
Lembah Naga Suci adalah salah satu tempat terlarang di Alam Immortal, hanya suku Ras Naga yang boleh memasukinya, selain mereka,
tidak ada yang boleh masuk.
Ada berbagai monster kuat dan juga herbal langka, selain itu, energi spiritual yang ada Disana puluhan kali lebih padat dari pada yang ada di Alam Immortal.
Yang terpenting dari semuanya adalah Langkah Surga yang di idam-idamkan para Ras Naga, itu berada di Gunung Naga yang merupakan gunung tertinggi di Lembah Naga Suci.
Kai segera menyuruh Gu Nan untuk turun didamping Gunung Naga.
Setelah mendarat tepat di samping Gunung Naga, Kai segera turun dari punggung Gu Nan dan segera berjalan mendekat menuju anak tangga pertama.
Kai menatap keatas dan tidak dapat melihat puncaknya walaupun ia memiliki Mata Elang, Kai segera menyuruh Gu Nan dan Bai Gu untuk menunggu nya disini.
Kai mengangkat kaki kananya dan segera melangkah Menaiki tangga pertama, Ia tidak merasakan adanya peningkatan sama sekali dan terus melangkah hingga anak tangga yang kesepuluh.
Setelah ia memasuki Anak tangga yang kesebelas, tiba-tiba sebuah tekanan gravitasi yang cukup kuat menekan dirinya. Itu tidak cukup kuat untuk menghentikan Kai.
Setelah melewati anak tangga yang kesepuluh, setiap kenaikannya kekuatan Gravitasi akan meningkatkan sebanyak dua kali lipat.
Anak tangga ke-lima belas!!
Anak tangga ke-dua puluh lima!!
Anak tangga ke-empat puluh dua!!
Kai terus melangkah selangkah demi selangkah, setiap ia melangkah keatas tekanan gravitasi semakin kuat dan kuat, itu sedikit membuat Kai mengerutkan kening.
Saat ini semua jenis kekuatan entah itu, Qi, kekuatan mental, kekuatan jiwa, dan yang lainnya, tidak dapat Kai gunakan.
Untuk menaiki Langkah Surga, hanya kekuatan fisik saja yang dapat digunakan. Meski begitu tanpa Qi dan kekuatan lain, tubuh Naga Kai sudah mencapai peningkatan sebanyak 10 persen, jadi saat ini walau hanya dengan kekuatan fisiknya saja, Kai sudah sebanding dengan seorang di Ranah Emperor.
Mencapai Naka tangga ke-lima puluh, peningkatan gravitasi meningkat sebanyak lima kali lipat, ini membuat Kai semakin mengerut.
Jika ia ingin sampai dipuncak gunung dan menaklukan Langkah Surga, setidaknya Kai harus melewati sembilan ratus lima puluh anak tangga yang lain.
Meski peningkatan tekanan kini meningkat lagi dan lagi, Kai masih terlihat tenang. Menghadapi tekanan seperti ini, Fisik Naga nya memiliki kemajuan yang luar biasa.
dari 10 persen, kini meningkat sebanyak 2 persen menjadi 12 persen, "Hahh... Tekanan seperti ini... Benar-benar layak menyandang gelar Langkah Surga, tubuh Naga milikku sudah meningkat begitu pesat hanya dengan menempuh anak tangga ke-tujuh puluh dua."
Kai melangkahkan kakinya dan terus naik dengan cepat, kini ia sudah menempuh anak tangga ke-sembilan puluh sembilan.
Tepat ketika ia sudah sampai di anak tangga keseratus, Tekanannya meningkat lagi menjadi sepuluh kali lipat di tambah dengan sebuah perasaan panas yang membakar seluruh tubuh.
Kali ini, ketika Kai sudah melewati Anak tangga ke-seratus, kecepatan melambat, "Walaupun api ini tidak begitu panas jika dibandingkan dengan Api Neraka dan Api Phoenix, tetapi ini cukup menyiksa jika orang itu tidak memiliki ketahanan diri terhadap api.. Sayangnya ini aku haha.."
Kai dapat mengabaikan Panas api yang membakar tubuhnya tetapi tekanan berat yang membebani tubuhnya cukup merepotkan. Tetapi dalam hatinya, Kai sangat senang seolah-olah menemukan sebuah harta Karun yang begitu berharga.
