Re-system

Re-system
Pertarungan Dengan Raja Naga Hitam



Seekor Naga berwarna hitam legam terbang begitu tinggi diatas langit. Matanya yang hitam seperti kegelapan menatap Zhukai penuh niat membunuh dan kebencian.


Dua tanduk tajam yang meruncing dibatas kepalanya serta sisik hitam mengkilap yang memenuhi tubuhnya. Hanya sekilas, dia terlihat sangat mengerikan.


Dia memiliki ukuran tubuh yang begitu besar, bahkan jika Zhukai bertransformasi menjadi Naga. Dia setidaknya puluhan kali lebih besar dari Zhukai.


"Hahaha, tidak pernah aku sangka bahwa orang yang membebaskanku adalah pewaris Dewa Bintang sendiri."


Kai sendiri yang sudah terbebas dari tekanan Raja Naga Hitam berdiri dan menatap Naga itu penuh ketelitian.


Dia memperkirakan bahwa kekuatan dari Naga itu setidaknya berada di tingkat Dewa Semesta. Setidaknya setingkat dengan Yu Chi Lan atau bahkan lebih kuat.


Dengan Kultivasinya saat ini yang ditekan hingga tingkat Chaos God, Kai sama sekali bukan tandingan nya.


Tetapi karena mana di dalam tubuhnya telah mencapai tingkat Archmage, itu meningkatkan kekuatannya secara signifikan.


"Ini buruk, Naga ini lebih kuat dari perkiraan ku."


Sementara Raja Naga Hitam sendiri, matanya menatap tajam pada sebuah cincin di salah satu jari Zhukai.


"Oh, kau bahkan berhasil membunuh salah satu muridku, kurasa kau memang pantas menjadi lawanku."


Kai sama sekali tidak paham apa yang dia katakan, "Muridnya? Apakah itu Lucifer? Sejauh ini hanya dia musuh yang paling kuat yang pernah aku lawan."


Mengabaikan hal itu, Kai mengeluarkan sebilah pedang hitam dari dalam Inventory kemudian mulai mengalirinya dengan Qi dan Mana.


"Badai Neraka!!.."


Aura kematian yang begitu kuat berkumpul dalam satu titik, yaitu di ujung pedang hitam. Sementara itu, tanda Api putih di dahinya secara terus-menerus mengeluarkan energi aneh yang secara tidak langsung beresonansi dengan pedang hitam.


Kai mengangkat pedangnya tinggi dengan genggam erat dari kedua tangannya. Dia menebas lurus membentuk sebuah lintasan serangan melengkung yang mengincar titik lemah dari Raja Naga Hitam.


Duarr!!


Ledakan besar terjadi ketika serangan dari Badai Neraka menghantam tubuh Raja Naga Hitam.


Kabut asap berkumpul dimana ledakan itu terjadi. Ketika asap mulai menghilang tersapu angin, terlihat tubuh Naga Hitam sama sekali tidak memiliki luka.


"Hahaha, serangan yang sangat lemah. Bahkan tidak bisa menggores tubuhku sedikitpun." Raja Naga Hitam tertawa dengan lantang sambil mengejek Zhukai tentang seberapa lemahnya dia.


Sementara Kai sendiri sama sekali tidak peduli melainkan dia cukup puas dengan itu. Jika Raja Naga Hitam terluka setelah menerima serangan darinya, itu sama sekali tidak akan seru.


"Kau cukup banyak omong di usia tuamu, dasar Naga jelek."


Kai menyuruh Wei'er Yunlan untuk membantunya dari belakang, sementara dirinya sendiri memulai transformasi menjadi naga.


Awan diatas langit berkumpul dan berubah menjadi hitam, kilatan-kilatan petir diatas langit terus menghantam di berbagai tempat.


Tubuh Zhukai yang perlahan-lahan beru ah menjadi naga sejati benar-benar mengejutkan Raja Naga Hitam.


"Khwahahah... Ini sangat menarik, bagaimana seorang manusia dapat berubah menjadi seekor naga? Mungkinkah kau bukan berasal dari dunia ini."


Raja Naga Hitam membuka mulutnya, dia mengeluarkan lahar panas dari semburan apinya.


Meski begitu, tidak ada luka yang muncul di tubuh Zhukai. "Lemah sekali, Naga tua.. Apakah hanya ini saja serangan yang bisa kau berikan! sungguh lelucon."


Mendengar provokasi secara terang-terangan, Raja Naga Hitam tidak dapat menahan lagi emosinya. Dia meraung dengan keras menimbulkan gelombang suara yang begitu besar.


"Manusia bodoh! beraninya kau meremehkan ku. Bahkan jika kau pewaris Dewa Bintang, kekuatanmu saat ini masih sangat lemah. Jika dibandingkan dengan dia, kau hanya setara satu persen kekuatannya."


Raja Naga Hitam melesat dengan kepakan sayapnya, dia menggunakan cakarnya yang tajam untuk mencabik-cabik tubuh Zhukai menjadi beberapa bagian.


Kecepatan Zhukai yang telah berubah menjadi naga menurun secara signifikan. Melihat Raja Naga Hitam yang menyerang kearahnya, Kai sama sekali tidak berniat menghindar.


"Hahaha, pilihan bodoh!!."


