Re-system

Re-system
Sang Tirani Pertama



Kristal Yin–Yang, itu adalah sebuah artefak yang Kai butuhkan saat ini untuk menggabungkan dua artefak lain yang di milikinya saat ini.


Dua artefak itu tak lain adalah Mutiara Roh Air dan juga Tablet Cahaya. Di kehidupan keduanya sebagai dewa bintang, Zhukai secara tidak sengaja menemukan sebuah catatan di reruntuhan Shura.


Catatan itu berisi tentang berbagai jenis artefak dari tingkat umum hingga di tingkat Supreme. Sedangkan untuk mutiara roh air dan tablet cahaya, kedua artefak itu termasuk kedalam jenis artefak umum.


Tetapi untuk Zhukai saat ini, kedua artefak itu sangat berguna untuk meningkatkan kekuatannya dan juga basis Kultivasinya.


Selain bisa meningkat atribut cahaya dan air, Kai juga bisa membuka salah satu segel di tubuhnya menggunakan kedua artefak itu.


Tetapi yang terpenting di antara itu semua adalah peningkatan bagi Kultivasi Zhukai. Setelah Kai berhasil menggabungkan kedua artefak itu dan menyerap esensinya ke dalam Dantian, Kai sudah memperkirakan bahwa ia mungkin dapat menembus God of Destruction Langit Ke-tujuh atau bahkan menebus God of Creation Langit Pertama.


"K–Kristal Yin–Yang, haa... apakah ini benar-benar nyata!?" Kai menggosok kedua matanya beberapa kali tak percaya dengan apa yang ia lihat.


Tetapi setelah ia menyipitkan matanya untuk melihat benda itu dengan jelas, kristal itu masih sama seperti yang di gambarkan di dalam catatan yang ia temukan dulu.


"Tidak peduli seberapa mahal itu, aku pasti akan mendapatkannya." gumam Zhukai sambil mengepalkan tangannya erat.


Sementara Zhukai masih terkejut dengan kemunculan Kristal Yin–Yang, Murong Xin yang berdiri di atas panggung mulai menjelaskan tentang kegunaan dari artefak itu.


"Mungkin hanya sedikit dari kalian yang mengetahui artefak dan juga kegunaannya. Jadi aku akan menjelaskan sedikit tetang artefak ini."


"Seperti yang aku katakan tadi, artefak ini bernama Kristal Yin–Yang, dan untuk kegunaannya ... Artefak ini dapat menggabungkan dua atau tiga buah artefak, bahkan jika itu memiliki elemen yang bertentangan."


"Kristal ini adalah Artefak langka yang hanya tercipta dari esensi paling murni di dunia, dan kristal ini juga termasuk ke dalam jenis artefak suci."


"Harga awal untuk Kristal Yin–Yang adalah 1 juta Poin Angkasa, setiap peningkatan tidak ada batasan."


Tepat setelah Murong Xin menyelesaikan ucapannya, ada banyak tamu lelang yang sedikit kebingungan dan berbicara satu sama lainnya.


"Kristal Yin–Yang, kurasa baru kali ini mendengarnya, tetapi setelah mendengar kegunaannya, bukankah ini artefak yang sangat luar biasa!!." seorang tamu lelang dengan angka 4 digit berkata penuh keterkejutan.


Tetapi setelah mendengar harga yang di ucapkan Murong Xin, ia jelas tidak memiliki harapan untuk bersaing dengan para tamu lelang lainnya.


Bahkan di kursi para tirani, terlihat seorang tamu lelang dengan nomor LS–97 menunjukkan ketertarikan.


"Heh, ternyata Lelang memiliki artefak langka seperti ini. Kalau begitu... 7 juta Poin Angkasa."


Saat mendengar suara tawaran dari seorang tirani dengan nomor lelang LS–97, beberapa tamu lelang mulai kehilangan harapan.


Diantara semua orang itu, Zhukai sama sekali tidak peduli. Bahkan jika orang yang menawar adalah salah satu tirani lelang semesta, Kai masih bermaksud untuk mendapatkan artefak itu.


"8 juta Poin Angkasa!." Zhukai mengangkat tangannya sambil menyuarakan harga tawarannya.


