
Meskipun Long Zi adalah gadis remaja yang cantik, tetapi wanita di depannya adalah kecantikan di tingkatkan yang berbeda.
Wanita itu memiliki kulit seputih salju dan juga sangat halus. Tubuhnya sangat ramping dengan tingginya yang hampir mencapai 1,9 meter.
Tetapi wajah gadis itu sangat tidak asing... Dia terlihat sangat mirip dengan Zhu Lin Yue.
Sosok wanita yang pernah Zhukai temui di persimpangan dimensi dan juga kakak dari Jiang Lin.
Meskipun dia dan Jiang Lin tidak memiliki hubungan darah, tetapi Jiang Lin sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri dulu sekali.
"M–Master... Apa yang kamu lakukan di hutan ini?" Long Zi menatap Zi Lin Yue dengan tatapan penasaran.
Dia sangat tahu bagaimana kepribadian Zi Lin Yue. Dia sangat jarang meninggalkan rumah tempat tinggalnya kecuali jika dia membutuhkan sesuatu.
Tetapi semenjak puluhan tahun yang lalu dimana Zi Lin Yue kembali dari persimpangan dimensi, Long Zi mengetahui adanya perubahan pada kepribadian tuannya.
"Oh, tidak ada yang penting. Aku hanya memerlukan beberapa herbal yang hanya tumbuh di sini." Ucap Zi Lin Yue acuh.
Tetapi dia penasaran mengapa Long Zi bisa berada di tengah hutan seperti itu. Apalagi pakaian s yang di pakaiannya saat ini terlihat milik seorang pria.
"Hehe... Apa jangan-jangan Azi yang imut ini diam-diam sedang berkencan dengan orang pria." Zi Lin Yue tersenyum sambil berjalan mendekat.
Mendengar itu, Long Zi memerah dan sangat tersipu. Tetapi dia segera menatap Zi Lin Yue untuk menjelaskan situasinya.
"I–Ini tidak seperti yang kamu pikirkan master, p–pakaian ini milik seorang kenalanku di masa lalu." Jelas Long Zi dengan wajah gugup.
"Ayolah, jangan membohongi mastermu seperti itu... Jika dia memang bukan kekasihmu, mengapa kamu memerah." Zi Lin Yue kembali tersenyum nakal.
"T–Tidak kamu salahh!!..." Long Zi kembali tersipu.
Saat mereka berdua hanyut dalam percakapan mereka, tidak ada seorangpun yang menyadari bahwa Zhukai sudah berada tepat di belakang mereka berdua.
"Long Zi, siapa gadis ini..."
Mendengar suara seorang pria, kedua wanita itu segera berbalik. Saat Zhukai dan Zi Lin Yue saling bertatapan, tidak ada satupun dari mereka yang mengalihkan pandangan.
"L–Lin Yue!! A–Apakah ini kamu." Tubuh Zhukai bergetar.
Dia menjatuhkan beberapa buah di lengannya kemudian berlari memeluk Zi Lin Yue dengan erat.
Zi Lin Yue mematung untuk beberapa saat, dia tidak pernah menduga akan bertemu dengan sosok pria yang pernah mengambil ciuman pertamanya walaupum dia sendiri yang melakukannya.
Saat Zi Lin Yue kembali ke akal sehatnya, air matanya mulai keluar dan dia menangis dengan keras.
Ketika Zi Lin Yue meninggalkan persimpangan dimensi dan kembali ke Dunia Ilahi, dalam benaknya dia sudah berfikir bahwa tidak ada kesempatan lagi bagi dia dan Zhukai untuk bertemu.
Walaupun Zi Lin Yue awalnya enggan untuk pergi, tetapi dia sendiri memiliki tugas untuk dilakukan. .
Pelukan Zhukai yang sangat hangat segera memenuhi Zi Lin Yue dengan kehangatan.
Setelah mereka berdua saling melepas pelukan, Zhukai menggunakan salah satu jarinya untuk membersihkan air mata di wajah Lin Yue.
Zi Lin Yue menggenggam erat tangan Zhukai dan meletakkan kepalanya di telapak tangannya. Zi Lin Yue tersenyum manis kemudian berkata.
"Ya, ini aku... Lama tidak bertemu."
Sementara itu, Long Zi yang melihat mereka dari jauh menjadi bingung. "Ehhh!!?"
***
Di rumah makan mewah yang letaknya di dalam kota Zeno, seorang gadis duduk sendiri dengan wajahnya yang tertutup oleh topi bambu dan sebuah cadar.
