Re-system

Re-system
Keluar dari Kubus Hitam



Dentang!!


Ting! Ting! Ting!


Suara benturan logam terdengar sangat keras dalam kubus hitam.


Dua siluet melesat dengan cepat dan saling menyerang satu sama lain, gerakan dua siluet itu yang sangat cepat membuat orang kesulitan untuk melihat pertarungan mereka berdua.


Duarr!!


Kai menyuntikkan sedikit Qi dengan energi bintang nya, ledakan keras yang keluar dari tangan kanannya segera memukul mundur bayangan hitam.


Kai menjauh beberapa meter kebelakang untuk mengatur nafasnya, "Heh, ini semakin menyenangkan ... Majulah!."


"Absolute Domain : Hujan Pedang!!.."


Kai memfokuskan Qi kedalam pedangnya kemudian melempat pedang perak itu ke udara.


Sementara itu, melihat siluet bayangan hitam yang datang kearahnya. Kai membuka mata bintang nya dan mulai menghadap serangan bayangan yang datang padanya.


Meskipun begitu, Kai masih belum bisa meninggalkan satu serangan pun pada bayangan hitam.


"Hyaa!!.."


Siuu!!


Whuss!!


Ribuan pedang perak mulai berjatuhan dari udara dengan kecepatan tinggi, bayangan hitam yang sadar dengan itu segera menjauh dari Zhukai.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu menjauh." Zhukai tertawa keras.


Tubuhnya melesat dengan kilatan petir berwarna hitam yang muncul disekitarnya, ia mengalirkan sedikit Qi dan memicu ledakan saat Zhukai memukul bayangan hitam itu.


"Rasakan ini!!."


Duarr!!


Ledakan keras dengan berkumpul nya asap debu membuat pandangan bayangan hitam itu menjadi kacau.


Dengan begitu, saat ribuan pedang menghantam lantai kubus, ledakan besar kembali lagi terjadi.


"Apakah itu sudah cukup mengakhiri nya!?" Zhukai melebarkan matanya menatap ribuan pedang perak yang menancap di lantai kubus.


Tepat setelah dia menyelesaikan kalimatnya, sinar cahaya berwarna putih tiba-tiba keluar dari dalam ribuan pedang perak.


Duarr!!


Ribuan pedang perak yang menancap di lantai segera hancur menjadi kepingan kecil, jauh di dalam tumpukan kepingan itu, bayangan hitam berjalan perlahan dengan sedikit luka yang diterima di bahu kanannya.


"Heh, seperti yang aku harapkan, ini memang tidak mudah." Zhukai kembali menyeringai.


Karena pedang perak itu sudah hancur menjadi kepingan kecil, Kai mengeluarkan kembali pedang dari cincin ruangannya.


"Aku lupa bahwa dia adalah bayangan diriku, tidak pernah terpikir bahwa dia akan menggunakan Pelindung Bintang dalam situasinya saat itu."


Kai ingat bahwa untuk mengeluarkan pelindung bintang sendiri tidak mudah, setidaknya harus ada beberapa persiapan sebelum bisa mengeluarkan pelindung itu dengan sempurna.


"Baiklah, aku juga belum puas!! mari bertarung lagi."


Dengan begitu, Kai dan bayangan hitam terus bertarung tanpa istirahat sedikitpun. Kai bahkan tidak bisa mengingat sudah berapa hari berlalu semenjak dia dan bayangan hitam bertarung.


Tubuhnya sudah basah kuyup oleh keringat yang begitu deras, nafasnya juga sudah mulai tidak teratur karena pertarungan yang sangat panjang itu.


Boomm!!


Mereka berdua terhempas mundur satu sama lain, hingga menabrak dinding keras kubus hitam.


Kai mudahkan banyak darah dari mulutnya, kondisinya terlihat sangat buruk dengan banyak luka yang ada di tubuhnya.


Kondisi bayangan hitam juga tidak jauh berbeda darinya, meskipun bayangan hitam tidak bisa merasakan rasa sakit sama seperti yang Kai alami. Tetapi luka itu juga mempengaruhi serangan dan gerakannya.


"Hahaha, aku sudah mengerahkan seluruh kekuatan ku, tapi bagaimana caraku untuk menang dari bajingan ini." Kai tidak marah ataupun sedih.


