
Lapangan Istana~
"Teman-teman Lihat, bukankah itu guru.." Ucap Salah satu Wanita Disana sambil menunjuk tempat Kai berada.
Para Remaja itu seketika langsung mengarahkan pandangan mereka kearah yang ditunjuk wanita tadi dan menemukan seorang Pemuda tampan sedang melambaikan tangan kepada mereka.
"Yo... Bagaimana Kabar Kalian?"
"Kami Semua Baik-baik saja guru... Apa yang guru lakukan selama 7 Bulan ini?"
"Anu... Itu... Ah, Sudah siang sekarang sebaiknya kalian segera makan untuk mengisi energi Kalian." Ucap Kai seakan-akan ingin menutupi alasannya.
Para Murid Kai pun dengan cepat langsung ke dapur istana untuk makan siang, Selang Sepuluh menit Akhirnya mereka pun selesai makan dan segera kembali ke lapangan Istana.
"Karena Kalian semua telah mencapai Ranah Pendekar Raja, Hari ini akan ku ajarkan apa yang di maksud dengan perwujudan Qi."
Shi Yan mengangkat tangannya kemudian muncul sebuah Pedang tipis berwarna biru yang merupakan perwujudan dari sebuah Qi.
"Whoaaa.... Keren sekali!!.. Guru ajarkan padaku teknik ini." Ucap Salah satu murid Kai dengan mata berapi-api.
Kai hanya menganggukkan Kepalanya dan mulai mengajari para muridnya apa itu yang di maksud dengan Perwujudan Qi dan bagaimana cara menggunakannya."
Perwujudan Qi merupakan teknik yang sudah umum di mata Kultivator Dunia, tapi hanya segelintir orang saja yang dapat memaksimalkan Teknik Perwujudan Qi, Jika seorang Kultivator dapat Menguasai Teknik perwujudan Qi hingga tingkat maksimal Dapat dipastikan bahwa orang itu memiliki kekuatan yang lebih besar daripada seseorang di ranah yang sama.
Untuk Dasarnya seseorang harus menyalurkan Energi Qi dari Pusat Dantian dan terus mengalirkannya melalui Meridian Di seluruh Tubuh untuk memperkuat Fisik dan Energi murni di dalam tubuh.
Jika seseorang telah menguasai dasarnya mereka dapat mengembangkan Perwujudan Qi untuk melapisi seluruh tubuh agar dapat memperkuat teknik yang dikeluarkan dan juga meningkatkan Fisik Pengguna, Itu dinamakan Perwujudan Qi tingkat 2.
Untuk dapat mengeluarkan Teknik Perwujudan Qi tingkat 3 Kultivator tersebut Harus secara terus menerus melapisi dirinya dengan Qi dan harus dilakukan minimal 5 Kali sehari.
Jika sudah terbiasa dengan itu Maka orang tersebut dapat dengan bebas mengontrol Qi dari dalam tubuhnya dan menjadikannya Senjata mematikan atau sesuatu yang dapat digunakan untuk menyerang atau bertahan.
Perwujudan Qi dapat di tingkatan hingga maksimal tingkat 6, Tapi Kai saat ini hanya mengajarkan Para muridnya Teknik Perwujudan Qi tingkat 3.
Setelah merima teknik yang Kai berikan Para Remaja itulah berlatih dengan sangat Giat dan hanya dalam waktu 3 hari mereka telah menguasai Perwujudan Qi tingkat 3 Hingga sempurna.
"Sungguh Luar biasa... hanya butuh waktu 3 hari saja kalian telah berhasil menguasai Perwujudan Qi tingkat 3 hingga sempurna." Ucap Kai memuji Para muridnya.
"Ini Semua berkat arahan yang guru berikan!" Jawab mereka serentak sambil membungkukkan badan memberi hormat.
"Untuk Hari ini itu saja, Kalian Bisa lanjut Berkultivasi."
