Re-system

Re-system
Mengikuti Lelang Semesta Untuk Yang Ketiga Kalinya



Setelah Zhukai dan Zi Lin Yue telah keluar dari dalam hutan, kegelapan yang menyelimuti seluruh hutan perlahan memudar dan menghilang sepenuhnya.


Akhirnya, cahaya matahari yang tertutup oleh lapisan cahaya hitam pekat mulai mengeluarkan sinarnya untuk menerangi kegelapan di Alam Kegelapan.


"Kai, sebenarnya liontin apa ini?" Zi Lin Yue menggenggam liontin giok di tangannya dan menunjukkan itu kepada Zhukai.


Karana warna pada liontin giok itu secara perlahan mulai berubah, Zi Lin Yue segera menyadari bahwa ada ruang lain di dalam liontin giok itu.


Mendengar pertanyaan Zi Lin Yue, Kai menggelengkan kepalanya sembari menjawab, "Aku juga tidak tahu, aku secara tidak sengaja menemukannya di reruntuhan kuno."


"Oh, begitu rupanya."


Sebelum Zhukai menyerang sekte kegelapan, ia mengajak Zi Lin Yue ke tempat yang cukup sepi dimana dia bisa merencanakan sebuah rencana untuk menyerang sekte kegelapan.


"Tunggu sebentar, kamu duduk disini terlebih dulu." Zhukai meminta Zi Lin Yue untuk duduk pada sebuah batu besar yang terletak tepat di bawah pohon.


Sementara itu, Zhukai segera merubah penampilannya menjadi seorang Necromancer.


Aura kematian mulai keluar melalui pori-pori kulitnya dengan perubahan pada bola mata dan juga ekspresinya.


Wajah Zhukai juga terlihat pucat dari balik jubahnya, "Khekeke... Long 1, keluar!"


Tepat setelah itu, sebuah bayangan hitam merangkak keluar dari dalam tanah dan memunculkan sesosok pria berambut hitam tanpa emosi sedikit pun di wajahnya.


"Long 1 menghadap tuan, apakah ada perintah?"


Melihat bahwa Undead dapat berbicara dengan lancar, ini membuat keterkejutan dalam hati Zi Lin Yue.


Tetapi ia masih tetap diam karena tidak ingin menganggu Zhukai, lebih lagi, Zi Lin Yue juga menyadari bahwa Undead itu memiliki Kultivasi yang cukup tinggi.


"Bisakah kau menyamar?"


"Ya tentu tuan, karena sebenarnya saya adalah mayat hidup, saya dapat merubah penampilan sesuka hati." jelas Long 1 sambil mengubah penampilannya menjadi seorang pria paruh baya.


"Pergilah ke sekte kegelapan, lihatlah seberapa banyak pasukan yang di miliki God of Darkness, dan jika bisa, aku ingin kau dan pasukan mu membunuh tetua sekte itu secara diam-diam."


Long 1 mengangguk paham, dengan perintah Zhukai barusan, ia segera berbalik dan mulai berjalan pergi menuju ke sekte kegelapan.


Sementara itu, setelah Kai melihat sosok Long 1 pergi, ia segera berbalik untuk menemui Zi Lin Yue.


"Jadi, apa yang akan kita lakukan sambil menunggu Undead tadi kembali?"


Karena Kai masih belum merubah penampilannya kembali seperti semula, Aura kematian yang keluar mulai berefek pada pepohonan lebat yang ada di sekitarnya.


"Kita akan pergi ke lelang semesta, apa kamu ingin ikut?"


Mendengar kata lelang semesta keluar dari mulut Zhukai, tubuh Zi Lin Yue sedikit bergetar.


"L–Lelang semesta, bukankah itu adalah lelang misterius yang diadakan setiap satu bulan sekali?"


"Ya itu benar." Kai mengangguk, "Apakah kamu pernah datang kesana?"


"Aku memang pernah datang kesana."


Mendengar itu, Kai sama sekali tidak terkejut. Dengan identitas Zi Lin Yue sebagai Dewi Roh, ia jelas pernah datang ke lelang semesta bahkan jika itu hanya sekali.


"Jadi, apakah kamu berminat untuk pergi atau tidak?"


Sambil menunggu Zi Lin Yue menjawab pertanyaan nya, Zhukai membuka toko System dan menukar Poin Takdir nya kedalam Poin Angkasa.


Saat ini, ia memiliki 60 juta Poin Angkasa, karena poin Takdir nya terkuras sangat banyak saat meningkatkan Versi System, Kai saat ini hanya memiliki kurang dari 27 Triliun Poin Takdir.


