
Tepat ketika gadis pembawa acara memulai pelelangan, teriakan-teriakan dafi semua orang mulai memenuhi seluruh rumah lelang. Bahkan yang berada di lantai empat juga sama.
"Baiklah, untuk barang pertama yang akan di lelang adalah Arak Phoenix. Ini memiliki rasa pedas dan juga sangat nikmat di mulut, selain itu arak ini juga dapat membantu meningkatkan Kultivasi seseorang." Jelas gadis pembawa acara sambil menunjukkan sebuah kendi berwarna putih dengan pola melati di setiap sisi kendi itu.
"Apa? Arak Phoenix? Bukankah itu adalah arak kuno yang di buat oleh Ras Phoenix kuno di masa lalu?" Salah seorang di lantai empat berbicara.
Itu terdengar dengan sangat jelas di telinga Zhukai, "Hehe, arak ini milikku.." Seringai muncul di wajahnya yang tampan.
"Jangan sia-siakan uangmu, bukankah ini hanya satu kendi arak? Aku memiliki banyak." Ucap Yu Chi Lan sedikit menunjukkan rasa bangga.
Karena kecintaannya terhadap arak, Kai tidak dapat menahan godaan dari Yu Chi Lan. Tetapi ada satu hal yang tidak Yu Chi Lan ketahui, kekayaannya saja tidak terbatas, ia bisa mendapatkan barang apapun yang di inginkan nya.
"Baiklah, kalau begitu berikan padaku banyak arak ketika kita pergi ke Dunia Jiwa."
"Hehe, kau tahu ada pepatah mengatakan 'Jika kau ingin sesuatu, kau harus memberikan yang setimpal untuknya'."
Mendengar itu, Kai menghela nafas dan berkata dengan suara serak.
"Baiklah, katakan apa yang kamu inginkan?"
"Emm, akan kupikirkan nanti.."
Di bawah sana, pembawa acara mulai membuka harga untuk Arak Phoenix. Harga awal adalah 100 batu raja.
"Untuk setiap peningkatan tidak boleh kurang dari 10 batu raja."
"110 batu raja!!.."
"120.."
"150..."
Harga untuk Arak Phoenix terus naik hingga berhenti di harga 200 batu raja.
"200 batu raja, apakah tidak ada yang ingin menaikkan harga lagi?" Ucap pembawa acara tersenyum manis.
Mayoritas yang menawar untuk Arak Phoenix adalah orang-orang yang berada di lantai satu sampai lantai tiga.
Untuk lantai empat sampai lantai ketujuh, tidak ada seorangpun yang tertarik dengan barang semacam itu.
Tetapi di detik berikutnya, suara keras dari seseorang terdengar di lantai empat.
"210 batu raja!!.."
Suara yang begitu tegas dan sangat kuat mengejutkan banyak orang. Suara itu tidak lain berasal dari Zhukai, karena menurutnya akan lama jika menunggu kembali ke Dunia Jiwa, dia memutuskan untuk membeli arak itu.
"210 batu raja! Apakah ada yang menawar lebih tinggi?"
Setelah menunggu beberapa detik, gadis pembawa acara itu mulai mengetuk sebanyak tiga kali.
"Selamat untuk pria tampan di lantai empat, anda bisa mengambil arak ini setelah lelang selesai."
Selesai mengucapkan itu, gadis pembawa acara segera menyuruh seseorang untuk membawa barang kedua.
"Baiklah kita akan memulai lelang untuk barang yang kedua.."
Gadis pembawa acara itu membuka kain yang menutup barang kedua. Ketika kain penutup itu terbuka, sebuah batu hitam legam dengan sedikit retakan di atasnya.
Suasana di rumah lelang seketika hening, selang dua tarikan nafas teriakan mulai bergemuruh dari lantai satu hingga lantai lima.
"Sial, rumah lelang benar-benar menyediakan barang seperti ini!!.." Ucap seorang pria yang duduk di lantai lima dengan penuh semangat.
"Aku harus mendapatkan nya!!.."
Ketika melihat keramaiannya di rumah lelang, sedikit senyum muncul di wajah gadis pembawa acara itu.
Dia kemudian menatap para tamu lelang dan mulai berkata, "Mungkin banyak dari kalian yang sudah tahu tentang barang ini. Tetapi saya akan mencoba menjelaskan nya lagi."
"Ini adalah berlian gunung, material terpenting untuk membuat senjata Dewa tingkat pertama. Salah seroang Kultivator yang mengembara secara tidak sengaja menemukan ini di Gunung Xuanzhen. Tetapi kalian tahu sendiri bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang berharga ada bahaya tersendiri untuk itu."
"Harga awal untu berlian gunung adalah 1.000.batu raja, setiap kenaikan tidak boleh kurang dari 100 batu raja."