Ketika Kai hendak meninggalkan Lapangan Istana muncul salah Satu penjaga Pintu Aula dengan Wajah serius sambil mengeluarkan keringat dingin. berlari padanya.
"Yang Mulia..." Panggil Penjaga itu memanggil Kai dengan hormat.
"Katakan Ada masalah apa kau mencari ku?"
Penjaga Pintu itu mengatur nafasnya akibat Kelelahan berlari, Selang 10 detik Penjaga pintu itu mulaii berbicara.
"Yang Mulia, Benua Utara dan Benua Selatan dengan sukarela tunduk di bawah kekuasaan Kita, Sedangkan Benua Timur menolaknya Bahakan menantang Kita untuk berperang melawan mereka." Jelas Penjaga Itu terus terang.
"Cih, Kirimkan Pasukan Udara yang berisikan Pasukan Elit Istana untuk memperingatkan Benua Utara terakhir kalinya tapi jika mereka masih menolak, Hancurkan saja Kekaisaran Api tapi jangan sampai membunuh satupun Penduduk Disana, Jika ada salah seorang dari Kalian yang membunuhnya maka aku sendiri yang akan membunuhnya." Tegas Kai dengan Penuh Percaya diri.
"Untuk Kapal Perang nanti akan Ku siapkan, Cepat Beritahu mereka untuk berkumpul di Lapangan Istana Besok pagi."
Setelah memberi Hormat pada Kai, Penjaga Itu pun langsung bergegas menuju Istana dan langsung memberitahu Para Prajurit Istana Perintah yang Kai berikan.
"5 Bulan Lagi bencana itu akan datang, Setidaknya aku harus menaikkan Tingkat Kultivasi Para muridku Hingga mencapai Ranah Pendekar Suci jadi mereka akan memberikan bantuan yang Cukup untukku, Menaklukkan Kelima Benua juga menjadi Rencana Tambahan untukku untuk menghadapi bencana itu... Yah meskipun hanya untuk berjaga-jaga saja." Gumamnya.
Tanpa disadari Tubuh Kai perlahan memudar dan menghilang Seketika.
***
Disebuah Istana Yang menjadi Pusat dari Kekaisaran 6 Cahaya, Istana Itu terlihat sangat mewah dengan Batu Cahaya menghiasi seluruh Tembok Istana.
Kini di Ruang Tahta Istana terlihat Kaisar Huo yang merupakan Kaisar Benua Tengah sedang Duduk membaca sepucuk surat dengan Kerutan terlihat di dahinya.
Selesai membaca Kaisar Huo dengan Ekspresi kemarahan mulai meremas Surat itu dan kemudian membakarnya.
"Beraninya Benua Barat memulai deklarasi Perang terhadap Benua Kita, Aku telah memberinya kesempatan untuk tunduk dibawah kekuasan ku, tapi apa balasan yang mereka Kirim? Ingin Kekaisaran ku tunduk Kepadanya, Mimpi!!" Tian Huo yang tidak bisa mengendalikan emosinya mulai menghancurkan perabotan yang berada di dalam ruangan itu.
"Cepat Kumpulkan Seluruh Pasukan Kita, satu Minggu dari sekarang Kita akan berangkat Ke Benua tengah untuk menjadikan Kekaisaran Elang Api itu rata dengan tanah, Mereka menjadi sombong hanya karena Kekuatan Mereka telah meningkat drastis selama setengah tahun ini, Mari Kita tunjukkan apa itu kekuatan yang sebenarnya." Titah Kaisar Huo sambil terus menerus mengeluarkan Aura Kebencian dari tubuhnya.
"Baik Yang Mulia..."
***
Kekaisaran Elang Api~
Di Aula Istana Kai sedang Duduk di Kursi tahta sambil Menatap Para Orang Yang kemarin Ia Undang.
"Hormat Kami Pada Yang Mulia!!.." Ucap mereka secara serempak.
"Baiklah, Apa Semuanya telah datang?"
