Re-system

Re-system
Provokasi Terhadap Pangeran Ke-17



Di ruang kedua lantai tujuh, sosok wanita cantik sedang duduk di sebuah kursi degan sangat anggun. Tangannya mengambil secangkir teh yang ada di atas meja dan mulai menyesapnya perlahan.


Ketika dia melihat seluruh kejadian itu, dia tidak dapat menahan diri untuk tidak mengejek Pangeran ke-17.


"Dasar Idiot, bagaimana kaisar bisa mengirim orang bodoh itu dalam pelelangan ini? Sungguh pemborosan." Ujarnya tanpa ekspresi.


Sementara itu, semacam ketertarikan muncul dalam hatinya pada sosok pemuda yang sedang duduk bersandar di lantai empat.


Entah kenapa, Shen Yue merasakan perasaan tidak nyaman pada Zhukai, seolah-olah firasatnya mengatakan bahwa Kai adalah seorang pria yang sangat berbahaya.


"Paman, tolong selidiki pria itu dan juga tolong lakukan ini secara sembunyi-sembunyi." Perintah Shen Yue pada seorang pria paruh baya di belakangnya.


"Baik Nona.." Jawab Pria paruh baya itu dengan ekspresi datar. Detik berikutnya, pria paruh baya itu menghilang seketika seolah-olah tidak pernah ada sedari awal.


Di bawah, setelah piringan besi berhasil terjual. Gadis pembawa acara itu mengeluarkan barang keempat untuk dilelang.


Itu adalah sebuah botol kaca yang berisikan tiga pil berbeda warna. Karena bot kaca itu tertutup rapat, tidak ada seorangpun yang menyadari apa yang ada di dalam botol kaca itu.


"Barang selanjutnya adalah Pil Mahkota Naga. Ini adalah Pil Dewa bintang satu yang memiliki efek untuk meningkatkan kekuatan fisik seseorang sebanyak dua kali lipat."


"Kalian semua tahu bukan, bahwa semakin tinggi tingkat Kultivasi, meningkatkan fisik tubuh juga semakin sulit? Tetapi Pil ini akan secara langsung meningkatkan fisik tubuh kalian dua kali lipat." Jelas gadis pembawa acara tersenyum manis.


Memang benar apa yang dikatakan oleh gadis pembawaan acar itu. Bahkan untuk Zhukai sendiri, meningkatkan fisiknya adalah hal yang sulit untuk dilakukan saat ini.


Dia telah mencoba untuk mencapai Tubuh Dewa dalam teknik penguatan tubuh, Sayanganya itu merupakan hal yang sulit untuk dicapai.


Tetapi itu bukanlah hal yang mustahil, jika kai fokus dalam teknik penguatan tubuh. Mungkin dia akan mencapainya suatu hari nanti.


"Hmm, percuma saja. Pil ini tidak berguna untukku.." Kai menggeleng kepalanya pelan dan menghela nafas panjang.


Dia membiarkan orang lain menawar, harga untuk pil itu terus naik hingga mencapai jumlah yang fantastis.


200.000 batu roh!!


Orang yang berhasil menawar adalah seseorang dari ruangan ketiga di lantai tujuh. Mereka adalah perwakilan dari Keluarga Bangsawan Len, meski memiliki kekuatan tempur terendah dari empat kekuatan utama. Kekayaan Keluarga Bangsawan Len adalah yang kedua setelah Istana Kaisar.


Leluhur Keluarga Bangsawan Len adalah seorang pedagang, tentu saja mereka banyak melahirkan banyak pedagang-pedagang terkenal lainnya.


Juga, alasan dibalik rendahnya tingkat Kultivasi mereka adalah karena konsumsi Pil yang berlebihan.


Bukan hanya membuat Kultivasi mereka terhambat, mereka juga akan kesulitan untuk menerobos hambatan dimasa depan karena kurangnya fondasi.


"Baiklah, barang keempat yang akan kita lelang..."


Sebuah liontin dengan bentuk tengkorak terlihat ketika seorang pria membawa barang itu menuju ke atas panggung.


Meski tidak ada yang menyadarinya, Kai sadar bahwa liontin itu adalah sebuah Artefak berharga yang sangat cocok dengan tubuh Dewa Kematiannya.


"Heh, aku tidak menyangka akan menemukan barang yang begitu bagus seperti ini.."


Setelah memperlihatkan liontin itu pada semua orang, gadis pembawa acara mulai menjelaskan tentang kegunaan dari barang itu.


"Ini adalah sebuah Artefak yang secara tidak sengaja di temukan oleh seseorang dari Rumah Lelang kita. Manager belum bisa secara pasti menjelaskan kegunaan dari barang ini, yang pasti liontin ini berasal dari era kuno."


"Harga awal adalah 10.000 batu raja, setiap peningkatan tidak boleh kurang dati 1.000 batu raja." Ucap gadis pembawa cara itu menatap semua orang.