Saat sudah sampai di tangga ke 250, tekanan yang ia rasakan sudah menjadi seribu Ton. Setelah melewati Tangga ke 250, tekanan yang Kai rasakan bertambah lagi menjadi lebih kuat.
Panas Api segera menghilang, itu digantikan oleh kedinginan yang menggigil menusuk tulang, walaupun Kai juga memiliki elemen es, tetapi itu hanyalah tingkat dasar dan tidak mampu menahan dingin seperti ini.
Ia juga tidak dapat menggunakan Qi miliknya dan hanya menggandakan tubuh fisiknya saja, kecepatan naiknya menjadi semakin lambat dan lambat.
Tiga hari berlalu dengan sangat cepat, Kini Kai sudah menampakkan kakinya di tangga Ke 499. Ia mencoba melangkah kan lagi kakinya ke tangga ke 500, tetapi setelah berfikir untuk beberapa waktu. Kai memutuskan untuk beristirahat.
"Haahh... Aku sungguh lelah, Langkah Surga ini benar-benar melebihi ekspektasi ku, dengan cara seperti ini, jika aku bisa mencapai puncak, Tubuh Naga milikku akan menyelesaikan pencapaian sebanyak 75 persen." Ucap Kai sambil menyeka keringat yang mengucur deras dari wajahnya.
"Oh iya.. Yui buka status!"
[Baik Kakak..]
Nama: Zhukai / Shi Yan.
Ras: Manusia.
Kultivasi: Holy Emperor Tier 4(???).
Tubuh: Tubuh Naga(64%), Tubuh Dewa Kematian (6%), Tubuh Roh, Tubuh Elemen, Tubuh Kaisar Petir (Maks).
Teknik: Teleportasi, Langkah Angin, Pedang Pemusnah, Pedang Langit, Seribu Pedang Roh..
Teknik Bawaan: Prediksi masa depan.
Atribut: Api Neraka, Api Phoenix.
Poin System: 765 Milyar Poin.
Poin Percepat: 280 Poin.
Poin Ketrampilan: 1,4 Juta Poin.
Kekayaan: Unlimited.
Inventory: ???
Gacha System: 0
Toko System: ???
Ruang Latihan: (Level Easy Completed)
Pohon Poin: ??
System Versi (1.7)
Perubahan yang ada di statusnya membuat Kai sangat senang, setelah memulihkan kekuatannya dalam waktu setengah Jam, Kai bangkit dan melanjutkan untuk menaiki Langkah Surga lagi.
"Tubuh Naga sudah dala pencapaian (64%).. Aku juga memiliki 700 Milyar Poin... Masih lama untuk dapat mengupgrade System ke Versi 2.0"
Kai melangkahkan kakinya ke tangga ke 500, Anehnya Kai Tidak merasakan tekanan apa-apa. Tiba-tiba seluruh pandangan didepan matanya segera berubah menjadi hitam putih.
Setelah beberapa waktu yang tidak diketahui, muncul sebuah gambaran yang begitu nyata didepan Kai saat ini. Dirinya saat ini sedang berada di atap sekolah, dimana saat itu tubuhnya masih sangat pendek seolah-olah dirinya baru berusia 6-8 tahun.
"Ini.. Mungkinkah ini adalah sebuah ilusi, tetapi kenapa ini terasa begitu nyata?"
Kai menatap kearah samping kanan dan kiri, matanya terhenti pada seorang wanita kecil yang memakai sebuah pita di rambut hitamnya.
"Zhukai, maafkan aku.." Kai tidak bisa melihat jelas wajah gadis itu, tetapi kejadian ini begitu familiar seolah-olah ia pernah mengalaminya dimasa lalu.
Kai tanpa sada berteriak dan berlari untuk menangkap tubuh gadis itu, "Tidakk!!"
Sebelum Kai dapat menangkap tubuh gadis itu, tiba-tiba ia melompat terjun dari atas atap dan mati seketika.
Kai tertegun sesaat kemudian tubuhnya mulai bergetar, "Ini, Aku ingat kejadian ini!!.."
Tepat ketika Kai mencoba mengingat kembali, ia mendengar sebua suara yang sangat pelan dan jahat.
"Kau benar, kau adalah pembunuhnya, Kau pembunuh!! Kau pembunuh!!.."
Itu adalah bayangan hitam, ia memiliki wajah yang begitu mirip dengan Zhukai dengan mata merah menyala, bayangan itu terus membisikkan kata-kata menghasut di telinga Kai.
Itu Adalah Iblis Hati!!