
Di halaman rumah kediaman milik pemimpin sekte Ling Tian, Lung Ken dengan hormat membiarkan Kai duduk sementara dia berdiri.
"Lung Ken, tidak perlu terlalu sopan. Silakan duduk, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu."
Dengan perintah Zhukai, Lung Ken mengangguk. Dia memerintahkan seorang pelayan wanita untuk membuatkan Kai secangkir teh hangat.
"Aku hanya pergi selama setengah tahun, tak ku sangka kau bisa mengembangkan sekte ini dengan sangat cepat."
Zhukai mengatakan itu bukan tanpa alasan atau berniat memuji Lung Ken, tetapi apa yang ia lihat setelah sampai di sekte Ling Tian cukup membuatnya terkejut.
Saat dia pergi setengah tahun yang lalu, tidak banyak murid yang memiliki basis Kultivasi Godly God Realm. Tetapi saat Zhukai sampai di halaman murid, ia melihat ada banyak murid yang memiliki basis Kultivasi Godly God Realm, bahkan ada beberapa di antara mereka yang mencapai Celestial God.
Lung Ken mengangguk kepalanya sambil tertawa kecil, "Hahaha, terimakasih atas pujiannya ketua sekte. Jadi, apa yang ingin ketua sekte bicarakan?"
"Berapa banyak jumlah murid di sekte ini yang memiliki basis Kultivasi di ranah Celestial God atau lebih tinggi?"
Saat Kai dan Lung Ken membicarakan beberapa hal penting, pelayan wanita datang membawa secangkir teh yang masih hangat untuk Zhukai.
Pelayan itu membungkuk kepada Zhukai dan Lung Ken, tetapi saat perempuan itu hendak kembali, Kai menghentikannya.
Swoshh..
Kai melemparkan sebilah pedang Qi kecil kearah pelayan wanita itu. Melihat serangan yang datang kearahnya, pelayan wanita itu terkejut sesaat kemudian menghindari serangan Zhukai dengan sangat mudah.
"Hahhh, aku merasa aneh sedari awal. Bagaimana mungkin seorang pelayan seperti mu memiliki niat membunuh yang sangat pekat seperti itu." Zhukai menatap tajam pada pelayan wanita itu.
"Katakan, apa tujuanmu datang kesini?"
Zhukai mengeluarkan tekanan energinya untuk mengunci tubuh pelayan wanita itu.
Seolah sudah menduga akan hal itu, pelayan wanita itu segera berbalik dan melesat menjauh.
"Tch, tak ku sangka penyamaran ku akan diketahui dengan mudahnya oleh seorang pria muda." Wanita itu mengangkat rok panjangnya untuk mengambil sebilah pedang kecil yang terikat tali di pahanya.
"Pembunuh bayaran..." Lung Ken yang menyadari simbol di belati itu segera mengerutkan keningnya.
Meski dia tidak memiliki banyak pengetahuan tentang Kultivasi, tetapi setelah bertemu dengan Zhukai dan di tunjuk sebagai pemimpin sekte Ling Tian, Lung Ken mulai mempelajari tentang dunia ilahi secara perlahan-lahan.
Organisasi pembunuh bayaran, itu adalah sebuah kelompok yang cukup besar yang di buat oleh seorang Kultivator di tahap God of Creation ribuan tahun yang lalu.
Mereka semua banyak melatih Kultivator dan mengajari mereka teknik membunuh yang mengerikan. Bahkan jika musuh memiliki tingkat Kultivasi yang lebih tinggi, mereka masih bisa membunuh target mereka dengan dengan mudah.
"Tsk, padahal aku ingin mengumpulkan informasi lebih banyak lagi. Tapi karena indentitas ku telah di ketahui, aku tidak akan membiarkan kalian hidup."
Wanita itu menyeringai dingin sambil menatap Lung Ken yang berada lebih dekat dengannya.
Whuss!!
Tubuhnya melesat dengan cepat kearah Lung Ken dengan belati tajam di genggaman tangannya.
Karena dia tidak bisa mengindentifikasi seberapa kuat tamu yang di panggil ketua sekte oleh Lung Ken, wanita itu memutuskan untuk membunuh Lung Ken terlebih dulu.
"Mengabaikan ku? Hahaha, itu sebuah kesalahan besar."
Sebelum tubuh Zhukai menghilang, seringai lebar terlihat jelas di wajahnya.
