Re-system

Re-system
Kekalahan Bai Chen



"Anu Xiao Yu, sebenarnya aku sudah memiliki tiga Istri dan dua kekasih, apakah kamu masih mau menjadi salah satu Istriku?" Tanya Kai pada Xue Yu.


Hati Xue Yu sangat sakit mendengar hal itu, dia sebenarnya sudah mengetahui sedari awal bahwa ia tidak dapat memiliki Kai seorang diri, tetapi mendengar nya langsung dari mulut Kai bagaikan Sambaran petir bagi dirinya.


Xue Yu menenagkan dirinya dan menggenggam erat tangan Zhukai dan mengarahkannya pada pipinya.


"Aku tahu Yan Gege, kamu tidak ditakdirkan hanya untuk diriku sendiri, asalkan aku memiliki tempat di hati Yan Gege itu sudah lebih dari cukup." Ucap Xue Yu dengan lembut sambil menikmati sentuhan dari tangan Kai yang besar dan hangat.


"Terimakasih Xiao Yu.."


Tanpa menunggu lama, Kai segera melepas kain yang menutupi bagian bawahnya, terlihat adik kecilnya sudah berdiri tegak dan siap berperang.


Melihat sebuah sebuah benda besar dan panjang tepat di depan matanya, Xue Yu tidak dapat menahan diri untuk menelan ludah.


"Jika benda ini masuk kedalam diriku maka..." Pikir Xue Yu dalam hati.


Sementara itu, Kai sudah mengambil langkah pertama dengan memberikan sebuah ciuman manja dari bibir ke bibir, Ia juga menjulurkan lidahnya agar dapat masuk kedalam mulut kecil Xue Yu.


Mereka berdua menikmati ciuman itu begitu lama, hingga akhirnya Kai melepas sehelai kain tipis yang menutupi tubuh Xue Yu.


Begitu Kain terbuka, terlihat tubuh Xue Yu yang sedang dalam proses pertumbuhan tetapi bahkan dadanya sudah sangat besar.


"Ah, indah sekali." Kai terpana sesaat dan segera menyentuh Dada Xue Yu dan merem*s-remas nya.


"Ahh~ Ahmm~ Yan Gege.." Ucap Xue Yu dengan suara serak, Sensasi aneh timbul ketika Kai meraba-raba dadanya membuat tubuhnya menjadi sangat panas.


"Ternyata Xiao ku ini begitu nakal, lihat tanganku sudah basah karena mu." Ucap Kai tertawa sambil menggoda Xue Yu.


"Ini salah Yan Gege karena terlalu hebat dalam hal itu."


Kai tertawa ringan melihat sikap yang Xue Yu tunjukkan, Ketika mereka berdua saling tatap, Kai dapat merasakan nafas Xue Yu yang sudah terengah-engah begitu juga dengan Xue Yu.


"Xiao Yu, bolehkah aku?"


Xue Yu mengangguk sebagai jawaban, Dia kemudian mulai menutup matanya dengan tangan membiarkan Kai dengan bebas memainkan tubuhnya.


Dia mendesah dengan sangat keras, dia sudah tidak dapat berfikir secara normal dan hanya memikirkan kenikmatan yang ia rasakan saat ini.


Di atas kasur terjadilah pertarungan yang luar biasa antara Kai dan Xue Yu, Karena Kai yang sudah menyimpan nafsunya untuk waktu yang cukup lama. Ia bergerak begitu ganas di atas kasur.


Kai dengan lembut mengangkat tengkuk Xue Yu dan segera mencium bibirnya, setelah itu Kai mengangkat kedua tangannya dan meraba-raba dada Xue Yu sedangkan pinggulnya sedari tadi bergerak.


"Ahh... Ahh~" Xue Yu mengerang dengan begitu lembut, ia menatap Zhukai dan menikmati sensasi ini.


Malam Hari itu Kai dan Xue Yu benar-benar tenggelam dalam ***** mereka, Bahkan ketika matahari sudah terbit, mereka masih melakukannya.


Malam Hari, Xue Yu tergeletak diatas kasur dengan badannya yang lemas dan mati rasa, Ia bahkan tidak dapat menggerakkan satu jarinya.


*Busyet kuat banget sampe 1 hari penuh*


"Yan Gege, biarkan aku istirahat sebentar.." Ucap Xue Yu dengan nafas terengah-engah sambil menatap Kai dengan penuh harap.


