
"Long 1, apa kau lihat wanita ini?"
Long 1 mengangguk dengan cepat, "Ya boss, apakah ada sesuatu yang perlu aku lakukan terhadapnya."
Dengan senyum jahat Zhukai kembali berbisik, "Perkosa dia dan jangan lupa pasang ekspresi buas di wajahmu untuk menakut-nakuti nya."
Kai mengalihkan pandangannya pada wanita pembunuh yang terjatuh tidak berdaya di hadapannya saat ini.
"Apa kau masih tetap tidak berniat mengatakannya? Maka jangan salahkan aku jika bersikap kejam."
"Apa kau tahu pria ini? Dia adalah Undead yang baru saja aku panggil, karena kematian terlalu mudah untukmu, aku memerintahkan Undead ini untuk memperkosa tubuhmu tanpa ampun. Aku juga akan menghilangkan domain ini agar seluruh murid sekte ku menyaksikan kejadian ini secara langsung."
Tepat setelah ucapannya berkahir, Long 1 berjalan mendekati wanita pembunuh itu dengan ekspresi buas di wajahnya.
Karena pada dasarnya Long 1 tidak memiliki emosi, dia tidak bisa memahami apa yang Kai perintahkan. Tetapi Zhukai mengirimkannya sedikit pengetahuan umum tentang bagaimana tersenyum, menangis, dan beberapa ekspresi lainnya.
Melihat Long 1 mendekat kearahnya, wanita pembunuh itu, Li Ying berjalan mundur dengan tubuhnya yang bergetar tidak terkendali.
"Apa kau benar-benar manusia! bagaimana kau bisa memikirkan hal kejam seperti ini.."
Karena luka yang ia alami dari serangan Zhukai, Li Ying jelas tidak di untungkan jika harus melawan Long 1 saat ini.
Membayangkan apa yang Kai katakan padanya, Li Ying benar-benar tidak menginginkan hal itu terjadi.
"Hal kejam!? Hahaha, jangan membuatku tertawa. Apakah kau tidak mengingat setiap hal kejam yang kau lakukan setiap kali membunuh seseorang."
"Apakah pembunuh seperti mu layak mengatakan sesuatu seperti itu."
Mendengar perkataan Zhukai, Li Ying sama sekali tidak bisa membalas balik. Karena apa yang katakan adalah fakta, Li Ying hanya diam tanpa sedikitpun menjawab.
"Long 1, cepat–..."
"B–Berhenti!! A–Aku akan mengatakannya.." Li Ying menggertakkan giginya.
Karena dia sangat tidak berdaya dengan situasinya kali ini, dia tidak punya pilihan lain selain menuruti apa yang Kai ucapkan.
Sebenarnya, Kai tidak perlu repot-repot meminta Li Ying untuk mengatakan apa tujuannya datang memata-matai sekte Ling Tian.
Dia bisa saja membunuh Li Ying dan menggunakan Death Memory untuk memeriksa ingatannya.
Tetapi ada batasan seberapa banyak Kai bisa melakukannya, dan saat ini Kai berniat menggunakan Death Memory untuk Light God ketika dia membunuhnya nanti.
"Cepat katakan!..."
Dengan tekanan yang Kai berikan, Li Ying menghela nafas panjang dan mulai berbicara.
"Seorang bernama Wu Liyan membayar organisasi kami dengan harga yang sangat mahal untuk mencari informasi tentang Sekte Ling Tian."
"Dia juga memberi biaya tambahan jika kami bisa membunuh pemimpin sekte Ling Tian dan membawa kepala nya padanya."
Li Ying terus menjelaskan semua yang dia ketahui tentang permintaan orang yang dipanggil Wu Liyan.
"Hmm, nama ini terdengar asing. Hei, bisakah aku mendapat sesuatu yang berkaitan dengannya?"
Meskipun Li Ying sedikit aneh mendengar permintaan Zhukai, tapi dia ingat bahwa pria yang disebut Wu Liyan memberinya sebuah token untuk menghubunginya.
"Apakah barang ini bisa!?" Li Ying memberikan sebuah token berwarna hijau tua pada Zhukai...
Melihat token yang ada di tangan Li Ying, Zhukai memasang senyum di wajahnya.
"Ya, ini bisa.."
