
Sebenarnya, nama asli untuk Sovereign of Heaven adalah Invincible Dragon's Breath. Tidak ada yang tahu bagaimana artefak itu bisa tercipta.
Sedangkan setelah Invincible Dragon's Breath terpecah menjadi delapan bagian, orang mulai mengenal nya dengan nama Sovereign of Heaven.
Kai dan sebelas dewa perang kuno tahu hal itu karena mereka pernah membaca satu catatan yang menjelaskan tentang Sovereign of Heaven, walaupun catatan itu tidak lengkap.
Kai tidak menduga bahwa pecahan Sovereign of Heaven ternyata berasal dari dunia atas. Bahkan ia terkejut ketika mendengar penjelasan dari Yi yang mengatakan bahwa ada ruang kecil untuk Kultivasi di dalam Sovereign of Heaven.
Saat ini, dipangkuan Zhukai, Qi Yue dengan malas melihat jalannya lelang. Dia menikmati tidur di dada Zhukai yang sangat hangat.
"Suamiku, jika kamu bisa mengumpulkan ke-delapan pecahan Invincible Dragon's Breath, aku bisa melakukan sesuatu yang luar biasa untukmu." Qi Yue berkata dengan senyum menggoda.
"Benarkah itu? Baiklah, aku akan berusaha keras untuk mendapatkannya." Zhukai berkata dengan bersemangat.
Sementara itu, Qi Yue yang mendengarnya sedikit senang, dia memejamkan kedua mata indahnya sambil bergumam pelan.
"Tidak perlu berusaha, kamu pasti akan mendapatkan pecahan lainnya tidak lama lagi."
Saat ketika Zhukai menawar pecahan Sovereign of Heaven dengan harga 2 juta, tidak ada orang yang menaikkan harga tawarannya lagi.
Meski mereka menginginkan Pecahan Sovereign of Heaven, tetapi itu hanyalah sebuah pecahan dan harga maksimal untuk itu hanyalah 1,7 juta Poin Angkasa.
Dengan begitu, Kai mendapatkan Pecahan Sovereign of Heaven dengan harga 2 juta Poin Angkasa.
Ada banyak orang yang menatapnya dengan sedikit nada ejekan, "Lihat pendatang baru itu, dia menghabiskan 2 juta Poin Angkasa hanya untuk sebuah pecahan. Betapa idiotnya dia."
"Haha, jadi apa jika dia memiliki banyak Poin, jika dia sebodoh ini, poinnya akan habis dengan cepat."
Secara umum, orang akan marah setelah mendengar provokasi seperti itu. Tetapi Kai tidak, dia sangat acuh dengan apa yang orang katakan padanya.
Mungkin bagi orang lain apa yang Kai lakukan hanyalah sebuah pemborosan, tetapi baginya, itu tidak.
Ia juga masih memiliki lebih dari 50 juta Poin Angkasa di penyimpanannya. Bagaimana bisa dia sedih hanya dengan kehilangan beberapa juta saja?
Apalagi di masa depan, jika Zhukai memiliki banyak Poin Takdir, dia bisa menukar Poin Angkasa sebanyak mungkin.
Bahkan itu dapat menjadikannya sebagai seorang tirani paling kaya.
"Baiklah, karena tidak ada yang menawar lagi untuk pecahan Sovereign of Heaven. Benda ini secara otomatis menjadi milik tamu lelang dengan nomor LS-334570.
Ketika Poin Angkasa miliknya berkurang dua juta, di atas kepala Qi Yue yang tertidur, sebuah pecahan yang terlihat seperti berlian melayang dengan cahaya yang sangat indah.
Kai memegang pecahan itu dan memasukannya kedalam Inventory.
Murong Xin kemudian mengeluarkan barang selanjutnya, lelang pun terus berlanjut hingga harga tawaran mencapai Milyaran Poin Angkasa.
Para Tirani lelang semesta tidak terlihat ragu sedikitpun ketika mengeluarkan 1 Milyar Poin Angkasa.
Sayangnya, ketika lelang semesta berakhir, Kai tidak bisa menemukan barang yang ia cari.
Kristal Yin-Yang.
Meskipun Kai belum menemukannya di lelang semesta, tetapi dia sangat puas dengan barang-barang yang berhasil ia beli.
Apalagi Arak Surgawi, ia benar-benar tidak sabar untuk mencobanya ketika dia keluar dari pelelangan.
Ketika lelang berakhir, kesadaran Zhukai semakin memudar. Saat itu juga, sebuah sobekan ruang terjadi secara tiba-tiba, Qi Yue yang sudah terbangun memasuki sobekan ruang itu dan hilang seketika.
Selang beberapa detik, kesadaran Zhukai akhirnya kembali ke dalam tubuhnya.
Dia berdiri dan merasakan bahwa seluruh tubuhnya sedikit kaku.
