
Dua bola api dengan hawa panas yang begitu membakar melesat dengan cepat kearah Zhukai. Bahkan sebelum dua bola api itu mengenai Kai, dua bola api itu segera meledak menghancurkan seisi Goa.
Ketika Goa telah berubah menjadi tempat reruntuhan, Kai terbang dengan menggendong sosok Gadis kecil di dadanya. Dia tak lain adalah Biao Jian.
Karena suara pertarungan yang begitu keras antara Kai dan Yu Sha membuat Biao Jian terbangun. Ketika dia membuka kedua matanya, dia terkejut karena saat ini dia sedang di gendong layaknya putri oleh Tuannya.
"Aaa... Tuan, apa yang sedang terjadi." Biao Jian berkata dengan begitu terkejut.
"Jian'er cepat masuk kedalam Dunia Jiwa, akan berbahaya jika kamu berada disini!."
"Tapi Tuan..."
"Laukan saja apa yang kukatakan!" Bentak Kai dengan nada tinggi.
Biao Jian dengan patuh mengangguk dan mulai masuk kedalam Dunia Jiwa, ia tahu bahwa saat ini Kai sedang khawatir tentang keselamatannya.
"Huh.." Kai menghembuskan nafas lega setelah melihat Biao Jian menghilang, dia kemudian segera mengalihkan pandangannya pada Yu Sha yang saat ini sedang dipenuhi dengan kemarahan padanya.
"Bangs*t!! Kau kemanakan anak itu.'' Teriak Yu Sha dengan kesal, dia kemudian segera memanggil puluhan api berwarna merah menyala lainnya.
Kai juga tidak tinggal diam, Dia segera menebas pedangnya dengan gila dan membentuk Puluhan cetakan Pedang di udara.
Puluhan cetakan pedang dan bola api saling berbenturan menciptakan sebuah ledakan keras yang memekakkan telinga.
Yu Sha bergumam kesal ketika melihat puluhan bola api yang ia ciptakan dihancurkan dengan begitu mudah. Dia kemudian dengan gila menciptakan Bola Api raksasa, "Hahaha, Bocah sialan, kau jangan bersikap sombong hanya karena berhasil menahan serangan ku barusan.. Sekarang rasakan ini.."
Bola Api raksasa itu sangat besar, hampir seukuran dengan rumah menghantam turun tempat dimana Zhukai berada.
"Ha Ha.. Kekuatan Peak God, memang tidak bisa diremehkan, bahkan tanpa Qi di tubuh mereka Kekuatan mereka masih saja sebesar ini.." Kai berkeringat deras karena tekanan dan hawa panas dari Bola Api Raksasa itu.
Kai menggenggam pedang ya erat dengan kedua tangan, setelah itu dia mulai mengangkat pedangnya tinggi-tinggi..
"Tarian Pedang Api..."
Whuss!!
Dengan gabungan dari Api Phoenix dan Api Neraka, Pedang yang Kai pegang seketika mengeluarkan hawa api yang begitu panas. Kai juga telah mengalirkan Qi miliknya dengan gila pada seranagnnya ini.
Dia mengayunkan pedangnya membentuk satu tebasan lurus.. Bola api dan Tebasan Kai saling berbenturan, Hutan yang berada cukup dekat dengan pertarungan mereka terbakar habis.
Kai menghilang dan kembali muncul dengan sebuah bayangan telapak tangan yang begitu besar di belakangnya.
"Telapak Dunia..."
Yu Sha yang tidak siap menerima serangan tiba-tiba itu terlambat menghindar dan menyilang kan kedua tangannya untuk menahan telapak tangan besar yang mengarah kepadanya.
"Arghh.. Ahh..." Tubuh Yu Sha terpental begitu tinggi di udara dan turun menabrak sebuah gundukan batu.
"Kwahh!! Uhukk!! Uhukk!!..." Dia segera memuntahkan beberapa teguk darah segar, hanya dengan bermodalkan tubuh fisik saja. Bagaimana mungkin dia dapat bertahan dari serangan Telapak Dunia.
Kai segera memanggil Api Phoenix nya yang saat ini sudah berwarna putih, Dia seketika mengeluarkan elemen kegelapan dan Ke-tiga elemen lainnya.
Dia membentuk 5 Bola yang masing-masing memiliki elemen yang berbeda. "Hiaa... Ledakan!!.."
Kelima bola itu segera menyerang Yu Sha, Yu Sha yang barus saja berdiri kini di hantam kembali oleh bola-bola yang baru saja Kai buat. Tepat ketika bole itu mengenai tubuhnya, itu meledak dengan keras dan membentuk sebuah kawah yang begitu besar.
Di tengah-tengah kawah itu, Yu Sha tergeletak dengan tubuhnya yang dipenuhi dengan luka. Tangan kanannya melepuh, tangan kirinya membeku, kaki kanannya hancur dan kaki kirinya menghitam lumpuh.
