
Di dalam domain God of Darkness, Zhukai menyerang secara membabi buta dan menebas segala ruang yang ada di sekitarnya.
Untuk lari dari serangan Zhukai, God of Darkness terus berlari dengan ketakutannya akan kematian.
Karena Zhukai berhasil memotong jari tangan dan juga menggores tubuhnya, kepercayaan dirinya menurun drastis karena pemulihan nya sama sekali tidak berguna melawan serangan Kai berikan.
"Aneh sekali, tidak ada satupun kekuatan yang dapat menghentikan pemulihan ku di dalam Domain ku sendiri ... Mungkinkah, ini semua terjadi karena pedang hitam itu?" God of Darkness menatap tajam pada pedang hitam yang ada di genggaman Zhukai.
Awalnya dia tidak begitu peduli dengan pedang hitam itu, tetapi setelah merasakan ada yang aneh dari setiap serangan yang Zhukai lepaskan, God of Darkness sangat yakin bahwa alasan dibalik pemilihannya yang tidak bekerja adalah karena pedang hitam di tangan Zhukai.
Tak lama kemudian, sebuah ide licik terbesit dalam benaknya, "Bagaimana jika aku bisa menjauhkan pedang itu darinya."
Seringai kemenangan seolah terlihat di wajah God of Darkness, dia dengan gerakan tercepatnya segera merubah tubuhnya menjadi bayangan dan mencoba mengambil pedang itu dari Zhukai.
Whus!
Saat God of Darkness muncul secara tiba-tiba di depan Zhukai, ia dengan gerakan cepat menyerang pergelangan tangan Zhukai yang menggenggam pedang hitam.
Dengan serangan dari God of Darkness, pedang hitam itu segera terlepas dari genggaman Zhukai.
"Hahaha, tanpa pedang itu kau sama sekali tidak bisa melukaiku."
Tawa kemenangan keluar dari mulut God of Darkness, dia melontarkan ejekan tentang Zhukai yang tidak bisa berbuat apa-apa tanpa pedang hitam itu.
Tetapi satu hal yang tida dia ketahui, alasan di balik Zhukai bisa melukainya dan menghentikan pemulihan God of Darkness adalah karena true energinya.
"Benarkah? Lalu apa ini.."
Zhukai membentuk Pedang Qi di tangannya, itu adalah selah satu keahlian yang ia dapatkan setelah mempelajari teknik sword emperor.
"Sword Qi!.."
Kai memutar lengannya hingga menciptakan 10 cetakan pedang dalam waktu yang bersamaan.
Swoshh!! Swoshh!!
Dengan jarak sedekat itu, God of Darkness sama sekali tidak memiliki peluang untuk menghindar.
Akhirnya, dalam waktu kurang dari satu tarikan nafas. Zhukai berhasil meninggalkan 10 tebasan pedang di tubuh God of Darkness.
"Arghh!!.." Jeritan God of Darkness menggema dengan keras di dalam Domainnya.
Sekujur tubuhnya dipenuhi dengan darah dan juga banyak goresan pedang yang tertinggal di sekujur tubuhnya.
"T–Teknik apa itu!?" karena tenggorokannya yang dipenuhi dengan darah segar. Suara yang keluar dari mulut God of Darkness sedikit tidak jelas.
Selain luka luar yang dialaminya, organ dalam God of Darkness juga terluka sangat parah. Dengan luka separah itu, God of Darkness tidak mungkin bertahan lebih lama lagi.
"Arghh... Sialan! cepat bunuh saja aku!.." karena tidak kuat menahan rasa sakit itu lebih lanjut, God of Darkness mencoba bunuh diri.
Ketika God of Darkness memasukkan energi kegelapan nya untuk menghancurkan jantung nya, Zhukai dengan acuh tak acuh menusukkan pedang perak ke jantung God of Darkness.
"Seperti yang kau inginkan!."
Setelah Zhukai menusukkan pedang perak yang ada di tangannya ke jantung God of Darkness, Domain kegelapan secara perlahan mulai memudar.
Karena Domain kegelapan adalah perwujudan dari berkah ilahi God of Darkness, itu akan menghilang setelah kematiannya.
