
Boomm!!
Ledakan besar yang mengguncang dunia jiwa mengejutkan Yi, Yui, dan istri Zhukai yang lain. Penduduk kota yang sedang melakukan aktivitas harian mereka tiba-tiba terkejut setelah merasakan gempa yang sangat besar.
Selama puluhan tahun berada di dunia jiwa, ini adalah pertama kalinya bagi mereka untuk merasakan guncangan yang sangat kuat seperti itu.
Di sebuah padang rumput yang telah terbakar hangus, sosok pria tampan dengan tubuh telanjang bulat melayang di udara.
Rambut hitam panjangnya terus terurai oleh hembusan angin sepoi menutupi sebagian wajahnya.
Saat pria itu mendarat di padang rumput yang hangus, dia menghela nafasnya beberapa kali dengan tatapan matanya yang melihat padang rumput yang tengah terbakar.
"Ha, aku tidak menyangka terobosanku barusan akan mengakibatkan kebakaran besar seperti ini."
Zhukai memejamkan kedua matanya dengan energi bintang yang terus keluar melalui kedua telapak tangannya.
Swoshh!
Hanya dalam sekejap mata, padang rumput yang hangus terbakar itu perlahan menumbuhkan rumput kembali seperti semula.
"Hfhuft, itu tadi sangat berbahaya, jika saja amukan aura kematian tadi sedikit lebih lama, mungkin aku tidak bisa menahannya." Kai menghembuskan nafasnya sambil membuka Inventory.
Karena dia saat ini sedang telanjang bulat, Kai mengambil satu set pakaian dari Inventory. Itu adalah satu set pakaian berwarna putih dengan pola burung merak di bagian punggungnya.
"Hehe, aku tidak tahu apa yang baru saja terjadi, tetapi kejadian itu benar-benar membuatku menerobos." Kai menyeringai senang.
Selain Kultivasinya yang meningkat drastis, Kai juga merasakan bahwa Godhood nya baru saja bangkit bersamaan pada saat yang sama ketika dia menerobos.
Awalnya Kai berniat untuk membangkitkan Godhood bintang saat dia kembali ke Alam Bintang.
Tetapi setelah merasakan betapa kuatnya Godhood nya saat ini, Kai merasa bahwa dia tidak membutuhkan Godhood bintang miliknya di masa lalu.
"Oh, atau bagaimana jika aku menggabungkan Godhood bintang dengan Godhood ini!?" Sebuah ide terpikir dalam benaknya.
Dalam sejarah, tidak ada seorangpun yang memiliki dua Godhood dalam satu tubuh, bahkan untuk menggabungkan dua Godhood yang berbeda, itu adalah hal yang mustahil.
Tapi Kai memiliki System saat ini, apalagi setelah melihat ingatan itu, Kai merasa bahwa itu bukanlah sebuah hal yang mustahil.
"Baiklah, aku akan mencoba itu saat mendapatkan Godhood bintang kembali. Untuk saat ini, aku akan mencoba kekuatan Godhood ini."
Zhukai memejamkan matanya dan menutup kesemua inderanya, saat kesadarannya melihat sebuah cahaya hitam yang berada tepat di samping Dantian, seringai di wajahnya semakin merekah.
Saat Zhukai kembali membuka kedua matanya yang terpejam, matanya mengeluarkan sinar dengan aura hitam mengelilingi seluruh tubuhnya.
Kai menatap pohon tinggi yang jaraknya hampir tiga mil jauhnya.
Swoshh!
Boomm!!
Pohon itu meledak seketika bahkan sebelum Zhukai membuat pergerakan, "L–Luar biasa, kekuatan Godhood ini ratusan– Tidak, ini ribuan kali lebih kuat dibandingkan Godhood bintang."
Tubuhnya bergetar saat aura hitam kembali masuk kedalam tubuhnya, Kai tidak tahu bagaimana mengekspresikan rasa bahagianya saat ini.
"Haha... Hahaha, tidak lama lagi ... Dengan kekuatan ini, aku pastikan akan memberi kematian yang mengerikan."
Sosok Zhukai perlahan menghilang menjadi asap hitam, saat dia muncul kembali Kai muncul di halaman rumahnya.
"S–Suamiku... Apa yang baru saja terjadi, mengapa ada gempa yang sangat besar beberapa saat lalu." Chiyan dengan kedua tangannya menyentuh dada bertanya dengan ekspresi cemas.