Dengan berakhirnya ucapan dari pembawa acara, banyak orang mulai memberikan penawaran untuk berlian gunung tersebut.
Tetapi untuk Zhukai, dia sama sekali tidak tertarik dan membiarkan semua orang memberikan penawarannya.
Harga tertinggi untuk penawaran berlian gunung adalah 20.000 batu raja, tentunya itu bukan jumlah yang sedikit bagi kebanyakan Kultivator lain.
Barang selanjutnya adalah Piringan besi yang Kai lelang.
Gadis pembawa acara mulai menjelaskan tentang piringan besi itu.
Sontak saja dengan ucapan gadis pembawa acara, kericuhan mulai terjadi di seluruh rumah lelang. Bahkan orang-orang yang duduk di lantai tujuh mulai menunjukkan sedikit ketertarikan.
Membuat Array bintang sepuluh dalam satu tarikan nafas? Siapa yang tidak tertarik dengan barang seperti itu.
Bahkan jika Master Array dapat membuat Array bintang sepuluh, itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Harga pertama adalah 5.000 batu roh, setiap kenaikan tidak boleh kurang dari 500 batu raja." Jelas pembawa acara.
"5.500!!.."
"6.000!!.."
"Tch, 10.000 batu raja, Array ini milikku!" Ucap seorang di lantai lima sambil menunjukkan sedikit tekanannya.
Tetapi tamu yang menghadiri pelelangan juga tidak kalah lemah darinya, bahkan ada ribuan orang yang lebih kuat darinya.
Jadi tekanan darinya adalah hal yang sia-sia.
Harga untuk piringan besi terus naik hingga mendekati 50.000 batu raja, jumlah yang sangat besar bahkan untuk seorang bangsawan kecil sekalipun.
"55.000 baru raja!!" Ucap seroang pria dari lantai tujuh, itu tepatnya berada di ruangan pertama. Ruangan pangeran ke-17.
Sementara itu, di tempat duduk yang berada di lantai empat. Seringai dingin menghiasi wajah Zhukai yang tersenyum.
Dia mengangkat tangannya dan memulai penawar.
"60.000 batu raja!!"
Sontak dengan suara Zhukai barusan, pandangan semua orang segera tertuju padanya. Semua orang tidak dapat menahan rasa ingin tahu siapa orang begitu berani itu.
Di ruangan pertama lantai tujuh, pangeran ke-17 masih menyesap teh dan menaikkan harganya sekali lagi.
"65.000 batu raja." Ucapnya seolah-olah tawaran Zhukai barusan bukan apa-apa.
"70.000 batu raja!." Kai masih dengan seringai dingin di wajahnya dan menaikkan tawarannya.
Dengan ucapannya itu, sedikit kerutan muncul di dahi pangeran ke-17. Dia menatap bawahannya dan berkata, "Cepat selidiki orang itu? Aku bertanya-tanya bagaimana dia bisa begitu berani melawanku."
"80.000 baru raja!!.."
Kai menyeringai dan menaikkan tawarannya menjadi 85.000 batu raja.
"Cih, rakyat jelata! 100.000 batu roh.."
Mendengar ucapan dari pangeran ke-17, seringai di wajah Zhukai semakin melebar. Dia menutup kedua matanya di balik topeng dan berkata dengan suara keras.
"Karena pangeran ke-17 menginginkannya, maka saya akan menyerah.."
Deg–
Seolah jantung semua orang berhenti, pandangannya pada Zhukai kini menjadi semakin rumit.
"Apa pemuda itu sudah gila!! Beraninya dia menyinggung pangeran ke-17. Jelas sekali bahwa dia sedang mempermainkannya."
"Kau benar! Pemuda itu sudah ditakdirkan mati setelah pelelangan itu selesai."
Sementara itu, jejak rasa marah memenuhi pikirkan pangeran ke-17. Bahkan aura membunuhnya sudah berputar-putar di sekitar kepalanya.
Dia memukul tembok di sampingnya hingga membuat sebuah retakan.
"Sial, beraninya rakyat jelata itu mempermainkan ku!!.."
Tepat setelah pangeran ke-17 menyelesaikan ucapannya, sosok bayangan tiba-tiba muncul tepat dibelakangnya.
"Apakah kau sudah mendapat informasi tentang orang itu?"
"Ya, tapi tidak banyak informasi yang saya dapatkan.."
"Tidak apa-apa, katakan saja.."
Pria itu mulai memberitahu hal-hal tentang Zhukai yang dia dapatkan ketika mencari informasi tentangnya.
Sementara itu, Zhukai sama sekali tidak peduli. Dia menyandarkan kepalanya pada sebuah dinding dibelakangnya sembari bersiul dan bergumam pelan.
"Lumayan uang gratis.." Ucapnya sambil tertawa kecil.
***
Bersambung..