Tidak seperti yang dia harapkan, tidak ada seorangpun yang menawar liontin itu. Alasannya? Tentu saja itu karena kegunaan dari liontin itu tidak pasti, akan sia-sia menghabiskan uang untuk barang yang tidak pasti.


"Apakah tidak ada yang ingin mengajukan penawaran?" Gadis pembawa acara itu berkata dengan sedikit kecewa, liontin itu sudah di lelang untuk beberapakali kali tetapi tidak ada yang berminat untuk menawarnya.


Bahkan setelah menurunkan harganya hingga 10.000 batu raja, masih tidak ada seorangpun yang menunjukkan minatnya.


Tepat ketika resepsionis itu akan mengumumkan untuk lanjut ke barang selanjutnya, suara keras dari seseorang di lantai empat terdengar.


"11.000 batu raja!!.."


Dengan terdengarnya suara itu, mata semua orang segera tertuju kesana. Mereka semua sudah sangat akrab dengan suara itu karena.hanya dialah yang berani mempermainkan Pangeran ke-17 dengan santainya.


"Sial, dia lagi? Apakah dia tahu kegunaan dari liontin itu?" Geram seseorang di lantai lima tidak senang.


Berbagai cemoohan mulai terdengar dengan sangat keras, tetapi bagi Zhukai itu hanyalah angin lewat.


Sementara itu, di ruangan pertama lantai tujuh. Senyuman licik menghiasi wajah pangeran ke-17.


"20.000 batu raja!!.."


Dengan teriakan seorang barusan, pandangan semua orang segera beralih padanya.


"Hahaha, lihat pangeran ke-17 mulai menawar. Akan ada hal yang bagus untuk dilihat." Seorang pria di lantai enam terkekeh dengan seringai jelek di wajahnya.


Kai dengan santai menaikkan harganya hingga 30.000 batu raja, dia tidak peduli seberapa tinggi pangeran ke-17 menawar, dia akan mendapatkan liontin itu.


"40.000 batu raja!! Heh, mencoba bersaing denganku? Dasar rakyat jelata.." Ejek pangeran ke-17 hingga membuat beberapa orang tidak senang.


"70.000 batu raja!!..


Harga tawaran terus melejit hingga sampai di harga ke 250.000 batu raja!! Jumlah yang sangat fantastis bahwa untuk seorang bangsawan sekalipun.


"300.000 batu raja!! Apakah pangeran ke-17 begitu miskin hingga tidak bisa menawar kembali hahahaha!!.." Suara itu sangat keras, semua orang yang mendengar itu mengeluarkan keringat dingin di punggungnya.


"Sial, dia gila! dia gila!! Memprovokasi pangeran ke-17 sama saja seperti tidak menempatkan Istana Kaisar di matanya!! Siapa sebenarnya pemuda ini!!.."


Sementara itu, di ruangan kedua lantai tujuh. Shen Yue mengerutkan keningnya tidak mengerti apa yang sedang di rencanakan oleh pria muda bertopeng itu.


Hingga ketika seorang pria patuh baya kembali, dia segera menjelaskan informasi yang dia dapat tentang Zhukai.


"Baru sampai di Kekaisaran Xuanzhen tiga hari yang lalu? Jadi, sebenarnya darimana pemuda ini berasal?" Shen Yue bertanya-tanya dalam hatinya.


Di ruangan pertama lantai tujuh, ekspresi pangeran ke-17 memerah padam!! Tingkat amarahnya telah mencapai tingkat dimana dia tidak akan pernah bisa memaafkan Kai lagi.


"Bangsat!! Dasar rakyat jelata.. 500.000 batu raja!! Hah, sekarang mari kita lihat, apakah kau bisa menawar lagi.."


Kai menyeringai, dia membuka mulutnya dan suara keras terdengar..


"10!!!.."


"Pfftt, apa dia bilang sepuluh? Apakah otaknya rusak? Apa dia dak mendengar pangeran ke-17 menawar 500.000 batu raja!.."


Semua orang mulai mencemooh Zhukai dengan begitu kejam, tetapi di detik berikutnya mereka semua terdiam.


"10 batu mistis!!.."


***


Bersambung..


Buat yang lupa tentang tingkatan mata uang, ini Author tulis lagi :


1 Koin Perak : 10 Koin Perunggu.


1 Koin Emas : 100 Koin Perak.


1 Batu Roh : 1.000 Koin Emas.


1 Batu Raja : 10.000 Batu Roh.


1 Batu Mistis : 100.000 Batu Raja.


1 Batu Dewa : 1.000.000 Batu Mistis.


Terimakasih sudah membaca, tetap dukung Author yah!


Mungkin beberapa hari lagi Author akan Hiatus sebentar, ada PAT jadi author fokus belajar dulu.


See You next time!!