"Domain Kegelapan..."
Sebuah kabut hitam tebal menutupi seluruh halaman luas itu, bahkan Lung Ken sendiri sangat terkejut karena tidak bisa merasakan apa-apa selain kegelapan di sekitarnya.
Sementara untuk wanita pembunuh itu, dia terus berlari untuk mencari jalan keluar dari kegelapan yang menyelimutinya.
Meski dia sudah berlari dalam waktu yang cukup lama, dia masih tidak bisa keluar dari kegelapan itu.
"Cih, ini pasti ulah pria tadi. Aku tidak menyangka dia memiliki teknik seperti ini. Aku harus mengirim sinyal pada senior."
Saat wanita itu mengeluarkan sebuah token kayu dari balik sakunya, sebuah lintasan pedang yang sangat cepat menyerang jari tangannya.
"Arghh..."
Lintasan pedang itu memotong tiga jari wanita itu hingga membuat token di tangannya terjatuh.
Tap! Tap! Tap!
Selain teriakan dari wanita itu, suara langkah kaki seseorang terdengar dari dalam kegelapan.
Mendengar suara langkah kaki yang semakin jelas di telinga nya, wanita itu segera menyadari bahwa Zhukai berjalan semakin dekat.
Dia mengambil sebilah belati dan melempar belati itu dengan tangan kirinya yang tidak terluka.
Swoshh!
"Apakah itu mengenainya?" Wanita itu bergumam pelan.
Karena Domain Kegelapan milik Zhukai, ia sama sekali tidak bisa melihat apapun lebih dari 5 meter darinya.
"Dasar pengecut! jangan hanya bersembunyi dan lawan aku!." Wanita itu berteriak marah.
Dia baru saja selesai mengobati jari tangannya yang terluka, tetapi ia sama sekali tidak memiliki sedikit pun cara untuk keluar dari Domain Kegelapan.
"Seperti yang kau inginkan!.."
Zhukai yang merasa cukup bermain-main dengan pembunuh itu. Dia akhirnya secara tiba-tiba muncul di depan wanita pembunuh itu dan melepaskan pukulan keras yang mendarat tepat di perutnya.
Boomm!!
Karena kekuatan pukulan Kai yang terlalu kuat, itu seketika menghempaskan tubuh wanita pembunuh ratusan meter jauhnya.
Karena pada dasarnya setiap pembunuh memiliki tubuh fisik yang cukup lemah, mereka sangat tidak di untungkan jika melawan seorang Kultivator yang fokus untuk memperkuat fisiknya.
"Ahhh...."
Saat tubuh wanita itu terjatuh di tanah, darah segar menyembur keluar dari mulutnya. Karena pukulan Kai yang sangat kuat, itu merusak organ dalamnya.
"Haahh.. Mengapa orang kuat seperti mu berada di sekte kelas menengah seperti ini?" Melihat Zhukai yang berjalan pelan kearahnya, wanita itu menggertakkan giginya sambil bertanya.
"Kenapa? Ini karena aku adalah ketua sekte ini yang sebenarnya. Jadi, cepat katakan siapa yang memerintahkan mu untuk memata-matai sekteku!"
Mendengar pertanyaan dari Zhukai, wanita pembunuh itu tertawa dengan keras.
"Hahaha... Apa kau pikir aku akan mengatakannya begitu saja, lebih baik bunuh saja aku."
Karena setiap pembunuh sama sekali tidak takut dengan kematian, mereka sudah siap untuk mati dalam setiap misi yang diberikan.
"Membunuhmu? Siapa bilang aku akan membunuhmu.." Dengan niat buruk yang terbesit di benaknya, Kai merobek pakaian wanita itu dan hanya menyisakan sehelai kain tipis yang menutupi area terlarang nya.
Tubuh pembunuh itu membeku, dia benar-benar tidak menyangka Zhukai akan melakukan hal itu terhadapnya.
"Bajingan mesum! kau benar-benar tidak tahu malu.."
"Kekeke.. Jangan salahkan aku, salahkan dirimu sendiri karena menjadi keras kepala."
Kai mensummon Long 1 dan membisikkan sesuatu di telinganya.
"Apa kau benar-benar masih tidak berniat untuk mengatakannya? Kalau begitu... Aku akan menyuruh Undead ku untuk memperkosamu."
"Long 1, perkosa dia!!..."
***
Bersambung...