Setelah mengambil token itu dari tangan Li Ying, Kai segera memerintahkan Yi untuk mengindentifikasi barang tersebut.
"Yi'er bisakah kamu melacak orang pemilik token ini?"
"Hahh, tidak perlu disebutkan. Cepat lacak keberadaan orang ini."
Layar Hologram biru di depan Zhukai segera menampilkan sebuah peta besar yang tidak lain adalah peta Alam Cahaya.
Sebuah titik merah di peta tersebut menunjukkan seseorang yang berasal dari sekte Cahaya.
"Hmm, jadi mereka berasal dari sekte cahaya. Mungkinkah itu tetua sekte atau ... Light God!."
Kai memejamkan kedua matanya sambil memecahkan token di tangannya menjadi dua...
"Jadi, bisakah kamu melepaskan ku..." Li Ying yang masih ada di tanah menatap Zhukai dengan ekspresi rumit.
Dia tidak tahu apakah Kai akan membiarkannya hidup atau membunuhnya.
Mendengar perkataan Li Ying, Zhukai berpikir untuk sementara waktu.
"Heh, aku menemukan sebuah ide yang menarik."
"Katamu kau berasal dari organisasi pembunuh bayaran bukan? Lalu apakah organisasi mu akan membunuh setiap orang asalkan mereka memberi bayaran yang tepat tergantung target yang klien pilih?"
Li Ying terkejut sejenak kemudian mengangguk, "Ya, seperti itulah organisasi kami.."
Setelah mendengar jawaban Li Ying, Zhukai menyeringai lebar.
"Kalau begitu, cepat antar aku menemui ketua organisasi mu. Aku memiliki sesuatu yang perlu aku bicarakan dengannya."
Mata Li Ying menyala, "A–Apa yang sedang kau rencanakan, apa kau akan membinasakan organisasi kami? Tidak– Aku tidak akan mengatakan sepatah katapun informasi."
"Bahkan jika kau mengancam ku, aku masih akan menutup mulut."
Zhukai menghela nafas panjang setelah mendengarnya, "Hahh, kau terlalu berpikir berlebihan. Aku hanya ingin membicarakan kesepakatan dengannya."
Merasa bahwa apa yang Kai ucapkan bukanlah kebohongan, Li Ying berniat untuk mempercayainya.
"Baiklah, tapi bisakah kamu menghapus domain ini terlebih dulu.."
Setelah Kai menarik kembali domain kegelapan, halaman kediaman ketua sekte kembali terlihat jelas.
Dia juga sudah memerintahkan Long 1 untuk kembali.
Lung Ken yang berdiri di dekat pohon cukup terkejut dengan hilangnya asap tebal itu. Dia sebenarnya berniat untuk membantu Zhukai, tetapi ia juga tahu kalau ia hanya membebani Kai jika melakukan itu.
Saat Lung Ken melihat meja tempat mereka berbicara yang sudah hancur, terlihat Zhukai berjalan kearahnya bersama dengan wanita dari organisasi pembunuh.
"K–Ketua sekte... apa anda baik-baik saja."
"Ya, aku tidak apa-apa kamu tidak perlu khawatir. Aku tidak akan tinggal lebih lama karena ada sesuatu yang harus aku lakukan dengannya."
"Apakah sumber daya sekte masih banyak tersisa?" Sebelum Kai pergi, dia bertanya terlebih dulu untuk memastikan.
"Ya, sumber daya yang ketua sekte berikan dulu masih tersisa sangat banyak. Bahkan setelah menerima murid yang sangat banyak seperti ini, tidak banyak sumber daya yang berkurang." jelas Lung Ken.
"Itu bagus, latih juga beberapa alkemis dan juga pandai besi untuk memenuhi kebutuhan sekte. Kalau begitu, aku akan pergi terlebih dulu."
Kai menepuk pundak Lung Ken kemudian berjalan pergi bersama Li Ying, "Sampai jumpa lagi ketua sekte."
Lung Ken membungkuk sebagai penghormatan untuk Zhukai. Setelah siluet Zhukai sudah tidak terlihat lagi, Lung Ken memasuki kediamannya untuk berkultivasi.
Sementara itu, Kai dan Li Ying menemui Wang Zhong terlebih dulu sebelum pergi meninggalkan sekte Ling Tian.
***
Bersambung..