"Baik Xiao Yu, kamu istirahat dulu.. aku akan keluar sebentar." Setelah mengelus rambut Xue Yu dan menciumnya, Kai segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang dipenuhi dengan bau...


Waktu itu di Aula Istana, terlihat seorang pria paruh baya yang seusia dengan Xue Long sedang duduk di kursi sambil berbincang-bincang dengan Xue Long.


"Kaka Long maafkan atas perkataan cucuku waktu itu, ini adalah Ginseng Petir berusia 1 Juta tahun, karena kita merupakan sahabat lama kenapa tidak melupakan permusuhan ini saja." Ucap Pria paruh baya itu yang tidak lain adalah Bai Chen, kakek dari Bai Wang.


Dia datang ke Kekaisaran Naga karena ingin memberikan kompensasi untuk menebus nyawa cucunya, bukan hanya itu saja. Video cucunya yang sedang melakukan Mantap-mantap dengan pelayannya sudah tersebar luas di seluruh Alam Immortal.


Ini membuat reputasi dari Kekaisaran Macan Putih terus menurun setiap harinya. Bai Chen datang sendiri ke Kekaisaran Naga bermaksud untuk menghilangkan permusuhannya dan meminta Xue Long untuk segera menarik Video tentang cucunya.


Mata Xue Long menyala dan menatap Ginseng Petir yang Bai Chen keluarkan, itu adalah salah satu bahan terbaik untuk menerobos Ranah.


"Haha, karena Adik Chen bermurah hati memberikan ini maka aku tidak akan sungkan lagi, tetapi bukan aku orang yang mempunyai Video itu." Ucap Xue Long dengan tenang sambil menyeruput secangkir teh diatas meja.


"Bukan Kau? jadi siapa?.." Bai Chen bertanya-tanya dengan bingung, tepat setelah itu, sebuah suara terdengar.


"Itu Aku.."


Segera, dua orang itu menolah dan menatap kearah pintu, mereka melihat seorang Pemuda yang begitu tampan sedang berdiri bersandar di dinding.


"Siapa Kau?" Ucap Bai Chen sambil mengerutkan kening.


"Aku? Bukankah baru saja aku mengatakan bahwa akulah orang yang telah menyebarkan Video tentang kelakuan Bejat cucumu."


Seketika Lonjakan rasa marah memenuhi hati Bai Chen, tanpa memperdulikan Xue Long dia segera bangkit dan berlari menuju Zhukai.


Tangannya berubah menjadi sebuah cakar berwarna putih dengan bulu-bulu panjang tumbuh.


Ini adalah perubahan setengah wujud dari Bai Wang, jika ia mengubah wujudnya sepenuhnya kedalam Macan Putih, maka ruangan itu pasti akan hancur tak bersisa.


"Graaa..." Dia meraung dengan marah dan segera menyerang Zhukai dengan Cakarnya yang tajam.


Kai masih dalam posisinya yang tenang, setelah itu matanya segera menyala berubah menjadi Mata Naga. Kai tanpa ragu melepaskan sebuah pukulan yang mengandung kekuatan penuhnya.


Duarr!! Bamm!!


Ledakan keras menggema di dalam ruangan, Tubuh Bai Chen terpental jauh kebelakang sembari mengeluarkan erangan rasa sakit.


Wajah Bai Chen seketika menjadi pucat merasakan lengan kanannya yang sudah tidak dapat ia gerakan lagi, Dia menatap pemuda itu dengan rasa tidak percaya.


"Siapa Pemuda ini? kapan Alam Immortal memiliki seseorang yang sebanding dengan tiga penguasa." Pikir Bai Wang dalam hatinya.


Kai masih berdiri dengan tenang tetapi itu tidak menyembunyikan tekanan yang ia keluarkan, seluruh ruangan bergetar dengan sangat hebat. Bai Wang ketakutan dengan kedua kakinya gemetar. Setelah itu, dia dipaksa dalam poisi berlutut.


Jejak Kebencian yang ia arahkan semakin besar dan besar, ia mengutuk Zhukai dalam hatinya.


Karena ia tidak memiliki cara lain untuk mempertahankan hidupnya. Dia buru-buru bersujud dan meminta pengampunan untuk nyawanya.


"Maafkan aku." Ucap Bai Wang sambil berlutut meskipun ia masih memiliki keengganan untuk melakukan itu.


"Apakah seperti ini caramu meminta pengampunan, Kelaut dari istana ini sambil merangkak dan mengatakan... Bai Chen adalah seorang Babi."