
Jauh dari kelompok Chu Ming, sosok Zhukai yang tengah melayang dengan pedang merah di tangannya menatap tenang pada kelompok Chu Ming.
"Oh, dia memiliki kewaspadaan yang cukup tinggi ternyata." Zhukai sedikit tersenyum ketika melihat lapisan pelindung yang melindungi kelompok itu dari serangan Zhukai.
Perhatiannya segera terfokus pada seorang pria misterius yang menggunakan sebuah jubah untuk menutupi wajahnya.
Dia berada di bagian paling belakang di antara kelompok mereka. Tetapi bahkan setelah Zhukai melihatnya sekali lagi, ia masih mengerutkan keningnya merasakan aura yang keluar dari tubuh pria itu.
"Siapa dia? Kenapa auranya terasa sangat familiar?" Zhukai melebarkan matanya menatap tajam pada pria itu.
Sementara pria yang merupakan pemimpin kelompok itu segera menghilangkan penghalang dan mengambil sebilah pedang dari sarungnya.
"Siapa kau? Beraninya menyerang kami secara diam-diam." Pria itu, Han Zhomh berkata dengan nada tidak senang.
Dia membuka lebar matanya menatap Zhukai dari kejauhan, karena jarak mereka yang terpaut cukup jauh, dia tidak bisa merasakan aura yang keluar dari tubuh Zhukai maupun Kultivasinya.
Sementara itu, Chu Ming yang minat sosok Zhukai dari jauh tidak dapat menahan amarahnya lagi dan berteriak dengan suara keras.
"Senior pria itu! dia adalah ketua sekte kecil itu sekaligus orang yang menghina sekte kita."
Karena Chu Ming tahu akan keterbatasan kekuatannya, dia hanya bisa memanfaatkan Han Zhong untuk membalaskan dendamnya karena telah dipermalukan oleh Zhukai.
"Oh jadi pria itu? aku tidak bisa melihat tingkat Kultivasinya karena dia berada terlalu jauh dariku." Pemimpin kelompok itu, Han Zhong berbalik dan menatap pria berjubah di belakangnya.
"Chen, bisakah kau melihat tingkat Kultivasinya?"
Pemuda berjubah misterius itu mengangguk kemudian menjawab, "Aku akan berusaha semampuku."
Dia melangkah maju sembari membuka jubah atasnya, ketika jubah itu terbuka, sosok wajahnya yang tampan dengan sebuah anting di telinga kirinya.
Melihat penampilannya sekilas, ekspresi keterkejutan terlihat di wajah Zhukai. Tapi di detik berikutnya, suara gelak tawa dari seseorang terdengar.
"Haha... Hahaha.. Kenapa aku bisa sangat beruntung."
Tanpa dapat seseorang sadari, Zhukai menghilang dari tempatnya. Dia kembali.muncul tepat di depan pemuda dengan anting itu dan mencengkeram lehernya dengan erat.
"Berhenti, jika kalian bergerak sedikit saja maka pria ini akan kupastikan mati dengan kejam!." Zhukai menatap semua orang yang ada di sekitarnya.
Dia tidak ragu sama sekali untuk mengeluarkan niat membunuh dari dalam tubuhnya.
Merasakan adanya bahaya dari Zhukai, Han Zhong meminta rekan-rekannya untuk segera menjauh.
Atas perintah Han Zhong, Chu Ming dan puluhan orang lainnya segera mundur meninggalkan pria yang ada di cengkeraman Zhukai.
Sedangkan untuk pria itu, ketika dia menatap para temannya yang pergi menjauh, ekspresi kesal sekaligus marah memenuhi hatinya.
"Hehe, aku bertanya-tanya ... apa yang sedang dilakukan oleh seorang dari sekte matahari di alam cahaya. Jika Dewa Cahaya mendengar ini, bukankah dia akan sangat marah?"
Zhukai tersenyum layaknya seorang iblis sambil membisikkan sesuatu di telinga pria itu.
Dia segera bergidik, menatap Zhukai dengan wajah penuh ketakutan, panik, sekaligus cemas.
Dia sangat terkejut karena Zhukai bisa mengetahui identitasnya hanya dalam sekilas.
Dapat diketahui, bahkan seorang seperti tetua Chu Zhen tidak tahu bahwa dia ada seorang mata-mata dari sekte matahari.
"B–Bagaimana kamu tahu tentang itu!?" Pria itu berkata dengan suaranya yang tersendat-sendat.
Zhukai menyeringai tetapi tidak menjawab. Alasan bagaimana dia bisa mengetahui itu adalah karena mata binatangnya.
