Re-system

Re-system
CHAPTER 76



,Kai mendarat dihalaman Mansion tepat di depan Long We dan yang lainnya menunggu, "Kenapa kalian masih menunggu diluar?"


"Kami menunggu kedatangan anda Tuan."


Kai mengajak mereka Masuk ke dalam mansion karena Hari sudah malam, Sesaat Kai bertanya, "Dimana Pon?"


"Pon? Oh apakah yang tuan maksud adalah Binatang Imut itu?"


"Ya.." Jawab Kai singkat.


"Sebenarnya Hewan kecil tadi, Lari kedalam Hutan.. Karena Gerakan Binatang Kecil itu terlalu Cepat jadi kami semua kehilangan jejaknya saat berada di dalam hutan." Jelas Long We, terlihat sedikit jejak ketakutan di wajah tampannya.


"Apaa!!.."


Kai segera berbalik dan memasuki Hutan untuk mencari Pon, dengan Mata Elang miliknya ia dapat melihat Kegelapan Hutan dengan Jelas layaknya siang Hari.


Matanya menatap Ke segala Arah sembari terus menerus mengeluarkan Kesadaran Spiritual nya.


Jauh di kedalaman Hutan terdengar suara Arus sungai yang mengalir deras di ikuti oleh kicauan burung dan juga lolongan Serigala.


1 Jam mencari, Kai masih belum menemukan adanya tanda-tanda Pon berada.. Ia ingin marah tapi keselamatan Pon lebih penting saat ini.


Sisi Terdalam Hutan, Lebih gelap dan cahaya Bulan tidak dapat masuk dikarenakan dedaunan yang lebat.


Berbeda dengan Sisi dalam Hutan, Bagian Hitam terdalam sangat Sunyi hanya terdengar suara mendesis dari semak-semak, Di dalam Kesunyian itu Kai merasakan udara dingin mengenai Kulitnya.


Menggunakan Elemen Cahaya, Kai membuat sebuah Pedang yang ia selipkan di pinggang Kirinya mulai bersinar.


Mencabut Pedang dari Sarungnya, Kai menggunakan Pedang cahaya sebagai Penerangan.Sesaat Aura Pon terdeteksi oleh Persepsi Ilahi nya.


Selanjutnya, Kai seger berbalik menuju berbelok menuju Ke Sisi timur Hutan tempat dimana Aura Pon terdeteksi olehnya.


Mengaktifkan Langkah Angin, kecepatan Kai bertambah 4 Kali lipat, Butuh waktu sekitar 7 Menit hingga Kai sampai di sebuah Gua yang bagian pintunya tertutup Oleh Dedaunan.


Mendekat, Kai menginjak sebuah Jebakan yang membuat Mata Array di Pintu Gua aktif, Sebuah Semburan Api keluar dari Mulut Gua, Secara Reflek Kai menghindari Serangan itu dengan Mudah.. Akhirnya Bola api berukuran raksasa mengenai Pohon besar yang berada tepat di belakang Kai.


Tak berhenti sampai disitu, muncul kembali Serangan Api secara terus menerus.. Mengambil sebuah Kertas dan Pena, Kai melukis sebuah Kata-kata Kuno dan melemparkannya Kearah Pintu Gua.


Sshh!!


Sebuah Kilatan Berwarna Perak terjadi sesaat, Kai merasa bahwa Array yang terpasang di Pintu Gua telah Menghilang.


Ia seger menggunakan Kesadaran Spiritual dan memfokuskan pada Gua yang berada di depannya.


Aura dari Pon yang masih samar-samar tadi kini menjadi lebih pekat, Ia segera bergegas masuk kedalam Gua.


Berbeda dengan Hutan yang gelap, Ternyata di dalam Gua terdapat Batu Cahaya yang menerangi Setiap bagian dari dalam Gua.


Batu berwarna-warni Terlihat cantik menghiasi dinding Gua, Setelah merasa cukup Jauh berjalan Kai menemukan Sebuah Pohon Raksasa setinggi 20 Meter dengan Buah berwarna Emas tergantung Diatas sana.


"Buah Yang!!.."


Di dahan Pohon Raksasa terlihat seekor Tupai kecil sedang melahap Buah Yang, Kai bergegas naik keatas sana mendekati Pon sambil memetik Buah Yang.


"Hei.. Hewan kecil, Apa kau tahu seberapa Khawatirnya diriku ketika mengetahui kau memasuki Hutan ini seorang diri.."


"Puchuu??.."


Menghela Nafas, Kai mengambil Sikap Lotus di atas dahan Pohon yang besar, Ia menghabiskan Buah Yang dengan sekali Telan..


Perasaan Panas menyebar ke seluruh Tubuh Zukai, Seluruh Organ dalamnya rasanya seperti tengelam di Lautan Magma, Panas yang begitu Intens membuat Keringat Kai bercucuran..


Kulit Kai terkelupas, selanjutnya perlahan-lahan Sembuh dan digantikan Kulit baru yang lebih keras dan Halus.


