Re-system

Re-system
Perjalanan Menuju Alam Dewa!! (End Bagian 4)



Setelah keluar dari Dunia Jiwa, Kai tidak langsung pergi menuju Alam Dewa, sebaliknya ia berdiri tegak menatap lurus Kedepan.


"Aktifkan Title Dewa Bintang.."


Penampilan tiba-tiba berubah, lonjakan energi spiritual terus-menerus berputar mengelilingi tubuhnya.


Warna rambutnya segera berubah menjadi putih dengan sedikit jejak hitam disekitar, Bola matanya berubah menjadi warna biru langit serta sebuah tanda Api berwarna Putih menyala di dahinya.


"Haa.. Inikah kekuatan dari Dewa Bintang? Sungguh sangat kuat.." Kai menatap tubuhnya tidak percaya, dengan kekuatan yang ia miliki saat ini, ia yakin seratus persen dapat mengimbangi seorang Middle God, Jendral Dewa..


Tetapi bukan hal itu yang Kai inginkan saat ini, ia mengaktifkan Title Dewa Bintang karena ingin menggunakan Teknik Ramalan masa depan padanya.


"Ramalan masa depan..."


Deg–


Seperti jantung nya terasa seakanberhenti berdetak, kesadaran Kai terangkat oleh sesuatu yang tidak ia ketahui dan membawanya kesebuah ruang hitam.


Tempa Itu sangat gelap, tidak ada suara, hanya ada kesunyian dan kehampaan disana.


"Dimana ini?.." Ucap Kai dengan terkejut, ia menatap ke sekitarnya dan tidak menemukan apapun selain dirinya.


"Aneh, Yi'er.. Bisakah kau mendengar ku?"


Tidak ada jawaban!!


"Sungguh aneh, seingat ku tadi, aku menggunakan Ramalan masa depan pada diriku sendiri.."


Dalam kebingungannya, telinga Kai menangkap sebuah suara gelak tawa dari seseorang.. Ia sontak kaget dan melihat ke sekitarnya tetapi tidak ada apa-apa yang ia lihat.


Suara tawa kembali muncul, itu begitu menakutkan membuat Kai bergidik ngeri..


Detik berikutnya, muncul sebuah cahaya putih yang bersinar sangat terang menerangi ruangan gelap itu.


Cahaya putih itu berubah menjadi sosok pria tua dengan senyuman hangat di wajahnya. Kai menatap pria tua itu dengan kerutan diantara kedua alisnya.


"Pak tua, siapa kamu?"


Tukk!!


Pak tua itu segera memukul kepala Kai dengan tingkat yang ia bawa di tangan kanannya, "Kamu bocah nakal, beraninya kau tidak bersikap hormat pada orang yang lebih tua." Ucap Pria itu mengoceh sambil menasehati Zhukai.


Kai terkejut ketika merasakan rasa sakit di kepalanya, Fisik Naganya telah mencapai tingkat maksimal tetapi ia merasakan rasa sakit yang cukup hebat hanya dari ketukan tongkat itu.


Tidak ada diantara mereka berdua yang mau berbicara, akhirnya setelah waktu yang berlalu cukup lama. Kai tidak dapat menahan rasa penasaran di dalam hatinya, Ia Segera mengajukan pertanyaan.


"Sebelumnya maaf senior tua, jika boleh tahu sebenarnya tempat apa ini?"


Selang beberapa waktu kemudian, Kerutan Kai semakin bertambah, "Bangs*t jika kau tidak mau menjawab ya sudah.. Aku akan pergi."


Bang!!


Kepala Kai terkena sebuah Pukulan lagi dan itu bahkan lebih keras dari yang tadi, "Sialan kau pak tua, apa yang kau inginkan hah."


Pria Tua itu segera membuka matanya, sebuah pancaran cahaya berwarna putih segera memasuki tubuh Kai dan diserap dengan cepat.


Tanda Api putih yang ada di dahi Zhukai segera menyala membentuk sebuah pola kuno.


"Memang benar, Kau adalah pewaris ku.."


"Pewaris? Pewaris apa yang kamu maksud?."


Pria tua tidak menjawab dan hanya memberikan sebuah kalimat singkat sebelum tubuhnya menghilang, "Ingat ini, jangan sampai salah satu diantara 12 Dewa Perang Kuno mengetahui keberadaan mu atau.."


