Re-system

Re-system
Cincin Hitam



Penjaga itu menunjukkan ekspresi cabul ketika melihat tubuh menggoda Yola, Kai meraung dengan marah kemudian melepaskan pukulannya yang berisi kekuatan seorang Kaisar Dao.


Akhirnya..


Bammm!!


Tubuh penjaga itu terlempar dengan 3 tulang rusuknya remuk, dia mengerang kesakitan sambil memegangi perutnya.


Kai tidak berhenti begitu saja, Karena dia berani memiliki niat jahat pada istrinya. Kai hanya bisa membuatnya lebih buruk daripada kematian.


Kai berjalan mendekat ke tubuh penjaga yang sudah tidak mampu berdiri lagi, Kemudian ia mengangkat kakinya dan menginjak tangan dari penjaga gerbang dengan sangat keras.


Itu membuat cetakan di dalam tanah.


"Arrgghh.." Penjaga itu berteriak dengan sangat keras sehingga menarik perhatian semua orang.


"Hei!! Hei!! ada seseorang yang membuat keributan di sana, ayo lihat."


"Baiklah."


Sementara itu, setelah Kai menginjak Kaki penjaga hingga patah, ia segera menarik tangan penjaga yang berniat ia gunakan untuk melecehkan Istrinya.


Ia menarik jari penjaga dan mematahkannya, setiap jari penjaga yang sudah patah itu membuat suara Klak!! Paa!!.


Setelah ke sepuluh jari penjaga sudah patah, Kai menyembuhkan lagi dan mulai mematahkan kembali jari penjaga itu.


Sedangkan penjaga sudah menangis dan meminta ampunan, tetapi Kai tidak menghiraukan dan terus mematahkan jari tangan penjaga gerbang.


Kamu berani memiliki niat jahat pada istriku? sekarang rasakan akibatnya.


Melihat keseluruhan kejadian itu, semua orang mengeluarkan keringat dingin, Bukankah orang itu terlalu Kejam.


Tetapi tidak ada seorangpun yang berniat membantu. Ketiga Istri Kai kemudian merasa bahwa hukuman itu sudah cukup dan berjalan mendekat kearah Kai dan berusaha menenangkan nya.


"Sayang, itu sudah cukup." Yola berkata dengan lembut, jejak perasaan hangat dalam hatinya membuatnya memerah.


"Kakak!! Kakak!! Pukuli kepala orang itu menjadi babi, biarkan semua orang tahu seberapa kuat kakak laki-laki itu." Sedangkan kata-kata Yui membuat ketiga Istri Kai terkejut.


Anak Kecil kamu tahu apa?


Kai akhirnya mulai tenang, dan melepaskan pukulan terakhirnya ke wajah Penjaga gerbang, itu membuatnya terpental jauh hingga menabrak tembok Kota.


"Ayo pergi.."


Ketiga istrinya mengangguk dan segera berjalan masuk kedalam kota. Sementara itu, orang-orang yang melihat kejadian barusan mulai berbicara dengan temannya masing-masing.


"Bukankah orang tadi terlalu Kejam? Aku bahkan sampai mengeluarkan keringat dingin melihat seluruh kejadian tadi?"


"Apa kau idiot? jika seseorang memiliki niat untuk melecehkan istrimu apa yang akan kau lakukan?"


.....


Kai sudah masuk kedalam kota, Kota itu tidak terlalu ramai karena tempatnya sendiri cukup jauh dari beberapa kota besar lainnya.


Kai berhenti tepat disebuah penginapan besar, itu terlihat cukup mewah. Kai bertanya terlebih dulu pada istrinya dan mereka akhirnya setuju untuk menginap di sana.


Kai membayar 1 buah Batu Roh untuk biaya menginap selama 1 Minggu, Kai hanya memesan satu buah kamar, tetapi kamar itu begitu besar hingga akan muat hingga 10 orang.


Kai merebahkan dirinya diatas kasur, sedangkan ketiga istrinya berniat untuk pergi berbelanja. Kai sudah memberikan banyak sekali batu Roh pada masing-masing istri nya. Itu setidaknya bernilai 100 juta batu Roh setiap orang.


Kai juga tidak perlu khawatir jika ada bahaya, karena ada Yi bersama mereka.


Karena bosan tidak dapat melakukan apapun, Kai berniat untuk pergi keluar mencari sesuatu. Jika seseorang yang sudah berada di Ranah Raja Dao keatas. Pil bukanlah sesuatu yang dapat meningkatkan Kultivasi seseorang.