Organ-organ dalam Milik Kai juga telah di perkuat, Sekitar 20 Menit berlalu, Kai berhasil menyerap Khasiat Buah Yang secara menyeluruh.


Harga Buah Yang cukup mahal yaitu sekitar 1000 Poin System setiap Buahnya, Suatu Malam berlalu, Matahari Pagi mulai menyinari masuk kedalam Gua, Kai membuka matanya berhenti berlatih.


Matanya melihat sekeliling dan mendapati Bahwa Pon telah tertidur Pulas di atas kepalanya, Setelah mengkonsumsi Buah Yang Kai menyadari bahwa Fisiknya telah bertambah Kuat dan Tubuh Naga juga meningkat sebanyak 1 persen.


Kai tidak mempercayai Apa yang terjadi dengan tubuhnya.. mengambil 30 Buah Yang, yang masih ada di Pohon Kai melompat Turun Kebawah.


Ia menaruh Pon di Dunia Jiwa, dan segera keluar dari Gua dan mencari sebuah Batu untuk mengetes Fisiknya.


Sebuah Batu Besar tak jauh dari Gua, Kai berdiri tegap dengan tangan Kanan nya mengepal, Meninju batu besar yang ada di depannya.


Ledakan!!


Batu besar yang memiliki ketahan yang sangat Kuat hancur menjadi Puing-puing Kecil, Kai Menganguk Puas.. Berarti Hanya dengan kekuatan Fisiknya saja ia dapat menyamai seorang Pendekar Suci.


Ia Berteleport Kembali Ke mansion, Melihat Long We dan yang lainnya masih berlutut di halaman Meminta maaf.


"Apa yang Kalian Lakukan!! Cepat berdiri!!."


Segera Long We melihat seorang Pria muda tampan di depannya dan kembali menunduk, "Hamba tidak berani Tuan Agung."


"Hahh.." Menghela nafas panjang, Berkata "Jika kau masih tidak mau berdiri jangan salahkan Aku jika membatalkan Kontrak denganmu."


Long We dengan gerakan cepat berdiri di ikuti oleh Binatang Lain di belakangnya, Ia menunduk tak berani menatap Kai yang saat ini berdiri di depannya.


Kai mengeluarkan sesuatu dari Cincin Ruangnya dan ternyata itu adalah buah Yang, Ia membagi Masing-masing 2 Buah Setiap Orang..Kai juga memberikan sebuah Teknik Budidaya Fisik tingkat Kuno Kelas Bawah Pada Long We dan yang lainnya.


"Segeralah berlatih, Aku akan masuk ke dalam terlebih dulu."


"Baik Tuan!!."


Setelah masuk ke dalam Rumah, Kai segera membuka Portal Dunia Jiwa, Ia masuk dan langsung berjalan Ke Rumah.


Sampai Disana terlihat Seperti Biasa, Yi mengajar Anak-anak berkultivasi sedangkan Bibi Yao mengerjakan pekerjaan Rumah dan Jiuyang Lin memulihkan Kekuatannya.


"Halo Para Istriku!.."


Note: Nikah aja belum, udah panggil Istri aja.


"Oh Lihat Ayah datang..."


Bibi Yao menatap Kai dan tersenyum kepadanya, Sementara Yi Fokus mengajar. Ia mendekat Kearah Jiuyang Lin dan dalam keadaan Kultivasi Jiuyang Lin tidak dapat mengetahui apa yang terjadi diluar.


Kai mencoba mengambil kesempatan Untuk menciumnya sekali Lagi. Tiba-tiba!! Tanpa dapat Kai kendalikan, Muncul Sebuah Tanda Api Putih di Dahinya, Rambut Hitamnya mulai berganti warna menjadi Putih dengan kedua matanya yang berwarna Hitam menatap tajam di sekitarnya.


Sebaiknya, Jiuyang Lin juga mengalami perubahan, Muncul Sebuah Tanda Hitam di Dahi Jiuyang Lin dengan Rambut Silver nya yang perlahan berubah warna menjadi Hitam.


Ia terbangun dari Kultivasinya dan segera sadar Kejadian Yang Abnormal terjadi pada tubuhnya, "Ini... Apa yang sedang terjadi?"


"Kau juga tidak tahu!!"


Tiba-tiba Sebuah Notifikasi terdengar dari System.


Ding


[Menemukan Energi Milik Permaisuri Bintang... Jarak 3 Meter terdeteksi, Tuan berhasil Membuka Budidaya Kultivasi Ganda!!...]


Wheng!!


Muncul Sebuah Kitab yang sudah sangat Kuno, Kai membuka Kitab itu dan menyadari, bahwa usia yang terkandung dalam Kitab Itu ternyata tentang Kultivasi Ganda antara Kaisar dan Permaisuri Bintang..


Untuk dapat Melakukan itu mereka berdua di wajibkan untuk... Mantap-mantap.