Jika Zhukai tidak mengaktifkan mata binatangnya, ia tidak akan tahu bahwa pria ini berasal dari sekte matahari.
Apalagi fakta bahwa dia sedang mencoba menyembunyikan Kultivasinya hingga Celestial God Realm langit Ke-empat.
Tetapi Kultivasinya yang asik adalah di tingkat God of Destruction Langita Ke-tiga.
Jelas sekali bahwa statusnya di sekte Cahaya tidak kecil.
Pria yang memakai anting itu menyudahi akting payahnya, dia segera merobek sebuah topeng yang menutup wajahnya.
Ketika topeng kulit itu menghilang, sisi pria tampan tadi berubah menjadi sosok wanita cantik dengan rambut hitam pendek.
Dia dengan gerakan yang sangat cepat mengambil belati dari belahan dadanya kemudian menebas tangan Zhukai yang tengah mencengkeram lehernya.
Zhukai yang sedikit terkejut dengan perubahan situasi itu segera menjauh beberapa meter sambil menatap tajam sosok wanita di depannya.
"Hmm, pantas saja ketika aku menyentuh dadanya itu sangat empuk." Zhukai bergumam pelan.
Wanita itu yang sempat mendengar apa yang Zhukai gumamkan menjadi sangat marah. Tetapi sebelum dia membunuh Zhukai, dia menatap para murid sekte langit cahaya.
Mereka juga sama terkejutnya seperti Zhukai. Han Zhong yang terkuat diantara mereka semua sempat mendengar apa yang Kai bisikkan pada wanita itu.
"Utusan sekte matahari? Sialan, ternyata selama ini wanita itu adalah mata-mata." Han Zhong berkata dengan marah.
Tetapi di detik berikutnya, hanya sekilas, Han Zhong bisa melihat arah serangan yang sangat cepat.
Dia buru-buru melapisi kedua tangannya dengan Qi yang sangat banyak.
Duar!!
Ledakan besar menghantam puluhan murid sekte itu berserta Chu Ming dan juga Han Zhong.
Tubuh mereka meledak menjadi kabut darah dan hanya menyisakan Han Zhong seorang yang memiliki luka di kedua tangannya.
"Oh, dia bisa bertahan? dia cukup hebat juga ternyata." Wanita itu tersenyum melihat Han Zhong yang masih berdiri
Dia tidak menyangka bahwa Han Zhong yang memiliki Kultivasi Celestial God masih bisa bertahan setelah menerima serangannya.
Meski Han Zhong bisa bertahan dari serangan itu, kondisinya sangat buruk karena beberapa organ dalamnya yang hancur. Beberapa garis meridiannya juga terputus karena serangan itu.
Tak lama kemudian, tubuh Han Zhong jatuh ke tanah karena dia kehabisan banyak darah.
Zhukai yang menatap Han Zhong dari jauh juga cukup terkejut, dia kemudian menyeringai sambil berfikir dalam benaknya.
"Pria ini hebat, aku akan mencoba merekrutnya nanti. Tapi untuk saat ini."
Zhukai kembali menatap gadis itu, dia menghela nafas untuk sesaat kemudian tubuh Zhukai menghilang.
Bam!!
Sebuah serangan yang sangat kuat secara tiba-tiba menghantam wanita utusan sekte matahari itu.
Dia cukup terkejut ketika melihat gerakan Zhukai yang sangat cepat. Bahkan itu tidak tertangkap oleh kedua matanya.
"Ini aneh, dia hanya berada di Celestial God, lebih lemah dari Han Zhong. Bagaimana dia bisa melepaskan kekuatan yang kuat seperti ini."
Setelah berselang beberapa detik, wanita itu tersenyum.
"Adalah hal yang mustahil bagi Celestial God agar bisa bersaing dengan God of Destruction. Kecuali dia memiliki artefak kuat yang mendukungnya."
Gadis itu menyebarkan Qi keseluruh tubuhnya, sebuah pedang berwarna biru yang sangat indah tiba-tiba keluar di sampingnya.
"Berhati-hatilah untuk tidak terbunuh." Gadis itu tertawa kecil.
Gadis itu menggenggam gagang pedang dengan erat, sosoknya yang anggun tiba-tiba melesat.
Zhukai yang saat itu berada seratus meter darinya mengembuskan nafasnya beberapa kali sambil menggaruk kepalanya malas.
"Mungkin sudah saatnya bagiku untuk sedikit serius." Zhukai melepas tekanannya yang sangat kuat, dia menggenggam pedang merah itu dengan satu tangan kemudian melesat menghadapi serangan gadis itu secara langsung.
***
Bersambung.