Meskipun wajahnya tertutup oleh cadar, orang bisa melihat bahwa di balik cadar itu adalah sosok gadis yang sangat cantik.
Mendapati banyak tatapan cabul dari berbagai pria, Xia Bing Yao menjadi sedikit marah. Dia. hendak memberi bajingan itu pelajaran tetapi pemilik rumah makan sudah memberi mereka tekanan terlebih dulu.
"Apa yang coba kalian lakukan, mencoba menakuti pelangganku? Cepat pergi atau aku sendiri akan memberi kalian pelajaran." Ucap pemilik rumah makan itu dengan matanya yang bercahaya.
Beberapa pria itu seketika ketakutan dan berlari terbirit-birit meninggalkan rumah makan karena ketakutan.
Pemilik rumah makan itu menghampiri Xia Bing Yao sambil tersenyum ramah, "Apakah kamu tidak terganggu nona?"
Xia Bing Yao menggeleng, "Aku tidak apa-apa, terimakasih sudah membantu."
"Sama-sama.." Pemilik rumah makan itu berbalik dan kembali bekerja.
Sementara itu, Xia Bing Yao yang telah membuka cadar yang menutup wajahnya segera makan.
Dia sudah pergi meninggalkan Klan Xia selama tiga hari penuh dan belum makan sedikitpun. Apalagi saat ini Xia Bing Yao hanya membawa sedikit uang, jadi dia harus menghemat uang itu selama mungkin sampai bertemu dengan Zhukai.
"Hei apa kau tahu!? Ada banyak monster yang keluar dari hutan dan menyerang pemukiman warga beberapa hari lalu."
"Ya, tetua sekte kemarin juga melarang kami untuk pergi ke hutan bagian barat. Tetua sekte merasa bahwa situasi di sana belum membaik."
"Hmm, kira-kira apa yang sedang terjadi sebenarnya? Apakah ada binatang kuat yang terlahir?"
"Siapa yang tahu, cepat makan sana! Kita harus segera kembali ke sekte sebelum malam hari tiba."
Saat Xia Bing Yao sedang makan, ia secara tidak sengaja mendengar pembicaraan dua pemuda yang memakai pakaian yang sama.
"Hutan bagian barat!? Bukankah itu tempat terdekat dari penghalang?" Mata Xia Bing Yao berbinar, dia dengan cepat menghabiskan makanannya dan menuju ke hutan bagian barat.
Sementara itu di dalam hutan, Zhukai dan kelompoknya mulai berjalan keluar dari dalam hutan.
"Jadi Lin Yue, apakah kamu tuan baru dari Long Zi?" Kai bertanya.
Zi Lin Yue mengangguk, "Ya, aku menyelamatkan Azi ribuan tahun yang lalu, siapa yang menyangka bahwa dia berniat menjadikan aku sebagai tuan barunya."
Zi Lin Yue menghela nafas berat, dua memandang Zhukai aneh kemudian berkata.
"Tunggu dulu, bagaimana bisa kamu mengenal Azi? Bukankah kamu berasal dari Alam Dewa?"
Mendapati pertanyaan dari Zi Lin Yue, Zhukai seketika terdiam. Dia tidak tahu Zi Lin Yue akan bertanya seperti itu padanya.
Walaupun dia kenal dekat dengan Zi Lin Yue di Alam Dewa, tetapi Zhukai tidak tahu identitas asli Zi Lin Yue.
Bisa saja Zi Lin Yue termasuk salah satu anggota sekte dewa perang kuno. Apalagi saat ini Zhukai sama sekali tidak bisa melihat Kultivasinya.
Bahkan dengan menggunakan mata bintang, Kai masih belum mengetahui Kultivasi asli Zi Lin Yue.
Ini juga menimbulkan beberapa kecurigaan dalam pikirannya.
"Ahh, sebenarnya ayahku adalah seorang Kultivator di dunia ilahi dan beberapa waktu lalu aku mendapatkan kembali ingatan yang disegel oleh ayahku." Jawab Zhukai tersenyum tipis.
Zi Lin Yue menatap aneh sebelum dia kembali menatap lurus, "Oh, begitukah."
Meskipun Zhukai sedikit aneh setelah mendengar ucapan Zi Lin Yue, tetapi itu segera menghilang.
Tak berselang lama, Zhukai dan kelompoknya berhenti saat melihat cahaya terang yang tertutup oleh pepohonan tinggi.
"Akhirnya kita keluar dari hutan."
***
Bersambung..