
"Tch.. Aku sedikit terlambat.." Kai memukul tembok bangunan dan meninggalkan bekas retakan disana.
Sementara itu, Jiuyang Lin dan Biao Jian buru-buru keluar setelah mendengar suara pertarungan barusan.
"Kai Gege, apa yang terjadi.." Jiuyang Lin bertanya dengan perasaan khawatir.
"Tuan, apa yang baru saja terjadi?" Hal yang sama juga Biao Jian tanyakan.
Kai merenung sebentar kemudian segera menggandeng lengan Jiuyang Lin dan Biao Jian.
Mereka bertiga berubah menjadi cahaya putih dan menghilang seketika.. Tak berselang lama setelah mereka berdua menghilang, datang puluhan orang dengan pakaian yang sama dengan baju bertuliskan Keluarga Long disana.
"Katakan Apa yang baru saja terjadi!!" Pemuda itu segera menggenggam erat kerah baju dari manager toko dan mengangkat tubuhnya tinggi-tinggi..
Manager toko yang saat itu ketukan hanya bisa menjawab dengan suara terbata-bata, "Itu . Anu.. Ada seorang Pria berbaju serba hitam dengan dua orang wanita di sisinya. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan secara tiba-tiba terjadi pertarungan antara pemuda itu dengan Pria bertopeng hitam yang berakhir sepeti ini.."
Manager itu menjelaskan panjang lebar dan sangat rinci, Ia takut jika dia salah menjelaskan nyawanya mungkin tidak akan selamat.
"Pria berpakaian serba hitam? Pria bertopeng hitam? dan wanita cantik? Mungkinkah mereka berdua adalah Nona Nalan Xing dan penjaganya.. Tuan Di Bao?" Pemuda itu yang tak lain adalah Tuan muda Keluarga Long, Long Zhen mulai berfikir. Setelah itu dia teringat perkataan Manager yang menyebutkan bahwa Di Bao di kalahkan oleh seorang pemuda yang berpakaian serba hitam..
"Jangan-jangan.. Tidak mungkin!! Aku harus segera pergi memberitahu ayah.."
Dia segera keluar dari Toko Pakaian dan berlari secepatnya menuju mansion dimana Keluarga Long berada..
***
Sementara itu, di depan sebuah gerbang rumah yang sangat besar, Kai dan dua lainnya tiba-tiba muncul.
"Kai Gege, apa yang telah terjadi? kenapa kamu begitu terburu-buru?"
Kai menoleh dan melihat kekhawatiran di wajah istrinya, setelah itu dia menghembuskan nafas panjang.
"Hahhh.. Lin'er Sayang, kita tidak boleh bersantai-santai lagi mulai sekarang, Di Toko Pakaian tadi, aku bertemu dengan seseorang yang cukup kuat. Mungkin jika aku dan dia bertarung satu lawan satu, aku bisa menang telak darinya tetapi berbeda lagi jika aku melawan dia dengan beberapa Kaisar Dewa di sisinya.. Itu adalah suatu hal yang paling aku khawatirkan." Jelas Kai panjang lebar.
Dia segera menoleh ke pintu gerbang dimana ada dua Kultivator Early God yang menjaga disana..
Kai mengeluarkan Api Neraka dari telapak tangan kemudian segera melempar dua bola api itu kearah dua penjaga gerbang.
Nyala api tidak menghilang ketika membakar habis tubuh dua penjaga itu, sebaliknya itu terus menyebar hingga membakar gerbang mansion dan tembok di sekitarnya.
Ketika melihat nyala api yang begitu besar membakar pintu gerbang, para Kultivator dari Keluarga Long mulai datang satu persatu..
Mereka semua mengerutkan kening ketika melihat hanya tiga orang yang menyerang mereka.
"Cih, ternyata hanya orang tol*l yang tidak sayang akan hidupnya.."
Kai di bawah menyeringai dingin, setelah itu dia segera bertranformasi menjadi Setengah Naga..
"Gggrrraaa..."
Kai meraung keras layaknya seekor Naga. Bukan hanya itu, dalam raungannya barusan ia juga menggabungkan dengan Elemen Es yang dia miliki.
Whuuus!!
Udara dingin seketika berhembus membekukan ratusan Kultivator dari Keluarga Long..
Kai segera mengalirkan Qi miliknya kedalam Pedang yang di genggamnya, "Tarian Pedang Api.."
Whuss!!
Nyala Api segera muncul dengan hawa panas yang begitu hebat, Kai segera menebas secara horizontal kearah seratus Kultivator yamg saat ini dalam keadaan beku.
