Re-system

Re-system
Menyerang Keluarga Cheng I



Lembah itu begitu besar dan terdapat beberapa bukit lainnya, Itu seharusnya mencapai lebih dari 2.000 Kilometer persegi.


Setelah mengamati daerah sekita, Kai menemukan sebuah gunung yang menjulang tinggi, Itu beberapa kali lebih tinggi diantara gunung lainnya.


"Itu pasti Tempat kediaman Keluarga Cheng."


Kai bergegas naik keatas gunung, Setelah sampai di kaki gunung. Energi spiritual yang cukup tebal membuat Kai sedikit terkejut, kemudian ia mengeluarkan seringai dingin sambil berkata, "Tidak heran kenapa Keluarga Cheng memiliki banyak ahli Praktisi tenaga dalam. Aku bertanya-tanya dari mana mereka dapat menemukan tempat seperti ini."


Setidaknya energi spiritual yang Kai rasakan saat ini lebih tebal beberapa kali lipat dari umumnya, Dengan sumberdaya Keluarga Cheng selama 1.000 tahun di tambah dengan Energi Spiritual seperti ini, bukan tidak mungkin untuk menghasilkan seorang praktisi tenaga dalam tahap putih.


Ia mengumpulkan beberapa Qi di timur kakinya, dan mulai mengedarkan ke seluruh tubuh, saat ini tubuh Kai terasa seperti seringan bulu.


Whengg!!


Ia melesat menaiki gunung yang memiliki tinggi sekitar 8.000 Kilometer itu, Kecepatan saat ini, bahkan lebih cepat dibandingkan dengan seorang Kultivator Ranah Pendekar Raja normal.


Setengah jam berlalu, Kai akhirnya sampai di puncak gunung, Ia merasakan energi spiritual yang terdapat di puncak gunung dua kali lipat lebih padat dari pada yang berada di kaki gunung.


Ia berjalan tanpa arah, Tak jauh dari tempat ia berdiri, Kai melihat sebuah kediaman yang sangat besar yang dijaga oleh puluhan orang yang memaki jas hitam dan kacamata hitam.


Kai memeriksa seberapa kuat mereka dengan kesadaran spiritual nya, dan ternyata mereka hanyalah seorang di tahap Pejuang Perak. Kai mengambil sebuah bungkusan dari dalam tasnya, itu begitu panjang hingga tidak muat ketika ia menaruhnya di dalam tas.


Ia membuka bungkusan kain yang menutupi Benda itu, dan setelah terbuka sepenuhnya, Kai melihat sebuah benda panjang bersinar dengan cahaya keperakan.


Itu adalah sebuah Pedang!!.


Ternyata bungkusan kain itu berisi sebuah pedang panjang, yang panjangnya hampir satu meter setengah. Ia memegang gagang pedang dan mengayunkannya dengan santai seolah-olah dia adalah seorang ahli pedang.


"Bagus! Pedang ini sangat nyaman di tanganku. aku tidak tahu darimana Paman Ming mendapatkannya." Kai mengangguk puas dan tubuhnya perlahan menghilang.


Kai kembali muncul di antara puluhan orang itu dan membunuh mereka semua dengan sekali tebas.


Ini adalah gerakan pertama dari tujuh gerakan pemecah batu, Puluhan penjaga bahkan tidak dapat berteriak atas kematian mereka.


Sedangkan untuk noda darah puluhan penjaga, itu berceceran di tanah yang menimbulkan bau menyengat yang mungkin menarik beberapa penjaga lainnya.


Kai tetap tenang dan menggunakan Qi miliknya untuk melesat pergi, ia berubah menjadi bayangan hitam dan segera muncul kembali di antara Puluhan penjaga lainnya.


Whengg!!


Slashh!!


Sama seperti penjaga sebelumnya, mereka semua mati tanpa bisa berteriak, Kai yang sudah terampil dalam membunuh selama di Alam Kultivator, bagiamana bisa di bandingkan dengan beberapa orang kecil seperti ini?.


Setelah membunuh Penjaga yang keseratus, Kai akhirnya memasuki kediaman Keluarga Cheng, itu merupakan sebuah mansion yang sangat besar, kira-kira luasnya hampir seribu meter persegi.


Halamannya sangat luas, Kai yang sudah mengganti pakaian kasual nya dengan jas hitam dan kacamata hitam yang ia curi dari mayat penjaga. Ia berpura-pura dengan panik memasuki Mansion Kediaman Cheng.


