
Penghalang yang memisahkan Area dalam dan Area luar berada jauh di samudra naga yang letaknya berada di ujung Utara area luar.
Karena jaraknya yang cukup jauh, Kultivator biasanya akan memakan waktu hampir satu bulan untuk sampai disana.
Tetapi untuk Zhukai, dia hanya memerlukan waktu tiga hari untuk sampai.
Setelah kejadian dimana dia membuat Yan Qing sebagai budaknya, Kai dapat melihat semua yang dilakukan oleh Yan Qing.
Kai sesekali juga menyiksanya dengan menusuk serangga Yang di Inventory nya.
Dengan begitu, setiap kali Zhukai menusuk serangga Yang, Yan Qing akan merasa kesakitan karena serangga Yin yang ada di tubuhnya.
Saat ini, di tengah samudra yang sangat luas, terlihat siluet Zhukai yang baru saja tiba dari selatan.
Dia memakai pakaian berwarna putih terang dengan sebilah pedang di pinggangnya.
"Hmm, mungkin disini penghalangnya berada, aku juga sedikit lupa karena sudah tidak lama datang kesini." Kai bergumam sambil menarik pedang keluar dari sarungnya.
Zhukai menatap penghalang transparan yang ada di depannya, pedang perak di tangannya mulai bersinar saat Qi mulai mengalir di meridian tangannya.
"Badai Neraka!!.."
Gemuruh!!
Langit yang awalnya cerah mulai berubah mendung saat Zhukai melepaskan sebuah tebasan hitam kedepan.
Kilatan petir juga mulai muncul dan menyambar lautan.
Boomm!!
Tebasan hitam itu seketika membelah penghalang menjadi dua bagian. Gelombang angin yang muncul secara tiba-tiba mulai berhembus kencang.
Kai menatap celah dari penghalang yang baru saja ia belah, dia memusatkan Qi kedalam Meridian kakinya.
Whus!
Tubuhnya melesat kedepan dan masuk melalui celah penghalang yang baru saja terbuka.
Saat tubuh Zhukai telah masuk sepenuhnya, sobekan penghalang mulai menutup kembali seperti semula.
***
Di sebuah tempat yang letaknya cukup jauh dari Alam Surgawi, seorang pria muda keluar dari dalam goa yang cukup besar.
Pemuda itu telanjang sebagian dengan celananya yang penuh dengan sobekan.
Pria muda itu menatap pohon besar yang letaknya jauh darinya dan mengepalkan kedua tinjunya.
Boomm!!
Pohon itu meledak menjadi kepingan kayu kecil sementara pria muda yang awalnya berdiri di depan goa sudah berad tepat di samping pohon yang hancur itu.
"Kekuatan ini... Luar biasa! aku tidak menyangka buah itu akan meningkatkan kekuatan fisikku dua kali lipat." Pria muda itu tertawa lepas sambil mengeluarkan sebuah pakaian dari cincin ruang.
Saat pria itu selesai berpakaian, dia bergumam pelan. "Zhan!."
Whus!!
Asap hitam tiba-tiba muncul tepat di depan pria muda tadi. Saat asap hitam itu mulai menghilang, sosok pria dengan pakaian serba hitam bersujud di depannya.
"Ya tuanku!?" Ucap bayangan itu.
"Hmm, apakah perang antara sekte matahari dan sekte cahaya masih belum berakhir?" Pria itu berkata.
"Belum tuanku, tapi kurasa tidak lama lagi perang diantara mereka akan berakhir." Jelas bayangan itu.
"Kau cukup pintar ternyata... Sungguh pilihan bodoh bagi Sun God jika dia terus melanjutkan perang yang tidak berguna seperti itu."
"T–Tuanku..." Bayangan hitam itu berkata dengan sedikit gugup.
"Ya, ada apa?" Pria muda itu masih tersenyum.
"K–Kemarin, kami baru saja menerima kabar bahwa sekte pedang besar yang ada di area luar baru saja dihancurkan."
Meskipun setelah mendengarnya, pria itu masih bersikap acuh. "Ha, biarkan saja.. Bukankah masih ada beberapa mata-mata kita yang ada di Klan Xia?"
Meskipun sekte pedang adalah salah satu sekte yang dia buat untuk memata-matai Klan Xia, tetapi dia sudah tidak membutuhkan mereka lagi sekarang.
