruh sekte Ling Tian di Alam Cahaya.
Setelah Kai merasa bahwa sumber daya untuk sekte Ling Tian sudah lebih dari cukup, dia memanggil salah seorang anggota sekte untuk menjaga sumber daya.
"Ini adalah kunci pintu, kamu jaga sumber daya sekte dengan baik. Aku percayakan hal itu padamu." Setelah Zhukai menyelesaikan ucapannya, dia berbalik untuk pergi.
Sementara pria tadi, dia sangat bangga ketika mendengar Zhukai berkata bahwa dia mempercayakan sumber daya sekte padanya.
Ketika Zhukai berjalan menuruni tangga, Qi Yue yang berjalan di sampingnya menguap beberapa kali dengan wajah mengantuk.
"Suamiku, kurasa aku harus pergi. Waktu ku disini sudah habis, jadi sampai jumpa besok lagi."
Sebelum dirinya menghilang sepenuhnya, Qi Yue mendekatkan bibir merahnya dan mencium wajah Zhukai dengan lembut.
Kai pada awalnya sedikit terkejut, tetapi dia segera tersenyum sambil melanjutkan menuruni gunung.
Ketika Zhukai sampai di halaman murid, dia melihat ada banyak anggota sekte yang tengah berlatih ilmu pedang. Diantara mereka, ada beberapa orang yang belajar lebih cepat di bandingkan dengan yang lainnya.
Karena Zhukai menghilang hawa keberadaannya, tidak ada seorangpun yang menyadari bahwa dia sedang melihat mereka berlatih.
"Hmm, kurasa perkembangan ini cukup memuaskan. Aku akan mengumumkan pembukaan sekte Ling Tian besok pagi."
Karena Zhukai berniat untuk memperbesar pengaruh sekte Ling Tian, dia harus menunjukkan pada semua orang tentang seberapa hebatnya sekte miliknya.
Bahkan jika sekte Ling Tian hanya sekte kecil untuk saat ini, tetapi Zhukai yakin, bahwa tidak akan butuh waktu lama agar sekte Ling Tian bisa menjadi sekte besar. Bahkan melebihi sekte-sekte milik dewa perang kuno.
"Hahaha, hanya tinggal waktu sampai saat itu terjadi."
Tubuh Zhukai perlahan menghilang seketika bersamaan dengan hembusan angin. Ketika dia muncul kembali, itu adalah di depan sebuah rumah sederhana yang letaknya di puncak gunung.
Kai menatap rumah itu sekilas, tersenyum kemudian berjalan masuk kedalam rumah.
Klakk!!
Pintu rumah terbuka, hanya ada satu ruangan di dalam dengan satu buah kasur yang terletak di pojok samping ruangan.
"Sempurna.."
Kai melepas pakaian atasnya kemudian berjalan ke tengah-tengah ruangan. Setelah Zhukai selesai menyiapkan array pelindung, dia segera duduk bersila.
Di tangan kanannya, terlihat sebuah kotak kayu dengan ukiran aneh. Tepat ketika dia membuka kota kayu, ledakan energi spiritual dengan cepat menyebar keseluruh ruangan.
Saat Zhukai menyerap energi spiritual itu secara tidak sadar, dia merasa tubuhnya menjadi semakin segar.
Zhukai menghirup udara beberapa kali dan melemaskan seluruh tubuhnya. Dia menelan pil itu kemudian memejamkan kedua matanya dengan kedua tangan menyatu.
Pil pemurnian roh yang telah larut kedalam tubuhnya mulai menyebar keseluruh tubuhnya beserta organ dalam tubuh Zhukai.
Karena Zhukai sudah memiliki tubuh dewa bintangnya kembali, garis Meridian dan juga Dantian nya telah diperbesar beberapa kali lipat.
Di dalam Dantian nya kini, terjadi ledakan energi spiritual beberapa kali. Kedua mata Zhukai menyela, dia menggertakkan giginya mencoba menahan rasa sakit yang datang tiba-tiba.
Waktu berlalu cukup lama, Zhukai yang terus mencoba menahan ledakan rasa sakit di seluruh tubuhnya tiba-tiba membuka kedua matanya.
Kedua matanya yang tajam dengan aura kuat yang keluar membuat getaran pada lantai tempat Zhukai duduk.
Duarr!!
Ledakan!!
Celestial God Langit Ke-empat!!..
Energi spiritual kotor yang ada di dalam tubuh perlahan keluar dari pori-pori tubuh Zhukai setelah dia mengkonsumsi Pil pemurnian roh.
Kekuatan jiwa di dalam tubuh Zhukai juga mengalami sedikit peningkatan meskipun itu tidak terlalu besar.
Zhukai mengedipkan matanya beberapa kali setelah itu berdiri sambil menghembus nafas panjang.
"Hhaaahhh... Efek pil ini lebih mengerikan dibandingkan dengan perkiraan ku."
Zhukai tersenyum senang, jika dia tidak mengkonsumsi pil pemurnian roh, mungkin akan butuh waktu satu tahun baginya untuk menembus Celestial God Realm Langit Ke-empat.
"Jika aku bisa mengkonsumsi banyak pil seperti ini Kultivasiku mungkin bisa meningkat dengan cepat. Sayanganya..."
Zhukai menghela nafasnya panjang.
Pil pemurnian roh adalah pil.uanh sangat langka atau bahkan tidak ada di dunia ilahi. Selain kelangkaan pil tersebut, jika seseorang mengkonsumsi pil tersebut untuk yang kedua dan ketiga kalinya, efek yang akan di dapat berkurang 50 persen.
Dan jika orang tersebut semakin banyak mengkonsumi pil pemurnian roh, efek yang akan di dapat juga semakin kecil.
Setelah Zhukai kembali memakai pakaian atasnya, dia berjalan keluar dari dalam rumah.
"Yui'er, berapa lama waktu berjalan ketika aku pertama kali mulai memurnikan Pil pemurnian roh?" Zhukai menghirup udara segar beberapa kali sambil bertanya pada Yui.
[Tiga hari Kai Gege, meskipun Kai Gege merasa bahwa proses pemurnian terasa sangat cepat, tetapi sebenarnya tiga hari sudah berlalu sejak saat itu]
Zhukai mengangguk, apa yang Yui ucapkan memang masuk akal. Bahkan jika Zhukai memiliki tubuh dewa bintang, tetapi untuk memurnikan Pil dengan energi spiritual yang sangat banyak seperti itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Zhukai berjalan menuruni gunung untuk pergi ke halaman murid, dia bermaksud untuk mencari Yu Hanlong untuk menanyakan apakah ada beberapa murid baru yang berhasil di rekrut.
Tetapi setelah Zhukai berjarak satu mil dari halaman murid, dia bisa mendengar suara ledakan di telinganya.
"Apa yang terjadi?" Zhukai sedikit terkejut.
Jika suara itu merupakan hasil latih tanding dari para murid, suara ledakan yang dihasilkan tidak mungkin sekeras itu kecuali satu hal.
"Ada seseorang yang berani membuat keributan di dalam sekteku?"
Zhukai memasang wajah dingin, tubuhnya perlahan menghilang bersamaan dengan hilangnya asap hitam disekitarnya.
***
Bersambung.
Terimakasih sudah membaca.