Sontak saja setelah Zhukai mengucapakan tawarannya, ia segera menjadi pusat perhatian diantara para tamu lelang.


"Gila... Dia bahkan berani bersaing dengan seorang tirani, menurutmu siapa yang akan mendapatkan artefak itu?" tanya seorang tamu lelang dengan angka 3 digit pada tamu lelang di sampingnya.


"Siapa? tentu saja tirani itu yang akan memenangkan Kristal Yin–Yang, bahkan jika pendatang baru itu menyuarakan tawarannya, bagaimana bisa dia dibandingkan dengan seorang tirani lelang semesta."


"Hmm, kurasa itu masuk akal juga."


Murong Xin yang berdiri di atas panggung cukup terkejut dengan harga yang Zhukai ucapkan. Ia menduga bahwa Zhukai akan kehabisan Poin Angkasa saat menawar giok zamrud es.


Siapa yang menyangka bahwa dia akan memiliki Poin Angkasa lagi untuk menawar.


"8 juta Poin Angkasa, apakah ada yang menawar lebih tinggi?"


"Sialan, pendatang baru itu berani sekali mencoba bersaing denganku." gerutu pria itu kesal.


"Ingin bersaing denganku? Maka akan aku perlihatkan padamu apa itu tirani yang sebenarnya.."


Pria itu menyeringai lebar sambil menaikkan harga tawarannya menjadi 10 juta.


Tetapi Zhukai dengan acuh ikut menaikkan tawarannya menjadi 15 juta Poin Angkasa.


"Tch, 20 Juta Poin Angkasa..."


"Hmm, 30 juta Poin Angkasa..."


Perang harga antara Zhukai dan tirani lelang terus berlanjut dan harga untuk Kristal Yin–Yang terus naik sampai melebihi 50 juta Poin Angkasa.


Bahkan Murong Xin sangat terkejut dengan peningkatan yang tidak masuk akal itu. Ia tahu bahwa Kristal Yin–Yang adalah artefak langka, tetapi harga maksimal untuk Kristal itu hanya sampai di angka 35 juta saja.


Seorang gadis dengan nomor lelang LS–31 sedikit tersenyum menikmati perang harga antara Zhukai dan tamu lelang lain.


"Tch, dia benar-benar sangat menganggu!!.."


"60 juta Poi–..."


Belum sempat pria itu menaikkan harga tawarannya, suara Zhukai terdengar sangat keras di telinga semua orang.


"100 juta Poin Angkasa..."


Tepat setelah itu, suasana lelang menjadi sangat hening tanpa sedikitpun suara. Mereka semua terkejut sekaligus tak percaya dengan. harga yang Zhukai ucapkan.


Bagaimana bisa untuk seorang pendatang baru memiliki Poin Angkasa sebanyak itu, bahkan untuk orang dengan nomor tiga digit, mereka membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan Poin sebanyak itu.


Pria dengan nomor lelang LS–97 tak dapat menahan lagi amarahnya dan mulai berteriak.


"Berhenti mengatakan omong kosong sialan, mustahil untuk pendatang baru seperti mu memiliki jumlah Poin sebanyak itu."


Teriakan itu sangat keras, semua tamu lelang dengan jelas mendengar teriakan itu di telinga mereka.


Mereka semua berganti menatap Zhukai untuk melihat jawaban apa yang Zhukai berikan.


"Hmm, mustahil? Siapa dirimu sampai mengatakan itu hal yang mustahil. Jika kau memang memiliki lebih banyak poin, mengapa kau tidak menaikkan harga tawaranmu lebih tinggi." Zhukai dengan tenang menjawab perkataan itu.


Tepat setelah itu, terdengar suara tawa yang cukup keras dari barisan para tirani.


"Hahahaha... Menarik, sangat menarik... Apa yang dia katakan memang benar. Dalam lelang, Poin menentukan segalanya, jika kau tidak memiliki Poin, cukup diam saja idiot!" itu adalah suara seorang pria.


Saat seseorang melihat nomor yang terdapat di atas kepalanya, keterkejutan terlintas di wajah semua tamu lelang.


"D–Dia... Dia Lu Xiao!!.."


Benar, pria itu adalah tirani nomor satu dalam lelang semesta. Lu Xiao!.


****


Bersambung...