Kondisinya saat ini benar-benar buruk, tetapi Ia adalah seorang Peak God, dengan cepat luka-luka yang dialaminya segera bergenerasi dan memebntuk ulang tubuh Yu Sha.
"Ha Ha Ha.." Yu Sha mendongak keatas dengan sedikit jejak ketakutan terlintas di matanya.
"Apakah seorang Middle God, sekuat ini?" Pikir Yu Sha dalam hati tak percaya.
Dia mengambil sebilah pedang yang ada di dalam Cincin Ruang. Pedang itu berwarna merah dengan lambang burung Phoenix di gagang pedang itu.
Kai menyipitkan kedua matanya dan memfokuskan pada Pedang yang di bawa oleh Yu Sha saat ini. "Yi'er.. Analisis.."
Nama : Pedang Phoenix Suci.
Kelas : Setengah Dewa.
"Setengah Dewa? Bukankah itu sama dengan tingkatan Pedang Kaisar milikku?" Kai mengernyit ketika melihat status dari Pedang yang Yu Sha keluarkan.
[Kai Gege dapat tenang, Kelas Setengah Dewa juga dibagi menjadi beberapa tingkatan.. Tingkat rendah, menengah, tinggi, tertinggi, dan puncak]
[Pedang Phoenix Suci yang dipegang orang itu termasuk kategori Tingkat rendah, sedangkan Pedang Kaisar milik Kai Gege termasuk kategori Puncak]
"Begitukah? Haha kamu memang tidak pernah mengecewakan ku Yi'er."
Kai menggenggam erat Pedang Kaisar di tangannya, Ia mulai mengalirkan Qi miliknya menuju Pedang kaisar itu.
Pedang berwarna hitam pekat mulai mengeluarkan sebuah cahaya putih yang cukup menyilaukan, Kai menebas maju dan menciptakan sebuah tebasan melengkung yang mengandung kekuatan penghancur yang kuat.
Ting!! Ting!! Ting!!
Benturan dari dua pedang terdengar jelas, "Seribu Pedang Roh.. Hia..."
Seketika, keluar seribu cahaya pedang secara tiba-tiba. Yu Sha yang saat ini terfokus untuk menahan Zhukai dengan Pedang Phoenix Suci dan tidak bisa menahan serangan Kai yang lain.
Dia sekali lagi terkena ribuan tebasan dari serangan Zhukai barusan, "Argghh.." Dia menjerit keras ketika merasakan pembuluh darah yang ada di bagian kakinya terkoyak.
"Sial, Jika saja Qi yang ada di dalam tubuhku tidak tehlrhambat... Aku mungkin sudah membunuh bajingan tak tahu malu ini sebanyak ratusan kali."
Yu Sha berdiri menggunakan pedangnya sebagai penyangga, "Bangs*t, aku tidak punya pilihan lain. Jika aku mati, maka aku akan membawamu bersamaku."
Yu Sha memembuka mulutnya lebar-lebar, dia segera menghirup banyak udara kedalam tubuhnya.. "Peledakan Diri..."
Api yang merupakan Qi utama Yu Sha saat ini berkontraksi dengan udara dan menyebabkan sebuah ledakan yang sangat keras.
Duarr!!!
Ledakan!!
Tubuh Yu Sha yang baru saja meledak menghancurkan tanah sejauh ratusan mil jauhnya.
Dengan jarak yang begitu luas, ledakan itu juga mengenai Tubuh Zhukai. Segera, Kai yang terkena ledakan itu terpental begitu jauh. Tranformasi Naga nya telah menghilang, dia kembali ke penampilan normal dengan bekas noda darah di sekujur tubuhnya.
Pada akhirnya, Kai tergeletak diatas tanah tidak sadarkan diri untuk waktu yang lama. Setelah itu, terdengar notifikasi System di kepalanya.
Ding
[Kai Gege berhasil mengalahkan seorang Peak God, Dewa Ilahi. Mendapatkan 500 Triliun Poin System dan 1 Kuardriliun Poin Pengalaman]
Whuss!!
Whuss!!
Seketika, aura yang begitu kuat memasuki Tubuh Zhukai, dan dengan cepat beresonansi dengan Qi dalam. tubuhnya.
Blamm!!!
Boomm!
[Kai Gege berhasil menembus Ranah Middle God, Jendral Dewa Tahap Setengah langkah.. ]
[Kai Gege Berhasil...]
[....]
Pemberitahuan dari System segera terhenti saat Kai beeada di Ranah Middle God, Raja Dewa Tahap Setengah langkah....
Karena alasan yang tidak diketahui, tubuh Zhukai mengeluarkan sebuah Cahaya hitam yang membuat sebuah pelindung tipis disekitar tubuhnya..
****
Bersambung...