Re-system

Re-system
Sifat Polos Biao Jian dan Sifat Kekanak-Kanakan Yu Chi Lan



Ketika mereka berdua telah tertidur lelap, dari sudut ruangan yang begitu gelap. Kai secara tiba-tiba muncul dan mendekat kearah sepasang ibu dan anak itu.


Melihat keakraban dari mereka berdua padahal beberapa saat yang lalu saling bertengkar, Kai menghela nafas panjang.


Dia mengambil selimut dan memakaikannya pada Biao Jian dan Yu Chi Lan.


"Selamat tidur Jian'er.." Kai mencium kening Biao Jian setelah itu menghilang menjadi sebuah bayangan hitam.


Di pinggiran danau yang berada tak jauh dari istana, Zhukai duduk bersila sambil menyerap ratusan Batu Dewa di sekitarnya.


Air danau yang begitu jernih memantulkan sinar bulan keperakan yang membuat suasana di sekitar danau itu benar-benar nyaman.


Apalagi angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat Zhukai serasa ingin menutup kedua matanya.


"Sudah beberapa hari ini Kultivasiku tidak mengalami kemajuan.." Kai berkata dengan sedikit tidak puas, tetapi mau bagaimana lagi. Jalan Kultivasi bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.


Setelah mengingat kembali, Kai merasa bahwa kemacetan Kultivasinya adalah saat ketika dia kehilangan kesadaran setelah menyentuh kubus hitam.


Dia juga tidak tahu dimana kubus hitam saat ini berada dan juga di samping Dantian nya terdapat sebuah energi aneh yang memiliki aura yang sangat mirip dengan kubus hitam.


"Mungkinkah itu?.. Tidak mungkin.." Kai enggan untuk percaya kecuali melihatnya sendiri secara langsung bahwa energi aneh di samping Dantian nya adalah kubus hitam.


Bahkan dengan dia menggunakan kesadarannya untuk melihat lebih jelas, itu terhalang oleh sebuah energi tidak diketahui hingga membuat kesadaran Zhukai secara paksa keluar.


Setelah merenungkan hal itu, Kai merasa sedikit putus asa. "Sudahi saja latihan hari ini. Sebaiknya aku pergi beristirahat."


Kai berdiri dan menepuk-nepuk pakiak nya yang penuh dengan tanah. Ketika dia berbalik, dia melihat sosok wanita dewasa yang sangat cantik dengan ekspresi dingin di wajahnya.


"Oh kamu, ada apa menemui ku malam-malam begini?" Kai menyipitkan salah satu matanya dan bertanya.


"Eh, itu.. Terimakasih telah merawat putriku selama ini. Aku tidak tahu harus membalas kebaikanmu seperti apa.." Ekspresi dingin di wajah Yi Chi Lan segera meleleh, sekarang doa terlihat begitu malu dengan wajah merah merona.


Kai tidak menjawab, dia mendekat dan membisikkan sesuatu di telinga Yu Chi Lan.


"Bagaimana dengan membayarnya dengan tubuhmu.." Kai berbisik sambil terkekeh secara bersamaan.


Sementara itu, Yu Chi Lan yang mendengar hal itu memberi Zhukai tatapan marah. "Apa maksudmu!! Berhenti membicarakan omong kosong seperti itu!.."


"Pfftt.. Aku hanya bercanda, kenapa kau begitu marah." Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, Kai pergi meninggalkan Yu Chi Lan sendirian di pinggir danau.


Setelah Kai sampai di kamarnya, dia membuka statusnya. Terlihat dengan sangat jelas bahwa peningkatan System masih memerlukan waktu sebelas bulan lagi.


"Haahh..." Kai melemparkan tubuhnya ke kasur dan mencoba tidur dengan memejamkan matanya.


Setelah Kai benar-benar tertidur lelap, kesadarannya terbawa oleh sesuatu dan berada di dalam sebuah tempat yang begitu gelap dan sangat sunyi.


Ketika Kai membuka matanya, dia tidak bisa melihat apa-apa selain kegelapan yang begitu pekat di sekitar nya.


"Dimana ini? Jangan-jangan..."


Benar saja, setelah Kai berbalik dia melihat sebuah bayangan hitam dengan wajah yang sama dengannya sedang duduk menatapnya tanpa emosi.


"Siapa sebenarnya dirimu.."


Seperti yang sudah Kai harapkan, bayangan itu terdiam dan tidak menjawab seolah-olah menganggap pertanyaan Zhukai sebagai angin lalu.


"Sudah kuduga..."


Tetapi di detik berikutnya....


"Aku adalah kau dan kau adalah aku!!..."


Baru kali ini Kai dapat mendengar suara dari bayangan hitam itu dengan sangat jelas. Suara yang dapat membuat seseorang ketakutan, putus asa, marah, dan ketidakberdayaan hanya dengan mendengar suara itu.