Cakar yang begitu besar itu melesat dengan cepat menyerang pada Zhukai. Sementara Kai sendiri merubah kembali tubuhnya menjadi manusia dan melepaskan sebuah pukulan dengan kecepatan yang sangat cepat.


Booomm!!


Raja Naga Hitam yang tidak menyadari hal itu terkejut dan terlambat bereaksi, dia menerima pukulan Zhukai tepat di salah satu sayapnya hingga mengakibatkan sebuah lubang besar di sayap bagian kirinya.


Raja Naga Hitam mengeram penuh kemarahan, dia merubah fisiknya menjadi manusia karena bertarung dengan tubuh naga membuat kecepatannya menurun.


Wajahnya terlihat seperti pria pada umumnya kecuali dua tanduk panjang yang masih tersisa di kepalanya.


Dia mematahkan dua tanduk di kepalanya dan menggabungkannya menjadi satu. Kilatan cahaya yang cukup silau menguat Kai menutup kedua matanya.


Ketika Kai membuka mata, sebuah pedang hitam mengkilap terdapat di tangan Raja Naga Hitam yang telah berubah menjadi manusia.


Sementara itu sendiri, luka yang Kai berikan di lengan kirinya sembuh dengan sangat cepat tanpa menyisakan sedikitpun bekas serangan.


Grrrr!!


Raja Naga Hitam melesat dengan pedang panjang di tangannya, dia melepaskan beberapa serangan pada Zhukai dengan kecepatan tinggi.


Kai yang sedikit kesulitan untuk menghindarinya mendapatkan beberapa luka sayatan di lengan dan juga kakinya.


Harus Kai akui bahwa Raja Naga Hitam di tubuh manusianya memiliki kecepatan yang jauh lebih cepat darinya. Bahkan kekuatan serangannya juga begitu.


Kai melangkah mundur beberapa meter sambil mengatur nafasnya. Kekuatan dari Title Dewa Bintangnya telah berakhir dan penampilannya kembali seperti semula.


"Oho.. Jadi barusan adalah kekuatan pinjaman? Bagaimana kau bisa begitu sombong tentang hal itu." Raja Naga Hitam menertawakan bagaimana kekuatan Zhukai turun secara tiba-tiba.


Dia terus tertawa hingga terdiam di menit berikutnya. Tidak ada perubahan pada tubuh Zhukai melainkan hanya warna bola matanya berubah menjadi emas.


"Tekanan ini·..."


Khuakkk!!


Raja Naga Hitam terpental sangat jauh menghancurkan bebatuan dan juga pohon yang ada di belakangnya.


Noda darah terlihat di tepi bibitnya bersamaan dengan memar yang terjadi di wajahnya. Dia sama sekali tidak melihat kapan Kai menyerang dirinya dan hanya melihat sekilas bahwa sebuah bayangan muncul tepat di sampingnya.


"Tch.." Dia meludahkan darah yang tertinggal di dalam mulutnya, sedangkan luka memar di wajahnya sembuh seketika berkat pemulihan dirinya.


"Saatnya serius!!.."


Raja Naga Hitam memejamkan kedua matanya. Detik berikutnya, tubuhnya berubah menjadi sisik naga sepenuhnya tak terkecuali wajahnya.


Kai sendiri terkejut melihat hal itu, dia mengambil kembali dua buah pedang hitam di dalam Inventory nya dan menggabungkannya menjadi satu.


Awan yang mending diatas langit bisa menurunkan hujan kapan saja. Jauh di belakang mereka, Wei'er Yunlan yang telah selesai dalam merapal mantranya mengeluarkan serangan yang begitu kuat langsung pada Raja Naga Hitam.


Ratusan daun tajam yang terbentuk dari mana seketika menghujani Raja Naga Hitam dan menghalangi pandangannya.


Itu mempermudah Zhukai untuk menyerangnya dari berbagai sisi. Sayangnya, karena tubuh Raja Naga Hitam dikelilingi oleh sisik-sisik yang sangat keras, Kai sama sekali tidak dapat menembus pertahannya.


"Bwahaha, manusia bodoh!! Apa kau tidak tahu bahwa teknik terkuat ku adalah pertahanan absolut! Selain jika kau memiliki serangan dari ras naga, kau tidak akan bisa melukaiku.." Raja Naga Hitam tertawa puas.


Dia melesat dan bersiap melepaskan tusukan Pedangnya pada jantung Zhukai.


Sementara Kai sendiri, dia menyeringai sambil berkata. "Terimakasih telah memberitahu ku.."


Dia menghindari serangan dari Raja Naga Hitam dan mengeluarkan serangannya.


"Fist Eternal Dragon, bentuk ketiga!!.."


Sosok bayangan naga yang keluar dari tinjunya mengikat Raja Naga Hitam hingga membuatnya tidak bisa bergerak.


"Teknik apa ini!!."


Belum sempat dia memahami situasinya, Kai sudah menyerangnya terlebih dulu dengan Fist Eternal Dragon bentuk keduanya.


Duarr!!


Tubuh Raja Naga Hitam terpental sekali lagi, tulang rusuknya remuk ketika menerima pukulan yang sangat kuat dari Zhukai.


"Begitu bodoh sampai memberitahuku kelemahanmu. Terimalah kematianmu!!.."


***


Bersambung..