Re-system

Re-system
Nyamuk Darah



Dua Bulan berlalu


Selama Dua Bulan Ini, Kai menyerahkan Urusan Kekaisaran Pada ayang Jihui sementara Ia fokus berkultivasi.


Setelah membawa semua keluarganya Keluar dari Dunia Jiwa, Sekarang Mansion tempat Tinggalnya Ramai tidak sunyi seperti Dua Bulan Lalu.


Untuk Urusan Muridnya ia juga kadang Kala memeriksa mereka dan memberi beberapa Nasihat agar Kultivasi mereka tidak terhambat, Kadang Kal ia juga mengadakan Turnamen di antara Para Muridnya untuk mengetes dan memberi Para muridnya lebih banyak Pengalaman Bertarung.


Seperti Biasa, Ling Sa memenangkan Turnamen tersebut karena dirinya merupakan Murid paling Jenius di antara 100 Orang lainnya.


Setiap Satu Minggu sekali Kai melakukan Kultivasi Ganda bersama Jiuyang Lin, Ia juga pernah melakukan dengan Yi beberapa Kai, Tapi ia tidak pernah melakukan Mantap-mantap dengan Bibi Yao.


Di dalam Kamar, Kai terlihat sedang Duduk bersila sambil mengkonsumsi beberapa Pil dan mulai mengaktifkan Budidaya Pelahap Bintang.


Whuss!


Tarikan Angin Kuat menyerap Aliran Qi alam sejauh Ribuan Meter Jauhnya,Walaupun Begitu karena Qi yang ada di Alam Rendah terlalu Tipis Budidaya Pelahap Bintang Tidak terlalu berguna.


Menghela nafas panjang, Kai bangkit dan membuka Pintu Kamarnya, Menghirup Udara segar.."Humm.. Haa.."


Keluar dari Rumah terlihat Halaman Cukup Sepi, Mun dan Kun serta anak-anak sedang berada di Akademi Star Sun.


Kai menyekolahkan mereka di Akademi agar mereka semua memiliki banyak teman dan memiliki Kenangan Masa kecil yang Indah.


Kai melangkah Keluar dari Rumahnya, Tiba-tiba Aura Kematian yang Pekat menyelimuti Seluruh Dataran Benua Barat, Tepat Ketika dirinya merasakan Aura Kebencian dan Rasa Haus darah yang sangat pekat, Kai langsung Terbang Kearah Sumber Aura itu berada.


**


Di Pesisir Lautan Darah Terlihat segerombolan Makhluk Hitam bersayap Mirip seperti nyamuk dengan ukuran tubuh Raksasa.


Desa Yang dekat dengan Pesisir Laut, Mulai mengevakuasi diri Satu persatu beraliran Kencang menuju tempat yang aman. Sayangnya Mereka hanyalah orang Biasa bukan Seorang Kultivator, Hanya dalam waktu tak sampai 5 Menit semua orang tewas dengan Kondisi tubuh mengering kehabisan darah.


"Haa... Darah segar!! Sudah alam aku tidak merasakannya."


Seekor Nyamuk dengan Ukuran Paling besar menatap Jauh ke Selatan, Aura yang Kuat dan mendominasi terus menerus Keluar dari Tubuh Hewan itu.


Sesaat Seorang Nyamuk berukuran lebih Kecil mendekat kearahnya, "Lapor Ratu, Setelah saya selidiki.. Kita saat ini tengah berada Di Alam Rendah yang di sebut Dunia Kultivator, Tanah yang Kita Pijaki saat ini berada di Wilayah Benua Barat."


Nyamuk besar itu menatap Tajam kebelakang Menganguk Puas dengan kerja Bawahannya.." Cepat Berkumpul Kita akan segera membunuh Seluruh Manusia yang ada di Benua ini, dan terus menerus membunuh Hingga semua manusia yang ada Di Alam Kecil ini musnah.." Teriak Ratu Nyamuk dengan Suara Kejam.


Dengan Sigap Para bawahan Ratu Nyamuk segera berkumpul, Mereka terbang Mengikuti Ratu Nyamuk yang sekarang telah berada di Atas Awan.


Cahaya Matahari tertutup membuat Dunia Kultivator menjadi Gelap Gulita, Dengan terkejut Kai menatap Langit sambil menggerakkan Gigi ia menambah Kecepatannya Menuju Pesisir Laut.


Karena Cooldown Skill Teleport masih terbilang Cukup Lama, Kai tidak memiliki cukup waktu menunggu Cooldown Skill itu berakhir.


Langit semakin menghitam dikarenakan Banyaknya Nyamuk Darah yang sudah berkembang biak, Saat ini di perkirakan Jumlah Nyamuk darah Disana mencapai Satu Juta jiwa.


Di tengah perjalanan Tiba-tiba terdengar Pemberitahuan dari System


Ding


[Mendeteksi Adanya sebuah Binatang Legenda Kelas Atas, Nyamuk Darah!! Di harapkan Tuan berhati-hati]


Kai terkejut, Matanya melotot Kearah Layar Hologram Biru di depannya, Bertanya "Bagaimana dengan Jumlah Keseluruhan dan Juga tingkat Kultivasi Mereka."


[Menghitung... Nyamuk Darah Berjumlah 1.432.899 Jiwa, Dengan Rata-rata tingkat Kultivasi Mencapai Ranah Saint]


Semakin Melihat Latar Hologram di depannya aki semakin Kaget, "Dengan Pasukan Sebanyak Ini... Menaklukan Dunia Kultivator Bukanlah hal yang sulit!! Sial Kenapa Orang itu memberiku tugas yang sulit begini, Sial.." Umpat Kai kesal.


