
Di Dalam Kamar Kaisar Kai sedang Terlentang sambil menatap Layar Hologram di depannya, Ia terus menggeser layar Hologram itu kebawah seakan mencari suatu Barang.
"Kenapa Harganya mahal sekali yang termurah saja menghabiskan Ratusan Juta Poin System..." Ucap Kai sambil mengeluh.
"Yi'er Bisa Kau Carikan aku rekomendasi sebuah Kapal Perang yang Kualitasnya bagus tapi harganya tidak terlalu mahal."
[Baik Gege...]
Ding~
Muncul Sebuah Gambar Kapal Perang dengan Model Singa berwarna biru cerah.
Kapal Perang Kaisar Yu (Kuno)
Harga: 1 Milyar Poin System.
"Apa tidak ada yang lebih Murah Yi?"
[Tidak Ada Gege...]
Kai dengan Terpaksa membeli Kapal Perang yang Yi rekomendasikan, Ia membeli Kapal Itu sejumlah 10 Buah yang menghabiskan 10 Milyar Poin System.
Ding~
[Tuan membeli 10 Kapal Perang Kaisar Yu menghabiskan 10 Milyar Poin System]
Selesai membeli Kapal Perang, Kai kembali membuka Toko System, Karena Di toko System tidak menjual Granat, akhirnya Kai memutuskan untuk membeli Bahan-bahan nya saja dan meraciknya sendiri.
Sepanjang Malam Itu Kai begadang untuk membuat Granat yang akan ia bagikan pada para pasukannya. Di dalam granat yang Kai Buat, Kai mencampurkan berbagai elemen yang Ia punya dan Ia juga menambahkan beberapa Racun yang sangat mematikan.
Pagi Menjelang dan Kai hanya dapat membuat Granat sebanyak 100 Buah, Karena Disini Kai harus membuatnya secara manual.
1 Buah Granat yang Kai buat dapat membunuh Seorang Half Saint dengan mudah, Ia membuat 100 buah jadi ia dapat membunuh 100 Orang di ranah Half Saint, Belum Lagi jangkauan ledakannya yang mencangkup Ratusan Meter jauhnya.
Kai menyimpan 100 Bola Granat itu di dalam Inventory nya dan mulai membersihkan badannya.
Selang 10 Menit Berlalu Kai telah Menganti Pakaian tidurnya dengan Satu Set Zirah Naga, Zirah Naga itu berwarna perak dengan simbol Kepala Naga di bagian Punggung.
Kai terlihat sangat Gagah memakai Zirah Naga, Ia segera Berjalan Keluar Ke Lapangan Istana karena Para Prajuritnya telah menunggu dirinya.
Di Lapangan Istana Terlihat Prajurit yang telah berjajar Rapi dengan satu set lengkap Zirah serta Penutup kepala yang terbuat dari Metal. Karena Poin Kharisma yang Kai miliki membuatnya semakin terlihat menawan.
Mereka Melihat Kai datang Dengan Zirah Naga langsung terkagum-kagum, "Hormat Pada Yang Mulia Kaisar." Ucap Para Prajurit dan Petinggi Istana Serempak.
Kai Hanya membalas dengan anggukan kepala dan mulai mengeluarkan Kapal Perang Yang baru Ia Beli kemarin malam.
Saat Sepuluh Kapal Perang Muncul tiba-tiba itu mengagetkan Para Prajurit dan juga Petinggi Istana, Kai juga dibuat Kaget oleh ukurannya.
"Besar Sekali!!' Gumamnya.
"Prajurit Bersiap Ada serangan!" Teriak Jendral Wen memberi Komando.
Kai melihat Tingkah Jendral Wen hanya bisa tertawa, "Hahaha.... Tenang, Ini Kapal Perang yang sudah Ku siapkan untuk berperang nanti." Jelas Kai.
Kapal Perang Kaisar Yu memiliki ukuran yang sangat besar untuk satu Kapalnya dapat menampung Hingga 150 Ribu orang.
"Aktifkan Mode Invisible Boat Mobile."
