Re-system

Re-system
Memurnikan Kristal Yin-Yang



"Ha!? Apa maksudmu dengan menolak perintah ibu." Wanita itu mengerutkan keningnya tidak senang setelah mendengar jawaban putrinya.


Zi Lin Yue hanya diam tanpa menjawab, sementara itu kakaknya membisikkan sesuatu di telinga ibu mereka.


"Hmm, jadi seperti itu..." Wanita itu, Zi Su Yan tersenyum manis sambil membelai kepala Zi Lin Yue dengan lembut.


"Maafkan ibu, ibu tidak tahu jika kamu memiliki seseorang yang kamu sukai."


Dengan perkataan ibunya, Zi Lin Yue tanpa sadar tersenyum kemudian memeluk Zi Su Yan dengan erat.


"Terimakasih, ibu memang yang terbaik.."


"Lalu, orang seperti apa yang kamu sukai itu? seperti apa dia? apakah dia seorang yang kuat?"


Zi Su Yan terus memberikan berbagai pertanyaan pada putrinya,


Dengan sabar, Zi Lin Yue mulai menjawab pertanyaan ibunya secara perlahan.


"Dia pria yang aneh, kekuatan fisiknya benar-benar tidak masuk akal. Juga, kurasa dia memiliki Godhood yang sangat aneh, aku sendiri tidak tahu Godhood seperti apa itu?"


Zi Su Yan menjadi semakin tertarik dengan pria yang putrinya maksudkan, "Jadi, kenapa kamu tidak membawanya ikut sekalian?"


"Itu... Dia masih memiliki urusan yang harus di lakukan."


"Hahhh, sayang sekali... Lain kali jika kamu bertemu dengannya, ajaklah dia untuk datang menemui ibu."


Dengan sikap manja, Zi Lin Yue mengangguk.


Sementara itu di Alam Bintang, Zhukai melayang tinggi di udara sambil menatap reruntuhan sekte bintang primordial.


Dia mendarat setelah melihat sebuah pohon raksasa yang ada di tengah-tengah reruntuhan.


"Hmm, kurasa tidak ada seorangpun yang menyadarinya..."


Zhukai mengangkat tangan nya sambil menulis beberapa rune kuno di udara kosong. Begitu Zhukai mengalirkan Qi kedalam tulisan rune kuno itu, tulisan itu seketika bercahaya.


Tepat di detik berikutnya, batang pohon besar itu terbuka. Terlihat sebuah kotak kayu yang sudah sangat tua dengan lapisan segel di sekeliling kotak tersebut.


Zhukai mengambil kotak itu dan menatapnya sesaat, "Sudah saatnya aku memurnikan artefak itu.."


Kai membuka kotak kayu tua itu, terlihat sebuah batu kristal kecil berwarna biru cerah dengan energi spiritual yang sangat luar biasa.


Dia menoleh ke kanan dan kirinya untuk mencari tempat latihan yang cocok untuknya.


Karena sekte nya telah rata dengan tanah, Kai terpaksa memurnikan artefak itu di danau yang terletak di dekat sekte bintang primordial.


"Bagaimana latihan mu?" Sebelum Zhukai memurnikan Kristal Yin-Yang, dia memeriksa latihan Wang Zhong terlebih dulu.


"Aku baik, pil yang guru berikan benar-benar luar biasa. Hanya dua jam berlatih, aku hampir memulihkan semua kekuatan ku yang menghilang." Wang Zhong berkata penuh dengan semangat.


Meskipun bakatnya bukan yang terbaik, tetapi Wang Zhong adalah seorang pria yang sangat rajin berlatih.


Dia berusaha lebih keras dari yang lain untuk menutupi seberapa rendah bakat miliknya.


"Bagus, aku memiliki teknik yang bagus untuk mu. Pelajari teknik ini dengan baik, aku akan pergi sebentar."


"Baik, terimakasih guru. Aku akan berlatih dengan giat..." Wang Zhong menerima buku yang Kai berikan dengan hormat, dia membungkuk sebagai bentuk rasa terimakasih nya.


Kai berbalik dan segera pergi ke pinggiran danau dimana dia bisa berlatih dengan tenang.


Tepat setelah Kai sampai di sana, dia segera mencari batu yang dia gunakan sebagai alas untuk berlatih.