Booomm!!
Duarr!!
Tubuh mereka meledak menjadi bongkahan-bongkahan es yang bertaburan di atas tanah, dengan satu tebasan barusan, Kai telah membunuh 100 Kultivator ranah Prajurit Dewa.
Ding..
Ding..
Ledakan barusan segera menarik perhatian semakin banyak orang..
"Tch.. Buang-buang waktu menghadapi merek.. Summonn.."
Kai memanggil Undead-undeadnya yang berjumlah hampir 1 juta, diantara 1 Juta Undeadnya terdapat mayat dari Xiao Lun dan sepuluh tetua lainnya.
Dengan kekuatan seperti itu, menghancurkan Keluarga Long adalah hal yang mudah. Mayat hidup yang merangkak keluar dari dalam tanah segera memberikan perasaan ketakukan dihari setiap orang.
"D–Dia seorang Necromancer.. Tidak, cepat beritahu Patriak, orang yang menghancurkan Keluarga Xiao datang menyerang.." Teriak seorang pria dengan wajah penuh bekas luka.
Prajurit yang berada di belakangnya segera mengangguk dan terbang melesat pergi ke dalam.
Puluhan ribu Kultivator Realm Middle God, mengepung dari berbagai arah. Jiuyang Lin dan Biao Jian yang tak kuasa menahan tekanan itu segera berlutut dan mengeluarkan sedikit noda darah di bibirnya.
Kai dengan cepat memasang Pelindung untuk mereka berdua dan segera membantu Jiuyang Lin dan Biao Jian berdiri.
"Kalian berdua tidak apa-apa?" Tanya Kai Sambil membantu Jiuyang Lin berdiri.
"Ah, Lin'er baik-baik saja Sayang, Maafkan aku jika menjadi beban bagi Bagimu..." Jiuyang Lin berkata dengan penuh tekanan.
"Bicara apa kamu!! Aku adalah suamimu, Kamu bisa mengandalkan aku dimasa depan.."
"Huuu.. Tapi aku tidak ingin menjadi beban bagimu, Aku Ingin bertarung bersamamu, dan berjuang bersama..."
Takk!!
"Ah.." Jiuyang Lin berteriak pelan sambil memegang dahinya yang saat ini menerima jentikan dari Zhukai.
"Baiklah!! Tapi jangan memaksakan dirimu, Aku akan menyerahkan mereka semua padamu, sedangkan aku akan pergi menghabisi Patriak Keluarga Long dan Tetua yang ada!!"
Kai mengngepakkan dua sayap yang terlihat sangat kuat di punggungnya, kemudian dia melesat pergi dengan kecepatan yang begitu gila.
Dengan kecepatan nya saat ini, Kai akan sampai di bagian dalam mansion hanya dalam hitungan detik..
Dari kejauhan, terlihat sebuah serangan berkecepatan tinggi mengarah pada Zhukai yang sedang terbang.
"Eh..!" Kai mengerutkan kening kemudian segera menyilang kan kedua tangannya untuk menahan serangan yang secara tiba-tiba mengarah padanya.
Duarr!!
Kai sediit mundur beberapa meter, "Serangan apa itu barusan?" Kai memfokuskan Qi pada matanya, jarak pandang matanya seketika menjadi semakin luas. Dengan jarak pandang seperti itu, Kai dapat melihat seorang Pria paruh baya yang sedang memegang panah bercahaya.
"Hahaha.. Bocah bajingan!! Apakah kau berfikir Keluarga Long kami akan mudah kau hancurkan seperti Keluarga Xiao.. Terlalu naif."
Dia adalah Patriak Keluarga Long. Setelah dia selesai berkata, dia segera menarik kembali panah yang ada di tangannya, setitik cahaya tiba-tiba muncul ketika Long Tian menarik panjangnya.
Whuss!!
Serangan yang sama kembali muncul dan menyerang Kai dengan kecepatan tinggi, Kai tidak bertahan seperti tadi, sebaliknya dia segera mengubah Tranformasi Naga kedalam Tubuh Petir Abadi..
"Kekeke.. Pak tua, apakah kau berfikir serangan yang sama akan terjadi sebanyak dua kali? Dasar Idiot!!.."
Kai menghilang melesat meninggalkan kilatan-kilatan petir, dengan langkah bayangan dan bantuan Tubuh Petir Abadi, kecepatan Zhukai sangat mustahil untuk dilihat..
Swosshh!!
Kai kembali muncul di depan Long Tian dan menebas vertikal kearah salah satu lengan Long Tian...
****
Bersambung..