Seketika 10 Kapal Perang itu langsung Tak terlihat Bahkan hawa keberadaannya menjadi lenyap. Para prajurit membelalakkan matanya tak percaya apa yang baru saja mereka lihat.
Kemana Kapal Perang Tadi? Bagaimana bisa Kapal hang besar itu menghilang tanpa jejak. Mereka semua kemudian menatap Kai dengan Pandangan Ingin tahu.
Kai kemudian menjelaskan Semua Fungsi yang dimiliki Oleh Kapal Perang ini dan juga Cara untuk mengendarainya.
Tanpa menunggu lama-lama Kai langsung memerintahkan para Prajuritnya untuk naik ke dalam Kapal, Proses itu membutuhkan waktu 10 menit.
Sesudah Masuk kedalam Kapal, Kapal itu langsung menghilang dan melaju Kearah Pegunungan Jielong.
Kai sudah menyampaikan Rencana Untuk menyergap Kapal Perang dari Benua Tengah di Pegunungan Jielong karena untuk dapat sampai Kekaisaran Elang Api harus melewati Pegunungan Jielong terlebih dulu.
Tak sampai Satu jam Kai dan Para Pasukannya Telah Sampai di Gunung Jielong, Mereka membagi Penyergap menjadi 2 Kelompok, 5 Kapal Dari sisi Kanan, 5 Kapal dari sisi kiri.
Karena Mereka Bosan Menunggu, Para Prajurit memutuskan untuk berlatih sedangkan Kai dan Para petinggi membahas Rencana untuk kedepannya.
Selang 5 Jam berlalu terlihat Rombongan Kapal dengan Kecepatan Yang sangat Cepat melaju Ke arah Pegunungan Jielong.
Rombongan itu terdiri dari 12 Kapal Perang Seukuran Kapal Perang yang dimiliki Pasukan Kai dan satu Buah Kapal Perang Induk.
Saat Kapal Perang Benua Tengah hampir mencapai Tempat yang telah Kai Rencanakan, Segera saat itu Juga Kai memberi Perintah.
"Serang!!"
10 Kapal Perang dari Pasukan Kai langsung menembakkan sebuah Cahaya Emas dan langsung meledakkan 3 Kapal Perang Milik Benua Tengah.
"Cepat Turun Dari Kapal kita telah di sergap!!" Perintah Kaisar Huo.
Kini Penyerang dari Benua Tengah sudah kehilangan 1 satu per empat dari jumlah Pasukan nya yang membuat Kaisar Huo menjadi Frustasi.
"Sialan!!"
Kaisar Huo Mulai melancarkan Serangan Api dari tangannya karena elemen utama miliknya adalah Elemen Api.
"Panah Api, Bakar Kapal itu untukku." Seperti memiliki Kesadaran sendiri Panah Api yang Kaisar Huo keluarkan dengan cepat menyerang Kapal Perang dari Benua Barat.
Boom!!!
Suara Ledakan yang sangat keras terdengar di tengah pegunungan itu, Kapal Perang yang baru saja Kaisar Huo serang menggunakan Panah Api lini tertutup Kabut yang cukup tebal.
Sesaat Kaisar Huo merasa dirinya diatas angin tapi ketika Kabut Asap Mulai menghilang itu memperlihatkan Kapal Perang Kekaisaran Elang Api baik-baik saja bahkan tidak menerima kerusakan sedikitpun.
"Bagaimana Mungkin!!! Teknik Andalan Yang Mulia Bahkan dapat melelehkan Baja Terkuat sekalipun kenapa Kapal Perang seperti itu tidak terkena Kerusakan sedikitpun!!" Seru Para Kultivator Benua Tengah tidak percaya.
Tidak Hanya mereka Saja Bahkan Para Prajurit Kekaisaran Elang Api pun menjadi kaget, "Eh Kapal ini ternyata sangat Kuat, Kaisar Huo yang terkenal dengan Teknik Panah apinya saja tidak dapat menimbulkan kerusakan sedikitpun Pada Kapal ini." Ujar Salah seorang Prajurit Istana.