"Hoi, tunggu.. Jelaskan padaku apa maksud perkataan mu tadi.. Hah.." Kai menghela nafas melihat usahanya yang sia-sia karena Pria tua itu telah sepenuhnya menghilang.


Tepat ketika menghilang nya pria itu secara tiba-tiba, Ruangan hitam itu juga segera menghilang.


Kai kembali ke tempat ia berada yaitu di dan Hutan, tidak ada yang berubah kecuali matahari telah tenggelam di arah Barat.


Ding


[Waktu Penggunaan Title Dewa Bintang telah habis, Menonaktifkan Title Dewa Bintang]


Setelah pemberitahuan itu, Kai kembali ke penampilannya yang semula, dia dengan marah mengutuk pria tua tadi, "Sialan kau pak tua!!.."


Tetapi kata-kata terakhir yang ia dengar terus terngiang-ngiang di kepalanya, "12 Dewa Perang Kuno? Siapa mereka, apa hubungannya denganku?"


Tetapi Kai masih tidak menemukan jawaban atas pertanyaan dalam benak nya, "Hahh.. Sudahlah, lebih baik aku pergi ke Gunung Naga, jika aku ingin membuka portal menuju Alam Dewa, setidaknya diperlukan energi spiritual yang sangat besar dan Gunung Naga dangat cocok untuk itu."


Dia segera pergi keluar dari hutan dan bergegas menuju Gunung Naga yang berada di Lembah Naga Suci.


Ketika sampai di sana, pemandangan yang Kai lihat masih sama dengan 5 tahun yang lalu.


Di atas gunung pemandangan yang dapat ia lihat adalah sebuah Pohon yang begitu besar dan juga lebat, banyak buah yang sudah matang, Serta terdapat beberapa tanaman yang cukup langka di jumpai.


"Hahh..."


Dia dengan cepat melempar Gulir Perpindahan Alam ke udara, Energi Spiritual yang berada di atas Gunung Naga segera berkumpul menjadi satu dan diserap cepat oleh Gulir Perpindahan Alam.


Langit yang awalnya cerah kini berubah menjadi awan hitam, Petir-petir terus bergejolak menghantam puncak gunung.


Duarr!!


Ctarr!!


Puncak gunung segera menjadi hangus, pohon-pohon terbakar menyebabkan hampir seluruh Puncak Gunung Naga menjadi kawah.


Kai masih dengan tenang berdiri tegak menatap badai di depannya.


Kesengsaraan Ilahi tingkat Kuno juga mulai muncul dan menyambar Kai beberapa kali...


Di atas Langit muncul sebuah portal putih yang memiliki Aura Ilahi, dengan kilatan-kilatan Petir yang mengitari Portal itu.


Kai menatap penuh fokus kearah Portal itu dan mulai melangkahkan kakinya maju, Mulutnya terbuka dan sebuah kata-kata keluar darinya..


"Saatnya memulai Perjalanan baru..."


Perjalanan Ke Alam Dewa Segera Dimulai....


***


Bersambung...


Tingkatan Kultivasi :


(Alam Dewa)


– Demigod (Setengah Dewa)


• Dewa Tingkat Lima : 1-3


• Dewa Tingkat Empat : 1-3


• Dewa Tingkat Tiga : 1-3


• Dewa Tingkat Dua : 1-3


• Dewa Tingkat Pertama : 1-3


– Early God (Dewa Awal)


• Dewa Kuning : ?


• Dewa Hitam : ?


• Dewa Putih : ?


• Dewa Emas : ?


– Middle God (Dewa Tengah)


• Jenderal Dewa : ?


• Raja Dewa : ?


• Kaisar Dewa : ?


• Dewa Suci : ?


• Dewa Kuno : ?


– Peak God (Puncak Dewa)


(????)


– True God (Dewa Sejati)


(????)


~Re-System Bagian 4 End~


Saya selaku author dari novel Re-System benar-benar mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang kalian berikan.


Sebelumya, Author ingin mengatakan bahwa Chapter selanjutnya tidak akan update dalam beberapa hari karena Author juga ingin megambil istirahat.


Untuk Bagian ke 5 nya mungkin bakal di lanjut sekitar 5 hari atau gak minggu depan, atau bisa lebih cepat.


Buat para pembaca yang kurang puas dengan karya saya boleh kasih kritikan atau saran. Itu aja yang ingin Author sampaikan.


Salam Hangat dari saya Zero_Hrx..


Terimakasih.