"Yah siapa yang peduli, setelah aku membunuh pengecut itu, bukankah aku akan mendapatkan lebih banyak Poin Takdir."


Kai menukar lebih dari 10 triliun ke dalam Poin Angkasa dan mendapatkan lebih dari 100 juta Poin Angkasa.


"Baiklah, aku akan ikut."


Setelah mendapatkan jawaban dari Zi Lin Yue, Kai meminta wanita itu untuk memeluknya dengan erat.


Sementara itu, Zhukai sendiri membuka Layar Hologram dan lihat berapa lama lagi sebelum lelang semesta di mulai.


[Satu menit sebelum Lelang Semesta dimulai...]


Tak lama, satu menit pun berlalu dengan sangat cepat. Setelah hitung mundur berakhir, tubuh Zhukai dan Zi Lin Yue menghilang seketika dari dalam hutan.


Saat mereka berdua muncul kembali, itu adalah di ruangan gelap dengan banyak suara bisikan dari tamu lelang lainnya.


Klakk!


Suara bunyi terdengar bersamaan dengan munculnya cahaya terang yang berasal dari panggung lelang.


"Selamat datang di lelang semesta, kami akan memulai lelang tak lama lagi." seorang wanita cantik dengan pakaian sexy berkata menatap semua orang dengan senyum di wajahnya.


"Wooo... Lihat penampilan Murong Xin saat ini, dia sangat sexy dengan pakaian itu." ucap tamu lelang dengan nomor LS–56339 sambil tersenyum cabul.


Meskipun pandangan semua orang tertuju pada Murong Xin, tetapi ada beberapa dari mereka yang memfokuskan pandangannya pada seorang tamu lelang dengan nomor LS-334570.


"Hah, jadi orang itu menghadiri lelang. Setelah menghabiskan lebih dari dua juta, aku mengira dia tidak berani menghadiri lelang lagi."


"Oh, kau tidak tahu, tapi bulan lalu pria itu tidak menghadiri lelang." jelas wanita di sampingnya.


Di samping Zhukai, Zi Lin Yue mengerutkan kening setelah menerima tatapan aneh yang di berikan oleh beberapa tamu lelang lain.


Mereka seolah menatap Zhukai penuh dengan niat permusuhan, rasa kesal, dan juga ejekan.


"Jangan khawatir, ada aku disini." Zhukai tersenyum, ia segera menggenggam erat telapak tangan Zi Lin Yue dengan erat.


Merasakan telapak tangan Zhukai yang sangat hangat, Zi Lin Yue tersipu malu sambil menutup wajahnya dengan tangan satunya.


Sementara itu di atas panggung, Murong Xin hendak memulai lelang. Tetapi setelah melihat tamu lelang dengan LS–334570 wajahnya berubah menjadi merah padam.


Terlihat jelas bahwa Murong Xin masih belum melupakan apa yang Zhukai lakukan padanya dulu sekali.


Tetapi karena dia adalah pembawa acara lelang, ia tidak mengedepankan dendam pribadinya dan mulai menjelaskan barang pertama yang akan di lelang.


"Untuk barang pertama, ini adalah pil kesengsaraan. Seperti namanya, ini akan meningkatkan peluang bagi seseorang yang sedang mengalami kesengsaraan ilahi."


"Harga awal adalah 100 Poin Angka, setiap peningkatan tidak ada batasan."


"150 Poin Angkasa." orang dengan nomor lelang LS–78992 mengeluarkan harga tawarannya.


Meskipun pil itu dapat meningkatkan peluang saat mengalami kesengsaraan ilahi, tetapi Zhukai sama sekali tidak memiliki minat untuk barang seperti itu.


Barang kedua dan barang ketiga muncul, Kai juga tidak memiliki ketertarikan untuk kedua barang selanjutnya.


Melihat bahwa Zhukai hanya diam tanpa mengeluarkan harga tawarannya, seorang tamu lelang dengan nomor LS–4123 melontarkan ejekan untuknya.


"Hahaha, kupikir kau datang dengan banyak Poin, tetapi setelah melihatmu tidak menawar, apakah kau datang hanya untuk melihat saja?"


Mendengar ejekan itu, Kai menghiraukan nya seperti angin lalu. Tepat setelah barang keempat muncul, Zhukai menyeringai dan mulai menyebutkan tawarannya.


"1 Juta Poin Angkasa."


***


Bersambung...