Tak berselang lama setelah itu, karena tusukan pedang di jantung nya. Itu akhirnya mengakhiri hidup dari God of Darkness.
Zhukai menatap dingin pada tubuh God of Darkness yang sudah tidak bernyawa kemudian berbalik dan berjalan pergi.
Tepat setelah Zhukai berjalan lima langkah, terdengar suara notifikasi System bersamaan dengan energi hitam pekat yang mengelilingi tubuhnya.
[Godhood ??? menyerap kekuatan God of Darkness, membuka keterampilan baru... Domain kegelapan]
Begitu suara itu terdengar dengan jelas, Zhukai tercengang dengan mulutnya terbuka lebar. "B–Bagaiamana bisa!!..."
Ding.
Begitu suara notifikasi itu berakhir, tubuh Zhukai mengeluarkan cahaya terang dengan lonjakan energi spiritual yang sangat besar keluar dari dalam Dantian nya.
Dengan sigap, Zhukai segera duduk dengan sikap lotus dan mulai mengalirkan energi spiritual yang bergejolak itu kedalam garis Meridian nya.
Jika Zhukai salah sedikit saja mengalirkan energik spiritual itu, tubuhnya pasti akan meledak.
Jumlah energi spiritual yang tertampung dalam Dantian nya sangat besar hingga membuat tubuh Zhukai dipenuhi oleh keringat dingin.
Hingga akhirnya, suara ledakan menggema di sekitar tempat Zhukai berada.
Boomm!!
Boom!!!
Kenaikan tingkat!! God of Creation Langit Ke-dua.
Begitu Zhukai membuka lebar kedua matanya, terlihat pancaran energi spiritual yang sangat besar berwarna biru keperakan.
Selain itu juga, tekanan yang keluar dari tubuh Zhukai benar-benar kuat hingga dapat mencapai satu mil jauhnya.
"Hahh... Siapa yang menyangka aku akan naik tingkat secepat ini." Zhukai menghembuskan nafas panjang.
Dia menatap ke area di sekitarnya dan melihat ada banyak pepohonan yang hancur.
"Oh, sepertinya ini karena perbuatan ku." Karena selama menembus tingkatan selanjutnya, Zhukai sama sekali tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi di sekitarnya.
"Sudah saatnya aku pergi membantu mereka..." Zhukai menepuk tubuhnya yang dipenuhi dengan debu dan segera melayang pergi ke tempat dimana Zi Lin Yue berada.
Tapi saat Zhukai hendak pergi membantu Zi Lin Yue, suara notifikasi dari Yi terdengar di benaknya.
Ding.
[Karena Kai Gege telah membunuh salah satu dewa perang kuno, memicu misi system...]
Misi Ststem : Bunuh 10 Dewa Perang Kuno yang masih hidup
Waktu : 6 Bulan.
Hadiah : ???
Melihat layar hologram yang muncul secara tiba-tiba di depan Zhukai, seringai lebar muncul di wajahnya.
"Hah... Misi ini benar-benar cocok untukku.."
Tepat setelah ucapannya berakhir, Zhukai segera melesat untuk membantu Zi Lin Yue dan yang lainnya.
Sementara itu di sebuah Alam yang letaknya cukup jauh dari Alam Kegelapan, sosok pria paruh baya keluar dari kamar mandi bersama dua wanita cantik di sisi kanan dan kirinya.
Pria itu segera menyuruh dua wanita yang menemaninya pergi setelah memakaikan pakaiannya.
"Hmm... Sudah tujuh jam berlalu, aku ingin tahu apakah para pasukan ku sudah sampai di Alam Kegelapan atau tidak..."
Saat dewa bulan sedang menyesap teh yang sudah di siapkan oleh pelayannya, token dewa perang kuno yang ada di pakaiannya tiba-tiba berkedip.
Saat dewa bulan melihat token itu, tubuhnya bergetar dengan keringat dingin mulai mengucur deras di sekujur tubuhnya.
"I–Ini tidak mungkin bukan!! L–Long Bei... Pria itu, dia telah mati!."
***
Bersambung...