
Mata Xue Long perlahan terbuka, Mata itu berwarna merah menyala dan menatap Xue Yu dengan sedikit jejak kemarahan.
"Coba Katakan sekali Yu'er, kakek tidak mendengar." Ucap Xue Long dengan Tersenyum, tetapi semua orang tahu bahwa dia sangat marah kali ini.
"Aku... Aku..." Tekad Xue Yu seketika goyah dan ia tidak tahu lagi harus mengatakan apa..
"Apakah telingamu tuli pak tua? bukankah dia mengatakan secara jelas tadi, bahkan semua orang juga mendengar nya." Kai maju dan segera menarik Xue Yu dalam pelukannya.
Semua orang juga tahu akan hal itu, tetapi karena dia adalah Xue Long, tidak ada yang berani berbicara. Siapa orang bodoh yang mau menyingung penguasa terkuat Alam Immortal.
"Kau keparat, beraninya kau berbicara seperti itu pada Patriak!" Ucap Xue Yanghai dengan tatapan penuh amarah.
"Oh Jadi apa jika aku mengutuknya? apakah kamu juga tuli hingga tidak mendengar pernyataan dari Xiao Yu?"
Xue Yanghai seketika terdiam dan tidak memiliki alasan lain untuk menjawab, sementara itu, Patriak Long juga sedikit mengerutkan alis.
"Anak muda apa hak mu ikut campur dalam urusan keluarga ku.." Xue Long dengan tenang berkata, Dia tidak berani bertindak implusif karena melihat betapa percaya dirinya pemuda itu dan juga dua orang berjubah hitam di belakangnya yang sedari tadi memberikan perasaan yang tidak enak pada dirinya.
"Apa hak ku? Hehe, ini karena Xiao Yu adalah kekasihku! Bukan begitu Xiao Yu?" Ucap Zhukai menolehkan kepalanya kearah Xue Yu sambil memasang senyuman.
Xue Yu memerah dan hanya bisa membenamkan kepalanya dalam pelukan Kai berharap dapat menutupi wajahnya yang memerah.
Semua orang di aula Istana seketika tercengang, Mata Xue Long sekarang tertuju pada pemuda yang memakai jubah hitam itu.
"Apakah itu benar Yu'er?" Tanya Xue Chun dengan nada tidak percaya, ia tidak pernah minat putrinya memiliki hubungan dengan lelaki yang seusia dengannya.
Melihat putrinya masih tidak menjawab, Xue Chun mengira bahwa Zhukai hanya mengatakan omong kosong belaka.
"Kamu omong kosong, bagaimana putriku bisa menyukai orang sepertimu!"
"Aku mengatakan omong kosong? kenapa kamu tidak menanyakan ini pada Xiao Yu!" Kai berhenti berbicara dan melepaskan pelukannya pada Xue Yu setelah itu bertanya, "Apakah Aku benar Xiao Yu?"
Wajah Xue Yu semakin memerah, dia kemudian menatap semua orang dan menjelaskan bahwa ia dan Zhukai adalah sepasang kekasih. Setelah itu, dia membisikkan sesuatu pada telinga Zhukai.
"Yan Gege kamu jahat." Suara itu begitu manis dan nakal.
Kai hanya bisa tertawa canggung menghadapi Xue Yu, dia kemudian segera menatap balik Xue Long dengan tatapan dingin, "Apakah kau keberatan?"
"Aku keberatan!!.."
Suara itu bukan berasal dari Xue Long melainkan orang lain, semua orang segera berbalik dan menatap pintu aula.
Disana terlihat seorang pemuda jangkung dengan rambut pirang panjangnya menatap Zhukai dengan penuh kemarahan.
"Kamu siapa?" Ucap Kai ketika dia berbalik dan melihat wajah Bai Wang.
"Aku? Apakah kamu tidak mengenaliku sang jenius Alam Immortal.. Aku Bai Wang." Dia berkata dengan sombongnya.
"Aku tidak kenal.." Dia berbalik dan mengajak Xue Yu meninggalkan Aula istana. Sebelum Kai bahkan bisa melewati Pintu, sebuah serangan memblokir jalan keluar mereka.
"Siapa yang mengijinkan kalian pergi."
Itu adalah Xue Long, ia juga memiliki batas kesabaran, karena pemuda ini memperlakukan nya seolah-olah tidak ada, ia menjadi marah dan ingin sekali memberinya pelajaran.
"Kakek berhenti, apa yang kamu lakukan!" Ucap Xue Yu dengan tubuh gemetar, ia juga memeluk lengan Kai dengan erat.
"Xue Yu, cepat tinggalkan pemuda itu atau kakek akan membuatnya cacat."
"Membuatku cacat? oh, bisakah kau melakukan itu pak tua?" Ucap Kai dengan tenang, ia sama sekali tidak takut mengalami penindasan seperti ini.
"Ho, Ho.. Kau menantang ku rupanya, baiklah hati ini akan kubuktikan bahwa gelar Penguasa bukan hanya pajangan saja."
