Re-system

Re-system
Pengorbanan Darah



Saat puluhan sosok itu muncul dari balik awan, Kai cukup terkejut dengan penampilan mereka.


Puluhan orang itu memiliki pakaian yang sama dengan kain hitam yang menutup wajah mereka semua.


"Hmm, apakah kau orang yang telah meracuni nona!?" Sosok bayangan hitam dengan mata merah menatap Zhukai sambil mengatakan pertanyaan


Kai tidak menjawab pertanyaan pria itu, dia sudah tahu siapa nona yang dimaksudkan oleh pria itu.


Karena pria itu sudah bersama Martial God untuk ratusan ribu tahun lamanya, Kai juga pernah melihatnya beberapa kali bersama dengan Martial God dimasa lalu.


"Tch, ternyata ini tidak akan berakhir hanya dengan beberapa patah kata saja. Kalian, bentuk formasi dan serangan dia." Bayangan itu mencibir saat melihat Zhukai tidak menjawab pertanyaan nya.


Dia kemudian segera memberi aba-aba pada puluhan bawahannya untuk melakukan rencana seperti yang dia suruh.


Atas perintah dari bayangan hitam itu, puluhan orang tiba-tiba menghilang dan menempati posisi mereka masing-masing.


Tiap orang dari mereka mengeluarkan secarik kertas yang kemudian berubah menjadi rantai hitam panjang setelah terkena energi spiritual.


Bahkan sebelum Zhukai bisa bereaksi, puluhan rantai sudah mengikat tubuhnya dengan kuat.


"Tidak kusangka dia akan tertangkap semudah ini." Bayangan hitam bergumam acuh.


Dia sudah membuat beberapa rencana untuk menangkap Zhukai. Karena Kai telah berhasil meracuni istri Martial God, bayangan hitam berfikir bahwa Zhukai adalah sosok yang kuat.


Aura ungu kehitaman mulai keluar beberapa detik setelah mengikat Zhukai dengan kuat. Aura berwarna ungu kehitaman itu juga secara terus menerus menyerap Qi di dalam Dantian Zhukai.


"Hmm, jangan lakukan hal yang sia-sia. Itu adalah rantai pemakan roh, bahkan sekuat apapun tingkat Kultivasimu, kau tidak akan bisa menghancurkannya dengan mudah."


Bayangan hitam itu berkata saat melihat Zhukai mencoba melepaskan diri dari rantai.


Kai sendiri juga tahu bahwa Qi di Dantian nya terus menerus terserap oleh rantai itu, tetapi Kai hanya membiarkannya.


"Baiklah, cobalah serap sebanyak yang kau bisa." Zhukai menyeringai lebar, dia membuka penghalang yang menutup Dantian nya dan membiarkan rantai itu menyerap lebih banyak Qi miliknya.


Bahkan setelah satu jam berlalu, Zhukai masih terlihat sehat tanpa sedikitpun perasaan tidak enak yang dia rasakan..


Sementara itu, rantai hitam yang mengikat Zhukai perlahan berubah warna dan beberapa detik kemudian...


Tak!!! Kratatkk!!.


Boomm!!


Bunyi ledakan terjadi saat rantai yang mengikat Zhukai meledak. Rantai hitam itu juga berubah warna menjadi biru dan terbakar tepat di bawah teriknya matahari.


Mata para bawahan Martial God terbuka lebar, mereka menggosok mata beberapa kali enggan untuk mempercayai apa yang terjadi baru saja.


Mereka semua jelas sekali mengetahui seberapa kuat rantai hitam itu, rantai hitam itu merupakan sebuah salah satu artefak kuat milik Martial God yang diberikan pada mereka untuk menangkap Zhukai hidup-hidup.


Apa reaksi yang akan Martial God tunjukkan jika tahu bahwa salah satu artefak berharganya telah hancur.


Wajah bayangan hitam sedikit terjadi perubahan. Dia yang awalnya acuh tak acuh menjadi semakin dingin saat menatap Zhukai yang berdiri 30 meter darinya.


"Hmm, sepertinya pertarungan memang tidak terhindarkan. Aku sudah dengan baik memintamu untuk menyerah tetapi kau masih berniat untuk melawan."


Bayangan hitam itu mengeluarkan dua bilah pedang yang ada di punggungnya. Itu adalah dua pedang berwarna merah yang sungguh indah.


Selain itu, tekanan yang keluar dari dua pedang itu cukup membuat Zhukai mundur beberapa meter.


"Dia kuat... Aku tidak tahu apa statusnya di Sekte beladiri, yang pasti aku tidak boleh menganggap remeh orang ini."


