Re-system

Re-system
Mengatur Ulang Pasukan Undead



Setelah Kai merencanakan rencana penyerangan God of Darkness bersama Zi Lin Yue, ia akhirnya menghabiskan satu malam bersama dengan wanita itu.


"Selamat malam Yue." Kai memberikan sebuah ciuman di kepala Zi Lin Yue kemudian mencoba untuk segera tertidur.


"Selamat malam." Zi Lin Yue segera memejamkan kedua matanya untuk tidur lebih awal.


Karena besok adalah waktu mereka untuk berperang dengan God of Darkness, Zi Lin Yue harus beristirahat lebih awal.


Sinar bulan perlahan berganti dengan sinar matahari pagi. Kai yang sudah terlebih dulu terbangun melihat fajar dari cakrawala timur.


Sementara itu di belakangnya, Zi Lin Yue yang baru saja terbangun menguap beberapa kali kemudian menguap dan menatap Zhukai yang berdiri menutupi jendela.


"Hoaamm.. Kai?.. Kapan kita akan berangkat."


Sambil berdiri dari atas kasur, Zi Lin Yue memeluk Zhukai dari belakang. Perasaan nya sangat bahagia saat ini.


Beberapa hari yang lalu saat Zhukai sedang berlatih, ia mendapatkan sebuah panggilan dari Kakaknya yang memintanya untuk kembali.


Sayangnya Zi Lin Yue menolak itu dengan tegas karena ia masih ingin menghabiskan waktu yang lebih lama bersama dengan Zhukai.


Ia juga tidak berniat untuk memberitahu kepada kakaknya bahwa ia saat ini sedang bersama Zhukai yang tidak lain adalah dewa bintang.


"Hehh... Siapa pria yang membuatmu sampai menolak permintaan dari kakakmu... Adik ku yang manis, Yue.."


Ketika Zi Lin Yue melihat senyuman mengerikan di wajah wanita itu, ia segera memutuskan panggilan dari Kakaknya.


"Hahhh... Kenapa aku mengingat kejadian itu lagi." gumam Zi Lin Yue saat sambil melepas pelukannya dari Zhukai.


Senyuman mengerikan dari kakaknya terus bermunculan di benaknya untuk beberapa hari terakhir ini.


Lin Yue sama sekali tidak tahu apa artinya hal itu dan mempunyai perasaan buruk tentang hal itu.


Saat Zhukai minat wajah Zi Lin Yue yang cemas sekaligus ketakutan, ia cukup terkejut dan tanpa banyak berpikir segera memeluk wanita itu dengan erat.


"Ah.." Saat merasa Zhukai memeluknya, Lin Yue segera tersentak kemudian tersenyum lembut.


"Kai– Tidak, sayang... dekatkan telingamu ada sesuatu yang ingin aku beritahukan kepadamu."


Meskipun Kai tidak tahu apa yang ingin gadis itu katakan, ia tetap mendekatkan telinganya di dekat bibir Zi Lin Yue.


"Sayang.. A–Aku sebenarnya adalah Dewi Roh.." Zi Lin Yue berbisik pelan sambil menutup kedua matanya.


Ia tidak ingin Kai kecewa karena ia baru memberitahukan rahasia itu padanya setelah sekian lama.


"Oh, begitu.."


Karena apa yang Zi Lin Yue katakan tidak begitu penting, Kai kembali bersikap acuh dan kembali menatap mentari dari balik jendela.


Melihat reaksi Zhukai yang seolah tidak peduli dengan apa yang ia katakan, ini membuat Zi Lin Yue sedikit kesal.


"A–... Kenapa kamu tidak terkejut setelah mendengar itu?" tanya Zi Lin Yue karena penasaran


"T–Tunggu dulu... Jangan bilang bahwa kamu sudah mengetahui identitasku sejak awal."


Karena Zhukai tidak menjawab pertanyaan, Zi Lin Yue menganggap diamnya Zhukai sebagai jawaban.


"Tapi, sejak kapan kamu tah–.."


Sebelum Zi Lin Yue menyelesaikan ucapannya, Kai menggunakan jari telunjuknya untuk menutup bibir merah Zi Lin Yue.


"Apakah itu penting, kamu sekarang adalah kekasihku dan bukankah kamu juga tahu bahwa aku adalah reinkarnasi dewa bintang."


Kai memasang senyum di wajahnya sambil menarik lengan Zi Lin Yue dan menciumnya.


Keterkejutan Zi Lin Yue segera teralihkan dengan ciuman Zhukai yang tiba-tiba. Saat ia mencoba untuk membuka mulutnya, suara ******* muncul dari mulutnya.