Kai Keluar Dari Kapal Perang dan Mulai mengeluarkan Pedangnya Ia juga menyuruh Para Pasukannya untuk segera turun dari kapal untuk membantai Para Penyerang dari Benua tengah.
"Kalian Semua Ikuti Komando Ku... Serang!!!" Teriak Kai membangkitkan semangat Para Pasukan.
"Waaa!!!."
Saat mereka sudah turun dari Kapal mereka dengan cepat meminum Pil Berseker yang kemarin Jendral Wen Berikan.
Boom!!
Boom!!
Satu Persatu Prajurit yang telah meminum Pil Berseker telah Naik Tingkat 1 Ranah. Terlihat Luapan energi yang abnormal keluar dari tubuh Masing-masing prajurit yang telah meminum Pil Berseker.
"Kekuatan Ini... Sebelumnya aku hanya seorang Pendekar Suci tapi sekarang Aku telah naik tingkat menjadi Nirwana..."Gumam Salah Seorang Prajurit yang berada di barisan depan.
Hanya Butuh waktu setengah Jam untuk Pasukan Kai membantai Seluruh Orang Yang ada, Kaisar Huo pun dibuatnya semakin Frustasi.
"Berani-beraninya kalian Para Semut membunuh Pasukan ku sekarang rasakan Ini... Waaa!!!"
Whuss!!
Boom!!
Ledakan itu mengenai Para pasukan Kai yang berada di garis depan dan membuat mereka terpental sejauh 100 meter.
Untungnya karena jimat yang Kai berikan sebelumnya membuat Nyawa mereka selamat, Kai dengan tegas menyuruh Pasukannya mundur dan dengan gagahnya maju untuk melawan Kaisar Huo satu Vs satu.
Asap yang terjadi akibat ledakan itu perlahan Hilang dan terlihat Kaisar Huo yang tubuhnya telah berubah total, Kulitnya yang awalnya Kuning kecoklatan menjadi Merah serta tumbuh Tanduk di kepalanya dan juga matanya telah berubah menjadi hitam legam.
Kultivasinya Juga meningkat Pesat yang awalnya Seorang Raja Dao Awal menjadi Raja Dao Puncak.
"Bwahaha... Kalian berani membuatku marah sekarang rasakan akibatnya." Tawa Kaisar Huo seperti teror yang terdengar di telinga para prajurit.
"Hei Kau Kaisar Idiot.... Mau sampai kapan kau akan tertawa seperti itu Sini lawan aku."
Kai mengeluarkan Dua Pedang dari Cincin Ruangnya dan mulai memasang Kuda-kuda..
"Langkah Angin... Teknik Pedang Langit, Gerakan Kedua Tusukan Pedang!!" Kai mengeluarkan dua Teknik sekaligus yang membuat Gerakan menusuknya menjadi sangat cepat Bahakan tidak bisa di ikuti oleh mata Biasa.
Kaisar Huo menjadi Terkejut dengan serangan yang Kai lakukan tapi dengan cepat ia juga mulai mengeluarkan teknik bertahannya.
"Teknik Leluhur Darah, Perisai Darah!!."
Darah dari mayat Kultivator Benua tengah yang berhasil Prajurit Kai bunuh mulai berkumpul menjadi satu membentuk sebuah Perisai yang melindungi Kaisar Huo.
Boom!!!
Duarr!!!
Ledakan itu sangat Keras Hingga membuat Kai melangkah kebelakang.
"Sial Tubuhnya sangat keras!" Gerutu Kai kesal.
Di samping Itu Kaisar Huo yang berhasil menahan serangan Kai berdiri diam tak berbicara Tubuhnya bergetar hebat.
"Teknik Anak Itu sangat Hebat, bahkan setelah menggunakan perisai darah seluruh tubuhku rasanya mati rasa!!" Batin Kaisar Huo.
Kedua Orang Itu kembali bertatapan dan mulai memasang Kuda-kuda Kembali dan menyerang secara bersamaan.
***
To Be Continued