Re-system

Re-system
Mengunjungi Sekte Ling Tian



Di sekte yang letaknya berada di pegunungan besar yang terletak jauh dari pemukiman warga.


Ada empat puncak besar dan lima belas puncak kecil di pegunungan itu. Seorang pria muda berusia 24 tahun terlihat sedang beristirahat di bawah pohon besar setelah menyelesaikan latihannya.


"Permisi senior, bisakah aku duduk di sini." Seorang gadis cantik dengan rambut di ikat dua datang bertanya.


Pria itu menatap gadis yang menghampirinya dan dengan acuh menggeser tubuhnya sedikit untuk memberi ruang agar gadis itu bisa duduk.


Melihat pria itu hanya bersikap acuh dan sangat dingin, gadis itu tidak sedikitpun marah.


"Senior, apakah kamu haus? jika iya, aku akan mengambilkan air bersih untukmu." ucap gadis itu tersenyum manis.


Walaupun pria yang merupakan seniornya terus bersikap acuh terhadapnya, ia sudah terbiasa dengan sikap seniornya itu.


"Tidak perlu, aku tidak haus.." pria itu yang tak lain adalah Yu Hanlong bersandar di batang pohon di belakangnya sambil mencoba memejamkan kedua matanya untuk beristirahat.


Dia sebenarnya sudah tahu bahwa gadis yang duduk di sampingnya saat ini memiliki perasaan untuknya. Tetapi Yu Hanlong sudah memiliki seseorang yang ia sukai, tidak mungkin dia menyukai gadis lain saat ia telah menyukai seseorang.


Karena tugas yang Kai berikan padanya, Yu Hanlong tidak bisa terus bermain atau berhubungan asmara dengan gadis sekte cahaya.


Berselang sebentar saat Yu Hanlong menutup kedua matanya, terjadi sobekan dimensi di depan halaman pemimpin sekte.


Bersamaan dengan munculnya sobekan itu, terjadi gelombang angin yang cukup besar dan menerbangkan dedaunan dan beberapa ranting kering di tanah.


"Hmm, jadi dia sudah kembali... Aku terus memikirkan ini selama berlatih, tapi ke mana dia pergi saat itu?"


Dengan tatapan tajam, Yu Hanlong terus mengawasi setiap pergerakan Light God dari jauh.


Selama setengah tahun berada di sekte Cahaya, Yu Hanlong berhasil di promosikan menjadi murid inti.


Pencapaian Yu Hanlong benar-benar membuat banyak murid terkejut. Untuk seorang murid bisa di promosikan menjadi murid inti, mereka setidaknya membutuhkan waktu 10 tahun dengan kontribusi yang besar terhadap sekte cahaya.


Selain itu, Yu Hanlong secara diam-diam mulai membuat kesepakatan dengan para tetua agar mereka mau bergabung dengannya.


Tapi itu jelas tugas yang sulit dengan status Yu Hanlong yang merupakan murid inti sekte cahaya.


Selama 6 bulan berada di sekte cahaya, Yu Hanlong berhasil merekrut hampir 12 tetua untuk bergabung dengannya.


Karena Yu Hanlong tidak sepenuhnya percaya dengan mereka, dia membuat sebuah perjanjian dimana para tetua itu tidak akan bisa mengkhianatinya.


Di halaman rumah pemimpin sekte, Light God menghela nafas panjang. "Tch, beraninya Moon God sialan itu memanggilku hanya untuk membicarakan omong kosong. Dewa bintang masih hidup? Pffttt... Hanya orang bodoh yang percaya dengan ucapannya."


Setelah pernah dengan sekte matahari, Light God telah kehilangan banyak jenius sektenya dan membuat kekuatan sektenya telah banyak berkurang.


Melihat wajah Sun God di pertemuan waktu itu membuat Light God tidak bisa menahan emosinya lebih jauh.


Jika dia berada di sana lebih lama, pertarungan antara dirinya dan Sun God jelas tidak dapat di hindari.


Sebagai yang terkuat diantara dewa perang kuno, kekuatan Sun God jelas tidak dapat di remehkan.


"Hmm, sepertinya ada yang sedang mengawasi ku dari jauh." Tanpa sedikitpun berbalik, Light God melangkah maju untuk segera memasuki kediamannya.


Sementara itu, Yu Hanlong merasakan tekanan kuat menghantam tubuhnya. Rasa sakit yang berasal dari dada kirinya membuat Yu Hanlong menggertakkan giginya.