Kai juga tidak diam saja, ia membentuk sebuah kepalan dan langsung melepaskannya kearah pukulan lain.
Bamm!!
Pukulan dan pukulan saling beradu, Kai terdorong mundur beberapa langkah sedangkan Xue Long terpental jauh ratusan meter.
Dia bangkit dan menatap Zhukai dengan pandangan tidak percaya, tangannya kebas dan mati rasa akibat bentrok dengan pukulan Kai.
Saat ini Xue Long tahu darimana pemuda ini mendapatkan kepercayaan dirinya.
"Hoho masih muda dan berbakat, tapi sayang kamu terlalu arogan."
Tubuh Xue Long mengeluarkan sebuah cahaya perak keemasan, tiba-tiba aura penindasan nya melonjak tinggi membuat sebagian orang berlutut.
Dia melihat Zhukai yang masih tenang berdiri membuatnya sangat terkejut, "Seberapa kuat pria ini ataukah dia memiliki artefak ilahi yang memblokir tekananku?" Pikir Xue Long dalam hatinya.
Xue Long segera berlari Kedepan bermaksud memukul Kau tepat di kepala tetapi ketika jaraknya dan Zhukai hanya terpaut beberapa meter, dia segera mengubah arah serangannya untuk memukul Kai tepat di perutnya.
Bang!!
"Arrgghh..." Sebuah teriakan keras terdengar jelas di telinga semua orang.
Semua orang mengungkapkan pandangan serius sedangkan Xue Yu berteriak histeris khawatir tentang keselamatan Zhukai. Ia sangat tahu seberapa kuat kakeknya itu, bahkan jika dua penguasa lain bersatu mereka mungkin tidak dapat mengalahkan kakeknya.
Tetapi setelah sebuah tubuh terlempar jauh di udara hingga menabrak langit-langit, ekspresi serius mereka menghilang digantikan wajah kaget dan terkejut.
Sebenarnya orang yang terlempar di langit-langit adalah Patriak Long bukan pemuda tadi. Kini semua orang merasakan keringat dingin disekujur punggung mereka.
Sementara itu, Xue Long masih menjerit pelan, sekujur tubuhnya benar-benar sakit dan ia bahkan tidak mampu menggerakkan tubuhnya.
Ia tidak mau percaya apa yang batu saja terjadi karena Kai sendiri masih sangat muda untuk memiliki kekuatan seperti itu. Dia meminta Xue Chun untuk membantunya berdiri setelah itu ia berjalan kearah Zhukai dan membungkuk sebagai permintaan maaf.
Dalam pertarungan tadi adalah murni kekuatan fisik, tetapi bahkan Xue Long yang terkenal dengan tubuh fisik ya yang sangat kuat masih kalah, jadi siapa di Alam Immortal yang dapat mengalahkannya.
"Maafkan ketidak sopanan saya, jika boleh tahu, siapa nama pemuda ini?" Xue Long bertanya dengan sopan.
"Zhukai.."
"Hahaha, nak Zhukai jika kamu memang benar adalah kekasih Xue Yu, maka aku tidak memiliki keluhan lagi." Ucap Xue Long Sambil tertawa kencang. Bisa mendapatkan menantu seperti Zhukai merupakan berkah besar bagi Ras Naga, mungkin mereka juga dapat kembali ke Alam Dewa.
"Apa maksudnya ini Tuan Long, bagaimana dengan pernikahan ku dengan Xue Yu. Kamu sudah menjanjikan ini dengan kakek aku." Bai Wang yang melihat seluruh kejadian itu merasa bahwa ada sebuah konspirasi untuk membatalkan pernikahan nya dan itu membuatnya marah.
"Apakah kamu tidak dengar apa yang aku katakan tadi? Pertunangan mu dengan Xue Yu dibatalkan, aku akan memberikan kompensasi pada Saudara Chen."
Membatalkan Pertunangan? memberikan kompensasi? setelah kejadian ini, bagaimana ia dapat menunjukkan dirinya dimasa depan.
Ia memandang Zhukai sebentar setelah itu dia kembali memandang semua orang, "Bagus!! Bagus!! Aku Bai Wang akan mengingat kejadian ini.. Ayo pergi."
Sebelum Bai Wang dapat melangkah keluar, sebuah suara menghentikannya, "Siapa yang bilang kamu bisa pergi begitu saja."
Dia berbalik dan menyadari bahwa suara itu berasal dari Zhukai, dia mencibir dan segera berkata, "Kenapa aku tidak bisa pergi? apa kamu memiliki kemampuan untuk menghentikan ku?"
Karena kemarahan nya yang begitu besar jadi dia tidak bisa berfikir normal, bahkan ia juga telah melupakan kejadian dimana Xue Yu dipukul hingga terbang menabrak langit-langit.
"Hehehe... Apakah pangeran Bai Wang tidak dapat menunggu sebentar, aku ingin menunjukkan sesuatu yang luar biasa pada semua orang." Ucap Kai ketika dia mengambil sebuah Kristal berwarna biru dari Inventory.
Itu adalah Kristal Waktu.