Itu memerlukan sebuah Energi Alam yang disebut Qi asal, Setidaknya Pil kelas Ilahi itu cukup mampu untuk meningkatkan tingkat Kultivasi seseorang. Karena Pil ilahi memiliki Qi asal yang berlimpah.


Kai berjalan-jalan mengitari setiap toko yang ada, dan tidak ada satupun dari mereka yang membuatnya tertarik.


Tepat ketika Kai berada di depan toko tua, ia melihat seorang pria tua dengan pakaian compang-camping duduk sambil mengamati dagangannya.


Ada beberapa benda yang dijual oleh pria itu, setidaknya dari mereka ada sebuah peta kotor dan terlihat sangat tua.


"Pak tua, berapa harga peta itu?" Ucap Kai bertanya dengan sopan.


"Hmm..." Wajah pria tua itu tertutup oleh rambut putih panjang sehingga seseorang tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas.


Pria itu kemudian mengangkat satu jari nya.


"Satu juta.." Pria tua itu berkata dengan suara yang sangat pelan dan itu cukup serak.


"Persetan!! Apakah kamu ingin merampok di siang bolong." Kai mengutuk dalam hatinya, Walupun kekayaan nya tidak terbatas. Ia tidak akan membuang-buang uangnya untuk hal yang tidak berguna.


"Pak Tua, sebelum itu bolehkah aku memegang peta harta itu? aku hanya ingin melihat-lihat sebentar."


Pria tua itu mengangguk sebagai jawaban, kemudian Kai dengan cepat mengambil peta tua dan segera menyuruh System untuk menyalin keseluruhan peta.


Ding


[Peta berhasil disalin]


Kai begitu gembira dalam hatinya, System benar-benar membantu dirinya. Ia tidak perlu mengeluarkan uang untuk barang yang tidak perlu.


Setelah itu, Kai meletakkan kembali peta dan melihat barang lain. Semua barang yang diperdagangkan oleh pria tua itu semuanya sangat tua persis seperti dirinya..


Kai tidak dapat melihat apapun yang istimewa dari semua benda itu, tetapi anehnya institusi nya mengatakan bahwa semua barang itu bukan barang biasa.


"System Pindai barang yang lain!"


Ding


[Memulai Proses...]


Nama : Cairan Jiwa.


Jenis : Artefak sekali pakai.


Kelas : Ilahi tingkat rendah.


Nama : Rantai Pengikat Dewa.


Jenis : Senjata Rusak.


Kelas : Ilahi tingkat tinggi.


Nama : Langkah Bayangan.


Jenis : Keterampilan Beladiri.


Kelas : Ilahi tingkat tinggi.


Kai sangat terkejut ketika selesai membaca semua penjelasan yang System berikan padanya. Sebenarnya barang-barang itu adalah sebuah harta yang tidak ternilai harganya.


Harta tingkat Ilahi merupakan sebuah harta yang sangat langka di Alam Kultivator, sangat sedikit orang yang memiliki harta tersebut.


Karena Kai dapat menemukan Tiga Harta kelas Ilahi dalam waktu yang bersamaan, Itu menandakan betapa beruntungnya dirinya.


Kai mengalihkan pandangannya kearah Pria tua itu, Kai mulai mencoba-coba menebak siapa sebenarnya identitas dari pria tua misterius tersebut.


Tetapi setelah mengamati untuk waktu yang lama, Kai tidak menemukan adanya keistimewaan dari dari Pria tua tersebut.


"Pak Tua... Aku ingin membeli 3 barang ini, untuk peta tadi aku tidak berminat lagi untuk membelinya." Kai berkata, ia sangat gembira kali ini.


"Baik, 10 Juta batu Roh, untuk mereka semua." Pria tua itu berkata acuh tak acuh.


Hanya 10 Juta? bukankah itu terlalu murah?


Kai tertawa dalam hatinya, hari ini merupakan hari paling beruntung dalam hidupnya. Kai kemudian mengambil 10 Juta batu Roh dari Inventory dan memasukkan itu semua keda. Cincin Ruang. Setelah itu dirinya menyerahkan Cincin Ruang pada Pria tua pemilik toko.


Tepat ketika Kai hendak pergi, sebuah energi tak dikenali menari dirinya, itu memiliki tekanan dan niat membunuh yang membuat seluruh tubuh Kai bergidik sangat ngeri.


Ia berbalik dan pandangannya berhenti tepat di sebuah Cincin Hitam, Kai tidak merasakan adanya hal yang istimewa darinya. Tetapi niat membunuh yang barusan ia rasakan adalah nyata.


"System Pindai cincin itu.."


[Memulai Proses....]


[Terjadi kesalahan mohon tunggu]


Ding


[Eror!! Eror!!... System tidak berhasil memindai Cincin itu]