Saat dia membuka mulutnya, darah segar menyembur keluar.


"Kyaa~ Senior, apakah kamu baik-baik saja." gadis yang duduk di samping Yu Hanlong berteriak panik setelah melihat Yu Hanlong memuntahkan darah segar.


Dia tanpa ragu membantu Yu Hanlong untuk duduk kembali dan mengalirkan Qi miliknya untuk menyembuhkan cedera internal yang di alami Yu Hanlong.


Aliran rasa hangat segera meredam rasa sakit yang Yu Hanlong rasakan, dengan perlahan nafasnya juga kembali normal.


Ucapannya berhenti saat melihat gadis yang membantunya tergeletak di atas tanah, "Adik junior kamu tidak apa-apa!?"


Saat Yu Hanlong memeriksa kondisi gadis itu, dia menghela nafas lega. "Ha, syukurlah dia hanya kelelahan. Aku takut dia mengalami pembalikan Qi saat menolongku."


Yu Hanlong menatap gadis itu sesaat, ekspresi dingin di wajahnya seketika mencair digantikan oleh senyum.


"Hmm, terimakasih..."


Yu Hanlong mengangkat tubuh gadis itu dan membawanya pergi ke asramanya.


***


Di tempat lain, sebuah portal yang muncul secara tiba-tiba mengejutkan seluruh murid yang sedang berlatih bersama.


Saat dua pria keluar dari dalam portal, ribuan murid menghunuskan pedang kearah mereka berdua sambil mengeluarkan tekanan mereka.


"Siapa kalian!? Cepat katakan apa tujuan kalian datang ke sini!!..." Wanita dewasa dengan basis Kultivasi Celestial God Langit Ke-tujuh bertanya sambil berjalan mendekat.


Dia memerintahkan para murid lainnya untuk segera menurunkan pedang mereka.


Wang Zhong yang berdiri di belakang Zhukai sedikit tidak senang dengan sikap yang mereka tunjukkan.


Tetapi karena Zhukai memerintahkannya untuk tidak bertindak bar-bar, dia hanya berdiri diam sambil mengawasi situasi lebih lanjut.


"Kami teman Lung Ken, bisakah kamu memanggilnya kesini?"


Tepat setelah Kai menyelesaikan ucapannya, mata pedang gadis itu sudah berada tepat di lehernya.


"Lancang!! beraninya kau menyebut nama pemimpin sekte tanpa kehormatan seperti itu. Aku bisa saja membunuhmu disini karena ucapan mu barusan." ucap gadis itu.


Zhukai menyeringai lebar, "Benarkah itu gadis kecil..."


Tanpa seorangpun yang menyadarinya, kedua jari tangan Zhukai sudah menyentuh pedang yang ada di lehernya.


Hanya dengan sedikit menambahkan kekuatannya, pedang milik gadis itu seketika hancur menjadi kepingan kecil.


Seluruh murid yang melihat itu mematung tanpa bersuara, sedangkan untuk gadis itu, dia terkejut sesaat kemudian segera menjauh untuk melihat situasinya lebih jauh.


Saat jaraknya dan Zhukai terpaut lebih dari seratus meter, gadis itu menghela nafas lega.


"Apa-apaan itu tadi, bagaimana dia bisa menghancurkan senjataku dengan mudahnya? Padahal material untuk membuat pedang itu sangat langka." pikir gadis itu dalam benaknya.


Sementara itu, Zhukai berdiri tegak menatap mereka sambil menghela nafas panjang.


"Haahh, kalian benar-benar merepotkan. Karena kalian tidak mau memanggilnya, maka aku sendiri yang akan memanggilnya sendiri."


Zhukai menarik nafas dalam-dalam hingga akhirnya meneriakkan nama Paman Ken dengan keras.


Saat ucapannya berkahir, seorang pria tua dengan senyum di wajahnya turun dari atas gunung.


Saat dia melihat Zhukai yang berdiri di halaman murid, Lung Ken tersenyum gembira sambil berlari mendekati Kai yang ada di sana.


"Lung Ken menyambut ketua sekte!!.."


Setelah Lung Ken menyelesaikan ucapannya, murid-murid sekte Ling Tian sangat terkejut sementara gadis yang menyerangnya tadi seketika pingsan di tempat.


***


Bersambung...