
"Apaa... Terlalu rendah? aku menghabiskan 500 Triliun Poin vuntuk meningkatkan System ke Versi 2.5. Seharusnya itu bisa menganalisa benda hingga tingkat Dewa." Kai mengerutkan kening sembari terkejut secara bersamaan.
Dia kembali menatap Pedang Hitam yang tertancap di batu itu dari dekat, "Apakah Pedang ini yang menarik diriku untuk datang kemari? Dan aura ini, kenapa aku merasa seperti Dejavu.."
Tiba-tiba cincin hitam yang saat ini Kai kenakan di jarinya mulai beresonansi dengan Pedang Hitam itu. Kai semakin mengerutkan kening dan mulai bertanya-tanya, "Apakah dua benda ini saling berhubungan?"
Kai berjalan mendekat kearah dimana pedang itu tertancap, dia mengangkat kedua tangannya dan memegang erat gagang pedang.
Tepat ketika Kai memegang gagang pedang itu, matanya berubah menghitam sepenuhnya. Niat membunuh yang entah darimana datang segera merasuki tubuhnya. Kai tidak bisa merasakan tubuhnya lagi, dia dilahap oleh niat membunuh itu dan membuatnya menjadi gila..
[Peringatan!! Peringatan!! Sebuah kekuatan yang tidak diketahui mulai memasuki tubuh Kai Gege. Untuk beberapa saat Kedepan, Kai Gege akan memasuki mode Mengamuk!!..]
Dengan peringatan System itu, Kai telah sepenuhnya dilahap oleh Niat membunuh, "Bunuh!! Bunuh!! Bunuh!!.."
Setiap kata yang Kai keluarkan mengandung niat membunuh dan niat pembantaian yang menakutkan, dia mengeluarkan seringai dingin dan segera berubah menjadi asap hitam.
Tak jauh dari Goa tenpat Kai berada, dia tiba-tiba muncul dengan pedang hitam besar yang telah tercabut dari batu besar.
Ketika dia bertemu dengan seekor Harimau, Kai mengibaskan Pedangnya dan menciptakan sebuah pedang tipis di udara yang berwarna hitam gelap.
Bahkan dengan dengan tingkat Kultivasinya saat ini, Kai dapat membunuh seorang Peak God, dalam sekali serang dalam mode Mengamuk.
Ding...
[Kai Gege berhasil membunuh Peak God, Dewa Kuno tahap awal, mendapatkan 300 Triliun Poin System, mendapatkan 600 Triliun Poin Pengalaman]
Bahkan setelah notifikasi System terdengar, Kai masih ditelan oleh niat membunuhnya. Dia berubah menjadi asap hitam lagi dan mulai menghilang.
Ketika dia muncul, ada puluhan Binatang Buas tingkat Peak God yang mengepung nya, "Bunuh!! Bunuh!! Bunuh!!.."
Dia menebas secara membabi-buta membuat tanah yang ia pijak saat ini benar-benar hancur.
Ding...
Ding...
Ding...
Rentetan pemberitahuan dari System segera menggema di kepalanya, Sayangannya saat ini Kai sedang dalam kondisi yang tidak sadar.
Dia mengalirkan Qi kedalam Meridian yang ada di kedua tangannya, "Hiaaa.."
Duarr!!
Boomm!!
Ledakan demi ledakan menghancurkan tanah di sekitarnya. Selang beberapa waktu kemudian, Aura hitam yang mengelilingi Kai menghilang. Kai tergeletak pingsan dengan darah yang terus mengalir dari mulut dan hidungnya.
***
Tepat ketika malam hari tiba, Kai yang tergeletak pingsan di tanah perlahan membuka kedua matanya.
"Arghh.."
Walaupun darah yang mengalir telah terhenti, tetapi luka dalam dan kerusakan pada tulang yang di alaminya belum sepenuhnya hilang..
Bahkan dengan tubuh Naga yang telah mencapai tingkat maksimum, luka yang Kai alami belum juga sembuh.
"Apa yang telah terjadi? Bagaimana aku bida berada disini?" Setelah rasa nyeri beberapa waktu, Kai berdiri dan melihat sekelilingnya yang telah hancur dengan puluhan mayat Binatang Buas.
Kai juga merasakan adanya perubahan yang signifikan dari dalam tubuhnya... "Kekuatan ini.. Tidak mungkin kan!!.."
Kai berdiri dan mengepalkan salah satu tangannya, dia meninju lurus Kedepan menciptakan sebuah hembusan udara yang menghancurkan pepohonan.