Mengambil Pedang Thunderbird di dalam Cincin Ruang Kai segera menggunakan Skill Teleport karena Waktu Cooldown telah berkahir.


Sementara Itu Nyamuk Darah dalam Waktu Setengah Hari mereka Sudah membantai Habis 1 Kerajaan dan Ratusan Kota dengan Korban Jiwa mencapai Jutaan Orang.


Tak Berhenti Sampai disitu Mereka terus bergerombol menuju Kearah Selatan, Di pimpin oleg Seorang Seorang Nyamuk Raksasa yang memiliki Warna Kulit berbeda sendiri dengan sebuah Mahkota tergantung di Kepala nyamuk raksasa itu.


"Ayo Para prajurit ku, Mari Kita membunuh para manusia Keji itu yang telah berani memusnahkan Ras kita di masa Lalu, Balaskan Dendam Leluhur kita!!."


Tepat Setelah Ratu Nyamuk menyelesaikan Kata-katanya muncul Kai dati Kehampaan mencegah Para gerombolan Nyamuk yang berjumlah Jutaan.


Selanjutnya, Seorang Bawahan Ratu Nyamuk Mulai menyerang Kai berada, "Matilah Manusia!!."


Slash!!


Hanya sepersekian Detik Tubuh Nyamuk itu Langsung terbelah menjadi Dua.


Ding


[Berhasil Membunuh Binatang Roh, Mendapatkan 50.000 Poin System, Mendapatkan 100.000 Poin Pengalaman]


Kai mengibaskan Pedangnya yang berlumuran darah dan mengangkat Pedang Thunder miliknya kearah Ratu Nyamuk.


"Beraninya Kau membunuh Rakyatku yang tidak bersalah!! Bersiaplah menerima Konsekuensinya!!."


Tatapan Kai berubah Tajam layaknya pedang, Hanya dengan sekali Tatap Nyamuk yang berada di Ranah Dao Kebawah Langsung meledak Seketika.


Ding!!..


Ding..


Ding.


Pemberitahuan System terus menerus bergema di Telinga Kai membuatnya Kurang Konsentrasi Bertarung.


Ratu Nyamuk cukup terkejut melihat Para Bawahannya meledak Satu persatu, Menatap Pemuda di depannya yang hanya berada di Ranah Raja Dao, Ratu Nyamuk sebenarnya meremehkan Kekuatan Pemuda itu.


"Tidak Kusangka, Kau sangat Kuat!! Sepertinya aku terlalu meremehkan mu.."


Mengeluarkan Sebuah Benda menjijikan dari Mulutnya, Ratu Nyamuk langsung menerbangkan Benda itu dan berubah menjadi Aura yang diserap setiap Anak Buahnya.


"Gawat!!.." Sadar Akan kelalaiannya, Kai segera Menghentikan Perubahan yang terjadi Pada Nyamuk darah di depannya.


"Ahh, Sial Aku terlambat."


Lonjakan Aura yang sangat Kuat memenuhi Hutan Yang memisahkan Kerajaan satu dengan yang Lainnya.


Masih dengan sikap Waspada, Kai memengang Erat Pedang Thunderbird, mengaktifkan Tubuh Kaisar Petir... Sebuah Sambaran Petir tepat mengenai Dirinya.


Blarr!!


Ledakan!!


Tubuh Kai perlahan Berubah, Mata Ke emasan dengan Aura Petir Kuno terus-menerus mengalir di seluruh Tubuhnya.


"Teknik Pedang Pemusnah Kill.."


Melompat Tinggi di atas Awan, Tubuh Kai berputar-putar sambil menebas Nyamuk Darah yang sedang mengalami Perubahan.


Setiap Tebasan Kai berhasil membunuh 10 Lebih Nyamuk darah dengan gabungan Tubuh Petir, Kai berhasil Membunuh Puluhan Ribu Nyamuk Darah hanya dalam Waktu Sepuluh Tarikan Nafas.


Kembali Ke Posisi Awalnya berdiri, Kai melihat bahwa Nyamuk Darah yang telah ia bunuh sama sekali tidak mempengaruhi Jumlah Nyamuk darah Seutuhnya.


"Thousand Spirit Sword!! Api Phoenix.. Hiyaa!!.."


Ribuan Pedang Roh terbang Keluar dari kehampaan dan mulai menebas Nyamuk darah di ikuti oleh sebuah Api Merah menyala yang langsung membakar Tubuh Nyamuk Darah menjadi Debu.


Melihat Itu sang Ratu Nyamuk tidak berdiam Diri, Ia berubah Wujud menjadi Manusia karena dengan bentuk Fisik Hewannya Ia akan kesulitan Melawan Kai.


Sementara Itu Kai mengeluarkan Jurus nya kembali, "Shadow Clone... Keluar!!"


Kloning Bayangan Berjumlah tak sampai 10 Orang yang masing-masing Memiliki 1 Persen dari Kekuatan Yang Kai miliki.


Sementara itu Ratu Nyamuk telah menyelesaikan Perubahan wujudnya menjadi seorang Gadis Remaja dengan tatapan Dingin dan diatas Kepalanya tergantung sebuah Sungut mirip Nyamuk.


"Haha, Manusia Kau memiliki Cukup Kekuatan untuk melawanku, Tapi hanya sampai situ saja, Karena sebentar Lagi Kau akan mati di tanganku!!."