Di Halaman, ia melihat seorang pemuda sedang berlatih pedang bersama dengan seorang pria paruh baya. Pemuda ini adalah tuan muda Keluarga Cheng, sedangkan Pria paruh baya itu adalah Penjaga Keluarga Cheng.


Di Keluarga Cheng, penjaga di bedakan menjadi beberapa kategori. Pertama adalah penjaga biasa yang biasanya bertugas untuk menjaga pintu masuk kediaman Keluarga Cheng.


Kedua adalah Penjaga Elit, mereka adalah seorang yang sudah memasuki Ranah Pejuang Perak Puncak, dan tugas mereka adalah melatih sekaligus menjaga tuan muda Keluarga Cheng.


Yang terakhir adalah Penjaga Suci. Mereka hanya bertugas ketika Keluarga Cheng mengalami kehancuran. Setidaknya status mereka lebih tinggi dari tuan muda dan hanya sedikit di bawah kepala keluarga.


Saat ini yang menjadi kepala Keluarga Cheng adalah, Cheng Hong Lang, Ayah kandung Zhukai. Dia adalah orang yang dingin dan kejam, Kultivasinya setidaknya sudah berada di Ranah Pejuang Emas puncak dan sedikit lagi menerobos ke Ranah Pendekar Raja.


Setelah melihat seorang penjaga berlumuran darah berlari kearahnya, Tuan muda Keluarga Cheng mengerutkan kening dan berkata dengan sombong.


"Siapa yang berani menyerang kediaman Keluarga Cheng ku hah!! Apakah orang itu sudah tidak mau hidup."


Setelah berkata seperti itu, ia mengalihkan pandangannya kepada Kai yang berlumuran darah dengan bekas luka palsu di sektiar tubuhnya.


"Cepat katakan, berapa irang yang menyerang Keluarga Cheng ku?" Tuan muda Cheng dengan dingin bertanya.


Dalam hatinya, Kai tidak bisa menahan tawa, Keluarga Cheng ku? hahaha, sebentar lagi kamu akan mati, darimana kamu mendapatkan kepercayaan diri untuk menyebut Keluarga Cheng milikmu?.


Kai dengan aktingnya yang begitu baik menjawab, "Aaa... Itu hanyalah satu orang tuan muda, tetapi ia berhasil membunuh seluruh penjaga lainnya hanya dalam waktu kurang dari satu menit, untungnya saya berhasil melarikan diri dan memberitahu tuan muda tentang hak itu." Kai berkata dengan begitu lancar seolah-olah dirinya adalah artis top dunia.


"Hehe.. Menarik!! hanya satu orang berani menyerang Keluarga Cheng, orang itu pasti memiliki nyali yang tinggi." Setelah menyuruh Kai masuk kedalam untuk mendapatkan perawatan, Tuan muda Keluarga Cheng menyaring kan pedangnya dan berkata pada pria paruh baya di samping nya.


"Paman Lee, ayo iku aku menghabisi bajingan itu."


Sementara itu Orang yang di panggil Paman Lee tidak menjawab dan terus memperhatikan Tubuh Kai yang penuh luka, Ia adalah seorang penjaga Elit Keluarga Cheng. Pengalaman bertahun-tahun bukan sesuatu yang orang biasa dapat bandingkan.


Ia dengan tatapan penuh curiga menatap Kai, ia mendengus dingin dan berkata, "Berhenti!! Apa kau masih mau melanjutkan permainan bodoh ini?"


Paman Lee mengangkat pedang di tangannya kearah leher Zhukai bersiap untuk menebas lehernya.


"Hehehe.. Pak tua, aku tidak pernah menyangka matamu begitu teliti." Karena rahasianya sudah terbongkar Kai tidak ingin terus berpura-pura lagi.


Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Zhukai, Tuan muda Keluarga Cheng berteriak kaget dan segera mengambil sikap waspada.


Tetapi Kai dengan gerakkan nya yang sangat cepat langsung menebas leher dari tuan muda Keluarga Cheng.


Sedangkan untuk Paman Lee, ia terlambat bereaksi dan hanya menyaksikan bagaimana Kai memenggal kepala Tuan mudanya di depan matanya.


"Sekarang giliran mu Pak tua." Kai kembali mengangkat pedangnya dan bersiap menyerang Paman Lee


Paman Lee juga berkonsentrasi penuh, jika ia menurunkan konsentrasi sedikit saja. Nyawanya akan melayang.


Ia mendengus dingin dan berkata tanpa emosi, "Maju!!"