"Bagaimana Kultivasi ku meningkatkan begitu cepat. Beberapa saat yang lalu aku hanyalah seorang Kaisar Dewa Tahap Menengah, bagaimana sekarang bisa menjadi Ranah Dewa Suci Tahap Akhir?" Kai berkata dengan tidak percaya, tetapi setelah melihat banyaknya mayat dati Binatang Buas, ia tidak dapat menahan diri untuk mengerutkan kening.
Kai terkejut dan berkata dengan suara tinggi, "Pedang ini... Benar!! Bukankah tadi aku berada di dalam Goa? Kenapa aku bisa berada di tengah hutan?"
Karena rasa penasarannya tak terjawab, Kai segera berjalan dan mengumpulkan Inti dari Mayat Binatang Buas yang ada disekitarnya.
Itu setidaknya berjumlah 12 Initi, dengan itu, Kai dapat berpindah Alam Sebanyak 4 Kali. Dia juga memasukkan mayat-mayat itu kedalam Inventory berharap dimasa depan dapat mengubah mereka semua menjadi pasukannya.
"Hah, sudahlah. Aku sebaiknya cepat-cepat pergi dari sini.." Kai mengambil 3 inti Binatang Buas tingkat Peak God, setelah itu membuka fitur Perpindahan Alam.
Tetapi sebelum dia berpindah Alam, kesadarannya kembali ditarik oleh pedang hitam di sampingnya.
"Hah.." Kai menghela nafas setelah itu memasukkan Pedang Hitam kedala Inventory.
[Kai Gege menggunakan 3 Inti Biantang Buas tingkat Peak God... Silahkan pilih tujuan yang akan Kai Gege tuju!]
"Dataran Xuan.. Alam Dewa!!."
Ding
[Kai Gege telah memilih Dataran Xuan, Alam Dewa. Memulai proses perpindahan.. 5%... 45%... 60%... 85%... 100%]
Blinkk..
Pandangan Kai segera memutih, tubuhnya perlahan menghilang dari Persimpangan Dimensi...
***
Dataran Xuan!!
Dataran Xuan adalah salah satu dataran yang ada di Alam Dewa. Dataran Xuan berada di peringkat ke-enam dari tujuh dataran Alam Dewa.
Kekuatan tertinggi disana adalah Middle God, Kaisar Dewa Tahap Setengah langkah.. Mereka semua adalah Patriak dari 4 Keluarga besar.
4 Keluarga besar adalah Keluarga Yun, Xiao, Long, dan Wen. Insiden seratus tahun yang lalu dimana penghapusan Keluarga Jiuyang dari Dataran Xuan telah tersebar luas tetapi tidak ada seorang pun yang berani membicarakannya.
Di tengah-tengah hutan yang lebat, mncul sebuah titik cahaya yang kemudian berubah menjadi tubuh seseorang.
Orang itu adalah seorang pemuda tampan yang tidak lain adalah Zhukai. Dengan menggunakan 3 Inti Buantang Buas tingkat Peak God, Kai berhasil mengaktifkan fitur Perpindahan Alam.
"Hmph.. Tempat ini adalah dimana Klan Jiuyang di bantai habis dulu, Tunggu saja kalian 4 Keluarga besar. Akan ada hari dimana kalian akan mengalami kehancuran." Kai berkata dengan dingin. Fokus utamanya saat ini adalah menemukan Jiuyang Lin terlebih dulu.
"Aku kekuarangan Informasi.. Aku harus cepat pergi ke Kota terdekat untuk mengumpulkan informasi terlebih dulu.."
[Tenang Saja Kai Gege, setelah System di tingkatan ke Versi 2.5, Toko System telah menyediakan beberapa informasi dari Alam Tingkat tinggi, Alam Dewa juga termasuk]
"Benarkah itu? Berapa harganya?"
[1 Triliun Poin System]
"Beli.."
Ding
[Kai Gege membeli buku pengetahuan Alam Dewa, menghabiskan 1 Triliun Poin System]
Tak berselang lama, muncul jutaan informasi di kepala Zhukai. Informasi itu adalah tentang Alam Dewa dan Ke-Tujuh dataran yang ada di sana.
"Ketemu!!.." Setelah mencari informasi di kepalanya, Kai menemukan Wilayah Keluarga Jiuyang dulu yang sekarang sudah berubah menjadi reruntuhan.
"Pertama-tama aku akan pergi kesana.."
***
Bersambung..