"Gempa!? Apa yang–.." Kai menghentikan ucapannya, dia teringat baru saja menerobos beberapa saat lalu.
"Gempa itu pasti akibat terobosan ku saat itu." Kai terkekeh saat melihat wajah cemas istrinya.
"Suamiku!? apa yang kamu tertawakan?" Chiyan sedikit mengerutkan keningnya bingung melihat sikap suaminya.
Istrinya yang lain sedikit cemburu melihat itu, "Suamiku, itu tidak adil ... Aku juga menginginkannya."
"I–Ini.." Keringat dingin membasahi punggung Zhukai.
Dia mencium Chiyan hanya untuk menenangkan kecemasannya, tetapi ia tidak menyangka tindakannya itu membuat istrinya yang lain menjadi cemburu.
"Ha, mau bagaimana lagi." Kai sedikit tersenyum kemudian mencium seluruh istrinya secara bergantian.
Setelah satu bulan tinggal di dunia jiwa bersama istri-istrinya, Kai akhirnya memutuskan untuk pergi keluar.
Sebelum dia mulai membalas dendam pada para dewa perang kuno, Kai memutuskan untuk datang menjemput Xia Bing Yao terlebih dulu.
Sudah puluhan tahun semenjak Kai belum bertemu dengan Xia Bing Yao. Saat terakhir mereka berdua bertemu, Kai masih mengingat betapa menawannya senyuman miliknya.
Bahkan jika Zhukai memiliki banyak istri yang sangat cantik, dia masih sangat terpukau dengan begitu menawannya senyuman Xia Bing Yao.
Saat portal ke dunia luar terbuka, Zhukai melambaikan tangannya pada istrinya.
"Selamat tinggal."
Whus!
Portal transparan itu menghilang saat Kai sepenuhnya masuk, saat pandangannya kembali cerah, Zhukai sudah berada tepat di sebuah hutan yang begitu luas.
Meskipun hutan itu dipenuhi oleh pepohonan tinggi, Kai merasa bahwa semua pohon itu terlihat kecil di matanya.
"Oh, sepertinya aku mulai mengingat tentang hutan ini."
Saat dalam perjalanan terbang, Kai sedikit mengenali tempat-tempat yang familiar di hutan itu.
Dia sudah sering pergi ke Alam Surgawi dan telah menjelajahi banyak tepat disana. Tidak aneh jika Zhukai langsung mengenali tempat itu dalam sekilas.
Meskipun sudah ada banyak perubahan dengan hutan itu, Kai masih bisa mengingat dengan jelas beberapa tempat yang masih belum berubah.
Alam Surgawi sendiri di pisahkan tiga area, yang pertama adalah area luar, kedua adalah area dalam, dan yang terakhir adalah area inti.
Tempat dimana Klan Xia berada adalah di Area inti, itu juga menjadi tempat untuk para jenius dengan basis Kultivasi di ranah Celestial God.
Untuk orang-orang yang memiliki Kultivasi di bawah Celestial God, mereka hanya menetap di Area dalam dan area luar. Untuk setiap area sendiri, itu dipisahkan oleh samudra yang sangat luas sekaligus sebuah hukum alam disana.
Saat ini, hutan tempat Zhukai berada adalah area luar. Meskipun tempat itu hanyalah area luar, tetapi kepadatan energi spiritual disana tidak jauh berbeda dibandingkan dengan alam-alam lainnya di dunia ilahi.
Dengan kecepatan Zhukai saat ini, dia akhirnya sampai di sebuah kota tak lama kemudian.
Kota itu sangat besar dan memiliki benteng batu yang sangat kokoh, empat Kultivator yang menjaga pintu benteng juga memilki Kultivasi yang tidak rendah.
"Akan terlalu merepotkan jika aku melewati pintu masuk, array pelindung ini juga terlalu lemah. Aku terobos saja."
Kai melapisi tubuhnya dengan energi bintang dan melesat masuk melewati celah array yang melindungi kota.
Tap!
Kai mendarat tepat di depan sebuah bangunan besar berlantai dua, "Hmm, tempat ini tidak berubah bahkan setelah ratusan ribu tahun berlalu."
Zhukai tersenyum menatap bangunan besar di depannya, saat dia berjalan masuk, dia segera disambut oleh seorang pria tua dan juga seorang gadis kecil di sampingnya.
"Selamat datang di toko kami pelanggan terhormat."
***
Bersambung...