"T–Tapi tuanku... Nona yang baru saja kembali dari sana terlihat tidak cukup sehat. Kurasa dia terkena racun."
Bam!!
Tepat setelah ucapan bayangan hitam itu berakhir, tekanan yang sangat kuat mengguncang hutan tempat dia berada saat ini.
Wajahnya yang tersembunyi dibalik kain hitam menjadi pucat saat merasakan tekanan itu semakin bertambah kuat.
"Apa yang baru saja kau katakan! Istriku terkena racun!? berani sekali kau membiarkannya pergi tanpa pengawalan." Pria muda itu, Martial God berteriak marah.
Dia hanya memiliki satu istri dalam hidupnya dan dia sangat mencintai istrinya. Bagaimana dia bisa tetap tenang setelah mendengar istrinya terkena racun?
Tetapi Martial God bukanlah orang yang tidak bisa mengendalikan emosinya seperti Sun God.
Hanya beberapa detik berselang, dia sudah kembali tenang seperti biasanya.
"Cepat jawab pertanyaan ku, mengapa kalian membiarkannya pergi sendirian tanpa pengawalan?"
Meskipun Martial God terlihat sudah kembali tenang, tetapi dalam perkataannya barusan, ia jelas masih sangat marah.
"Ackk... N–Nona sendiri yang memintanya tuanku, dia berkata bahwa dia tidak ingin siapa pun mengawalnya."
BAM!
Martial God memberi pukulan keras tepat di perut bayangan hitam, tetapi dia masih mengontrol kekuatannya supaya tidak membunuh bayangan hitam itu.
Dia adalah orang yang setia dan sudah melayaninya selama ratusan ribu tahun, bagaimana dia bisa membunuhnya hanya dengan satu kesalahan saja?
"Haahh, camkan ini baik-baik! Temukan orang yang telah melukai istriku, bawa dia kesini hidup-hidup. Aku sendiri yang akan membunuhnya setelah itu."
Tepat setelah ucapannya berakhir, Martial God melompat begitu tinggi dan melesat kembali ke rumahnya untuk melihat kondisi istrinya.
***
Sementara itu, di samudra yang sangat luas, lonjakan energi ruang yang kuat baru saja terjadi.
Boomm!
Ledakan keras terjadi di tengah-tengah samudra, sosok pria tampan yang baru saja keluar dari celah penghalang berdiri tegak sambil menatap ke sekitarnya.
"Tidak salah lagi, ini memang Area dalam." Zhukai berucap sedikit bersemangat.
Dia dapat merasakan perbedaan yang signifikan antara Area luar dan Area dalam.
Jika di Area luar, kepadatan energi spiritual hanya berada di titik dimana seorang Kultivator butuh waktu lima puluh ribu tahun untuk menerobos ke Realm Celestial God.
Sedangkan di Area dalam hanya membutuhkan waktu sepuluh ribu tahun. Sementara di Area inti, itu bahkan lebih menakutkan, mereka hanya butuh seribu tahun untuk menerobos.
Tidak heran Klan Xia bisa berdiri kokoh dan menjadi penguasa Alam Surgawi selama ratusan tahun lamanya.
Mereka tidak hanya memiliki banyak ahli di ranah God of Destruction, mereka juga memiliki ahli di ranah God of Creation.l
Ketika Zhukai hendak pergi ke timur, persepsi ilahinya tiba-tiba menangkap hawa keberadaan yang tidak menyenangkan.
Byaarrtt!!!
Gelombang air yang begitu besar menghantam Zhukai yang ada di ketinggian tiga puluh meter di udara.
Saat air laut kembali turun, sosok naga yang sangat besar tiba-tiba muncul di hadapan Zhukai.
Naga itu memiliki tubuh yang sangat panjang dengan empat pasang kaki kecil di bagian bawah tubuhnya.
Di tengah kepala naga itu, terlihat sebuah berlian perak yang sangat indah.
Saat Zhukai mengira bahwa naga itu akan menyerangnya, berbanding terbalik dengan apa yang Kai pikirkan, Naga itu malah mengeluarkan kepala besarnya di tubuh Zhukai.
"Eh, k–kurasa ada yang aneh dengan situasi ini."
***
Bersambung..