Tidak berhenti sampai disitu saja, Zhukai mulai mengangkat tangannya dan mulai meraba kedua dada Zi Lin Yue yang sangat besar.


Tetapi ketika Kai hendak melakukan hal itu lebih jauh, pintu kamar terbuka secara tiba-tiba bersamaan dengan teriakan seorang gadis.


"Ahhh~.."


Teriakan itu membuat Kai dan Zi Lin Yue kaget, saat Kai melepas pelukannya dari Zi Lin Yue, ia segera menoleh untuk melihat siapa yang membuka pintu.


"Aaa... Maaf tuan, aku akan kembali lagi nanti." ucap gadis yang tidak lain adalah Long Zi.


"Hahh, gadis itu..."


Kai menatap Zi Lin Yue sesaat kemudian menghela nafas panjang. Sebenarnya, setelah Long Zi minat mereka berdua, minatnya untuk melakukan itu dengan Zi Lin Yue hilang seketika.


Hal yang sama juga dirasakan oleh Zi Lin Yue, "A–Aku akan pergi mandi terlebih dulu."


Untuk menghindari suasana canggung itu, Zi Lin Yue berbicara pada Zhukai sambil berlari kearah kamar mandi.


Saat ini di dalam kamar, Kai duduk di atas kasur sambil melihat layar hologram biru di depannya.


"Hmm, jika aku menyatukan lima ratus Undead ini, aku bisa mendapat satu Undead dengan ranah God of Destruction Langit Ke-tujuh."


"Bukan hanya itu saja, mungkin ada kesempatan dimana Undead itu memiliki kesadarannya sendiri."


Setelah membaca informasi pada layar hologram sekilas, Kai memutuskan untuk mengorbankan ke delapan ribu Undead nya untuk membentuk Undead baru.


Meski pasukan Undead nya telah berkurang sangat banyak, itu masihlah menjadi poin penting untuk Zhukai dalam perang kali ini.


Ding.


[Kai Gege menyatukan 8.990 Undead tahap Celestial God, dengan Profesi Kai Gege sebagai Necromancer tingkat kelima, Kai Gege dapat memberikan Undead anda kesadaran sendiri]


Sinar cahaya hitam mulai menutup seluruh ruangan dimana Zhukai berada. Selain itu juga, di hadapan Zhukai, muncul 16 Undead dengan masing-masing dari mereka memiliki tubuh sempurna bagaikan manusia pada umunya.


Tetapi aura kematian yang menyelimuti seluruh Undead itu masih tidak hilang walaupun mereka memiliki tubuh seperti manusia.


Diantara ke-enam belas Undead barunya, ada satu Undead yang memancarkan aura kematian yang sangat besar.


"Hmm, kau yang ada disana, kemarilah!"


Seolah mengerti apa yang Zhukai katakan, Undead itu segera berjalan maju dan berlutut saat berada tepat di depan Zhukai.


"Memberi hormat kepada tuan."


"Hmm..." Kai membuka Layar hologram yang menampilkan status Undead itu.


Saat Kai melihatnya dengan seksama, keterkejutan terlihat di wajahnya.


"G–God of Creation!!"


Zhukai kembali menatap Undead itu sekilas, beberapa saat kemudian, seringai muncul di wajahnya diikuti oleh suara gelak tawa darinya.


"Haha, siapa namamu?"


"Maaf tuan, tetapi saya tidak memiliki nama saat ini." Jelas Undead itu.


"Baiklah, mulai sekarang namamu adalah Long 1. Dan kaulah yang akan mengambil alih pimpinan dari para Undead lainnya."


"Baik Tuan, saya Long 1 akan memimpin pasukan Undead mulai sekarang."


Kai tersenyum puas saat mendengarnya, dia segera mengirim kembali Undead nya ke dimensi lain tempat Undead berada.


Pada saat itu juga, kabut hitam yang menyelimuti Zhukai juga ikut menghilang.


"Sayang, apa yang baru saja terjadi."


Zi Lin Yue dengan inderanya yang sangat kuat segera merasakan adanya aura yang sangat kuat berasal dari ruangannya.


Tetapi saat dia keluar, tidak ada apapun melainkan hanya Zhukai yang duduk diam diatas kasur.


"Tidak perlu khawatir, lanjutkan saja mandimu."


Sambil menunggu Zi Lin Yue selesai membersihkan tubuhnya, Kai menggunakan waktu luang itu untuk mempertajam inderanya dengan energi bintang.


Setelah Zi Lin Yue keluar dari kamar mandi, Kai seger masuk untuk membersihkan tubuhnya.


Saat persiapan nya sudah selesai, Ia, Zi Lin Yue, dan Long Zi memulai perjalanan menuju ke Alam Kegelapan.


***


Bersambung..