"Iya Yang Mulia, Para Patriak, Pemimpin Keluarga, Juga para Raja telah Berkumpul sekarang." Jawab Penasihat Kaisar.
Kai hanya mengangguk tak menjawab Ia kembali menatap Para Pria dan Wanita yang merupakan Orang Besar di Benua Barat.
note : orang besar maksudnya itu, orang yang mempunyai kedudukan tinggi di benua barat.
"Yang Mulia, Saya Zhao Chen Patriak Sekte Pelangi meminta Izin bertanya Pada Yang Mulia." Ucap Salah seorang Pria sambil membungkuk hormat kepada Kai.
"Silakan!!"
"Jadi... Apakah alasan Yang Mulia memangil Kami semua untuk berkumpul disini?"
"Tidak begitu penting, hanya saja 7 hari lagi Kekaisaran 6 Cahaya akan menyerang Benua Barat." Jawab Kai seolah-olah tidak memperdulikan Serangan yang akan dilakukan oleh Benua Tengah.
Deg!!
Jantung semua orang berdetak Kencang, Siapa yang tidak tahu Benua Barat yang merupakan Teror yang mereka berikan 10 tahu. yang lalu masih membekas di Hati Para Kultivator Dunia.
"Bb.. bagaimana Yang Mulia tahu bahwa Kekaisaran 6 Cahaya akan menyerang Benua Barat 7 Hari Lagi?" Ucap Seorang Wanita yang merupakan Salah satu kepala Keluarga Bangsawan di Benua barat.
Kai hanya tersenyum Kecil ia menatap Wanita itu dan berkata, "Mudah saja... 3 Hari Lalu aku telah mengirim Deklarasi Perang Pada Ke empat Benua, Benua Tengah tidak terkecuali. Bagaimana mungkin Benua Tengah yang merupakan benua terkuat akan tunduk kepada kita, Kaisar Idiot itu pasti langsung mengirimkan Pasukannya untuk menyerang Kekaisaran Kita, karena jarak antara Benua Barat dan Benua tengah mencapai Jutaan Mil, Kaisar Idiot itu pasti menggunakan Sebuah Kapal Perang untuk membawa pasukannya kesini." Menghela Nafas sebentar Kai lanjut menjelaskan.
"Dari Hasil analisis Ku Kapal Perang tercepat milik Benua Tengah mungkin memiliki kecepatan 2 kali lipat dari Kapal Perang Biasa jadi hanya butuh satu Minggu untuk mereka sampai disini... Mungkin sekarang mereka sedang dalam perjalanan."
Para Raja, Patriak, juga Kepala Keluarga Bangsawan menjadi ternganga atas apa yang telah Kai jelaskan.
"Dan juga bukan hanya itu alasan aku memanggil Kalian.."
Kai melemparkan Cincin Ruangnya ke udara dan mulai muncul Jutaan Senjata tingkat Bumi, Ratusan Ribu senjata Tingkat Langit, Ribuan Senjata Tingkat Kuno, Pil Kultivasi juga terdapat Disana, Bahkan Artifak yang merupakan Hal yang sangat Langka dapat Dilihat Disana.
Para Tamu yang Kai undang menjadi semakin tidak percaya atas apa yang dilihatnya, Mereka tahu bahwa Kai itu memiliki sebuah rahasia serta berbagai harta Langka. Tapi tak pernah terpikirkan oleh mereka Bahwa jumlah harta Langka yang dimiliki Kai mencapai Jutaan. Buah.
"Ku serahkan Urusan pembangian Pada Kalian, Aku akan pergi terlebih dulu untuk Istirahat." Seperti Biasa Kai langsung menghilang dihadapan Semua Orang itu.
Walaupun Kau telah menghilang dari Aula Istana Para Orang Besar itu masih membungkuk Memberi hormat.
Setelah itu Akhirnya mereka mulai membagi Hadiah yang Kai berikan.