"Sudah berapa lama aku duduk di posisi ini, sungguh tidak nyaman." Zhukai berdiri secara perlahan sambil meregangkan otot-otot nya yang kaku.
Ketika Zhukai hendak berjalan keluar, dia mendengar ketukan pintu sebanyak tiga kali.
"Masuklah.."
Klak!!
Ketika pintu terbuka, sosok gadis remaja berjalan maju dengan ekspresi gugup di wajahnya.
Dia terlihat sekitar berumur 17 tahun-an, hampir sama dengan usia Yu Hanlong.
"Oh, kau gadis waktu itu kan? Siapa namamu?" Zhukai bertanya.
"H–Hormat ketua sekte, n–namaku Xiong Li."
"Apa kau memiliki sesuatu untuk dikatakan?"
Mendengar pertanyaan Zhukai, Xiong Li semakin gugup. Dia sangat jarang berbicara pada seorang laki-laki kecuali Yu Hanlong.
Itu karena dia memiliki pengalaman buruk di masa lalunya, yang membuatnya sangat takut terhadap laki-laki.
"Haa, tidak perlu gugup, santai saja."
Zhukai mengalirkan Qi miliknya keseluruh ruangan untuk membuat gadis itu menjadi sedikit tenang.
Merasa bahwa ada energi hangat yang terserap masuk kedalam tubuhnya, Xiong Li akhirnya menjadi lebih tenang.
"Emm, Anu ketua sekte ... Bisakah kamu mengajariku beberapa teknik, aku juga ingin menjadi lebih kuat bersama kakak Yu." Ucap Gadis itu.
Mendengar perkataan Xiong Li, Kai sedikit tertawa.
"Oh, jadi gadis ini ternyata menyukai Yu Hanlong." Kai bergumam pelan dengan tangannya yang menyentuh dagu.
Dia adalah seorang pakar cinta yang hebat, hanya sekilas dengan perkataan Xiong Li, dia sudah bisa menebak bahwa Xiong Li memiliki perasaan untuk Yu Hanlong.
Kai juga melihat bahwa bakat milik Xiong Li juga tidak terlalu buruk.
"Baiklah, aku memiliki sebuah teknik yang mungkin cocok untukmu." Kai memberikan sebuah buku sekaligus beberapa pil pada Xiong Li.
Mendapatkan hadiah itu, Xiong Li sangat gembira. Dia membungkuk beberapa kali kemudian berbalik dan berjalan pergi.
Ketika melihat sosok Xiong Li berjalan pergi, dia menghembuskan nafas panjang beberapa kali.
"Yui'er, sudah berapa lama waktu berlalu semenjak aku memasuki Lelang Semesta?"
[5 Jam berlalu semenjak Kai Gege masuk ke Lelang Semesta, apakah ada yang Kai hehe butuhkan?]
"Ah, tidak ... terimakasih."
Setelah percakapannya dengan Yui, Kai berjalan menuju ke jendela. Dia membuka jendela dan melihat bahwa hari itu sudah malam.
Profound Ark yang terbang di atas awan membuat Zhukai bisa melihat sinar bulan dengan sangat jelas.
"Haa, kurasa ini waktu yang tepat untuk menikmati arak surgawi."
Kai dengan wajah yang tidak sabar berjalan kearah meja yang tak jauh darinya, dia duduk di sebuah kursi sambil membuka Inventory.
Tetapi tiba-tiba...
"Eh, dimana arak surgawi nya?" Zhukai mengerutkan keningnya sambil terus menggeser layar hologram.
"Tidak mungkin!! Bagaimana itu bisa hilang.x Setelah Zhukai memeriksa Inventory nya dengan lebih teliti.
Ia mengetahui bahwa arak surgawi nya benar-benar hilang.
"Hoaamm... Suamiku, kenapa kamu begitu bersisik?"
Sosok cantik dengan wajah mengantuk muncul tiba-tiba. Dia adalah Qi Yue.
"Oh, Yue'er ... Apakah kamu tahu dimana arak surgawi yang aku beli beberapa saat yang lalu di pelelangan?"
"Arak? Oh, apakah arak itu yang ada di dalam kendi berwarna putih tadi? Itu sangat enak Suamiku, apakah kamu memilikinya lagi?" Qi Yue tersenyum, dia menjawab pertanyaan Zhukai dengan wajah tak bersalahnya.
"A–Apa.. J–Jadi kau adalah orang yang menghabiskan arak surgawi ku!!.." Kai berkata dengan marah.
Dia menghabiskan 800.000 Poin Angkasa untuk sebuah arak, tetapi ketika dia hendak menikmatinya, Qi Yue sudah meminumnya tanpa menyisakan setetes pun padanya.
"Ah, itu... Sampai jumpa suamiku." Qi Yue dengan banyak keringat menghilang dengan cepat sebelum Zhukai bisa menangkapnya.
"Sialan, kembali kau!! Qii Yueeee!!.."
***
Bersambung.