Re-system

Re-system
Gu Nan dan Bai Hu



Apa!!!


Gu Nan segera berteriak dengan keras.


Jawaban itu benar-benar membuatnya sangat terkejut. Lihat dia, penampilan yang Gu Nan miliki benar-benar buruk, ia tidak begitu tampan, sikapnya buruk, dan yang terpenting, ia sama sekali tidak berbakat seperti halnya Ras nya yang lain.


Seharusnya ketika ia sudah mencapai usia 20.000 Tahun, seharusnya Gu Nan berhasil berevolusi menjadi seorang Naga Ilahi.


Tetapi setelah Usia ya menginjak 25.000 Tahun, Tidak hanya tidak berhasil berevolusi, Kultivasi nya juga terhambat di Ranah Dewa Tingkat Lima Akhir. Ini benar-benar membuat kepercayaan diri yang Gu Nan miliki menghilang.


Begitu juga tentang hubungan romantis, Gu Nan sama sekali tidak pernah memikirkan hal itu. Ketika usianya masih 10.000 tahun, saat itu Kultivasi sudah berada di Ranah Holy Emperor. Ia memulai perjalanannya sendiri, mengelilingi Alam Immortal untuk waktu yang sangat lama untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.


Tepat ketika ia sudah berusia 15.000 Tahun, Gu Nan menemukan sebuah Klan yang tersembunyi di Hutan Iblis, itu adalah Klan miliki Ras Harimau Suci.


Dia melihat banyak nya mayat yang tergeletak diatas tanah. Pemandangan itu merupakan sebuah mimpi buruk bagi sebagian orang.


Gu Nan terus mencari dan mencari berharap menemukan sesuatu yang dipikirnya cukup berharga.


Sampai di sebuah rumah kecil dan sudah menjadi reruntuhan, Gu Nan mendengar sebuah suara tangisan dari seorang gadis kecil dan membuatnya menjadi penasaran.


Ia segera membentuk sebuah gelombang udara dan mengarahkan pada reruntuhan rumah. Disana Gu Nan melihat seorang gadis kecil dengan tubuhnya yang dipenuhi dengan luka yang begitu parah, tetapi anehnya gadis kecil yang terlihat lemah itu masih memiliki sisa kehidupan.


Gu Nan bukanlah orang yang baik, ia berniat membunuh gadis itu dan mencari barang-barang peninggalan Klan Harimau Suci.


Entah karena alasan apa, Gu Nan memilih untuk tidak membunuhnya bahkan menyelamatkan gadis kecil yang lemah itu.


Setelah gadis itu terbangun, pandangan matanya benar-benar kosong seolah-olah ia sudah tidak memiliki emosi lagi.


"Gadis kecil, cepat makan! jika tidak mau ya sudah. Dunia ini sangatlah kejam, jika kamu tidak cukup kuat, kamu tidak akan bisa melindungi seseorang yang kamu sayangi. Begitu pula dengan situasi kamu saat ini, ini terjadi karena begitu lemahnya dirimu, Jika kamu ingin membalaskan dendam Klan mu, jadilah kuat dan kamu akan bisa membalas dendam terhadap orang yang sudah melakukan hal ini padamu dan juga keluarga mu." Gu Nan berkata seolah-olah ia juga sudah mengalami apa yang dialami Gadis kecil itu.


Mendengar kata-kata dari Gu Nan, Perlahan-lahan emosi gadis kecil itu kembali hidup ia mengambil paha ayam yang baru saja matang dan memakan nya dengan lahap seperti halnya seorang harimau yang memakan mangsanya.


"Jika sudah kenyang pergilah, aku bukan orang baik yang akan merawat seorang anak yang tidak memiliki hubungan dengan ku!"


Walaupun Gu Nan telah berkata seperti itu, keesokan harinya, Gadis kecil itu masih mengikuti Gu Nan kemanapun ia pergi.


Lambat laun, Gadis kecil itu mulai tumbuh menjadi seorang remaja yang sangat cantik sehingga itu dapat membuat satu kerajaan berperang untuk memperebutkan nya.


Satu Abad berlalu, dua abad, tiga abad....


Entah sudah berapa tahun ia lalui bersama dengan Gu Nan, setelah gadis itu memiliki kekuatan yang cukup untuk membalas dendam. Pada malam harinya, Gu Nan menyelinap pergi sambil meninggalkan sepucuk surat yang berisi ucapan selamat tinggal.


Setelah itu Gu Nan menemukan sebuah sungai tempat dimana ia dan Kai pertama bertemu.