Tetapi apa yang di katakan oleh bayangan hitam itu benar-benar membuat Kai sedikit bingung.


"Aku adalah kau dan kau adalah aku? Apa maksudmu? Katakan dengan lebih jelas.."


"Aku, sebuah keberadaan yang paling di takuti di seluruh semesta A–..."


Sebelum bayangan hitam itu menyelesaikan ucapannya, kesadaran Zhukai ditarik secara paksa oleh sebuah kekuatan yang tidak lain adalah kubus hitam yang tertanam tepat di sebelah Dantian nya.


"Huahhh... Hahhh..." Kai bernafas terengah-engah setelah bangun dari tidurnya.


"Sial, kenapa harus mengembalikan kesadaranku sekarang!!.." Kai menggerutu kesal dalam hatinya.


"Apa yang coba dikatakan bayangan tadi... "


Meski Kai sudah mencoba dengan sangat keras untuk mengingat, hal terakhir yang di ingatnya adalah bahwa bayangan hitam itu adalah sosok yang paling di takuti di seluruh semesta.


"Jika Yi dan Yui ada disini. Mereka mungkin bisa memberiku solusi untuk menyelesaikan kemacetan dalam Kultivasiku kali ini.." Kai n


menghela nafas pelan, ketika dia mulai beranjak dari kasurnya.


Terdengar suara teriakan yang begiti keras dafi luat kamar, teriakan itu tidak lain adalah milik Biao Jian.


"Kakak kakak!! Apa kamu di dalam, cepat jawab aku. Aku takut sendirian disini.. Huaa..." Biao Jian berteriak sambil mengetuk pintu kamar Zhukai beberapa kali.


Terlihat ekspresi ketakutannya yang sajgat imut dan lucu, "Kakak.. Kamu dimana, Huuu..."


Klakk!!!


Pintu terbuka, sosok pemuda dengan tambut acak-acakan keluar.


"Jian'er, aoanyang kamu lakukan disini?" Zhukai berkata sambil mengusap-usap kedua matanya.


Tanpa menjawab, Biao Jian segera memeluk Zhukai agar ketakutan di hatinya menghilang.


"Kakak, kenapa kamu meninggal ku.." Biao Jian cemberut, kedua pipinya menggembung, terlihat seperti seekor tupai.


"Ahaha, bukankah menyenangkan tinggal bersama ibumu.."


"Tidak, aku ingin tidur bersama kakak. Bukankah selama ini kitabtelah tidur bersama."


Setelah ucapan itu, Kai dapat merasakan niat membunuh yang begitu besar mengarah padanya.


Dia menoleh dan melijat Yu Chi Lan menatapnya dengan marah dan mata menyala.


"Jian'er, jangan mengatakan hal yang dapat membuat orang salah paham.."


"Kamu bilang apa Kai Gege? Aku tidak mendengarnya.." Ucap Biao Jian dengan polosnya.


Sementara itu, Zhukai kembali masuk kedalam kamarnya dan membersihkan tubuhnya.


Setelah dia keluar, dia membuka sedikit lengannya agar Biao Jian dapat memeluknya.


"Apakah kamu ingin jalan-jalan?"


"Em.." Biao Jian mengangguk, setelah itu dia dan Zhukai berjalan menuju ke kota dengan Yu Chi Lan mengikuti mereka dibelakang.


"Kamu wanita jahat, apa yang sedang kamu lakukan! Apakah kamu mencoba merebut kakak dariku? Aku tidak akan membiarkannya."


Melihat bahwa Yu Chi Lan semakin mendekati Zhukai, Biao Jian sedikit tidak senang.


Mendengar perkataan putrinya barusan, Yu Chi Lan memiliki sebuah ide yang terbesit di benaknya.


"Ya, jika aku merebutnya darimu. Apa yang akan kamu lakukan?" Yu Chi Lan terkekeh kemudian memeluk erat lengan Zhukai yang lain.


Kai yang merasakan ada sebuah kelembutan yang menjepit kedua lengannya benar-benar merasa sangat senang.


"Grr, aku akan menggigit mu wanita jahat. Cepat lepaskan pelukanmu dari Kakak.."


"Tidak, aku tidak mau.." Melihat putrinya yang sedang marah membuat Yu Chi Lan semakin ingin untuk menggodanya.


Dia tidak yakin sudah berapa lama hingga dia bisa merasakan kehangatan seperti itu kembali.


"Hei, apa yang kau lakukan. Cepat lepaskan pelukanmu. Apakah kamu tidak malu bersikap seperti itu di depan putrimu?"


"Tidak, aku sama sekali tidak malu."


Mendengar jawaban langsung dari Yu Chi Lan, Kai hanya bisa pasrah dan menuruti keinginan kedua wanita itu pergi berbelanja di kota.


***


Bersambung..