"Inventory..."


Dengan kibasan tangannya pelan, muncul layar hologram yang memunculkan banyak senjata dan artefak langka.


"Karena perang melawan God of Darkness, aku tidak memiliki waktu untuk memurnikan artefak ini..."


Sebelum Kai menggabungkan kedua artefak itu, dia mengeluarkan kristal biru cerah yang merupakan harta yang telah ia simpan.


"Karena batas maksimal Kristal Yin-Yang adalah tiga artefak, aku tidak perlu takut untuk menggabungkan kristal bintang bersama dengan dua artefak lain."


Kai duduk bersila dengan empat artefak di depannya, dia menutup kedua matanya sambil menarik nafas dalam-dalam.


Saat aliran energi spiritual merembes keluar dari dalam tubuh Zhukai, itu segera memasuki Kristal Yin-Yang.


Untaian energi berwarna biru keperakan terus keluar dari dalam Star Lord. Itu adalah energi bintang miliknya saat ini.


Begitu murni dan juga bersih, energi itu segera menghapus semua kotoran yang masih tersisa di dalam keempat artefak di depannya.


Begitu proses itu berakhir, Kai akhirnya segera memurnikan ketiga artefak itu dan menyatukannya secara perlahan.


Walau proses itu sangat sulit, tapi Kai tidak berniat berhenti di tengah jalan.


Dengan begitu, proses menggabungkan ketiga artefak, Mutiara Roh Air, Tablet Cahaya, dan Batu Bintang menghabiskan waktu yang cukup lama.


Saat sinar matahari pagi digantikan oleh sinar bulan keperakan, Zhukai membuka kedua matanya dengan helaan nafas panjang.


"Akhirnya selesai juga..."


Dengan senyum berseri-seri, Zhukai menatap dengan antusias kearah Kristal Yin-Yang yang tengah melayang di depan matanya.


Dia membuka lebar mulutnya dan menelan Kristal Yin-Yang secara langsung.


Begitu Kristal itu memasuki tubuh Zhukai, Dantian nya dengan cepat beraksi dan mulai memurnikan Kristal Yin-Yang.


Urat-urat mulai terlihat di sekujur tubuh Zhukai, wajah Zhukai juga terus berubah seiring berjalannya waktu.


Energi spiritual yang sangat besar dari Kristal Yin-Yang terus mengalir dengan cepat melalui garis Meridian yang ada di sekujur tubuhnya.


Kai merasa tubuhnya akan meledak kapan saja jika dia salah sedikit dalam memurnikan Kristal Yin-Yang.


Pada akhirnya, Zhukai berhasil memurnikan Kristal Yin-Yang tepat saat fajar tiba..


"Haahhh... Ini lebih lama dari yang aku perkirakan.."


Zhukai menghela nafas panjang, dia berdiri sambil melepas pakaiannya yang sudah basah kuyup karena keringat.


"Aku sangat beruntung, tidak hanya tingkat Kultivasi ku yang naik dua tingkatan, teknik Bintang Agung Penghancur juga mencapai lapisan ke-delapan."


Dengan kekuatan seperti itu, tidak ada seorang Kultivator pun yang dapat bersaing dengan Zhukai.


Bahkan jika Zhukai berhadapan dengan sebelas dewa perang kuno secara langsung, Kai memiliki peluang menang yang sangat besar.


"Sudah, mari pikirkan itu nanti. Sebelum aku mencari murid-murid ku, aku akan membunuh ke sebelas dewa sialan itu terlebih dulu."


Setelah Kai memakai pakaiannya kembali, dia berjalan kembali ke reruntuhan sekte untuk menemui Wang Zhong.


Sementara itu di tempat yang merupakan tempat berkumpulnya dewa pernah kuno, terlihat sepuluh orang duduk saling berhadapan satu sama lain.


"God of Darkness mati! Siapa yang membunuhnya..." Sun God bertanya acuh, karena perang dengan sekte cahaya, dia tidak terlalu peduli apa yang sedang terjadi di luar sana.


Moon God merenung sejenak, dia menghela nafas sambil menatap semua orang dengan serius.


"Kalian dengarkan ini!. Dewa bintang, dia masih hidup. Dia juga orang yang telah membunuh God of Darkness."


***


Bersambung...