Itu tidak hanya meningkatkan kecakapan bertarungnya hingga di tingkat yang tidak pernah Kai bayangkan, tetapi juga meningkatkan kelima panca inderanya.


Dengan kecakapan bertarungnya saat ini, Kai mungkin bisa mengalahkannya Dewa Iblis walaupun Kultivasinya berada di bawahnya.


Saat Zhukai menatap lurus pada bayangan hitam, dia berdiri dengan sedikit gertakan di giginya.


Rasa sakit akibat pertarungan itu masih membekas dalam tubuhnya.


"Baiklah, ayo akhiri ini dalam satu serangan."


Zhukai mengigit lidahnya untuk mempertahankan kesadarannya yang hendak menghilang.


Seolah bayangan hitam tahu apa yang Kai maksudkan, dia menggenggam pedang hitam di tangannya dan mulai mengalirkan sisa Qi yang ada di tubuhnya.


Melihat bayangan Phoenix yang bersinar di belakang tubuh bayangan hitam, Kai memaksakan senyum di wajahnya.


"Jadi kau berniat menggunakan teknik itu. Baiklah, aku juga akan berusaha sekuat tenaga."


Kai memejamkan kedua matanya, dia menghirup udara segar dan menghembuskan nafas panjang.


"Domain Bintang : Mata Bintang Ilahi."


Ketika Zhukai kali membuka kedua matanya, dua bola matanya mengeluarkan sinar sangat terang bahkan ribuan kali lebih terang dibandingkan matahari.


Seluruh kubus hitam yang tertutup oleh cahaya Zhukai menjadi sangat terang hingga tidak ada seorangpun yang bisa melihat apa yang sedang terjadi disana.


Ketika cahaya terang di kubus hitam perlahan menghilang, terlihat sosok pria dan bayangan hitam saling berhadapan satu sama lain.


Waktu seolah berhenti, dua pedang berbeda warna saling tertusuk di tubuh dua sosok itu.


"Uhuk!!... Haahhh, kurasa ini adalah kemenanganku." Zhukai tersenyum sambil memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya.


Memang benar bahwa bayangan hitam berhasil menusuk tubuhnya, tetapi itu hanya menusuk bagian bawah lengannya.


Sedangkan untuknya, pedang Zhukai yang berwarna emas telah menusuk dengan sempurna tepat di tenggorokan bayangan hitam.


Tepat setelah satu tarikan nafas berlalu, tubuh bayangan hitam perlahan memudar menjadi cahaya.


Kai yang melihat itu hanya bisa tersenyum dan mengucapkan satu kata, "Terimakasih!."


Gedebuk!!


Tepat setelah bayangan hitam itu benar-benar menghilang, Zhukai segera terjatuh dengan nafasnya yang menjadi berat.


Saat Zhukai hendak memejamkan kedua matanya, hal yang tidak ia sangka adalah energi hitam yang ada disekitarnya mulai membantu mempercepat pemulihan tubuhnya.


Setelah berselang hampir satu menit, seluruh luka di tubuhnya telah sembuh seperti semula.


Nafasnya juga telah kembali seperti normal dan pandangan matanya juga telah kembali cerah.


"Eh, apakah energi hitam ini memang memiliki efek yang luar biasa?" Kai berkata sedikit meragukan apa yang baru saja terjadi.


Ia sudah berada di kubus hitam selama hampir satu tahun, setiap luka yang ia alami setelah bertarung dengan bayangan hitam sembuh dalam waktu yang cukup lama.


Tetapi ia sangat terkejut saat energi hitam itu secara sukarela membantunya menyembuhkan luka yang baru saja ia dapati.


Klakk!!


Suara pintu terbuka menggema di seluruh ruangan, Kai yang baru saja kali ke akal sehatnya segera terkejut kembali melihat cahaya yang keluar dari balik pintu yang terbuka.


"Akhirnya, setelah hampir satu tahun terjebak di tempat ini aku bisa keluar." Zhukai benar-benar sangat bahagia melihat cahaya itu.


Selama satu tahun menetap disana, ia sangat merindukan istri-istrinya yang ada di dunia jiwa dan juga Qi Yue yang hidup sendirian di dalam pedang.


"Istriku, aku datang.."


Kai melangkah maju berjalan keluar dari dalam kubus hitam, saat dia melangkah keluar dari tempat itu. Kesadarannya kembali lagi ditarik oleh kekuatan misterius.


***


Bersambung..