***


"Betina kecil.. apa yang baru saja kamu katakan, cepat tarik kata-kata mu." Gu Nan berkata dengan marah.


"Hii.." Bai Gu menjadi takut melihat tatapan yang Gu Nan arahkan padanya, ia segera menunduk dengan air mata mengalir deras di wajahnya.


"Kenapa!! Kenapa kamu meninggalkan ku saat itu, ketika kamu memberiku semangat untuk terus hidup, aku sudah menyerahkan diriku sepenuhnya kepadamu, aku bahkan sudah melupakan tentang balas dendam pada Klan ku. Malam itu, kenapa kamu meninggalkan ku!" Air mata terus-terusan mengalir deras hingga membasahi pakaian yang Bai Gu kenakan.


"Aku.. Aku.." Emosi dalam hati Gu Nan menjadi berubah-ubah.


Tepat ketika Kai sudah pergi, situasi diantara mereka berdua benar-benar canggung. Tangisan Bai Gu sudah berhenti, matanya menjadi bengkak dikarenakan tangisannya yang begitu lama.


Selang beberapa waktu berlalu, Gu Nan berjalan mendekati Bai Gu dan memulai percakapan.


"Em.. Itu, matamu membengkak, apakah kamu baik-baik saja." Gu Nan khawatir dan bertanya, tangannya sudah menyentuh mata indah Bai Gu dan mengelusnya dengan lembut.


"Emm.." Bai Gu menganguk dan wajahnya berubah menjadi sangat merah.


"Itu sebelumnya... Maafkan aku."


Bai Gu menggeleng-gelengkan kepalanya dan segera menjawab dengan suara indahnya, "Tidak apa-apa, jika kakak Gu tidak menyukaiku, aku akan segera pergi." Bai Gu berkata dengan seluruh tubuhnya bergetar.


Ia berbalik dan mengucapkan selamat tinggal, sebelum ia dapat melangkahkan kakinya, sebuah genggaman tangan yang besar dan hangat menahan dirinya untuk pergi.


"Tunggu!!.." Gu Nan sudah memantapkan perasaan nya, ketika ia melihat Bai Gu menangis dan berniat pergi meninggalkan nya, entah kenapa hatinya menjadi sakit.


Ia menarik paksa Bai Gu dan memeluknya secara erat-erat.


"Kaka Gu.." Bai Gu memerah, entah kenapa detak jantungnya menjadi semakin kencang.


"Gadis kecil, maafkan aku sudah membiarkan mu menderita selama ini.. Aku berharap kamu dapat memaafkan aku yang bodoh ini."


Bai Gu tidak menjawab, ia terus membenamkan kepalanya kedalam dada hangat Gu Nan, ia merasakan aroma jantan dari tubuh Gu Nan, ia juga dapat mendengar suara detak jantung Gu Nan yang cepat, itu membuatnya tersipu malu.


"Gadis kecil.. aku ingin melihat wajah cantikmu.." Gu Nan berkata, suara sangat lembut dan mengandung kehangatan.


"Kakak Gu, apakah aku sekarang sudah menjadi wanitamu?"


"Ya.." Gu Nan menatap wajah Bai Gu, detak jantung menjadi semakin cepat dan cepat.


"Sejak kapan gadis kecil ini menjadi begitu cantik?" Pikir Gu Nan dalam hati.


Ia mendekatkan bibirnya dan segera mencium Bai Gu, Ini adalah pertama kalinya Gu Nan mencium seseorang begitu juga dengan Bai Gu.


Meraka hanya mencium sesaat dan menatap masing-masing, kemudian melanjutkan ciuman lagi dan lagi hingga membuat mereka ketagihan.


"Ehem.. Apakah kalian akan terus berciuman seperti itu, kita akan segera melanjutkan perjalanan." Kai tiba-tiba datang dan mengagetkan mereka berdua.


"Eh, hehehe... Bawahan ini minta maaf, dan Terima Kasih."


Kai mengangguk, dia benar-benar begitu mengangumi kesetiaan Bai Gu dan juga ia juga sangat senang dengan sikap Tegas yang Gu Nan miliki.


Ketika Gu Nan hendak berubah, Kai menghentikan terlebih dulu.


"Gu Nan, kamu juga merupakan salah satu suku Ras Naga bukan?"


"Ya Tuan, walaupun saat ini saya masih belum bertranformasi menjadi seorang Naga Ilahi, tetapi Suku saya merupakan salah satu dari Ras Naga." Jawab Gu Nan dengan serius.


"Kalau begitu, terimalah ini.."