Karena perbedaan ramah di antara mereka berdua cukup besar, mungkin akan membutuhkan waktu sedikit lama bagi Zhukai untuk membunuhnya tanpa menggunakan tubuh dewa bintang.


Selain itu juga, setelah pembantaian terhadap sekte pedang besar. Kai merasakan bahwa ada beberapa perubahan yang terjadi di sekitar Dantian nya.


Tepatnya keanehan itu berasal dari tempat Godhood miliknya berada. Kai tidak bisa menjelaskan keanehan apa yang dia rasakan, tetapi yang pasti, itu akan membuatnya semakin kuat.


Saat melihat aba-aba dari bayangan hitam, puluhan orang yang bersembunyi tiba-tiba muncul kembali dengan dua belati di tangan mereka.


"Cepat serang dia, tapi ingat!! Jangan sampai memberinya kesempatan untuk menyerang balik." Ucap bayangan hitam pada bawahannya.


Bayangan hitam itu bisa menyimpulkan bahwa Zhukai memiliki tingkat Kultivasi yang sama dengannya atau bahkan lebih tinggi.


Setelah puluhan bawahannya mengangguk, mereka mulai melesat dan berubah menjadi siluet hitam untuk menyerang Zhukai dari berbagai tempat berbeda.


Ting! Ting! Ting!...


Suara benturan logam saling beradu saat Zhukai dan puluhan siluet hitam bertarung di udara lepas.


Karena kerja sama diantara mereka sangat baik, itu membuat Zhukai sedikit kesulitan untuk mengeluarkan tekniknya.


"Haahh... Mereka semua jelas adalah prajurit yang terlatih." Zhukai menyipitkan matanya sambil mengeluarkan sebuah pedang berwarna hitam legam dari Inventory.


Ledakan penuh niat membunuh yang merembes keluar dari pedang hitam seketika membuat puluhan orang itu terhempas jauh.


Bayangan hitam yang melihat puluhan bawahannya dipukul mundur hanya karena tekanan dari sebuah pedang tidak dapat menahan kerutan muncul di dahinya.


"Sialan, apakah bawahanku memang selemah ini." Bayangan hitam itu bergumam.


Dia menatap Zhukai sesaat kemudian melesat maju dan menyerang Zhukai menggunakan dua pedang di tangannya.


Swoshh!!


Dentang!!


Zhukai dan bayangan hitam mundur kebelakang beberapa meter. Saat mereka berdua kembali mendapatkan keseimbangan, mereka kembali menterang satu sama lain.


Bayangan hitam memiliki kelebihan dalam kecepatannya, sedangkan untuk Zhukai... Dia memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih kuat.


Meskipun begitu, pertarungan diantara mereka berdua terlihat imbang.


"Tch, bajingan ini lebih merepotkan dari yang aku kira. Sayangnya... Aku lebih cepat daripada dia."


Tepat setelah bayangan hitam selesai berkata, di belakangnya, siluet hitam muncul dengan tatapan matanya yang berwarna emas menyala.


"Apa kau yakin!!.."


Bayangan hitam itu terkejut, dia dengan gerakan cepat mulai melindungi bagian belakangnya dengan dua pedang sayangan itu terlambat.


Boomm!!


Kai mendaratkan serangannya tepat di pundak belakang bayangan hitam. Itu juga mengandung beberapa aura kematian dan juga Qi miliknya.


Saat tubuh bayangan hitam menghantam air laut, ombak yang begitu besar baru saja terjadi.


Kai menatap lurus kebawah laut tempat dimana bayangan hitam berada. Kai sangat yakin bahwa serangannya barusan tidak akan cukup untuk mengakhiri hidup bayangan hitam.


Benar saja, beberapa detik setelah itu.. Siluet hitam melesat dari bawah laut dengan pakaiannya yang basah kuyup.


Kain yang menutupi wajahnya juga menghilang memperlihatkan wajahnya yang dipenuhi dengan luka.


"Tch, aku sebenarnya tidak ingin menggunakan cara ini.. Tetapi kau sendiri yang memaksaku."


"Pengorbanan darah!!.."


Boomm!!


Tubuh puluhan bawahan bayangan hitam meledak seketika menjadi kabut darah. Aura berwarna merah yang keluar dari tubuh puluhan mayat itu segera terserap masuk kedalam tubuh bayangan hitam.


Saat energi itu sudah terserap masuk sepenuhnya, ledakan kembali lagi terjadi.


Boomm!!


***


Bersambung..